4 Anak Laki Laki

4 Anak Laki Laki
SERANGAN MONSTER IKAN


__ADS_3

Para monster ikan semakin mengganas memakan apa saja yang berada di depan mereka. Ikan ikan yang terinfeksi disekitar laut mulai menyebar ke sisi pantai untuk bertelur.


Berita soal kejadian tersebut menyebar ke seluruh penjuru bumi termasuk binatang yang berada di antartika pun merasakan ketakutan ke seluruh tubuh nya. Tentara dan polisi dengan sigap membantu para warga untuk evakuasi ke tempat aman.


JAM 3 SORE.


Jalanan yang tadi nya sepi sekarang padat sampai tidak ada celah untuk menyalip. Kemacetan dimana mana.


Seperti ombak yang terus menggempur permukaan tanah para ikan terus berdatangan ke darat dan memulai panen manusia hehehe.


Semua sekolah akhirnya dibubarkan dan menyuruh semua siswa siswi untuk mengungsi.


Pekerja kantoran maupun yang kuli meninggalkan tempat mereka dan lari menyelamatkan diri.


Hanya butuh 1jam setengah seisi kota hampir kosong tidak ada penghuninya. semua ikan yang baru sampai ke kota. mulai membuat sarang di daerah dekat danau. dan sebagian tetap lanjut maju ke depan mengikuti jejak manusia yang melarikan diri.


Terkecuali dengan 2 anak haram ini. mereka berdua dengan asik nya tetep main warnet walau kota mereka sudah di invasi ikan ganas.


(sumpah mau jadi korban nih anak ).


Sayangnya jas tidak terlalu handal bermain jadi dia selalu kesal selama bermain valorant sampai di bantai kekalahan mutlak. mungkin karena tidyak handal bermain menggunakan tangan.


JAM 5 SORE.


Setelah selesai asik nya bermain warnet ... Biling nya habis.


Jay pun mau membayar warnet tapi kemana sih mbak nya pergi gak ada siapa siapa di warnet sepi cuman ada suara say yang sedang tidur(kagak ngorok tidur nya..).


"kemana mereka semua pergi. Terus gua mau bayar gimana?. " ucap jas.


Terdengar suara menangis di dalam kamar mandi. Kemudian jas mendekat ke kamar mandi dan mengetuk pintu.


"tok... Tok... Tok.. Ada manusia didalam? " ucap jas.


Pintu itu terbuka .... Ternyata ada mbak cantik yang sedang menangis. Jas kaget melihat gadis yang duduk dan menangis. Jas sangat bingung karena yang tadi nya sempat agak gembira karena mengira bakal kagak bayar warnet.


"sudah.....jangan nangis mbak?ada apa sebenarnya?"ucap jas.


" keluarga ... Keluarga ... Saya..”ucap mbak.


"kenapa keluarga nya banyak hutang? " ucap jas.


"keluarga saya mati ..... Hiks.. Hiksss. Aa.. Mama" ucap mbak.


"astaga.. Meninggal... jadi yatim piatu donk. " ucap jas


"sialan luh bocah. Mulut mu jahat" ucap mbak.


karena mendengar kabar di telpon. dari paman nya memberi kabar kalau ibu dan ayah nya mati dimakan ikan yang bermutasi menjadi seperti ikan besar yang seperti kadal raksasa pemakan daging.


"astaga bisa kek gitu ikan. " ucap jas.


"bisa..hiks..nama juga ikan bermutasi kena sesuatu seperti bahan kimia. " ucap mbak.


(menjelaskan sambil menangis).


Begitu jas tau penyebab yang menimpa pada keluarga mbak cantik.


jas terpikir jika hanya dengan hitungan jam saja semua monster ikan itu akan segera tiba ke kota.


Jas segera bergerak ke pintu luar dan mengunci, menutup semua pintu dan jendela warnet.

__ADS_1


Untuk pertama kali nya dalam hidup nya jas. kalau dia merasa dalam keadaan berbahaya jika salah langkah.


jas yang ingin hidup menjadi kaum rebahan. Dan memiliki cita yang mau menjadi pengangguran sejati sekarang sedang dalam terancam.


dalam pemikiran singkat itu mengunakan otak kanan dan kiri yang sebesar biji salak berusaha untuk berhasil mendapatkan ide untuk segera keluar dari kota pusat ini dan menuju ke pengungsian warga.


Setelah itu terdengar suara kaki yang sangat berat sedang meloncat loncat di jalanan menuju ke arah pasar.


Jas dan mbak mengintip lewat lantai 2 warnet.


mereka berdua terkejut. Melihat ikan hiu martil sedang berlarian mengejar sekelompok anjing yang berusaha kabur.


"ya ampun.. Ikan kok kaya kadal punya kaki sama tangan. Kenapa bisa tumbuh" ucap jas.


"yang aneh lagi mereka bisa bernafas di darat tanpa air. ikan seperti itu mirip kek hewan hasil Exsperimen Dari suatu lab saja. " ucap mbak.


"mmhmm.. Semakin gak jelas nih cerita hidup saya" ucap say.


"what the fu*k...(kaget hampir jantungan) " ucap jas.


Ternyata say terbangun dari tadi karena jas berlari ke pintu luar dan menutup semua akses keluar. Apa yang harus mereka lakukan disaat terjebak di tengah kerumunan ikan yang mengganas.


jas menjelaskan semua ke say. Apa sedang terjadi sekarang. Say mendengarkan semua penjelasan jas. Dan jas sambil memperagakan bagaimana anjing ingin buang air kecil.


Kemudian setelah jas menjelaskan semua itu pada cucu dajjal. akhirnya say mengerti kalo dia harus segera berak. Say langsung pergi ke wc tanpa pamit.


