
Pov
"Hm, gaes gue rasa Ibuk ngerjain kita"
Semua melongo mendengar ucapan Anggun yang tiba tiba membuat Anggun jadi terekekeh sendiri
"Kalian lupa ini April?"
Diam hening sampai Lilik yang awalnya kelahi adu mulut sama Asya gara gara rebutan tempat dekat Windi jadi ikutan tertawa akhirnya ngeh.
"Weee sapa berani bilang ibuk gini, Buk ibuk bohongin kami ya kan ini April mop" teriak Lilik
"Selo selo kita emang dikerjain lah, sebenarnya tu besok ga pra Ukk April mop ini April mop" kata Wili jadi sebal sendiri.
"Sana Wil bilang" ujar Aldry yang kini udah duduk didepan Windi pusing dengan jurnal yang gak balance balance.
Besok 12 akuntansi bakalan Pra UKK, kalau di SMK itutu sejenis simulasi UKK untuk latihan kemampuan udah sampai mana.
Dan hari ini sekelas lagi ngerjain transaksi transaksi salah satu PT melanjutkan perkerjaan yang sudah lama lama kita singkirkan karna malas mengerjakan dan sekarang satu kelas riweh karna pada nanya sana sini ga tau gimana caranya.
Jadi kita empat baris dan membuat kelompok lingkaran masing masing
Di pojok kiri udah berjejer meja yang disatukan dan bergabung enam orang disana yaitu Windi, Sopik, Lilik, Asya, Wili, Aldry, Anggun yang sedari tadi ga bisa diam udah bising gak karuan teriak sana sini karna gak balance balance.
Terus ada pojok tengah kiri yang jadi terbelah dua yang belakang Melani dan Ani udah maju menjejerkan meja bersama Padilah dan Fasrah terus Venny yang jadi ikutan sementara bagian depan ada Imah, Inyong dan Melani yang nyasar tiba tiba kedepan.
Terus ada bagian pojok kanan dan pojok tengah kanan yang jadi menyatu kedepan Shofi langsung ngajak Embun buat duduk gabung dengan Ilin dan Kharin membuat Embun ngangguk dan Mega ikutan terus Ulfa dan Refina jadi ngikut juga kedepan ngambil meja biar luas eh Cahaya mala di pojokan sendirian.
Pokoknya anak kanan diam yang kiri bising terus nanti kiri diam kanan yang bising.
Shofi dengan santainya langsung narik kertas tebal punya Ilin membuat gadis itu menatap tajam kearah Shofi sementara Mega jadi ikutan menyalin.
"Lihat lah ini bisanya nyalin doang" ujar Ilin
Kharin yang melihat udah terkekeh.
"Wee gak ngertiii" ujar Ulfa dengan wajah memelas
"Terus lo pikir kita ngerti?" Ujar Mega dengan mata tetap lihat ke buku besar punya Ilin dan Shofi pun ikut mengangguk menyetujui ucapan Mega.
"Ck aisss ini kemana lagi 900 ribu lagiiiii" teriak Embun frustasi.
"Bahhh gak kebayang gue kalau utang pulsa nyampe 900 ribu" ujar Refina tiba tiba sambil bola matanya naik keatas mikir.
Kharin terkekeh "mala nyasar ke Pulsa ya rep"
"NAH KAN SALAH LETAKK!" Teriak lagi Embun
"Mangkanya hatinya jangan salah letak bun"
"EEEE UDIN BUCIN!" Teriak Anggun menyiraki Melani yang sikit sikit nyambung dengan suara lirihnya.
"Jangan dipancing mangkanya" ujar Wili yang sibuk mentip ex coretan angkanya.
"Bukan dipancing, semua omongan kita tu emang pasti disautin sama Melani gitu" jawab Asya yang sudah diam dahal awalnya berebutan tempat sama Lilik.
"SUDAHLAH GAES KOK JADI GUE! IYA YANG DISAKITI MANG GUE DOANG IYAA!" Teriak Melani jadi ngegas walaupun lagi lagi dengan wajah galau dan berakhir sendu
"UDAH LAH UDAH APRIL YANG SALAH!"
"HEH LAGU FIERSA YANG APRIL TU ENAK GA SALAH YA!"
"IYA APALAGI APRIL KITA DIAWALI HUJAN TAUUU!"
