
Kalian percaya ga? Kalau setiap guru masuk kekelas terus bawa laptop sama infokus kami selalu minta nonton film?
Dan dikabulkan
Wkwk
Pokoknya harus percaya soalnya kelas gue tu gitu.
Contohnya waktu itu, pelajaran Pak Iqbal yaitu MYOB
Jujur kita sekelas gak perna sama sekali dibolehin nonton film sama bapak, sering tu kami minta dan bapak kasih
Tapi,
Disaat kita senang karna pak Iqbal iyain
Seketika down mendadak ketika Pak Iqbal mutarin vidio
Tutorial MYOB
Yaelah sama aja dong kalau gitu
Dan hari itu lagi lagi kami minta nonton vidio pas pula itu lagi di Lab Komputer dan suasananya tu pas banget dan pelajaran MYOB 5 jam behhh sedap kan kalau dibuat nonton sekali sekali.
"Pakkk nonton lah vidio yang sebenarnya" ujar Lilik dengan wajah memelas.
"Iya pak yang sebenarnya" ujar Cahaya yang disamping gue ikut ikutan.
Pak Iqbal yang sibuk memasang Infokus bersama Aldry itu langsung sedikit terkekeh "Vidio sebenarnya itu kayak mana maksudnya?"
"Iiii Film pak Film bukan tutorial" jawab Anggun dari barisan kedua sebelah kanan.
"Hmm iya dah biar kalian senang"
Seketika seisi Lab bersorak dan bapak langsung menyuruh Aldry mengambil spiker yang ada di kantor.
Tapi sangat disayangkan spiker yang diambil tidak bisa digunakan, kata bapak spikernya gak mau hidup kalau dicolokin bersamaan dengan infokus.
"Udahhh pak gak papa, gak usah pakai suara" ujar Lilik mewakili membuat semua mengangguk setuju.
Emang gini kalau dah malas belajar tu gini
Beneran dah hari itutu semua tu emang lagi mumed mumednya butuh refresing apalagi MYOB belum perna ada hiburan sekali sekali kayak nonton vidio atau cerita cerita sampai benar benar gak belajar.
Dan ujung ujungnya beneran kami nonton gak ada suara plus gak ada....
"Pak ini gak ada Transelate dibawahnya?" Tanya Inyong dengan muka cengok
"Gak ada, kali ini kalian berusaha untuk memahami dengan cara visual" ujar Pak Iqbal dengan santainya.
Ntap ga tau
Filmnya udah barat
Suaranya udah gak ada
Trenselate nya juga gak ada
"Yaudahlah pak saya berusaha untuk memahami" ujar Melani
"Yakan lo selalu memahami hati Acil, tapi dianya enggak" ceplos Asya tepat disamping Melani.
Membuat seisi lab tiba tiba tertawa renyah menyoraki
"Anjayy mantap kali syahh" nimbrung Imah sambil tertawa disamping gue.
"Janganlah gitu we, kesian tau Melani" ujar Padilla yang berada disamping kiri melani ya walaupun dia sendiri menahan tawanya.
"Emang cuman Padilla yang baik"
"We udah we, bahas udinnya nanti aja film dah dimulai" tegur Lilik yang ada dibarisan depan.
Jadi tempat duduknya tu gini
Ada dua kubu sebelah kanan sama kiri yang sebelah kanan dibarisan pertama ada Kharin, Ilin, Mega, Embun di kedua ada Anggun, Sofi, Ulfa, Refina
Ketiga ada Willy, Ani, Inyong, Qorry
Terus dibagian kanan dibarisan depan ada Lilik, Cahaya, gue sama Imah dikedua ada Fasrah, Asya, Melani, Padilla dan terakhir ada Venny sama Aldry. Sebenarnya ada Windi juga diantara Venny sama Aldry cuman waktu itu dia gak masuk karna sakit.
Lilik yang gak fokus gara gara melihat Snack milik Cahaya jadi menyenggol nyenggol lengan Cahaya.
"Kenapa kak?"
"Bukak lah dek itunya" ujar Lilik sambil menunjuk nunjuk snack yang ada didepan komputer itu
__ADS_1
Sementara gue udah tawa tawa aja ngelihat ekspresi Lilik
"Ooo ya oke" jawab Cahaya yang sepertinya terpaksa.
"Wezzz film apani" kata Anggun nyaring.
"Ihhh pesawat" kata Inyong seakan takjub
"Flige 7500" kata gue yang membaca judul yang tertera di layar.
"Oooo ini itulah I love you from 3400" jawab Anggun ngasal.
