ADIK IPAR KU PEMUAS NAFSU KU

ADIK IPAR KU PEMUAS NAFSU KU
teman baru


__ADS_3

bagas rasanya gedeg banget sama tomy, dia sombong banget tapi dia membuat baga penasaran sejak bagas kenal di kafe si makin penasaran.


Sedang belajar pun bagas melihat tomy dia sangat memuakan. " awas lo ya " ucap bagas.


Pulang kuliah, ririn terlihat dengan pacara nya Rio bagas yang sebagai pacarnya yang ke dua langsung cemburu " sudah lah aku putuskan saja " ucap bagas tidak tahan melihat mereka begitu romantis di depan nya .


" oy !! bagas " ucap rio saat melihat bagas " rio, maaf ya gw sibuk mau kerja " ucapku langsung eorgi ingin sekali menjauh dari nya " dia kenapa?" tanya rio pada ririn .


di perjalanan terlihat tomy yang sepertinya menunggu bus pulang atau jemputan " oy ! yao gw anter sekalian gw juga mau kerja " ucap bagas namun tomy berlaga sok nolak " ga usah sana pergi jangan ganggu aku " ucap tomy padahal dia lama nunggu di situ " ya udah " bagas kembali menjalan kanya tapi tomy mencegah nya " tunggu !!! " sahut nya. Tomy langsung duduk dan bagas hanya senyum " sok keren nolak padahl ta rasa kesal nunggu " ucap bagas dalam hatinya.


Sementara aku di rumah mempersiapkan persalinan kelahiran ku dengan ibu di rumah " bu rasa melahirkan gimana ?" tanyaku penasaran " sakit banget sis tapi bahagia setelah anak kita lahir " ucap ibu, aku malah jadi takut mendengar nya.


" bu ! kok siska takut ya melahirkan jadi nya " ucap ku, ibu mendekatiku "nak kesempurnaan seorang perempuan adalah punya suami dan anak " ujar ibu menyemangati ku supaya tidak takut.


sedari tadi ibu melirik kamar bagas "bagas jam berapa pulang ?" tanya ibu dia begitu ingin bertemu dengan bagas " bagas pulang jam 11 malam bu " ucap ku .

__ADS_1


Sore hari ari pulang " siska abang pulang " ucap nya masuk rumah dengan wajah gembira hampir setiap hari ari pulang dengan senang, mungkin dia berfikir akan jadi seorang ayah sebentar lagi " eh ada ibu " ucap ari saat melihat ibu.


Sejak aku hamil ibu begitu baik bada ari tidak seperti dulu " ari , kamu sudah siap kan biaya persalinan nya " ucap ibu ingin tahu " iya bu, ari sudah siapkan tinggal nunggu hari H saja " sahut ari langsung makan seadanya karena aku gak masak .


Bagas jadi perbincangan cewek - cewek di kafe karena ketampanan nya " kak ada yang nitip surat buat kaka " ucap bela memebrikan surat, sudah sering bagas menerima surat namun tidka di bacanya karena selalu minta kenalan ketemuan.


Duduk di depan ku " hay ! " ucap seorang cewek cantik, bagas melayani nya " hay , sendiri saja " ucap bagas melihat tidak ada yang menemani nya " yah , aku pesan kopi latte dong " ucap nya bagas segera membuat nya .


Terlihat tomy datang duduk seperti biasa membaca buku sendiri " kua kenal siapa cowok dingin itu " ucap cewek di depan ku , dia melihat ku mantap tomy " gw ga kenal " ucap bagas .


akhirnya cewek cantik meninggalkan tomy, dan bagas tertawa saking dingin nya semua orang enggan mengajak nya bicara.tapi sepetinya tomy malah senang dia sendirian.


Hari sudah malam bagas menghampirinya " lo manusia kan ?" tanya bagas duduk di depan nya nmaun di cuekin nya, bagas kesla hingga dia mengambil buku yang di bacanya " hey jangan ganggu gw sana lo pergi " uacp tomy tapi bagas tidak memeberikan nya.


" kalo lo mau buku ini tunggu sampai ge pulang " ucap bagas . terpakasa tomy di kafe itu menunggu bagas .

__ADS_1


Namun bela dia begitu suka melihat tomy dan bagas " bela ayo tutup " ucap bagas karena sudah pukul 10 malam " iya kak sebentar " ucap bela sepertinya bela begitu suka di kafe saat tomy datang.


" kak dia kok belum pulang juga " ucap bela terus melihat nya duduk " biarkan saja dia sma kaka pulang " ucap bagas membuat bela begitu senang.


" Apa kak!! oh so sweet " ucap bela, bagas malah tertawa " apaan " ucap bagas pada bela.


" bela kalo mau pulang sudah pulang lah biar kaka yang tutup " ucap bagas dan bela pun pulang, terlihat tomy kesal " hey lo bantu gw " ucao baga pada tomy " apa!! gw banti lo , ga usah " sahut tomy tersenyum sinis dia pergi keluar menunggu di motor bagas.


Sedangakn aku di rumah emnunggu bagas begiti rindu diriku padanya , si brondong idaman ku dan genjotan nya begitu hebat namun rasanya perutku sudah besar kalo behubungan lagi takut kenapa kenapa .


" sia lagi apa sih kok belun tidur " ucap ari melihat ku nonton tv " lagi nunggu bagas bang " sahut ku mengusap ngusap perutku yang besar terasa sekali tendang bayi dalam perut ku.


" sudah lah jangan di tunggu kaya anak-anak saja di tunggu nanti juga pulang sendiri , ayo tidur " ucap ari membawaku ke kamar.


Bagas sudah beres menghampiri tomy yang duduk di motornya " hey, nih buku lo " ucap bagas memberikan buku nya " lo kenapa sih cuek amat " ucap bagas begitu ingin tahu " ya gw emang gini, kenapa lo ga suka ya udah sana pergi gw bisa pulang sendiri " ucap tomy berjalan ke pinggir jalan " gitu aja marah ayo aku antar ini dah malam " ucap bagas akhirnya tomy pun mau bersamanya swjak saat itu bagas dan tomy berteman cowok cool sedingin es tapi, bagas begitu penasaran dengan nya karena di tidak pernah terlihat bersama orang lain.

__ADS_1


__ADS_2