"COBA TANYA HATIMU SEKALI LAGI!"
"SEBELUM ENGKAU BENAR BENAR PERGI"
"MASIHKAH ADA AKU DIDALAMNYA"
"KARN-"
"HEH INI KOK NYANYINYA JUGA NGEGAS YAAA!" Potong Asya cepat
Inyong yang baru saja tadi mau ngelanjut sambungan nyanyian Anggun sama Lilik karna tau lirik lagu jadi terpotong akibat Asya menyadari kenapa jadi pada ngegas.
__ADS_1
"Btw kok anak Kanan senyap ya?" Mendengar Ucapan Sopik membuat semua anak Kiri menoleh ke Kanan yang sedang fokus fokusnya.
"Lagi fokus jangan diganggu" jawab Aldry
"Lihat aja entar lagi" ujar Lilik
"UDAH WEE DIAM LAGI FOKUS!" Teriak Anggun yang menyuruh yang lain diam padahal ya biang keladi yang bikin berisik tu dirinya sendiri.
"Kayak gini ni bikin mumed pengennya buka youtube gitu lihatin Jungkook haduhh" ujar Embun yang masih Fokus menekan nekan Kalkulatornya frustasi
"Iya tau pengennya kayak gini tu refresing otak liatin V kan bun" sambun Ilin ikut ikutan
"Liatin Yoyo ma BI gue lah lebih bikin fresh dan meleleh ambyar" Ujar Shofi jadi ikutan jiwa fansgirl nya
"No tetap Jungkook yang lebih lebih, apaan BI suaranya kayak becekan rusak" ketawa Embun diakhir
"HEH ENAK AJA YA LU BI IKON GUE LEB-"
"HEH CENGENG DIAM GAK LU GA TAU YA LAGI FOKUS" Teriak Anggun dari kursinya
"Entah ni si cengeng korea pula lah" ujar Lilik ikut ikutan
Asya udah ketawa melihat kearah Shofi yang ketauan ngomongin koreanya lagi.
Sementara Shofi gondok sendiri ditempat duduknya dan Embun, Ilin dan Kharin mala ketawa tawa.
Ulfa dari tadi masih menatap bingung kotak kotak siklus, ia bingung kenapa bisa ini angka ini dimasukan ke sini dan berujung sibuk menyenggol nyenggol Ilin menanyakan terus. Mega sedari tadi sibuk nyalin cepat asal siap dan Refina juga lagi fokus mengitung balance siklusnya walapun otaknya masih terus terusan tergiang giang siapa siapa aja yang belum bayar utang pulsa.
Si Kharin udah sibuk menanyakan apakah bener jawabannya ke Padilah.
"Gaes"
Semua diam karna tiba tiba hening sibuk masing masing
Tapi Anggun berbeda
Dia paling gak suka kalau kelas itu hening fokus pasti ada aja yang dia ganggu
"Gaes setuju ga kalau gue kasih nama anak gue nanti Cost of good sold?"
"Itu gun, Freigh paid aja atau Gain Loss" nimbrung Lilik jadi terpancing.
Wili ketawa "Haha ***** itulah Cash In bank" lanjutnya ikut ikutan
"Adjusment Inventori tuuu" saran Melani
"Eh jangan nanti Asya aja yang itu kan Adjusmen Ajismen Ajizzz wkwkwk" ujar Lilik menjelaskan nama sebutan salah satu kelompok siklus itu mirip sama nama mantan Asya
"Wkwkw Ajizmen wakk" ketawa Aldry karna Ajiz itu temannya.
"Wahhh biar inget terus kan ya eeeaak" goda Inyong
Semua heboh ketawa membuat Asya jadi cemberut terus ngangguk ngangguk aja
"WEE GA ADA YA YANG NAMANYA MIRIP MANTAN GUEEEEE??"
"Enggak gun ga ada" semua langsung geleng geleng heran sama teman mereka yang satu ini sudah terkena virus gamonnya Melani.
