
bagas pergi aku menangis , sakitnya adik ipar ku yang aku cintai ternyata sudah berhubungan dengan wanita lain .
" sory ya lama " bagas melihat tomy bt menunggu di depan rumah, " lama banget , ngapain aja sih lo..." sahut nya, sambil mengenakan helam ku " lo yang mau mengendarai silakan " ucap bagas, mendorong tomy ke depan motor " ogah gw " tomy membuat bagas tertawa.
" bagas! jangan pulang telat, kaka tunggu kamu " ucap ku saat bagas akan pergi bersama teman nya , bagas terlihat cuek, dia tidak menanggapi ku.
Selama di perjalanan bagas melamun " siapa dia ?" tanya tomy , ingin tahu " apakah dia kakak mu? kok dia seperti sudah menangis. dia menunggu mu " tomy penasaran dengan perempuan yang berada di rumah bagas kenapa dia terlihat habis menangis.
" dia... kaka ipar ku " jawab bagas , tomy pun mengerti " kirain kaka mu he " sahut tomy , bagas tidak mau mmeneri tahu semuanya , bagas takut pendekatan nya dengan kasandra kaka nya tomy hancur.
Samapi rumah tomy, terlihat kasandra baru pulang dengan mobil nya " hey ..., kalian dari mana ?" tanya nya saat melihat bagas baru sampai dengan adik nya " kak... cantik banget sih " ucap bagas mulai gombal kasandra tersenyum " ayo masuk " ukar nya sambil membawa tas kertas entah apa isinya.
Saat tomy ke kamar bagas mendekatinya " khmm , kak kapan liburan nya. bagas ikut ya " sambil duduk menatap kasandra yang duduk di depan nya " yakin mau ikut , tapi harus bayar lo kalo ga bayar mmmm jadi pelayan ku mau " ucap kasandra sambil tersenyum pada bagas " mau kak..., jadi pelayan kaka ga dibayar seumur hidup pun bagas mau kak suer " begitu gombal nya bagas kasandra tertawa mendengar nya.
" kak mint nomor hp nya dong " bagas to the poin pada kasandra " buat apa ?" tanya kasandra becanda " biar bisa dekat lah kak , ya kka " bagas seperti memelas menginginkan nomor hp nya " minta sama tomy bisa kan " ujar nya . tiba-tiba bagas semakin mendekat " kak ayao lah , aku dah minta sam tomy tapi dia pelit " sambil memberikan hp nya bagas sedikit memaksa " ya udah sini " kasandra menulis nomor nya di hp bagas dan bagas terus melirik wajah nya " apa sih " terlihat kasandra malu saat bagas melihat nya " kakak begitu cantik ya , aku gak bosan deh melihat nya " bagas semakin gombal.
" sudah ah kaka capek , ini hp mu " memberikan ponsel pada bagas dan pergi terenyum , bagas senang meraba tangan ya yang harum.
__ADS_1
Rupanya tomu melihat semua tinggkah bagas " heh tadi apa ? minta nomor kaka gw buat apa ?" tanya tomy , tidak suka bagas mendekati kakak nya " paa sih tomy, gw hanya ingin dekat dengan kaka lo " jawab bagas .
Tomy tidak setuju jika bagas jadi pacarnya kaka nya, sebab apa bagas terlihat play boy dia sepeti bad boy "sudah ya tom gw pergi kerja " bagas pergi keluar wajah nya begitu senang karena mendapat kan nomor kasandra.
Tomy mengahmpiri kaka nya " kak ...!! kak suka sama bagas ? tanya tomy, kasandra langsung tertawa " hahaha , apa kata mu tom , kak ga mungkin suka sma bocah ke dia kaka tahu dia play boy " kasandra peremruan terpandang , berpendidikan mana mungkin menerima bagas walau wajah nya ganteng.
" syukur lah kak kalo begitu " sahut tomy , tomy senang mendengar nya.
