
"Gue bertanya kepada Seyran, tapi dia sempat ketakutan ketika melihat Gue masuk ke dalam kamarnya." jelas Aldebara dan terdiam sejenak? Lalu Nakula bertanya, ketika Aldebara terdiam.
"Lalu? Apa yang Seyran bicarakan, apa dia memberi penjelasan kepada elo?" tanya Nakula.
Aldebara mengagukan kepalanya. Lalu meghela nafasnya. Sebenarnya Aldebara tidak mau membahas tentang masalah Pe******n waktu itu.
Tapi menurut Aldebara? Nakula wajib megetahui kondisi adiknya yang sebenarnya. Aldebara, akhirnya menceritaka semuanya yang di ucapkan oleh Seyran.
"Alasan Seyran meghindari Gue? Dia tidak mau cari masalah lagi, dengan orang-orang yang pernah mem****nya? Masalah pem***ian Seyran, sepertinya Memang ada hubungannya dengan Gue." ucap Aldebara.
Nakula megkerutkan Dahinya? Kenapa Aldebara tiba-tiba, meyebut dirinya ikut terseret dengan permasalaha Pe******n Seyran.
"Maksud Elo, apa Al? Kenapa Elo bisa, ikut terseret masalah pe******n Seyran waktu itu?" Nakula bertanya kepada Aldebara. Setelah itu Aldebara pun menjelaskan apa yang di ucapkan oleh Seyran tadi.
"Ya? Ketika Gue bertanya kepada Seyran? Tubuh Seyran bergetar ketakutan! Lalu Gue mencoba menenagkannya dan setelah sekiranya Dia tenang. Baru Gue bisa membujuknya secara perlahan. Akhirnya Seyran pun bisa tenang dan menjelaskan semuanya." jelas Aldebara. Sebenarnya tadi Aldebara, sempat tidak tega memaksa Seyran untuk berbicara? Tapi Aldebara ingin meyelesaikan masalahnya.
Nakula menghela nafasnya lalu menatap Aldebara denga Serius! Nakula pun akhirnya bertanya kembali.
"Apakah, setelah itu Seyran masih ketakutan ketika sudah menceritakan permasalaha kalian." ucap Nakula. Aldebara mengagukan kepalanya dan menjelaskan semuanya.
"Ya? Setelah Seyran menjelaskan semuanya dia mulai tenang dan tidak ketakutan lagi melihat Gue? Kula, sepertinya Seyran masih sering mimpi buruk." ucap Aldebara.
"Apa Mimpi buruk?" jawab Nakula kaget. Aldebara mengagukan kepalanya.
"Seyran menceritakan? Bahwa dirinya masih sering mendapat ancaman lewat telphone. Mugkin karna itulah Seyran masih sering mimpi buruk. Dan pura- pura baik-baik saja di hadapan kalian." jelas Aldebara.
"Jadi selama ini Seyran meyembuyikan traumanya?" tanya Nakula dengan sendu.
Aldebara mengaguk dan menepuk bahu Nakula. Aldebara memberikan semangat untuk Nakula.
"Lebih semangat lagi, untuk kesembuhan Seyran. Mungkin saja Seyran punya alasan, kenapa dia terlihat baik-baik saja di depan semua orang." Ucap Aldebara menenangkan sahabatbya yang sangat menghawatirkan adik bugsunya.
__ADS_1
"Elo bener Al? Seyran gadis yang kuat. Pasti Seyran punya alasan kenapa Dia tidak memberitahu Gue. Masalah traumanya," Nakula sangat khawatir jika terjadi sesuatu kepada Seyran.
Nakula akan selalu memberikan yang terbaik untuk Seyra. Apapun yang Seyran ingin kan pasti akan di turuti oleh Aldebara. Setelah itu Nakula bertanya kepada Aldebara! Orang yang masih sering menelpon Seyran dan apa Sebenarnya yang di inginkan orang itu.
"Al? Apa Seyran memberi tahu Elo. Apa yang di inginkan orang itu." Nakula sangat marah mendengar pem***i itu masih berkeliaran dan masih berani meneror Seyran.
Aldebara tahu sahabatnya itu sedang menahan emosi? Aldebara pun akhirnya menjelaskan alasan orang itu masih meneror Seyran.
"Kula, gue tahu Elo sangat emosi mendegarnya? Sebenarnya Gue ragu-ragu untuk memberi tahu Elo." Aldebara tidak mau sahabatnya salah paham pada dirinya juga. Yang terlibat dengan Pe******n yang Seyran alami.
"Al jelaskan dengan secara ditel. Gue benar-benar bingung Al," Aldebara pun menghela nafasnya dan mulai menceritakannya.
"Alasan Seyran terus meghindari Gue? Seyran harus menjauhi dari Gue. Seyran menceritakan, ada salah satu siswi yang masih menerornya. Jika Seyran masih tetap berdekatan dengan Gue. Sisiwi itu akan bertindak lebih dari apa yang kemari Seyran dapatkan." Aldebara berkata jujur karena dia tidak mau ada salah paham di antara mereka. Sedagkan Nakula di buat kaget dan menjawab ucapan Aldebara.
