
...π Happy Reading π...
Di awal pagi dapur sudah berisik dengan suara pertengkaran antara Gabriel dan Vyvi
Vyvi yang tidak membenarkan Gabriel memasak dan gabriel yang ngotot ingin memasak
" Kembalikan sendoknya gabriel ! Gue bisa bisa di marahin Aella kalau lo lecet di dapur ini "
Gabriel memutar bola mata nya malas. Dia tahu alasan Aella yang tidak membenarkannya memasak. Dulu ketika Aella mengajar Gabriel caranya memasak minyak panas terkena ke muka Gabriel dan gabriel menangis kerana luka itu menjadi kurap di mukanya
" Kenapa nih berisik banget ?! " Ucap Aella yang baru turun dari kamarnya
" Gabriel nih ngotot banget ke gue mau masak "
" Nggak ! Gabriel ke ruang tamu sekarang " Tegas Aella. Gabriel mendengus geram
" Gue udah tau masak Aell . Waktu lo keluar rumah , gue yang masak buat daddy sama mommy " Manik mata gabriel menatap mata hazel Aella
" Yasudah " ucap Aella tidak ingin memperpanjang masalahnya dengan Gabriel
Senyum gabriel mengembang. Lesung pipinya terlihat membuatkan laki laki itu kelihatan tampan
" Sana ! " Gabriel mendorong perlahan tubuh mungil Vyvi
Gabriel kurang ajarΒ umpat vyvi dalam hati
-
Aella duduk di sofa sambil tersenyum manis menatap isi chet nya dengan Azka, pacar Aella
" Kembar gue cantik deh kalau senyum " Suara baritone milik Gabriel menyapa Aella. Sekali kali Aella di suapi Gabriel sandwich
" Kayak pacaran aja kalian. Tapi kembar " Fira memerhatikan tingkah ke dua kembar tersebut
" Ck , kalau kita gak kembar. Gue gak mau deh pacaran sama ni orang " Gabriel membuang muka
" Gue juga gak mau " Aella berpeluk tubuh ikut membuang muka juga
Fira dan anggota Black Monster yang lain ikut mentertawakan tingkah si kembar
" Btw di antara kalian siapa yang lebih tua ? Maksud gue siapa yang lahir duluan " Soal Nisa tiba tiba
" Gue duluan " Ucap Gabriel semangat
" Gak , gue yang duluan. Buktinya , gue lebih berani dari lo "
Gabriel mendengus geram
" Iya soalnya lu malu malu pas mau keluar , jadi nya lo ngedorong gue " Ucap Aella di iringi dengan candaannya
Semua yang berada di sana ketawa terbahak bahak mendengarkan cerita Aella
" Guys kita hari ini gue mau kencan sama Vano "
Heboh Fira tiba tiba saat tawa geng Black Monster meluntur
" Beruntung banget punya pacar " Ucap azwa
Fira menunjukkan deretan giginya.
" Sksks gue salting njir , di ajak kencan buat pertama kalinya. Yaudah bye gue mau siap siap dulu "
Fira ke kamarnya semangat
" Kelakuan bestie ku.. " Ucap Vyvi menggantung ayat nya yang lansung mendapat tatapan (?) dari teman temannya
__ADS_1
" Kayak monyet "
Aella membuang muka. Vyvi suka banget bikin orang penasaran kayak Gabriel
" Azka gak bawa lo kencan ? " Tanya Gabriel tiba tiba
" Kepo ! " Ketus Aella
" Jadi cewek gak boleh garang garang " Nasihat Gabriel pada Aella. Namun gadis itu hanya memandang tak suka pada Gabriel
" Jidi ciwi gik bili giring giring " Ucap Aella. Bola matanya di putar malas
" Oh iya , tadi malam gabriel tidur di mana Aell ? Kan di markas ini cuma ada 6 kamar " soal azwa penasaran
" Dia turu di sofa balkon " mata Aella masih belum lari pada HP. Dia lagi chet an sama Azka
" Hm " gumam Azwa
πͺπͺπͺ
Sedang fokus membaca novel berjudul `Luka' tiba tiba Aella di kejutkan dengan suara deringan telefon nya.
Terdengar keluhan berat dari bibir Aella Nama kontak 'Mommy' tertera di layar screen HP. Sebaik sahaja panggilan terjawab terdengar suara Starla dari sebrang sana
" Aella , Kamu dimana ? Gabriel dan kamu kenapa gak pulang pulang dari semalam ?! "
" Kenapa ? Bukannya mommy sama daddy gak mau aku pulang ya ? " Sindir Aella.
