Abstrak

Abstrak
(≧∇≦)/.10


__ADS_3

"Ovy ingin makan bubur ayam buatan bunda yah! Tapi yang ngasih toping harus ayah! Kalian berdua harus bekerja sama membuat bubur ayam paling spesial untuk ovy hari ini!!" Ucap ovy dengan manja kepada kedua orang tua itu.


Kedua orang tua itu menyetujui permintaan ovy dan mulai pergi ke dapur.


"Siapa kamu? Kenapa kamu menyuruh kedua orang tua ku? Seenaknya saja di rumah orang lain!" Ucap avaskar kepada ovy yang masih duduk di hadapannya.


"Yah, sudah setahun kamu tak mengingatku! Sekarang statusku bukan lagi calon pengantin mu, jadi aku sekarang sudah sah menjadi adikmu!!" Balas ovy dengan santai sembari memakan biskuit yang ada di meja setelah disuguhkan oleh bunda.


Tiba tiba ovy bangun dari duduknya di sofa dan pergi ke kamar avaskar untuk melihat kotak cincin, ovy mengambilnya dan mulai berkata "cincin ini miliku, di cincin ini tertulis inisial ku, jadi aku akan mengambilnya dalam rangka hadiah ulang tahun ku!!" Ucap ovy kepada avaskar.

__ADS_1


Avaskar masih bingung dan mencoba mengingat semua kejadian yang terjadi setahun yang lalu, lalu ovy dipanggil oleh bunda untuk makan bubur ayam, "oh ya, jangan mencoba mengingat kejadian tahun lalu, otakmu bisa rusak total!!" Kata ovy kepada avaskar sembari berjalan menuju ruang makan.


Riva merasa keberadaannya mulai tergantikan semenjak ovy kembali setelah setahun, walau memang kedua orang tua avaskar tak pernah menganggap keberadaan riva selama riva datang ke rumah avaskar.


Selama ini keberadaan riva tak pernah dianggap oleh cixa maupun fadli yang masih menunggu kedatangan ovy kembali ke rumah mereka.


Cixa dan fadli tak memberikan restu kepada hubungan antara riva dan avaskar yang sudah berjalan selama satu tahun, semua perilaku yang bisa memenangkan hati orang tua sudah pernah riva lakukan berkali kali, namun tetap saja ia tidak diberikan restu untuk bersama avaskar.


Ovy selalu memanggil avaskar dengan julukan askar, karena bisa dibilang nama avaskar sangat sulit di ucapkan oleh ovy. Ovy sendiri sudah merestui hubungan antara riva dan avaskar.

__ADS_1


Riva dan ovy juga terlihat sangat akrab kepada ovy, itu hanya sampulnya saja, riva selalu memamerkan semua kemesraan nya bersama avaskar yang membuat hati ovy sangat terpukul, namun ovy juga tak bisa berkutik karena statusnya juga hanya seorang adik dari avaskar.


Namun di suatu hari terjadi perubahan kepada ovy setelah ovy pergi kembali ke luar negeri, saat ovy kembali, ovy berani menampar pipi Riva yang sedang memamerkan semua barang barang yang diberikan oleh avaskar.


Namun dengan pintar ovy juga mengeluarkan cincin yang khusus di belikan oleh avaskar, namun sifat sombong Riva juga tak berhenti sampai situ saja, ia semakin menjadi jadi setelah melihat ovy yang sudah mulai berani kepadanya.


Fadli dan cixa membiarkan perilaku ovy yang mulai berubah kepada Riva yang terus menerus memamerkan semua kemesraan hingga barang barang pemberian dari avaskar.


Di minggu pagi, ada seseorang yang mengetuk pintu, dengan ekspresi senang cixa membukakan pintu, dan langsung memeluk gadis yang ada di depan pintu, gadis itu juga memeluk cixa kembali.

__ADS_1


Yang berada di depan pintu ada ovy, lantas siapa ovy yang selalu menentang keberadaan riva, yah ovy yang selalu menentang keberadaan riva kini berada di tangga, ia hendak turun dan menghampiri ovy.


__ADS_2