
" ayo pulang " ucapku pada ari dan bagas tidak suka melihat bagas di ganggu cewek lain " tapi sis masih banyak orang " ucap suamiku .
rasanya begitu cemburu melihat melihat nya " bagas besok bukanya kuliah ya " aku sengaja mengampirnya saat di kerumunin ibu ibu terlihat ada ibuku juga " iya kak " ucap bagas terlihat tidak nyaman " ya sudah ayo pulang " sahut ku .
ari langsung menari ku " kau kenapa sih ! ini masih banyak tamu pulnag gak sopan " ujarnya walau dia marah aku ga peduli yang penting bagas di bebas dari kerumunan ibu ibu genit " ua sudah bang kalo mau di sini terus, aku dan bags pulang duluan, ayo bagas pulang " ucap ku.
tapi ibu malah melarang nya pergi " jangan pulang dulu , siska ! kalo mau pulang sana dengan suami mu " ucap ibu malah memebaut ku kesal dengan ñya.
" buk maaf ya besok aku harus kuliah " ucap bagas , tiba tiba ada telpon dari hp nya " maaf ya bu ,ah untung yang menelpon " ucap bagas neranjak ke luar .Aku begitu penasaran siapa yang menelepon.
__ADS_1
Yang aku takutkan Nurul si gadis gatel yang menelpon, aku melihat suasana beranjak ke luar ingin mendengar kan bagas menelpon dengan siapa
" yang benar pak , terimakasih pak " aku mendengar bagas begitu senang dan rupanya bukan dari nurul .
" bagas kau kenapa " ucap ku melihat bagas senyum sendiri " kak aku di terima kerja di cafe " ucap bagas, aku senang walau tahu tidak bakaln pulang malam .
" bagas kaka ingin pulang udah capek " ucapku bagas melihat perutku dan mengusap nya " kak jangan sape tahu abang aku ya ini anak ku " ucap bagas. Kembali ke dalam rupanya sudah mau berakhir pengajian nya " bang ayo pulang " aku terus mengajak ari pulang " iya sebentar lagi " ucap ari.
saking kesalnya melihta bagas di ganggu ibuku dan tetangga aku akhir nya mengajaknya pulang " bagas ayo pulang " ucap ku terlihat bagas langsung beranjak keluar " siska kenapa sih , kami ga suka adik ipar mu bibi ganggu ? bukanya itu ada suami mu " ucap bibi tetangga yang janda sepertinya bibi tetangga ku ingin merayu bagas " buka bi bibi salah sangka bagas besok kuliah dan harus kerja makanya harus pulang " ucap ku .
__ADS_1
ari langsung kaget mendengar bagas kerja "bagas kau kerja ? bagaimana dengan kuliah mu " sahut ari melihat bagas yang akan beranjak pulang " ia kak besok bagas mulai kerja dari pualng kuliah samlai malam " uap bagas. Akhirnya Ari mengerti " ya sudah buk pak aku pamit ya "ucap ari berpamitan pad ibu dan bapak.
ibu masih belum bisa menerima bagas pulang " bagas lain kali kesini lagi ya " ucap ibu memegang tangan bagas.
Akhirnya aku pulang rasanya sungguh lega " aku ahrus bertanya pada bagas kenapa dia ngasih nomor nya apda nurul gadis nakal di kampungku.
Sampai rumah aku begitu lega " bang kalo mau tidur duluan saja " ucap ku bagas langsung melihat ku tersenyum tahu kalo aku pengen " gak ayo sama kamu tidur nya " ucap ari menarik tangan ku ke kamar bagas masuk kamarnya juga.
ari memeluk ku tertidur , aku berusaha melepaskan diri " sayang kau mau kemana " ucap ari tahu aku pergi " mau ke toilet nang " ucap ku " ya udah jang lama lama ya " ucap nya aku langsung pergi ke kamar bagas.
__ADS_1
" kak!! " bagas kaget melihat ku kemar nya , langsung ku pegang rudal nya dan marah pada adik ipar ku itu " kenapa kau berikan nomor mu pada nurul sambil memegang punya nya dengan erat " ahh kak aku hanya ngasih nomor lama ku yang sudah ga aktif " ucap nya aku senang langsung mengocok nya dengan lembut bagas terlihat keenakan , aku langsung duduk di pangkuan nya namun ari malah memanggil ku begitu kesal nya aku.
" siska kemana ?" ucap ari lama menunggu ku " kak sana pergi padahal " ucap bagas padahal rudal nya sudah masuk dan hangat terpaksa aku pergi.