A Crying Child

A Crying Child
6. Sevens Holy Angel (1)


__ADS_3

Setelah beberapa hari, mereka kembali ke tempat Desa Kecil lagi, dan beberapa orang juga ada yang ingin istirahat kembali.


"Mumpung 1 bulan ini kita libur, kenapa kita tidak liburan saja? seperti ke luar kota?" Saran Evarost


"Kau pikir ada wahana atau tempat liburan ditengah-tengah keadaan seperti ini?" Evan.


"Hmm, ya juga sih, memang tidak ada tempat liburan saat ini, walaupun ada, pasti tempat itu dihuni oleh para Monster." Evarost


"Hadeh, daripada mikirin liburan, lebih baik kita berlatih." Gabriel


Zulkarnain hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat percakapan mereka.


"Manfaatkan hari-hari libur ini sebaik mungkin, ucapan Gabriel juga ada benarnya, kalian bisa berlatih dan memperkuat fisik kalian." Zulkarnain


Sementara Steven sudah terlebih dahulu meninggalkan mereka dan ia kembali ke kamar.


Dia beristirahat kembali.


"Aku ingin tidur.." Ucap Evan sambil berdiri dan berjalan menuju kamarnya.


"Aku juga.." Evarost juga sama, dia berdiri lalu berjalan menuju kamarnya untuk beristirahat.


Namun, saat Evarost didepan pintu dan memegang gagang pintu, tiba-tiba dunia berubah, dan kamarnya juga berubah menjadi gudang.


Halaman sekitar serta yang lainnya juga sama, semuanya berubah kecuali orang-orang disitu.


Evan yang baru saja ingin beristirahat dikagetkan dengan suara gelas yang jatuh akibat perubahan tersebut.


Evan kemudian keluar dari kamarnya, disitu dia melihat pemandangan yang berbeda dari sebelumnya, namun disana ada Zulkarnain serta Gabriel yang saat itu juga terkejut melihat perubahan tersebut.


"Ada apa ini? Apakah aku mimpi barusan?" Ucap Evan


Evan serta Evarost kembali ke tempat Zulkarnain berada, dan mereka disana berdiskusi sejenak, dan memikirkan apa yang terjadi.


"Apa kita di teleportasikan ke Dimensi Lain? Atau Dunia Pararel?" Evarost bertanya


"Bisa saja ini Dunia Pararel, namun bukankah kalian merasa aneh? Jika benar ini Dunia Pararel, kenapa tubuh kita di Dunia Pararel tidak ada?" Gabriel


"Tidak ada yang tau, lebih baik kita mengecek yang lainnya." Evan bergegas lari menuju ke tempat Riel


Disana dia menemukan seseorang sedang bertarung melawan suatu entitas yang mirip seperti malaikat, dia bersayap, dan juga tubuhnya dipenuhi dengan cahaya, namun cahaya tersebut seperti perwujudan dari kekuatan entitas tersebut, Mata kiri Evan terbakar saat melihat entitas tersebut sedang bertarung.


"ARGHHHH!!!!" Evan menjerit kesakitan akibat matanya terbakar.


Suara nya terdengar sampai tempat Zulkarnain dan yang lainnya berada, serta Entitas dan orang yang sedang bertarung mendengarnya, mendadak kuping orang tersebut merasa kesakitan akibat jeritan Evan.

__ADS_1


"Evan? kenapa dia disini?" Ucap orang yang saat itu sedang memegang telinganya, yang tidak lain itu adalah Riel, namun Riel tersebut adalah Riel versi lain yang dipanggilkan oleh Riel, mereka berasal dari Bubble Universe, yang dimana isi satu Bubble tersebut tak terhitung


Dan tentunya, Sejarah-Sejarah di sana berbeda dan perkembangan jamannya juga berbeda.


Riel adalah satu-satunya orang yang berhasil memanggil setiap versi dirinya menggunakan Eien, dan ia pernah memasuki Bubble Universe sekali untuk mengambil senjata Penghancur Surga, yaitu Ulfberht.


Pedang tersebut memiliki kekuatan yang luar biasa, walaupun pedang tersebut berasal dari 9 abad yang lalu, dan pedang yang tua, pedang Ulfberht biasa digunakan oleh para Viking saat jaman abad pertengahan


Walaupun pedang tersebut terlihat biasa-biasa saja dan terlihat tidak memiliki kekuatan yang kuat, namun pedang tersebut memiliki jiwa yang disebut sebagai Roh Pedang, mereka adalah manifestasi jiwa para Viking,


Pedang Ulfberht dapat memilih penggunanya sendiri, sehingga membuat pedang ini tidak jatuh ke tangan yang salah.