"Jangan jangan pesawat jatuh" ujar Asya menebak
"Titanik kali ya?" Ujar Cahaya ngelantur
"ITU KAPAL CAHAYAAAA" teriak Lilik jadi geleng geleng membuat lagi lagi pada terkekeh
Padahal yang di layar itu sudah jelas jelas penumpang dipesawat eh Cahaya mala nyasar ke titanick wkwk
"Ini Ani ni pasti" kata Lilik cepat menamai pramugari cantik berambut pirang itu Ani.
"Iyaiya, terus itu Qorry sampingnya" jawab Anggun yang ikut memberi nama pramugari satunya lagi.
"Pokoknya dua pramugarinya Ani sama Qorry, mereka temenan lihat tu mereka ngombrol sambil ketawa tawa" kata Asya seakan ngerti mereka bahas apa.
"Pasti mereka ngomong kayak gini" kata Lilik menebak "Eh kamu harus minum ini" sambungnya seakan lagi dubbing.
"Emang ini enak?" Jawab Anggun ikut dubbing sebagai Qorry
"Ya enak lah" jawab Lilik lagi nyolot.
"Dah kalian lah ya yang ceritanya dubbing" ujar Pak Iqbal yang geleng geleng lihat kelakuan kami.
"Ah itu tu si Ani nunjukin poto Jul yang selingkuh sama Dina" ujar Anggun yang tiba tiba heboh.
"Ah pasti dia kesal karna Jul selingkuh" kata Imah ikut ikut.
"Tukan mukanya dia marah" kata Cahaya yang ikut nimbrung bikin heboh.
"Eh jul ni parah kali wak" kata Sopik tapi diakhirnya dia mala ketawa.
"We we ini ni si Udin sama Acil" teriak Lilik sambil nunjuk nujuk kearah dua sepasang sedang berjalan mencari tempat duduk.
"Eh kan ceritanya mereka tu mau bulan madu, pengantin baru tu" jawab Asya membela.
"Emang lo tau dari mana mau bulan madu?" Tanya Anggun sewot
"Yakan itu tadi tujuannya ke tokyo" jawab Asya lagi.
"Udahlah lihat dulu tu si Inyong lagi vidiocall sama Ryan" Perkataan Lilik membuat yang lain ketawa si Inyong yang dari tadi lumayan diam karna fokus ke film jadi kaget tiba tiba namanya juga keikut kedalam film.
"Kata Inyong gini, kamu jangan bandel ya kalau kamu bandel aku cari cowok baru" Ujar Qory tiba tiba ikutan dubbing
"Baru Ryan jawab gini, bodo amat sih hahaha" celetuk Lilik membuat yang lain jadi menyoraki Inyong kasian.
"Stttt we we diam dulu" bisik Anggun membuat yang lain diam dan jadi mengarh kearahnya "Lihat dong itu si Aldry sama Padilla b aja, duduk tenang dikursinya" lanjutnya membuat yang lain jadi ikut menoleh ke layar.
"Ya bedalah Padilla kan kalem gak kayak Udin asik nak pegang tangannya Acil muluk" balas Lilik lagi.
"Tuhkan lihat tu si Udin bising kali, ngomong terus sama Acil" kini Sopik jadi ikut ikutan terus memperhatikan kedua sepasang yang Lilik sama Anggun namai Melani bersama pacarnya yaitu Acil.
"Si Acil dia pusing aja tu" ujar Asya geleng geleng
"Pasti si Melani bilang gini, kamu lihat ke aku aja jangan lihat cewek lain" lagi lagi Anggun mengompori.
"Ah mata Acil emang gitu kan aslinya suka lihat lihat yang lain persis wak" kata Lilik yang mala ketawa
Sementara Melani hanya bisa tersenyum karna sudah biasa melihat teman temannya seperti ini.
"Ehh Ani sendiri Qorry mana" sadar Embun yang sedari tadi diam.
"Itutu datang pilot ganteng, ah ini ni Jul ni yang minta maaf karna tadi selingkuh" ujar Imah heboh
Tiba tiba
"Ehh eh AAAAAA!" Teriak Lilik
"HUAAAA" teriak gue sama Imah nyaring sambil tutup mata.
"KYAAA MATA SAYA TERNODAIII" teriak Anggun yang sudah berdiri sambil pura pura menutup matanya.
Kharin, ilin, mega dan Embun jadi teriak teriak juga sambil tutup tutup mata walaupun diakhir mereka ketawa tawa.
