
...🍄 Happy Reading 🍄...
Kini Aella sedang asik meminum nescafe dingin di Rooftoop. Ini adalah kebiasaan Aella ketika istirehat. Dia gak akan mungkin menggangu Gabriel apa lagi dulu dia sangat ingat kalau Gabriel sama sekali gak mau di ganggu ketika istirehat, makanya dia fikir Gabriel lagi asik bareng sama temannya
Black Monster ? Mereka tentu saja ada bersama Aella tapi mereka hanya diam tanpa ada yang ngomong sekalipun , mungkin kalau ngomong hanya hal penting. Kenapa ? Kerana itulah peraturan yang di buat Aella. Dia tidak suka orang yang terlalu bising
" AELLA ! GABRIEL JADI BAHAN BULLY " Satu kata yang membuat Aella langsung menoleh ke arah Vyvi
" Siapa yang kasih tau ? " Ucap Aella berusaha santai
" Gak tau , Dia di bully di kantin sekolah "
Aella menghempas kan kaleng minuman yang belum habis itu. Tatapannya berubah dingin membuatkan hawa di Rooftoop Semakin dingin
" Kalian tau kan kita harus apa? " Fira melihat teman temannya. Mereka membuntuti Aella yang sudah terlebih dahulu membuka langkah besar menuju kantin
" WOY LO APAIN GABRIEL " Suara Vyvi menggema di seluruh kantin
Semua orang memberi ruang untuk geng Black Monster' lewat . Mereka masih ingin hidup lama di dunia.
Mampus kakaknya datang weh
Wahh jadi ini geng Black Monster ? Semua nya cantik cantik
Beuhh idaman sejuta umat
Gabriel adiknya dari ketua black monster ?
Begitu lah bisikan bisikan dari para siswa siswi setelah melihat kehadiran black monster yang tidak pernah kelihatan di Kantin sekolah. Air dan minuman ? Mereka beli di luar sekolah. Hanya mereka yang mampu melakukan hal gila itu.
" Bawa kakak tengil lo ya ? " Seorang lelaki di samping Gabriel menatap remeh ke arah Aella
Geng Black Monster menatap mata lelaki tersebut dan mulai melangkah perlahan mengelilingi geng lelaki itu
Vyvi menolak kasar Gabriel agar lepasan antara tangan pria itu dan gabriel terlepas
" Dasar cupu bajingan ! " Ucap Fara sebelum akhirnya mereka menghabisi orang yang telah membully Gabriel. Membawa orang orang itu ke Rooftoop dan mengunci pintu Rooftoop dengan sangat kreatif . Gabriel juga di hirit oleh Vyvi
" Dia tumbuk lo berapa kali ? " Tanya Aella serius ke Gabriel
" du - "
" JUJUR GABRIEL! " Marah Aella
" lima kali " Gabriel menunduk takut. Sementara aella sudah menggulung pergelangan tangannya sampai ke siku dan
BUGH ! BUGH ! BUGH !
Suara tumbukan yang lebih dari lima kali menggema di seluruh ruangan RoofToop. Kini , ketua dari geng geng Pembully gabriel sudah tidak bermaya
" Lo sentuh sedikit wajah Gabriel lagi setelah ini. " Aella menginjak keras pipi laki laki itu sementara gabriel sudah menutup matanya
__ADS_1
" Maka , itu hari terakhir lo melihat tangan lo yang najis ini " Ke lima sahabat Aella menginjak tangan yang udah masukin ladah di mulut gabriel
Satu sudut bibir Aella terangkat membentuk 'smirk'
" Ingat itu baik baik " Geng Black Monster akhirnya membawa Gabriel pergi jauh dari RoofToop
-
Kini, Gavino, Vano , Azka dan Xavier sudah berada di kelas. Mereka saling menceritakan tentang Pacar mereka masing masing
" Btw az , Lu udah tau belum kalau Gabriel kembarannya Aella "
Manik mata hitam pekat milik Azka beralih melihat Vano , pacarnya Fara.
" Masa sih, Aella punya kembar. Kok gak tau? " Gavino pula membuka suara
" Iya, Itu semua kerana Gabriel yang gak mau ketahuan kalau Aella yang kasar adalah kembaran nya. Gabriel takut kakaknya malu" jelas Xavier yang juga tahu sedikit tentang Gabriel
" Siapa yang lo bilang kasar Xav ? " Azka menatap manik mata Xavier
" E ehhh.. maap maap mulut gue typo " Xavier segera menutup mulutnya menggunakan tangan.