 ***


Zulkarnain serta yang lainnya langsung berlari ke tempat asal teriakan tersebut, disana mereka melihat Evan yang kesakitan akibat matanya terbakar oleh cahaya yang di tubuh Entitas tadi.


Mereka tidak menyadari bahwa ada orang yang sedang bertarung, dan mereka fokus terhadap Evan.


"Matamu?! Evarost! Bawakan air!" Zulkarnain langsung menyuruh Evarost membawakan air, dan setelah itu Zulkarnain langsung menggunakan air tersebut untuk mengguyur Evan.


Namun, hal tersebut tidak membuat Api Dimata Evan menghilang, setelah di siram oleh air, malahan Api tersebut semakin menyebar, dan hampir membakar seluruh kepala Evan.


Namun, tak lama setelah itu, Api tersebut menghilang secara misterius, dan akibat kejadian tadi, luka bakar di kepala Evan membekas, dan Luka tersebut tidak bisa di sembuhkan, walaupun Evan memiliki kecepatan regenerasi yang tidak normal, namun Api tersebut tidak bisa disembuhkan oleh Evan sendiri, dan akan tetap membekas.


Sesaat setelah api itu menghilang dari matanya Evan langsung menteleportasikan teman-teman nya agar tidak membahayakan mereka, karena saat ini dihadapannya ada sesosok Entitas Tinggi, yang bahkan keberadaan nya sampai membuat Evan tertunduk.


"Sialan..." Evan mendengar suara , dan ia menduga bahwa saat ini pertarungan mereka berlanjut.


"Aku... Tidak akan menyerah, aku akan membunuh penyebab dari ini semua.. mulai dari membakar mata ku.. dan membawa aku serta teman-teman ku ke dunia ini.." Evan berusaha bangkit, namun usahanya gagal, tubuhnya tercabik-cabik akibat atmosfer yang menyelimuti tubuh Entitas tersebut, dan juga Riel.


Tubuh Evan terus beregenerasi kembali walaupun tubuhnya tadi hancur akibat tekanan atmosfer yang menahannya, berkali-kali, usaha Evan digagalkan oleh Atmosfer tersebut.


"Inikah perbedaan kekuatan? Aku tidak menyangka.." Ucap Evan sambil mencoba melihat pertarungan mereka dan mencoba berdiri.


Sampai pada akhirnya, ia bisa bangkit kembali, lalu mengeluarkan senjatanya dan menyerang mereka berdua yang sedang bertarung.


"Huh?" Mereka menengok ke tempat Evan yang sebelumnya dia berada di sana, namun kini menghilang, dan menyisakan percikan darah saja disana


Namun, saat mereka lengah, Evan menebas tubuh mereka dengan sangat cepat sampai tak terlihat oleh mereka.


"BISA TIDAK KALIAN AKUR?! WALAUPUN AKU TIDAK TAU SIAPA KALIAN, SETIDAKNYA AKURLAH! MENGGANGGU KAMI YANG SEDANG BERISTIRAHAT TAHU! BANGS*TTTTTT!!!! TERIMA INI!" Evan menebas kepala mereka semua, namun saat ia ingin menebas Entitas misterius tersebut Pedangnya malah menembus, entah berapa kali ia menebas


Begitu juga dengan Riel (Another Dimension), sesaat setelah kepalanya dipenggal, ia beregenerasi kembali, dan kepalanya menyatu kembali dengan tubuhnya.


Tanpa basa-basi, Riel dari Bubble Universe langsung menyerang balik Evan, begitu juga dengan Entitas Misterius tersebut.

__ADS_1


Evan terpental sejauh 800 meter, tidak setelah itu, Riel menyerang kembali dengan menendang kepala Evan dan membuat kepala Evan pecah sampai tak tersisa, lalu Evan terpental kembali sejauh 100 meter, Entitas Misterius atau bisa dipanggil dengan Malaikat langsung menyerang dengan kecepatan cahaya dari jauh, dan memotong-motong tubuh Evan menjadi beberapa bagian.


Namun setelah diserang berkali-kali oleh mereka, Evan beregenerasi terus menerus, hingga walaupun jiwanya dihancurkan.


"Kalian kira aku akan mati dengan mudah? Hahaha, bahkan serangan kalian hanya terasa geli bagiku, walaupun kepala ku dihancurkan terus menerus aku tetap akan hidup karena aku abad–" Belum selesai Evan menyelesaikan ucapannya, Riel sudah didepan matanya, dan meninju Evan beberapa kali dan Evan seperti dijadikan Samsak olehnya.


