
"Aku merasa beruntung bisa diberikan kasih sayang oleh seorang pria, walaupun pria itu bukan pria yang aku kenal!" Ucap Ovy sembari memandangi kupu kupu yang sedang hinggap di bunga yang sangat cantik.
Avaskar datang ke arah Ovy dengan membawa mangkuk dan obat, Ovy memandangi avaskar yang duduk disampingnya dengan tatapan yang lembut tidak seperti tatapan kosong saat Ovy pertama kali bertemu dengan avaskar.
Avaskar menyuapi Ovy dan dengan manja Ovy tiba tiba menolak bubur yang akan di suapkan ke mulutnya, "makanlah!" Punya avaskar, "aku tidak suka bubur, bubur terasa hambar!!" Kata Ovy.
"tidak, lihatlah ini!! ini bubur ayam, tidak akan terasa hambar, cobalah!!" pinta avaskar kepada ovy. saat kedua kalinya avaskar menyuapi ovy, ovy tak menolaknya bahkan ovy menghabiskan bubur ayam yang telah diberikan oleh avaskar.
__ADS_1
ovy sama sekali tak memiliki perasaan untuk berjaga jaga sebagai seorang wanita yang tinggal di rumah milik seorang pria, ovy meminta kepada avaskar untuk memberikan surat peryataan bahwa ovy sudah putus sekolah, avaskar menyetujuinya dengan syarat avaskar yang akan tetap mencari guru privat untuk ovy.
keduanya hidup dalam satu atap, sudah seminggu ovy tinggal di vila milik avaskar, avaskar sama sekali tak keberatan dengan keberadaan ovy, bahkan avaskar semakin menyukai ovy yang terlihat seperti tak pernah melihat rasa keduniawian hingga rasa nya di sayang oleh seseorang.
hingga disuatu pagi avaskar terlihat mengeluarkan keringat dingin melihat wanita tua yang ada di depan pintu saat pintu dibukakan, ibu avaskar mengunjungi anaknya yang jones itu. ibunya menanyakan tentang keberadaan ovy.
avaskar dengan pasrah mwmperlihtakan keadaan ovy yang masih lemah dengan ifus ditangannya, ovy masih tertidur setelah meminum obat tadi siang. ibu avaskar sangat khawatir dengan keadaan fisik ovy yang terlihat sangat lemah.
__ADS_1
saat ovy terbnagun sang ibu langsung terlihat sangat menyukainya, ia sangat menyayangi keberadaan ovy dirumah avaskar, bahkan beberapa makanan yang ovy makan adalah masakan ibunya.
ovy selalu sarapan dan makan siang di taman, karena menurut ovy disana sangat sejuk dan tenang, di taman ovy bisa melihat para kupu kupu terbang bebas.
dan tenoa sengaja ibu avaskar melihat ovy yang terduduk di bangku ayunan yang ada di taman bersama avaskar yang tengah menyuapinya bubur ayam, keduanya terlihat mesra dan serasi, kini ibunya tak perlu mencari menantu untuk avaskar itu pikir ibunya.
setelah makan bubur ayam, lagi lagi avaskar melihat sifat kekanakan milik ovy, ovy tak ingin memakan obat lagi karena rasa obat sangat pahit menurutnya. tapi avaskar lah yang membujuk ovy untuk memakan obat dengan alasan avaskar akan mengajak ovy pergi ke taman yang sangat besar.
__ADS_1
avaskar sangat mencintai ovy tapi ia tak mengetahui perasaan ovy sendiri, setelah memakan sarapan avaskar menggendong ovy menuju ruang tamu untuk sekedar meminum teh, agar tubuh ovy agak merasa hangat. avaskar sendiri lah yang membuat kan teh hangat untuk ovy. ibu nya yang melihat sang anak begitu mencintainya langsung sangat terharu.
kini anaknya yang dingin dulu bisa terlihat romantis bersama seorang wanita