" Azka kalau sama Aella manja banget sekainya sama temannya sendiri beuhh kayak mau bunuh orang aja tatapannya " Vano bersuara. Membuat kan azka berdecak kesal
" Yaiyalah gue manja , kan itu pacar gue. Apaguna nya pacaran kalau gak jadi bucin "
Gavino segera mengangguk. Padahal diri sendiri saja jomblo
" Gue setuju ! " Ucap gavino semangat
" Mulut lo jangan jahat banget napaa "
Semua mentertawakan Gavino yang sedang membuat muka di buat buat sedih sebelum akhirnya guru memasuki kelas mereka
Pak Burhan mengetuk pintu kelas membuatkan semua murid melihat pak burhan seketika
" Bapak mau mencari yang namanya Aella , Fira , Vyvi , Waza , Fatih dan Nisa ! Sila keluar sekarang "
Azka memberi isyarat mata pada vano. Jangan kasih tau dimana kelasnya Aella
Begitu lah kira kira maksud Azka . Tapi Gavino malah bersuara duluan
" Mereka di kelas sebelah pak ! "
Ucap gavino semangat
" Kurang ajar " gumam Azka
" Lo mau menyembunyikan gimana pun mereka tetap akan di temukan az " Pujuk gavino. Sebenarnya itu semua memang Fakta
" Oh iya , Azka dan Vano. Silahkan tunggu di ruang BK "
__ADS_1
Vano dan Azka berdiri lalu menanyakan pada Pak burhan kenapa mereka juga harus ikut pak burhan bilang kalau buk guru Jinnie yang mau keremuan sama mereka. Mereka sudah di lantik menjadi anggota TSN yang kepanjangan nya adalah ( Tanpa Siswa siswi Nakal ).
Vano dan Azka mengangkat satu sudut bibir. Niat mereka memasuki anggota TSN adalah biar bisa membantu pacar mereka lari dari cengkaman BK
-
Geng black monster kini duduk sambil kaki disilangkan di sofa ruangan BK
Azka hanya melihat tingkah Aella. Membuatkan dia tersenyum senyum. Aella tampak imut jika dia serius , menurut Azka. Begitu juga Vano yang melihat Fira
Sementara teman teman geng black monster yang jomblo mulai risih dengan kehadiran cowok Aella dan Fira
" Kenapa mereka harus ke sini juga sih pak? " Ucap Vyvi yang memberanikan diri menanyakan hal itu ke Pak burhan
" Kamu nanyeak ? " Ucap Vano membuat kesal vyvi
" Diam di tempat. Udah buat salah masih saja bersikap santai" Ucap pak burhan
" Sekarang saya tanya ke kalian kenapa kalian pukul anak kepala sekolah. Mau di buang sekolah kalian ? "
Hawa dingin mulai mencengram kerana tatapan dari Aella melihat pak burhan
" Kenapa kamu lihat saya kayak gitu Aella? Mau nakutin saya "
Waza yang tidak bisa menahan rasa sakit hatinya pun langsung membuka bicara
" Saya rasa tatapan nya b saja. Dan begitupun dengan siswa siswi yang ada di ruangan ini sekarang. Hanya pak burhan yang merasa di takut takut kan "
Vyvi mendekap mulutnya. Wajahnya di buat buat kaget.
" Ku kira suhu ternyata.. "
" CUPU " sambung mereka berlima
Aella menunjukkan senyum kemenangan nya di depan pak burhan
" Diam kalian ! Nama kalian ini sudah di masukkan di area merah. Itu namanya kalian adalah murid yang paling buruk tingkah nya di sekolah. Kamu juga Aella, kamu sudah bikin semua murid kecewa sama sikap mu ! Kamu pintar tapi sayangnya kamu nakal " marah pak burhan
" Oh ya ? " Aella mendekat ke arah pak burhan. Dia menunjukkan kertas yang sudah siap di tulis oleh vyvi dari tadi, Kertas itu membuatkan pak burhan menghela nafas kasar
Para black monster tersenyum. Mereka tahu ketua mereka gak akan mau bicara terang terangan tentang 'hal itu' apalagi di sini terang terangan ada Pacar Aella dan pacarnya Fira
" Kalian boleh keluar " Vyvi melompat kegirangan
" Jangan lupa padam nama kita yang udah di tandain merah yaa " ucap Waza semangat
" Wahh kalian kemrenn " Ucap Vano ketika sudah sampai di luar ruangan BK
" Kita langsung pulang ? "
" Iya , kan ini tinggal 2 menit lagi "
__ADS_1
" Tapi kan tas kita masih di kelas"
" Tinggal di ambil apa susahnya"