Dari belakang, Malaikat tersebut menusuk Riel, namun Riel yang sudah tahu hal tersebut menghindar.


'Eh? Aku kira tadi dia ingin bekerja sama..' Batin Riel dari Bubble Universe.


"Kau kira aku akan bekerja sama denganmu? Huh, mana mungkin aku bekerja sama dengan musuh para Dewa." Ucap Malaikat, namun disini dia menggunakan bahasa asing yang tidak bisa di artikan kedalam bahasa apapun kecuali seseorang keturunan para Penguasa Dunia, atau The Ruler of World.


Otomatis, Evan yang hanya manusia biasa tidak akan mengerti apa yang dibicarakan oleh Malaikat tersebut


Namun, Riel mengerti apa yang dibicarakan oleh Malaikat tersebut, karena dia adalah Penguasa Dunia dari salah satu Universe di Bubble Universe.


Bubble Universe adalah Tempat Dimana Universe lain berada, dan tentunya Universe yang Evan tinggali saat ini juga berada disitu


Bubble Universe atau Gelembung Semesta jumlahnya tak terbatas, yang dimana setiap Gelembung Semesta juga berisi Universe yang tak terbatas jumlahnya atau dalam kata lain Infinite.


Bubble Universe atau Gelembung Semesta berjumlah tak terbatas, karena setiap jamnya Gelembung Semesta yang baru pasti akan lahir, Tempat para Gelembung Semesta berada yaitu Créateur D'existence Tree, tempat dimana awal dan semuanya tercipta.


Gelembung atau Bubble tersebut akan lahir atau tercipta dengan sendirinya tanpa campur tangan Entitas lain, karena mereka tidak memiliki otoritas untuk mengendalikan Bubble Universe


Makhluk-makhluk yang ada sebelum semuanya tercipta disebut sebagai Seven Holy Angels, mereka adalah Malaikat yang Ada sebelum semuanya di ciptakan oleh The True, The True adalah Entitas Tertinggi yang melampaui semua makhluk, dimensi, konsep, dia Tuhan yang dapat mengendalikan, menciptakan, serta menghancurkan apapun.


Mereka hanya memiliki otoritas untuk mengatur Universe yang berada di Gelembung, dan jika ada Entitas yang ingin mencapai otoritas lebih tinggi maka Entitas tersebut akan di hapus eksistensi, serta sejarah tentang Entitas tersebut oleh The True.


Nama Entitas yang menjaga Universe-Universe yang berada di Gelembung Semesta adalah The Guardian of Universe, mereka menjaga, dan mengatur Universe tersebut agar tak terjadi hal yang berbahaya dan mengancam Universe tersebut.


Itulah sebabnya Universe-Universe yang berada di Gelembung Semesta banyak yang dijaga, karena jumlah Universe-nya sendiri tak terbatas atau infinite sama juga sama halnya dengan para The Guardian of Universe, Masing-masing dari Entitas The Guardian of Universe akan menjaga 1 Universe dan menjaga Universe tersebut agar aman terhadap hal hal berbahaya, kecuali Kiamat, jika kiamat, maka 1 Gelembung Semesta akan pecah, dan memunculkan Bubble Universe yang baru.


Peristiwa kehancuran Bubble Universe disebut sebagai Seed Destruction.


(**Note: Bagi yang masih belum mengerti, Bubble Universe itu jumlahnya infinite atau tak terbatas dan Tempat Bubble Universe berada itu di sebuah pohon yang bernama Créateur D'existence, Pohon yang menampung semua Bubble Universe, besar pohon tersebut sangatlah besar hingga tidak bisa diukur, Créateur D'existence berada di Dimensi yang tertutup dan tidak bisa di akses oleh manusia biasa.


Didalam Créateur D'existence terdapat Bubble Universe yang jumlahnya tak terbatas atau infinite, sama seperti namanya, Bubble Universe memiliki Alam Semesta yang sama persis dengan jumlah Bubble Universe itu sendiri.


Contoh


1 Bubble Universe \= ∞ Universe


1 Bubble Universe memiliki Alam Semesta yang tak terbatas jumlahnya


Sedangkan Bubble Universe sendiri tak terbatas jumlahnya, ya begitulah kira-kira**.)

__ADS_1


Evan menghadapi dua orang sekaligus, walaupun dia sebenarnya tidak sanggup melawan nya, namun dia yakin pasti dia bisa mengalahkan mereka serta mengembalikan tempat tersebut menjadi normal kembali.


******


__ADS_2