
...🍄 Happy Reading 🍄...
Senyum Aella mengembang saat melihat motor Azka terparking di rumahnya.
Aella dua hari yang lalu telah membeli rumah minimalis agar misinya berjalan mulus. Tanpa di ketahui oleh rakan rakan sekolah nya ataupun guru guru
Kehilangan Dua guru tersebut telah menjadi tanda tanya untuk se isi sekolah. Tapi yang paling membuat Aella senang ialah keluarga terdekat maupun rakan sekerja Jinnie dan Burhan tidak membuat sebarang aduan di kantor polisi. Kerana kasus kematian Sinta yang mengingatkan mereka pada saat itu
" Good morning Aell "Ucap Azka memakaikan Aella helm. Pipi Aella merona merah.
AZKA GANTENG ARGHHH Dialog gadis itu dalam hati. Jantung Aella sudah tidak bisa di bawa kompromi
" Giliran sama ayangnya langsung berubah jadi peri kebaikan tanpa satu dosa pun " Ucap Vyvi menatap kepergian Aella dan sang pacar
Di jalan ..
" Aell , tiga hari lagi ulang tahun mu kan ? "
Aella mengangguk. Walaupun Aella kelihatan cuek ke semua orang. Dia tidak pernah bersikap cuek dan kasar pada Azka
" Ntar aku kasih kue bentuk muka monyet ya Aell ? " Ucap azka bercanda
Tapi Aella malah memasang muka cemberut. Airmata Aella terbendung saat itu membuat azka panik setengah mati
__ADS_1
" Aku imut imut gini kok di kasih kue monyet sih Az " Aella memeluk azka yang sedang menyetir motor.
Pura pura nangis di depan ayang itu harus
Peluk ayang itu Bonus HAHAHAHA
Aella memerengkan kepalanya saat memeluk azka. Takut senyum nya terlihat
Azka memberhentikan motornya saat sudah sampai di sekolah
" Bocil jangan nangis dong.. Aku kan cuman bercanda Aell " Azka menyeka airmata Aella. dan beberapa detik setelahnya , Dia mencubit pipi sang pacar gemas
Hanya Aella yang membuat dia gembira. Hanya satu gadis itu yang bisa membuat Azka panik , Khawatir sedih dan gembira
Begitupun Aella yang sedang menatap manik mata azka.
deg..deg..
Azka terkekeh. Dia menggendeng tangan Aella dan memasuki sekolah
" Bye azka " Ucap Aella yang sudah di depan kelas Azka. Aella tersenyum pada azka.
dia terpaksa seperti menghantar Azka kerana kelas azka berada di hadapan kelas Aella. Selang dua kelas maksudnya barulah sampai di kelas Aella
__ADS_1
Senyum Aella luntur ketika dia sudah melepasi kelas Aella
Aella berjalan santai di koridor. Walaupun udah jam 8. Seharusnya jam masuk kelas ialah jam 7
benar benar murid pemberontak
" Eh Aella udah sampai. " Ucap geng black Monster yang terlihat bermain Laptop
" Aell , sini " Panggil vyvi. Sementara awal pagi Jamkos Mereka menyatukan meja dan mengelilingi Laptop tersebut
" Lihat bok*p di kelas gak boleh " Ucap Aella santai
" Astaga Anak muda Aella. Otakmu habis di tinggalkan di mana ? Ini bukan bok*p. Ini Komik episode baru yang di terbitkan kemarin"
" Sialan " Maki Aella yang telah malu sendiri. Dia fikir teman teman nya menonton Bok*p
" Mau nonton itu lo Aell ? " Ucap Vyvi si paling semangat. Dia melihat Aella sambil menaik turun kan kedua alisnya
" Najis " Ucap Aella lalu beberapa detik setelahnya dia mendekat ke teman temannya untuk membaca komik melalui Laptop
Mereka tertawa , sedih dan marah membaca Komik itu. Mana tidaknya ? ketika Seorang gadis yang menikung temannya sendiri lalu temannya yang bodoh malah bunuh diri
" Kalau gue sih , Mending bunuh sahabat nya aja " Ucap Fira
__ADS_1
" Iya , gak ada gunanya temanan sama orang seperti itu " Sokong Aella yang juga turut emosi dengan komiknya
Seisi ruangan menjadi sepi semula apabila Buk guru bahasa indonesia mereka datang