AELLA : SHORT STORY

AELLA : SHORT STORY
12


__ADS_3

...🍄 Happy Reading 🍄...


Prang !


CCTV yang di letak di Perpustakaan di pecahkan oleh seorang gadis.


" Ael , apa perlu kita ramai ramai begini ? Kan cuman ambil satu berkas aja Aell 🙂 " Suara bisik bisik dari vyvi terdengar di telinga Aella. Aella memutar bola matanya malas. Dari awal vyvi yang banyak mengeluh atas penyesalan nya yang mengikut Aella ke perpustakaan sekolah bima sakti


" Gue gak nyuruh lo ikut gue ya anjir , lo yang ngeyel mau ikut sama gue. " Ucap Aella. Sedetik kemudian dia tersenyum, kerana sudah menemukan pintu yang mereka cari. Sialnya , pintu tersebut di kunci.


" Udah gue dugong " ucap Vyvi


" Buka nih pintu " Titah Aella pada azwa. Azwa hanya menurut dan waw ! Gadis gadis tersebut sudah lengkap dengan peralatan untuk membuka pintu


" Buka nya jangan bersuara " Azwa memberikan alat tersebut pada Fira yang juga pandai membuka pintu yang terkunci. Fira mengangguk faham


30 menit mereka habiskan untuk membuka pintu tersebut dan kini mereka dengan santainya melangkahkan kaki masuk ke ruangan yang sempat terkunci


" ARGHHH " Terdengar jeritan keras dari Nisa yang nyaring. Nisa memang sengaja di tinggalkan di luar perpustakaan demi menjaga keamanan


" ITU VANESSA " bodohnya , vyvi yang sudah panik setengah mati malah teriak. Membuat vanessa mengalihkan perhatiannya di pintu perpustakaan


" Ini udah lari dari strategi yang di buat " Dialog Aella.


Sementara di sisi vanessa ? Gadis itu sedang tersenyum puas melihat keadaan Nisa yang pingsan. Kalau persoalan kalian vanessa sendiri menghadapi geng black monster? Jawabannya adalah tidak. Dia membawa 5 orang laki laki perkasa


Betapa terkejutnya Vanessa saat melihat pintu larangan itu kini terbuka

__ADS_1


" Cari mereka berempat " Tegas vanessa pada 5 orang lelaki tersebut


Aella , Fatih , Vyvi , Fira dan Azwa sudah bersembunyi. Mereka berpencar dengan trik sendiri


Teriakan pertama yang di dengar oleh Aella adalah Vyvi


Fira yang bersembunyi di kolong meja menahan suara tangisnya. Fira yang paling dekat dengan vyvi , mereka berdua bagaikan saudara yang tak bisa terpisah


Lain halnya dengan Azwa, Aella dan Fatih. Kini tujuan mereka bukanlah mengambil bukti bukti mereka hanya fokus menyelamatkan sahabat mereka


Tiga orang gadis itu berkumpul di satu ruangan , Tempat dimana Sinta di siksa. Mereka bertiga menyusun strategi untuk menyerang


Aella yang kini sudah melihat kelibat vanessa terus mendekap mulut gadis itu


Dia memasukkan vanessa di ruangan tempat sinta di siksa dan mengikat vanessa


Aella keluar dari ruangan itu. Menangkap Vanessa yang tadi hanya mengamati ruangan sambil mengendap ? Itu bukan lah hal yang sulit untuk Aella


Bugh !


Satu pukulan kayu terkena di belakang lelaki bertubuh tegap


Bugh !


" Dua " ucap Azwa


Bugh !

__ADS_1


" Tiga " Azwa terus menghabisi tiga orang laki laki tersebut tanpa cedera sedikitpun tapi alhasil , pada akhirnha , Azwa yang malah di pukul oleh seorang lelaki yang tegap juga , itu adalah teman teman laki laki yang dipukul oleh Azwa tadi


Fatih kelihatan marah. Melihat sepupunya, Azwa dipukul oleh lelaki asing itu


" LELAKI SIALANNN , BERANINYA LO PUK AZWA ! " Teriak Fatih, Dia memukul lelaki terakhir yang akan dia habisi berkali kali


" Weh anjir , gue belum pingsan " Azwa berdiri dan memberhentikan Fatih.


" Bukannya tadi lo di pukul ? "


" Gue lindungin diri gue guna temannya " Ucap Azwa santai


" Oke ikat mereka "


Azwa dan Fatih mengikat ke lima lelaki bertubuh tegap tersebut. Dan kemudian menemui Aella


" Jam berapa ? " Ucap Aella


" Ini baru jam 10 malam "


" Oke, sekarang. Fatih , lo pulang bawa vyvi dan yang lain. Gue dan azwa bakalan urus mereka. " Jelas Aella. Untung saja , mereka berlima ke sini memakai kereta jadi sangat gampang untuk menguruskan teman teman mereka yang pingsan


_°Skip°_


" Heuh akhirnya beres juga " Aella melap keringat yang membahasi pelipisnya


Sangat lelah untuk mengikat enam orang yang sudah mereka tangkap

__ADS_1


__ADS_2