Abstrak

Abstrak
(≧∇≦)/.05


__ADS_3

tangisan avaskar mulai menjadi jadi melihat ovy yang begitu menyayanginya hingga tangisan avaskar terdengar sampai lantai bawah yang membuat sang ibu terkejut mendengar anak laki lakinya tiba tiba menangis.


ibunya pikir terjadi sesuatu kepada ovy yang membuat avaskar menangis hingga mengeluarkan suara yang sangat keras.


saat mengintip lewat pintu ibu avaskar melihat avaskar menangis setelah avaskar disuapi oleh ovy, ibu avaskar menggelengkan kepalanya melihat sanga anak kini sudah bisa merasakan jatuh cinta kepada seorang wanita.


kemudian di dalam kamar, setelah disuapi bubur ayam oleh ovy avaskar kembali ke dapur dan melihat ibunya yang terkekeh melihat anaknya yang sedang menangis, avaskar kembali ke dapur untuk mengambil bubur ayam baru agar bisa dimakan oleh ovy.


ovy terus menunggu avaskar di dalam kamar sembari melihat ke arah langit, ovy pikir setelah kedua orang tua avaskar mengetahui masa lalunya takutnya ovy akan lagi lagi di buang tanpa arah seperti saat kedua orang tuanya membuangnya.

__ADS_1


disaat avaskar kembali, ia melihat ovy yang sedang meneteskan satu tetes air mata langsung dari matanya, avaskar dengan diam diam meletakan mangkuk dan mulai mengusap pipi calon istrinya itu dan menghilangkan air mata yang sudah menetes tadi.


dengan cepat juga ovy menutupi air matanya dengan sebuah senyum manis dari wajahnya yang membuat avaskar mulai jatuh hati lagi kepada ovy.


avaskar mulai menyuapi ovy kembali seperti saat pertama kali avaskar menyuapi ovy setelah ovy sadari dari pingsannya, sayangnya di rumah jedua orang tua avaskar, tak memilik taman bunga untuk dilihat namun ovy susah sangat senang bisa melihat ke langit biru yang indah yang ada lewat jendela kamar.


lagi lagi ovy harus memakan obat yang pahit itu namun dengan sigap ovy menolaknya karena pasti akan terasa pahit, ovy terus di yakinkan oleh avaskar yang menyuapi ovy obat.


pemilihan ovy ini membuat avaskar dan kedua orang tua nya mulai bahagia. ovy selalu membantu sang ibu saat hendak memasak namun sang ibu menolah tawaran sang menantu karena melihat keadaanya yang masih lemah.

__ADS_1


setiap pagi, yang terlihat di depan mata ovy hanya avaskar, avaskar selalu menemani ovy tidur di kamar, takutnya terjadi sesuatu kepada ovy.


avaskar selalu tinggal bersama orangtuanya sejak ovy menyukai tinggal di sana, lagi lagi avaskar harus pergi untukmu dinas keluar kota, namun avaskar tak lupa membelikan ovy sebuah handphone untuk saling menghubungi.


ovy selalu menjawab panggilan dari avaskar yang akan memberitahu nya keadaan avaskar di sana. hingga pernah suatu saat, avaskar tak mengabarinya selama sehari, ovy merasa bingung dan khawatir melihat avaskar yang tak nenghubunginya.


saat avaskar pulang dari dinasnya, ia melihat ovy, ibunya dan juga ayahnya tengah duduk diruang tamu sembari memakan camilan dan mulai menonton televisi kadang mereka juga saling bertanya kepada ovy.


namun kini pertanyaan dari sang ibu susah tak berkaitan dengan keluarga ovy, yang ibu avaskar tanyakan hanyalah umur ovy, hoby ovy, dan bahkan nama panjang ovy yang selama ini avaskar sendiri tak mengetahuinya.

__ADS_1


nama panjang ovy ada dua, nama panjang dari orangtua nya yang mengadopsi nya dan orang tua yang membuangnya ke panti asuhan.


__ADS_2