Dengan wajah penuh emosi, Nakula sangat marah. Nakula merasa bodoh kenapa, sampai tidak tahu kondisi adiknya sendiri.
"Kenapa Cewe itu berani sekali mengacam keturunan Aditama. Apakah dia tidak takut m**i," tanya Nakula. Aldebara mengagkat kedua bahunya.
Aldebara ingin mencari tahu pelaku sebenarnya! Yang me****i Seyran. Yang membuat Aldebara bingung? Seyran mengatakan, dia tidak mau menjadi perusak hubungan orang lain.
Aldebara, mencoba menceritakan semua yang di ucapkan oleh Seyran kepada Nakula.
"Kula! Yang Gue sangat bingung. Siswi yang mengacam Seyran? Menuduh Seyran merebut kekasih dari Kakaknya," Aldebara, terseyum kecut dia benar-benar di buat binggun.
Sekarang Aldebara penasaran siapa, Kakak yang di maksud siswi itu. Karena selama ini Aldebara tidak pernah mempuyai pacar.
Tapi, Aldebara memang menyukai seseorang? Selama dua tahun ini, Aldebara meyukai teman kuliahnya yang bernama Keysya. Tapi Aldebara tidak menjalin hubungan yang special dengan Keysya. Dia hanya mengagumi Keysya dan mencoba memendam perasaanya.
Aldebara mengagumi sosok Keysya yang baik pintar dan lemah lembut. Aldebara tidak bisa menjalani hubungannya, karena mempuyai tanggung Jawab yang sangat besar sebagai anak tunggal.
Ya? Setelah Aldebara berkuliah dua tahun di Indonesia. Aldebara harus melanjutkan kuliahnya di luar negri, supaya dirinya bisa memimpin perusahan besar milik keluarganya.
__ADS_1
Termasuk juga Nakula yang harus melanjutkan kuliahnya di luar negri untuk membantu Daddy nya di perusahaan.
Setelah itu Aldebara mengusulkan keiginannya, untuk mencari tahu akar dari masalah Seyran.
"Kula, sepertinya Gue harus mencari tahu sendiri. Siapa dalang di balik Pe******n Seyran? Gue harus menemukan siswi itu dan mencari tahu kebenaranya." ucap Aldebara.
"Eloh benar Al? Sepertinya ada seseorang yang sengaja ingin menyakiti Seyran. Yang Gue heran kenapa waktu itu yang jadi tersagka hanya dua orang laki-laki itu." Ucap Nakula bingung. Setelah itu Aldebara pun menjawab.
"Iya? Dan ketika mereka di minta keterangan. Mereka tidak meyebutkan pihak lain? Dan yang lebih anehnya lagi. CCTV di belakang sekolah mati dan tidak bisa di cek." jawab Aldebara dan berpikir serius.
"Bisa jadi, CCTV itu memang sengaja di matikan oleh pelaku. Tadi Seyran mengataka pada Elo salah satu siswi kan. Berarti tidak yang mem***i Seyran bukan hanya satu siswi, mugkin bisa saja lebih." Ucap Nakula.
Aldebara mengagukan kepalanya? Aldebara dan Nakula, untuk sekarang tidak bisa berbuat apa-apa. Karena mereka tidak mempuyai kekuasaan apa-apa. Walapun keluarga keduanya bergelimanga harta. Mereka tidak bisa memakai uang itu untuk mencari tahu kebenaran tentang Pe******n Seyran. Dan kasusnya pun sudah di tutup. Karena pelaku masih di bawah umur.
Nakula menatap Aldebara, Lalu Nakula meminta Maaf kepada Aldebara karena tadi sempat emosi.
"Al? Sorry tadi Gue, marah-marah sama Eloh." Ucap Nakula.
Aldebara meghela nafasnya dan terseyum pada Nakula. Walaupun mereka sering bertengkar tapi mereka saling menyayangi. Pertegkaran mereka tidak akan pernah lama! Dulu jika Aldebaran dan Nakula bertengkar? Yang memisahkan mereka adalah Seyran.
Tapi semenjak kejadian itu. Seyran lebih banyak diam walapun kondisinya belum sepenuhnya pulih. Sekarang Seyran, sedikit demi sedikit mau keluar dari kamarnya.
Aldebaran pun menepuk punggung Nakula. Dan memaafkan Nakula.
"Iya Bro? Engga apa-apa. Tadi Gue cuman takut, Eloh bertingkah jauh," jelas Aldebaran.
"Iya Gue tau. Pokok thanks banget Brother. Eloh udah khawatir sama Gue!" ucap Nakula penuh terimakasih. Nakula kembali bertanya kepada Aldebaran.
"Oh iya Al, kita jadi pergo? Apa mau di rumah aja?" tanya Nakula.
"Jadi lah? Keysya udah menungu kita di Cafe Mall. Eloh gimana sieh Gue datang kesini buat apa." Ucap Aldebara. Nakula pun akhirnya pergi ke kamar Mandi untuk menganti baju.
__ADS_1