ADIK IPAR KU PEMUAS NAFSU KU

ADIK IPAR KU PEMUAS NAFSU KU
adik ipar yang jadi pusat perhatian


__ADS_3

" Bagas!pulang yuk " ucap tomy, dia begitu tidak nyaman saat berada di keramaian gadis dan ibu kampung " iya sebentar ya , aku juga mau berangkat kerja " sahut bagasa melihat tomy.


Saat ingin berpamitan pada ibu ku aku langsung memanggil nya " bagas sini " ucap ku dengan teman nya yang tak kalah ganteng nya.


" Kak maaf aku harus kerja " ucap nya sambil memberikan amplop aku tahu pasti uang , namun teman nya hanya diam " nanti lah , ga bisakah libur satu hari saja? lihta anak mu eh maksudnya ponakan mu " ucap ku, semua orang melihat ku saat keceplosan berkata begitu.


" bu ! lihat bagas mau pergi " ucap ku , ib yang sedang di dapur langsung memegang tangan bagas " aduh, bagas mau keman sih buru-buru " ucap ibu sambil mencegah dia pergi, aku hanya tertawa melihat nya namun teman nya hanya diam.


" kak, seklas ya sama bagas ?" tanya ku , melihat teman nya yang keren namun dia begitu dingin " iya kak " balas nya . Dia begitu ganteng sama dnegan bagas .


Suamiku tidak suka melihat adi ku di perlakukan istimewa " bu sudah lah biarkan bagas pergi dia harus kerja " ucap ari tapi ibu ku terus saja duduk dengan nya, apalagi gadi desa dan ibu ibu terus saja berkumpul .


Bagas dan Teman nya jadi pusat perhatian di kampung ku, gadis gadis dan ibu ibu nampak dia melirik nya saat akan syukuran di mulai.


" bu , itu bapak bapak sudah datang " ucap ayah semua bersiap , teman nya bagas terlihat menarik narik bajunya bagas " ayo pulang " ucap nya aku terus melihat nya begitu lucu seperti abg di film film korea.


" iya sebentar lo lihat ga bisa lepas " ucap bagas melihat tangan ibu menempel, Aku jadi kasihan lihat nya " bu sudah mungkin bagas mau kerja " ucap ku , ibu tetap saja melarang pergi " bu, maaf bagas harus pergi sudah telat " ucap bagas.


Akhirnya ibu melepaskan nya " tunggu sebenatar " ibu beranjak ke dapur " ini bawa buat makan di rumah ya " ucap ibu memberikan nasi kotak " eh buat si ganteng teman mu juga ya " ibu begitu suka dengan pemuda pemuda ganteng.


Saat akan pergi terlihat gadis- gadis menghampiri bagas " kak kasih tahu dong nomor nya " ucap mereka, nampak tomy ketakutan di kerubunin cewek- cewek kampung.

__ADS_1


" Minta saja ya sama kak siska , maaf aku sibuk " ucap ku langsung menarik tangan tomy dan pergi , terlihat cewek - cewek kecewa " yah gimana sih , siska pasti ga ngasih " ucap mereka.


Di perjalanan timy marah - marah pada bagas " lo kalo tahu begini gw ga akan ikut " keluh nya , bagas tersenyum melihat tomy marah begitu lucu di lihat dari kaca spion motor nya " iya maaf " sahut nya.



" btw , siapa nama kaka lo , gw pengen kenal dong " ucao bagas, sedang mengincar kakak tomy yang cantik dan seksi " gw ga mau ngasih tahu gw tahu lo buaya, play boy " ucapan tomy membuat bagas tertawa sepanjang jalan " gw janji setelah dapat kakak lo gw tobat dah " ucap bagas meyakinkan tomy .


Tomy tidak percaya dengan bagas , Sampai di gerbang komplek bagas berehenti tomy turun dari motornya " eh ini nasi kotak lo " ucap bagas memberikan nya, tapi tomy menolak karena ga suka makan gituan lagian tomy juga baru pertama kali ke tempat syukuran begituan di kampung " kasih sama orang saja " ucao tomy beranjak meninggalkan bagas .


" oy !! salam buat kakak lo " ucap bagas begitu keras sambil senyum melihat tomy si cowok dingin sedingin es .


Kembali ke tempat kerja nya , bela nampak kerepotan " bela ! maaf ya aku telat " ucap bagas merasa tidak enak.


Niat bagas hanya ingin buat kaka nya bahagia dengan memberinya anak, setelah dapat anak mau apalagi bagas juga tidak mencintai siska.


" kak , itu apa ?" tanya bela melihat bungkusan di kantor kresek , aku lupa aku kasih saja sama bela " bela kamu mau ini nasi, ambil lumayan buat di kosan kan " ucap ku , bela begitu senang menerima nya " terima kasih ya kak " ucap nya .


****


Sementara di rumah ibu cewek cewek kampung menanyakan nomor nya bagas " kak mana nomor kak bagas tasi suruh minta sama kakak " ucao mereka. Enak saja aku ngasih susah tentu aku tidak akan memberikan nya.

__ADS_1


" maaf, buat apa ini kan keluarga aku takut bagas terganggu " ucap ku , mereka kecewa " pelit ternyata, apa jangan jangan kakak juga suka sama bagas " ucap mereka. dan benar aku begitu sangat menyukai nya.


Sesudah syukuran aku berbicara pada suamiku " bang besok pulang ya " ucap ku , tapi ari tidak setuju " sayang, nanti ga ada yang jaga kamu sendirian saat abang kerja. kalo ada apa - apa gimana ?" ucap ari .


Tapi aku memaksa nya " gak bang siska ingin pulang saja " memaksa ari , diapun terdiam " abang heran pingin banget pulang ada apa di rumah " ucap ari.


Sudah tentu ada bagas , aku begitu kangen dengan nya kangen sentuhan nya ingin sekali di puaskan adik ipar ku yang ganteng itu juga kekar .


" ya sudah , bu siska mau pulang bisa kan ibu nemenin siska " ucap suamiku , sudah tentu ibu mau karena dia juga suka bagas " tentu saja ibu akan berkunjung " sahut ibu.


Namun ayah ku dia tidak setuju " sudah jangan pulang dulu di sini saja dulu " ucap ayah dan suamiku mendukung ayah " iya kah yah, ari juga berdikir begitu tapi siska kekeh ingin pulang " ucap ari.


" ga apa yah biar ibu yang jaga " ucap ibu aku senang ibu membela " ya sudah terserah ibu saja " sahut ayah beranjak melihat cucunya yang sedang tidur.


Sudah pukul 10 malam " kak tutup saja " ucap bela karena sudah waktunya tutup " ya sudah kaka tutup ya " bagas langsung beres - beres menutup kafe.


" kak makasih ya nasi nya " ucap bela pergi.


Bagas pulang, sepanjang jalan memikirkan kakak nya tomy. begitu cantik dan seksi " kapan yah aku mendapat kan nya " ucap bagas dia begitu jatuh cinta pada kakak nya tomy.


Samoi rumah begitu sepi , masuk rumah ke kamar melihat film " andaikan aku begini sama kakanya tomy " fikiran nya kotor.

__ADS_1


Meraba punya nya rupanya sudah keras karwna nonton film sendiri di kamarnya " kok gw jadi inget kakak ipar ku " ucap bagas masih ingat rasanya begitu nikmat.


Akhirnya malam itu bagas melakukan nya sendiri.


__ADS_2