Sementar aku si rumah sore hari hanya tidur saja , tidak ngapa - ngapain , arka menangis aku diam kan saja. Ari pulang mendengar arka menangis " Siska..!! kau kenapa lihat anak mu nangis malah bengong " Ari melihat istrinya seperti tidak semangat lagi punya anak.
Sementara Bagas kerja dia terus menggobali kaka tomy lewat chat [ kak ... andaikan kaka jadi kan bagas dekat dengan kaka bagas di suruh-suruh kakak ] bagas mengirim pesan pada kasandra .
\[ ah... gombal , kaka Ingin kamu jaga tomy, kalo bikin tomy bahgaia dan kembali ceria kaka kasih sesuatu deh \] balas chat kasandra.
Bagas jadi penasaran kenapa dengan tomy [ emang kenapa kak dengan tomy ?] balasan chat bagas penasaran pada tomy.
[ Kau thau tomy dulunya ceria dan sekarang dia jadi begitu dingin, nanti kalo kau datang kerumah kaka ceritakan ] balas kasandra.
__ADS_1
Bagas jadi memikirkan tomy , kenapa dia begitu dingin sekarang dia tahu ada alasan nya. " kak ...!! ada yang pesan " bela membangunkan ku dari lamunan " eh sory ya " sahut bagas.
****
Malam hari , aku duduk sendiri menunggu bagas pulang " Siska ayo tidur " ari mengajak ku tidur, tapi aku masih memikirkan bagas ,gak rela rasanya bagas dengan cewek lain . dalam bayangan ku bagas menggejot cewek lain .
" bang duluan saja , aku belum ngantuk " ucap ku, Ari duduk di depan ku " abang bingung dengan mu, dulu kau ingin punya anak, tapi sekarang sudah punya anak kau cuek dengan anak mu " Bagas marah aku acuh pada anak ku.
Aku melihat Ari , aku berfikir untuk mengatakan yang sebnanrnya pada suamiku itu " bang ...! abang mau tahus sebenarnya " ucap ku begitu sakit hatinya aku pada bagas " iya apa ? katakan " ari begitu ingin tahu .
Tapi aku juga berfikir, kasihan pada bagas dia masih menggapai cita-cita nya , dan sebenarnya aku lah yang meminta bagas menghamili ku.
" gak bang ga ada apa-apa , ayo.... tidur " ucap ku menarik tangan bagas, dalam fikir ku aku harus bisa melupakan bagas walau berat karena dia bukan suamiku . Dia hanya aduk ipar ku.
Aku pun tertidir di pelukan suami ku, " sis... abang pengen " ucap suamiku, langsung aku layani " ayo bang " ucap ku , terlihat ari membuka pakaian nya. Aku menyingkap kan daster ku .
Nampak senjata itu berdiri di depan ku , ari mendekatiku " aahhh shhhh " saat batang ari masuk, ari memeluk ku sambil menghajar ku " bang lebih cepat " ucap ku saat ari memasukan senjata nya.
" ahhh ahhhh " ucap Ari sepertinya dia mau keluar , benar saja suami ku keluar . dia tekulai lemas tertidur " aku hanya tidur , ari aku belum pernah di puaskan ya. " apa aku minta cerai saja ya ?" aku berfikiran begitu.
Temgah malam , melihat jam sudah pukul 11 malam. Tapi kenapa bagas belum pulang juga, beranjak kembali ke ruang tv menunggu bagas ' apa di akan pulang malam ?" aku teru memeikirkan nya.
__ADS_1
Sementara bagas malam itu menginap di rumah tomy " kak , kau hari ini nginep ya ga apa kan " ucap bagas pada kasandra " gak kalo mau nginep harus bayar " sambil terneyum bagas makin suka dengan kasandra.
Pedekatan bagas cukup berhasil pada kaka nya tomy , membuat bagas makin semangat mendekati ya.