A Crying Child

A Crying Child
4. Dunia Yang Terbengkalai (4)


__ADS_3

POV 3RD


Para Immortal Hunter yang dikirimkan ke Dimensi Lain kini sedang bertarung, terutama Evan, ia melawan para Sycthe sendirian, namun bagi Evan itu adalah hal yang mudah baginya, ia meratakan 3500 pasukan dalam beberapa menit, dan saat ini ia sedang menghadapi jendral para Sycthe.


Evan merasakan kejanggalan terhadap Jendral itu, perilaku nya seperti seorang homunculus, walaupun dia manusia.


Evan beranggapan bahwa jenderal-jenderal Sycthe saat ini dikendalikan oleh atasan mereka.. ya singkatnya seperti dijadikan boneka, lalu Evan menyelidiki jenderal itu, ia memotong benang yang digunakan oleh para atasan mereka untuk mengendalikan jenderal-jenderal Sycthe.


Kemudian Evan mengikuti arah benang tersebut berasal, saat sampai di tempat asalnya, ia melihat pemimpin mereka sedang duduk dan mengontrol para jenderal-jenderal.


"Sudah sampai? Cepat sekali.." Ucap orang itu, lalu ia berdiri dan bersiap menyerang Evan menggunakan Benang tersebut.


Evan juga bersiap untuk menyerang orang tersebut, ia waspada dengan apa yang akan dilakukan oleh orang itu.


Lalu, secara tiba-tiba orang itu menghilang dan muncul dibelakang Evan yang membuat ia terkejut.


Namun kecepatan reaksi yang dimiliki Evan lebih tinggi dibandingkan kecepatan orang itu yang membuat Evan mudah untuk menangkis serangannya.


Namun saat Evan ingin menyerang balik, tiba-tiba tangannya terpotong, Evan terkejut karena tiba-tiba tangannya terpotong.


'Apa?! Aku tidak melihat kapan ia menyerang!' Evan


Walaupun serangan itu tidak berpengaruh terhadap Evan karena ia memiliki regenerasi tingkat tinggi, namun itu tetap saja membuat Evan kaget sekaligus terkejut, lalu tangannya beregenerasi kembali setelah dipotong oleh pemimpin tersebut


Pasalnya, mata milik Evan tidak dapat melihat pergerakan orang tersebut.


Evan kemudian diserang tanpa henti oleh orang tersebut, serangan tersebut sampai mengguncang kan satu kota tersebut, dan menghancurkan gedung-gedung tinggi.


Evan yang tak mau dijadikan samsak berlari sambil berpindah-pindah dimensi, dan mencari dimensi yang aman untuk pertarungan mereka.


Namun Evan secara tidak sadar menjadi lebih kuat, lalu Evan langsung bertarung di dimensi yang di temukan oleh Dia.


Evan dihajar habis-habisan, namun ia tidak terluka sama sekali.


Nama pemimpin Sycthe adalah Kazura, dia seorang pemuda yang menjadi pemimpin Sycthe sejak masih berumur 10 tahun.

__ADS_1


Kazura kemudian menggunakan Eien miliknya dan menghancurkan tubuh serta jiwa Evan, namun dalam sekejap, semuanya kembali seperti semula, seolah-olah Evan tubuh serta jiwanya tidak hancur.


Kazura terkejut karena itu, lalu saat Kazura ingin menyerang kembali, tiba-tiba tangan Kazura terpotong, dan tubuhnya tersayat oleh pedang Evan yang bernama Judgement.


"Apa?! Regenerasi ku tidak berfungsi?!" Kazura terkejut karena regenerasi yang dimilikinya menghilang dan tidak berfungsi.


Lalu Evan merubah tanah yang dipijaki oleh mereka menjadi kekosongan, dan tak ada pijakan lagi untuk menyerang, namun Evan dapat membuat pijakannya sendiri karena ia memiliki kemampuan terbang.


Lalu Kazura terjatuh, namun ia terbang kembali, dan menyerang Evan dari jarak jauh, namun Evan dapat menghindarinya karena ia sudah memprediksi apa yang akan terjadi setelah itu.


Evan kemudian merubah kembali tanah yang tadinya menjadi kekosongan menjadi sebuah tanah yang terbakar oleh api hitam.


Setelah itu Evan menyerang habis-habisan Kazura tanpa memberinya nafas, dan secara tidak langsung luka yang di timbulkan oleh pedang Evan terhadap Kazura berpengaruh juga terhadap tubuh asli Kazura ( Yup, yang saat ini dilawan oleh Evan hanyalah Avatarnya )


"Hehe, ini adalah akhir bagi dirimu, Pemimpin Sycthe." Evan lalu menusukkan pedangnya ke tubuh Kazura.


Sontak, Kazura terkejut karena Evan yang tadinya di belakang nya tiba-tiba muncul di depannya sambil menusukkan pedangnya.


