4 Anak Laki Laki

4 Anak Laki Laki
KEBERHASILAN KERJA SAMA TIM


__ADS_3

kamar yang kosong nan gelap. Kamar yang sempit dan berbau tak sedap pasti itu kamar yang kurang bersih. Anda salah total ya.


Kamar ini bau karena kentut jas. Dan gelap karena dimatikan lampu nya sama orang yang diluar bukan hantu. Kamar sempit ini tempat dimana mereka di hukum oleh pemuda tamvan dan keren.


"aduh.. Sob.. Bau.. Banget.. " ucap say.


"tehe💕" ucap jas.


"sumpah nih gimana kamu bisa lepas ikatan kuat itu" ucap say.


"tali sampul nya emang gak kuat dari tadi. Emang sengaja bisa dilepas mudah" ucap jas.


"hehh" ucap say.


"sudah mikir gitu. Ayo cepet sini saya buka tali nya." ucap jas.


JAM 3 MALAM.


Mereka berdua kemudian sudah terlepas dari ikatan dan langsung mendekat ke pintu kamar.


Say mengintip lewat slot kunci yang agak besar.


"ya ampun jas... Astaga" ucap say.


"kenapa say. Apa yang kamu lihat? " ucap jas.


"aku lihat banyak sekali noda darah di lantai" ucap say.


"aduh gimana nih kita gak punya senjata juga" ucap jas.


Jas sangat panik dengan situasi sekarang. dan Mereka berdua bisa saja bertemu para ikan ganas dan mati seketika. Jadi say dan jas memikirkan satu cara untuk bisa keluar dengan selamat dari supermarket tersebut.


"say mari kita lewat jendela yang tertutup itu. " ucap jas.


"aduh jarak kita ke jendela jauh gimana kita sampai ke sana." ucap jas.


"kita bisa sampai dengan kerja sama kombinasi ultimate" ucap jas.


"huh" ucap say.


"ayo kita lakukan" ucap jas.


"sekarang aku bersiap di bawah jendela ini" ucap jas.


"nanti langsung aku lempar ke atas" ucap jas.


"owkeh" ucap say.


bersiap pada hitungan ketiga say akan belari ke arah jas. dan menginjak tangan yang sudah disiapkan jas.


"sekarang say" ucap jas.


"oke" ucap say.


Hanya dengan percobaan sekali mereka berhasil. say berhasil sampai di jendela dan bersiap menarik tangan jas.


"hup.. " ucap jas.


"sekarang aku turun duluan ya" ucap say.


"iya.buruan" ucap jas.


betapa beruntung nya mereka. Yang lain menjadi korban keganasan ikan tongkol namun mereka berdua berhasil selamat.

__ADS_1


"adehh gimana nih kita jadi gak berhasil membawa persediaan. " ucap jas.


"mhhm mungkin kita akan berjelajah lagi mencari barang sampai berhasil kalo tidak percuma kita pulang kita. Ini udah sangat jauh" ucap jas.


"baiklah. tapi kita sambil mampir dulu ke tempat2 lain.oke" ucap say.


"kita ke tempat dingdong. Aja gimana seru kan :) " ucap jas.


"seru kek nya" ucap say.


"jangan lupa kita bawa motor metic. biar nanti gak khawatir bakal hilang :) " ucap say.


" :v " ucap jas.


Hehhhe perjalanan mereka berlanjut kembali. Sekarang tujuan nya adalah ketempat bermain di dekat pasar atau pusat kota.


JAM 3.30 MALAM.


jas dan say berjalan sambil membawa motor yang tidak boleh dinyalakan karena bisa membuat suara bising dan menarik perhatian monster ikan.


Perjalanan yang cukup panjang. Selalu melewati ikan yang sedang istirahat pada malam hari di setiap ada genangan air atau di selokan air.


Dalam perjalanan terlihat seseorang yang sudah kehilangan kaki nya dan terjepit di dalam mobil.


Jas kemudian mendekat ke sana sambil membawa motor nya.


"argghh.. Sakit sekali.. " ucap orang asing.


"ayah maaf. Gara gara aku ayah kehilangan kaki" ucap anak asing.


Jas yang sedang memperhatikan mereka dari depan pintu merasa kalo mendekat bakal tambah beban lagi. Say juga mendekat ke kaca mobil. Dan tiba tiba..