Sedangkan jas yang sekarang menyesal punya sohib yang kelakuan nya kaya orang. jas terus menggedor gedor pintu wc.


"buruan say. perut gw mulai melintir nih adeeehhh pengen berak. " ucap jas.


Selama 20menit jas tahan berak akhirnya say keluar kamar mandi.


Jas segera masuk kamar mandi. Alangkah bangsa* nya ... Baru sampai pintu kamar mandi Perut jas kembali pulih tidyak ingin berak lagi. :(


Setelah beberapa jam. hari mulai gelap dan ikan ikan mulai masuk ke selokan yang berisi air murni dan terlelap tidur


"mhmm ternyata ikan nya bakal tertidur jika sudah malam. " ucap jas.


Jas sedang mengintip dari lantai 2 warnet di atas.


Kemudian pergi ke lantai bawah.


Jas terus berpikir sambil ngemil makanan di dalam kulkas punya mbak warnet.


Sedangkan say melanjutkan rutinitas tidur nya kembali.


Mbak penjaga warnet terus panik dan sambil menelpon semua teman, keluarga jauh, dan menelpon polisi untuk meminta bantuan segera.


Jas melihat keadaan panik mbak pemilik warnet. mendekat ke mbak dan berusaha menenangkan mbak yang gelisah dan khawatir.


"mbak.. Tenang.. jangan .. Takut.. Masih ada papazola yang selalu berkata kebenaran" ucap jas.


"aduhh.. Bocah .. Tau.. Apa" ucap mbak.


"tenang saja polisi dan pemerintah pasti mengirim penyelamat untuk menjemput kita. " ucap jas.


"Sekarang Yang harus diperhatikan cara kita memberi tahu mereka kalo kita berada di sini bagiamana. " ucap jas.


"kamu benar dari tadi saya menelpon polisi atau siapapun tidak ada respon " ucap mbak.


"kita juga harus keluar mencari tempat untuk berlindung. Kita tidak bisa bertahan disini dengan hanya mengandalkan makanan yang sedikit." ucap jas.

__ADS_1


JAM 8 MALAM.


semua ikan mutasi sekarang berada di sekitar pinggir kota dan sedikit yang berada di perkotaan karena jumlah jalan yang semakin berkurang dan banyak rute. semua ikan ke arah kembali awal mereka datang yaitu laut.


"sepertinya kita harus ke supermarket untuk membeli persediaan makanan atau ke tempat tempat lain. " ucap jas.


Tapi untung nya karena kesempatan itu jas punya rute aman untuk ke super market.


Di dukung panasnya dan dingin nya udara dengan mati nyala nya jalanan lampu membuat ikan tidak terbiasa di daratan karena mereka selalu berada di ke dalaman laut.


Ikan memilih mencari air disekitar mereka untuk mereka istirahat di darat yang akan terus mereka jelajahi.


"mbak seperti nya kita punya rute aman ke supermarket pada malam hari. " ucap jas.


"emangnya kenapa. kamu mau kemana?. " ucap mbak cantik.


"mungkin mereka menjadi mahluk hidup yang akan bergerak di siang hari" ucap jas.


"benarkah tapi sepertinya bakal tetap berbahaya kalo pergi keluar. " ucap mbak.


"benar sih. Tidak ada jaminan kalo ikan ikan itu tidak terbangun. " ucap jas.


"itu kata mbak. juga berbahaya pergi ke luar. nanti saja kita tunggu tim penyelamat datang. " ucap mbak.


"kalo begitu. saya saja pergi ke supermarket dan Mbak tunggu disini. untuk jaga jaga saya mencari persediaan makanan untuk disini." ucap jas.


"saya juga selain pergi ke sana. saya sangat berharap bertemu tim penyelamat" ucap jas.


"heh baru aja sehari. Ikan ikan itu juga paling nanti kembali ke laut. " ucap mbak.


"gak ada jaminan juga kalo mereka bakal kembali" ucap jas.


"tapi.kamu serius bakal keluar nih. " ucap mbak.


"iya. Kalo saya mati di luar sana. Itu murni kesalahan saya bukan tanggung jawab mbak. " ucap jas.


"okeh...kalo kamu tetap mau keluar...Kalo begitu kamu harus sangat hati hati diluar." ucap mbak.


Jas mulai bersiap untuk pergi ke luar dan mempersiapkan ****** ganti dan baju ganti. Ehhh salah maksud saya mempersiapkan peralatan.


Jas mengambil palu, tas, gunting, senter, sapu, sendal, permen, dan terakhir say.


Say yang setengah sadar di paksa dan diseret jas keluar lewat pintu belakang warnet.


Dengan berhati hati jas dan say .diluar sana mulai berpetualang menuju supermarket.


Mbak cantik berlari dan mencegah mereka


"bentar dulu kalian !(sambil menarik celana jas) " ucap mbak.


"kenapa mbak uwoghhhhhh jangan ditarik nanti robek" ucap jas (sambil pipi memerah).


"namaku.. Kalyna nara obelia Ingat Baik Baik Ya.. Jangan.. Sampai.. Lupa..!!" ucap kalyna.


"namaku Jas dan sahabatku Ini!" ucap jas.


"aku Say " ucap say.


"semoga beruntung Kalyna!! Jangan sampai mati" ucap jas.


"kalian Juga Semoga Beruntung terus lah waspada!! Jangan jadi bocah laknat" ucap kalyna.

__ADS_1


akhirnya jas dan say kembali melanjutkan perjalanan ke supermarket sambil mengharapkan ada hal yang berguna selain sendal putus ini.


Bersambung.. Kakak💕


__ADS_2