Luka itupun dirasakan oleh Tubuh asli Kazura, biasa nya jika tubuh palsu atau Avatar Kazura terluka itu tidak berpengaruh terhadap tubuh aslinya dan akan beregenerasi dengan sendirinya, namun kali ini Evan membunuh Tubuh Palsu serta Tubuh Asli Kazura.


POV EVAN


Sampai akhirnya aku bertemu pemimpin yang mengendalikan para jenderal tersebut.


"Sudah sampai ya?" Orang itu menoleh ke aku, aku hanya tersenyum seolah-olah menandakan aku tidak panik, walaupun aslinya aku panik.


Tiba-tiba orang itu menghilang dihadapanku, dan muncul di belakangku, sontak aku terkejut, lalu dia menyerang namun aku menangkisnya dengan mudah.


Saat aku ingin menyerang balik, secara misterius tanganku terpotong, entah apa penyebabnya, namun aku menduga bahwa itu adalah serangan dari si pemimpin atau Kazura.


Aku tidak melihat dia menyerangku, namun mungkin saja dia memiliki kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan denganku.


Tanganku langsung beregenerasi kembali, lalu saat aku sedang bersiap menyerang, tiba-tiba aku dipukul dan terpental sejauh 10 meter, kemudian setelah itu aku dijadikan samsak tinju oleh Kazura.


Bangunan-bangunan dikota hancur semuanya, sampai tak tersisa akibat serangan Kazura.

__ADS_1


Aku yang tak mau dijadikan samsak langsung berlari sampai menembus ke beberapa dimensi lain dan memanfaatkan dimensi itu untuk pertarungan.


Saat aku sudah melihat dimensi yang cocok untuk bertarung, aku berhenti dan menghindar 2 meter dari tempat asal ku, lalu Kazura juga datang.


Setelah itu, tanpa aba-aba Kazura langsung menyerang ku dan menjadikan ku sebagai samsak lagi, kemudian aku menghindari beberapa serangannya.


Lalu Kazura memakai kekuatan Eien nya, dan langsung menghancurkan tubuh serta jiwa ku, namun aku dapat beregenerasi kembali setelah itu.


Tubuh dan jiwaku menjadi normal kembali, seolah-olah aku tidak pernah terkena dampak dari serangan Kazura.


Kemudian aku langsung berdiri dengan tegak, lalu memegang pedangku, Yaitu Judgement untuk menyerang Kazura.


Setelah itu lalu aku langsung menyerangnya tepat di dada nya, namun seranganku hanya membuat luka sayatan di dada Kazura saja, ya walaupun begitu, pasti tubuh Asli dari Kazura akan terkena dampaknya juga, aku juga baru tahu fakta bahwa orang yang sedang kulawan ini adalah Avatar melalui kemampuan Mata ku.


"Apa?! Regenerasi ku tidak berfungsi?!" Kazura terkejut, aku juga tidak menyangka bahwa pedangku dapat membuat regenerasi seseorang menjadi tidak berguna.


Kemudian saat Kazura masih dalam keterkejutannya, aku mengubah dataran yang indah serta dipenuhi oleh bunga-bunga ini menjadi sebuah kekosongan, yang dimana tidak terdapat pijakan ataupun sebuah daratan.


Aku lalu terbang menggunakan sayapku, dan melihat Kazura yang perlahan terjatuh, namun tak beberapa lama dia juga berhasil terbang dan langsung menuju ke arahku, lalu aku kebawah kemudian mengubah daerah yang tadi kekosongan menjadi daratan yang dipenuhi dengan api hitam berkobaran.


Kemudian, aku langsung berlari dengan kecepatan cahaya, karena saat itu aku dan Kazura jaraknya lumayan jauh, kemudian aku berdiri dibelakang Kazura tanpa dia sadari, lalu aku menyerangnya dari belakang.


Aku menyerangnya tanpa henti, kemudian aku langsung membuatnya terpental, setelah itu aku berlari ke hadapannya, lalu aku menusukan pedangku ke bagian vital tubuh Avatar Kazura


"Ini adalah Akhir bagimu, Pemimpin Sycthe" Ucapku, lalu menekan kembali pedangku sampai menembus badannya.


Kazura nampaknya terkejut, dan dia pasrah begitu saja.


"Haha, sampai disini saja, ya... Mungkin aku akan memberimu salam perpisahan dariku. Terimalah ini" Kazura memberikan sebuah liontin kepadaku, lalu aku menerimanya begitu saja, ya aku tidak peduli jika itu berbahaya ataupun tidak, karena aku memiliki resistensi terhadap segala bahaya.


"Apa ini?" Ucapku


"Itu adalah aksesoris biasa, mungkin akan membuatmu menjadi lebih ganteng dari saat ini, kau saat ini seperti seorang gembel." Kazura mengejek ku dengan menyebutku sebagai gembel


"Brengsek, disaat-saat ingin mati sempat-sempatnya melawak." Ucapku sambil memegang dan menerima Liontin itu.

__ADS_1


Kemudian, tak selang beberapa detik, tubuh Kazura hilang menjadi debu, dan pastinya tubuh aslinya pun akan lenyap.


*******


__ADS_2