"kyaaaa ... Ayah.. Ada.. monyett.. " ucap anak asing.


"mana ada monyet. Itu lebih menyeramkan dari monyet" ucap orang asing.


"betul.ayo jalan" ucap jas.


Mereka berdua berjalan mau meninggalkan dua orang asing tersebut.


"stopppp bocah. Tolong tunggu dulu." ucap orang asing.


"heh.gak ada stop stop dah. Kami cuman mau lewat doank gak ganggu kok. " ucap say.


"maaf jika tadi membuat kalian tersinggung. Aku tadi hanya bercanda kok. " ucap orang asing.


"ok permintaan maaf diterima. Dah urus saja diri kalian masing masing. Dah good Bay" ucap say.


"bentar dulu. Jangan marah nak" ucap orang asing.


"bapak mau apa? " ucap say.


"nak. Tolong bawa anak bapak. saya sudah tidak kuat lagi bertahan dari rasa sakit yang luar biasa. " ucap orang asing.


"ehh tapi kita juga orang asing" ucap jas.


"tidak apa apa nak. Saya percaya kalian orang baik" ucap orang asing.


"ayah jangan tinggalkan aku sendirian.. " ucap anak gadis kecil.


"nak kamu pergi sama kakak kakak jelek itu ya. Bapak gak punya waktu lagi" ucap orang asing.


"pak bertahan lah. Pak polisi bakal datang kok" ucap gadis kecil.

__ADS_1


"bapak mau holiday di surga dulu nak. Kamu jadi anak yang baik ya. rajin belajar. Jangan suka minum es nanti pilek. " ucap orang asing.


"bapak jangan pergi" ucap gadis kecil.


"ekkk bapak mati" ucap orang asing.


Bapak gadis kecil itu kemudian meninggal dunia dengan agak tenang. Bapak tersebut meneteskan air mata mungkin karena khawatir dengan anak nya.


Ehh ternyata kaki anak kecil tersebut menginjak tangan bapak nya yang terpotong mungkin itu penyebab dia nangis. :)


"ayo cil kita pergi. Bapak mu sudah meninggal kan dunia ini. Dia tidyak akan bangun kembali." ucap jas.


"kakak apa penjahat? " ucap gadis kecil.


"kakak bukan penjahat tapi bajing lompat. Cil" ucap say.


sekarang jas bersama say mendapatkan beban lagi kali ini beban hidup.


Bagaimana pun gadis kecil tersebut menangis terus. jas. Say sudah berusaha menenangkan gadis kecil namun tidak berhasil.


Jam 4 MALAM.


waktu terus berjalan sedangkan gadis kecil terus menangis jika di ajak pergi. Jas dan say kelelahan mengurus anak gadis orang lain.


"dik.yuk kita pergi nanti kakak kasih uang. Mau ya" ucap say.


"gak mau!!! " ucap gadis kecil.


"anak cantik. Kakak mau tanya doank ya. nama kamu siapa? " ucap jas.


"Gina.Namaku gina ayumi" ucap gadis kecil.


"perasaan nama mereka bagus bagus kok kita singkat kali🗿" ucap jas.


"ntah lah hanya dewa naskah yang tahu jawaban nya" ucap say.


"kakak bermuka monyet siapa nama nya" ucap Gina kecil.


"nama kakak say dipanggil say nama panjang say nama tengah say jadi namaku say say say. " ucap say.


"bruh.. " ucap jas.


"nama nya gak berubah. Itu sama semua? " ucap Gina kecil.


"Gina nama kakak jas" ucap jas.


"jas. . . Jas hujan" ucap Gina.


"sabar jas dia cuman anak kecil" ucap say.


"say ... Sayur mamah" ucap Gina.


"🗿" ucap say.


"yuk kita jadikan tumbal nih anak" ucap jas.


Gadis kecil itu kini tertawa senang. say mengendong anak itu lalu membawa nya bersama mereka.


KINI mereka bertiga dengan jumlah bertambah mereka lebih berhati hati berjalan ke pusat kota.


say yang sekarang harus menggendong anak kecil dan jas yang terus harus mendorong motor metic.


sebentar lagi mereka sampai dipusat nya tempat perbelanjaan. Perjuangan mereka dalam mencari perbekalan sangat susah dan sulit ( ribet ).

__ADS_1


JAM 5 PAGI.


BERSAMBUNG KAKAK🗿


__ADS_2