"IHH BAPAKKKK" teriak Embun lagi walaupun ia sudah tersenyum jail sedari tadi.
__ADS_1
Sementara Pak Iqbal jadi kelabakan dan langsung mencabut infokusnya karna ada adegan yang sangat berbahaya
You know lah barat
Kisss gaessss
"Yahhhhhh kok matii sih pak" kata Lilik merasa kecewa.
"PAK SAYA GAK LIHAT PAK SAYA GAK LIHATTT" ujar Aldry yang berdiri dibelakang sambil ketawa diakhir kalimatnya.
Dan untung saja Wili udah tidur dibelakang jadi dia gak ikutan heboh.
Sementara Asya yang awalnya menutup mata Melani langsung dengan cepat Melani tarik tangan Asya sambil protes, matanya di tutup sementara Asya sendiri lihat bege emang.
"Alahh apalah bapak ini" Cahaya jadi bersuara.
"Eh eh dek Cahaya ya, kan belum 17 plus tau" tegur Anggun langsung sambil menggoda si siswi termuda ini.
"Bapak skip aja karna kalian tu belum boleh" kata Bapak walaupun ia sedikit menahan tawanya.
"Ihhh pak kami udah 19 plus tauuu" kata Qorry nyaring
Membuat yang lain mala ketawa soalnya ya emang Qorry yang tertua dikelas kami.
"Pak sambungin lah lagi udah gak ada tu" kata Lilik membuat Pak Iqbal jadi senyum senyum dan mulai memasang lagi.
Dan setelah itu kami mulai fokus menonton walaupun masih ada aja celetukkan celetukkan mereka yang asiknak nyebutin nama nama anak kelas yang ikut terdampar difilm itu dijadiikan titik kehebohan dan lelucon
Sampai ada yang nyeletuk
"Gaes sumpah gue gak tau ini pilem ceritanya soal apa" tanya Asya tiba tiba
"Sama syah"
"Eh bapak itu kenapa?"
"Lah dah mati dah mati!"
Dan ternyata ini film horor, misterius pokoknya yang hal hal begitulah
Dan gue cuman bisa nunduk nutupin mata dari kipas pink yang selalu gue bawa karna gue tu satu satunya anak kelas yang takut nonton film bergenre horor kadang sopik juga sih tapi dia masih berani lah gue
Sama sekali gak mau natap layar.
Ujung ujungnya gue cuman ngedengerin celetukan mereka lagi lagi dan teriakan jeritan mereka yang kadang ketakutan.
Sementara gue lihat Aldry udah jenuh dan ikut tidur dibelakang sama Willy.
Dan percayalah sampai hampir dua jam kami nonton film Flige 7500 sampai selesai
Setelah film abis dan tersisa satu jam lagi, Pak Iqbal udah langsung nyuruh kami semua buka MYOB lagi tapi seketika kita semua pada gak mood dan pada gak mau dengan alasan tanggung.
Akhirnya Lilik sama Asya kedepan colokin kabel speeker ke hp Asya dan terjadilah
"1 2 3 BABY NAL TEOJIL GEOTCHEROM ANAJWO GEUMAN SAENGGAKHAE...." Teriak Lilik dan Asya didepan sambil loncat loncat mengajak kami semua nyanyi lagu dari As if your last nya Black pink itu.
Membuat kelas yang hampir setengah kenak virus dari Asya jadi pada nyanyi heboh.
"Macemmacorom, mamamacemmacorom" Ujar Anggun yang tiba tiba ikut joget.
Pak Iqbal yang melihat itu cuman geleng geleng "seumur umur dari kelas ke kelas cuman kelas ini lah bapak ngajar tapi hebohnya luar biasa"
Dan lagu abis berganti ke
"DU DDU DU DDU...OYE OYEEE" joget Anggun yang udah mengacungkan kedua tangannya berbentuk pistol seperti dance di MV nya.
Sampai lagu berganti jadi
"Saranghe haetta urigamana" nyanyi gue nyaring sama Cahaya yang cuman kita yang tau lagu itu sama Asya dan Kharin juga.
Membuat yang lain jadi binggung.
Ya begitulah hari itu
Nonton bareng yang ditutup oleh kelas yang mendadak jadi KPOP semua wkwk
"Huaaa we tanggung jawab gue jadi suka lagu saranghe haetta tadi" teriak Ani pas pelajaran selesai.
.
Huaa kapan ni kita gini lagi di labor hmzz :))
Kangen kan teriak nyanyi dan nobar di lab yahhhhhh
-cathpins
__ADS_1