" Diam , jangan melawan ! Hari ini kamu dan adik kamu bakal saya balikkan ke panti " Ucap Starla dengan suara yang cukup jelas.
Aella dan Gabriel adalah anak angkat. Starla mengadopsi mereka sebagai 'anak pancingan'.
" Aku gak mau balik ke panti ! "
" Yasudah jika tidak mau. Ambil barang barang kalian di rumah ini, Saya gak mau lihat muka kalian lagi "
Tub !
Panggilan dimatikan.
" Aella " Ucap Gabriel. Dia sudah mendengar semuanya, dari awal hingga akhir
" Gabriel gak mau pulang ke panti Aell " Tangis gabriel pecah saat itu juga.
" Kita gak akan pulang ke panti. Lihat markas ini riel , Ini akan menjadi rumah kita. Oke ? "
Aella menenangkan gabriel. Umur mereka belum cukup 18. Maksudnya , mereka belum ulang tahun. Jadi Panti Asuhan akan menerima mereka
" T-tapi kalau ini jadi rumah kita. Markas black monster gak akan ada Aell " Gabriel masih sesenggukan
" Black Monster kan ada dua markas. Ini hanya second markas Gabriel ! "
Aella memeluk Gabriel.
" Gue gak bakalan bawa lo semula ke tempat bangs*t itu "
Gumam Aella. Tempat bangs*t yang di maksud Aella adalah Panti Asuhan yang pernah ia tinggali bersama kembarannya. Di sana mereka tersiksa , Mereka di dera oleh penjaga di sana. Melaporkan panti itu ? Ketua penjaga Panti itu bahkan lebih jago menyembunyikan semuanya yang berkaitan Panti Cristal
" Lo mau ketemu Mommy buat terakhir kalinya ? "
Gabriel menggelengkan kepalanya. 'Tidak akan !'
" Aell , selama ini lo gak ada niat Untuk mencari tentang keluarga Asli kita ? "
Gabriel meleraikan pelukan Aella. Dan menatap Aella penuh harapan
__ADS_1
" Hm.. gue ada mencari beberapa informasi tentang keluarga asli kita tahun lalu. Tapi Hasilnya Nihil "
Aella menatap sendu kembarannya.
" Lagipun Riel , Kalau orang tua kandung kita masih ada. Kenapa coba kita di letak di panti ? "
Aella membuka jalan fikir Gabriel
" Iya juga sih, Tapi firasat gue kayak orang tua asli kita tu masih ada "
" Mungkin itu cuma perasaan lo "
Aella berdiri dan beralih mencari perkerja pribadi Black Monster.
" Tolong ambil kan barang barang gue yang penting di alamat ****. " Setelah itu Aella ke ruang tamu lagi dan sambung menonton tv
" Aell , kok cewek itu gak ada semalam ? "
Gabriel menatap cewek berwajah cuek itu. Apa mungkin jika sudah menjadi kalangan Black Monster muka 'seseorang' akan semenyeramkan itu ?
" Dia Ana , Teman sekelas lo kan ? "
Terlihat pipi Gabriel memerah dan laki laki itu langsung salah tingkah
" K kok tau A aell ? "
Aella mengangkat satu sudut bibirnya
" Ana cocok jadi adik ipar "
Aella menguatkan suaranya sehingga Ana yang tak jauh dari sana tersenyum malu
Gabriel segera menutup mulut Aella.
" ih aell , aku gak pernah suka Ana ! "
" Idih si Najis.. Siapa yaa yang di HP nya ada banyak gambar Ana "
Aella tersenyum meledek. Dia senang dapat mengerjai kembarnya.
" Pacaran aja sana sama Ana. Kamu kan juga jomblo "
" A-aku gak suka cewek muka cuek kayak Ana "
Kerana penasaran dengan kebohongan gabriel. Aella menanyakan cewek seperti apa yang Gabriel suka
" Seperti V-vyvi "
" Wahhh awas aja lo , gue bakalan kasih tau ke vyvi lo naksir sama dia "
Mata Gabriel membulat sempurna
" Ihhh aku bercanda Aell ! Aku gak suka vyvi "
" Apa jangan jangan lo belok ya ? "
Cukup sudah ! Airmata Gabriel kini membendung. Senyum Aella mengembang
Dia suka Gabriel yang menangis kerana ulahnya. Tapi giliran orang yang membuat Gabriel menangis dia tidak terima
" Hiks..a aku gak belok..hiks .. hiks.. "
" iihhh ganteng ganteng kok cengeng "
Muka Gabriel memerah akibat menangis
__ADS_1
" Lo yang buat gue nangis Aell.. hiks, hiks "Aella ketawa terbahak bahak melihat tingkah Gabriel yang sangat gampang menangis