"Eh baru sadar kita semua bikin bulet bulet demi Siklusnya Buk Hilda" ujar Lilik barus sadar melihat kearah meja meja anak kelas yang semua jadi merapat rapat
Anggun berdiri diatas kursinya melihat dan terpanah sama yang dipojokan "Ihhh parah kali kalean anak kanan cahayanya ga diajak"
Mendengar itu membuat Shofi, Kharin, Ilin, Mega, Refin, Embun, Ulfa ketawa sambil ngelihat Cahaya
"Ihhh parahnya, dahalkan dedek cahaya mau ikutan sini dek sinii" teriak Lilik yang jadi ikut ikut padahal tadi tu dirinya baru aja mau nulis jumlah total gara gara Anggun jadi terpancing.
Cahaya cuman terkekeh, jadi dia tu sebenarnya mau gabung cuman karna mau fokus jadi gitu sendiri dia tu tau kalau gabung sama Embun dkk gak akan siap
Karna apa
Kerjaannya main ngerumpi
Nanti dirinya ikut terpengaruh dan malah ngegosip si Exo dan Rosse BP
Kan berabe gitu.
__ADS_1
Ani kini sedang mencari cari dimana letak tip ex karna tulisannya salah "WEE TIP EX"
Dan ternyata ada ditempat Padilah membuat Padilah langsung memberikan kebelakang cepat gara gara takut lupa sama apa yang ia tulis
"TIP EX GUE MANA" ini suara Inyong yang nyaring ikutan salah.
"Sabar nyong sabar gue dulu" ujar Venny yang ada disebelah Ani ingin meminjam duluan gara gara lebih dekat dari Ani
Inyong mengangguk lalu menunggu.
Anggun mengumpat kecil gara gara kelebihan nol ia langsung mencari tip ex kesegala tempat "Ani tip ex ni"
"Sabarlah" jawab Ani
"HUAAAA SALAH TIP EX MANAA!" Teriak Lilik frustasi membuat Asya yang ada didepannya kaget
"Itu belakang kayaknya" jawab Sopik yang fokus menyalin
"HEH GA ADA GUE DULU" tegur Anggun protes ga terima.
"EH APA APAAN SAPA LU?" Ujar Lilik jadi ngegas
Anggun lagi lagi berdiri diatas kursinya "EH APALAH YA INI PACARNYA SI RAKA TUKANG KABEL"
Lilik ikut ikutan berdiri dari tempat duduknya sambil berkacak pinggang merasa gak terima "EH DARI PADA LU YANG GAMON DARI ISEP APA HA"
"EH NGACA NGACA LAH GENTONG! GA DIKASIH KEPASTIAN PUN GA USAH BELAGU"
"HEH LU GA TAU APA APA YA"
"EH AYOKLAH BAKU HANTAM KITAA PANGGIL PANGGIL SI RAKAMEN ITU"
"EH NGAP-"
"UDAH UDAHH TIP EX PUNYA GUE GUE DULUAN!" Potong Inyong membuat mereka berdua langsung saling tatap
Dan jadi berdua keluar dari kursi dan datangin Inyong.
"Berani lu ya ama kita ha?!"
"Ga usah gitu lu tip ex ini bisa gue beli LIMA!"
Yang lain sibuk ketawa melihat aksi ngegas yang tak ada henti hantinya, bikin bising heboh ga selesai selesai membuat susana kelas cair
"WOY INI SIKLUSNYA MAU KAPAN SIAP DARI TADI BARU NYAMPAI JURNAL" teriak Windi yang sedari tadi diam akhirnya bersuara
Sementara Ketua kita Aldry hanya diam geleng geleng sudah biasa sama tingkah anak kelas yang emang heboh tiap saat
Sampai semua tiba tiba senyap terdiam
"Udah sampai mana? sepertinya udah jauh kedenger sampai kantor pada bising ya"
Buk Hilda masuk menangakan siklus yang membuat yang lain terdiam
"Loh kok diam? Ariska udah nyampai mana?" Tanya Buk Hilda ke meja Ariska dan Imah
"Udah nyampai Trial balance buk" jawab Ariska sopan dan Imah juga ikutan mengangguk menyetujui
"Yang lain sampai mana?"
Diam
Lagi lagi
Diam
"Hehe Jurnal buk"
Buk Hilda geleng geleng pusing sendiri melihat anak kelas 12 akuntansi tahun sekarang gini
.
Huaa kangen frustasi barengan gara gara gak balance huhuhu
Kapan kita bakalan berurusan sama Cost of good sold dan teman temannya gaes apalagi Petty cash hmzz :)))
__ADS_1
-cathpins