
Daddy Kenan, memukul meja yang berada di Depannya. Beliau tidak suka jika orang yang di ajak bicara tidak meresponnya.
"Kenapa kalian diam saja? Cepat katakan apa yang kalian bicarakan tadi?" Daddy Kenan terlihat sangat marah.
Akhirnya Nakula, menceritakan apa yang sedang mereka bicarakan ketika di dalam kamar. Daddy Kenan mengepalkan kedua tangannya.
(Cerita Nakula ada di Bab 6 ya? Readers pasti udah tau kan apa yang di obrolan Nakula dan Aldebaran.)
"Hanya itu yang kami bicarakan Dad," Ucap Nakula sambil menundukkan kepalanya.
Daddy Kenan menatap Aldebaran? Daddy Kenan, mengigat diary milik Seyran. Yang tadi malam beliau baca! Bertapa Seyran mengagumi seorang Aldebaran. Sampai Seyran meyebut Aldebaran adalah Cinta sejatinya. Daddy Kenan menghela nafasnya, lalu bertanya kepada Aldebaran.
"Al? Daddy ingin bertanya kepadamu?"
Aldebara melirik ke arah Nakula. Ketika Daddy Kenan berkata? Lalu Nakula menyenggol tangan Aldebara dan memberi kode kepada Aldebara, untuk menjawab pertanyaan dari Daddynya.
"Iya Dad? Daddy ingin bertanya apa?" jawab Aldebara.
"Al? Apakah kamu tidak, ada rasa sedikit pun untuk Seyran." tanya Daddy Kenan. Sambil menatap Aldebara yang duduk di sofa.
Lalu Daddy Kenan, membalikan badannya dan berjalan menuju jendela besar? Yang menghadap ke danau kecil. Yang berada di taman belakang Rumah keluarga Aditama. Daddy Kenan bertanya sekali lagi? Sambil menatap ke arah luar.
"Aldebara? Sekali lagi Daddy tanya sama Kamu? Apakah kamu tidak bisa membuka hati untuk Seyran." tanya Daddy Kenan tegas.
Nakula menyenggol tangan Aldebara. Dengan isarat matanya! Nakula menyuruh Aldebara menjawab pertanyaan sang Daddy.
Aldebara menghela nafasnya. Aldebara kesulitan untuk menjawab pertanyaan dari Daddy Kenan? Ketika beliau menanyakan perasaannya kepada Seyran. Jujur, Aldebara tidak ada perasaan yang special kepada Seyran? Aldebara hanya menganggap Seyran seperti adik kandungnya sendiri.
"Maaf Dad? Al hanya menganggap Seyran, seperti Adik Al sendiri dan apa yang di ceritakan oleh Nakula! Semuanya memang benar." Jelas Aldebara tegas.
"Kenapa kamu tidak bisa membuka hati untuk Seyran? Padahal Seyran. cantik, baik, dan juga penurut! Kalian tumbuh bersama? Sejak kalian kecil. Perlakuan mu melindungi Seyran. Sangat membuat hati Seyran, menganggap kamu bukan sebagai Kakaknya? Tapi menganggap kamu seseorang yang special di hatinya." jelas Daddy Kenan. Kepada Aldebara.
__ADS_1
Aldebara membulatkan matanya ketika mendengar ucapan dari Daddy Kenan? Dia tidak menyangka jika Seyran? Menganggapnya Sebagai seorang pria bukan seorang Kakak. Aldebara tidak mau menjadi salah paham. Lalu memberi tahu Daddy Kenan. Jika dirinya benar-benar sangat mencintai gadis yang tengah dekat dengan dirinya.
"Maaf Dad? Al tidak bisa membalas perasan Seyran? Aldebara sangat mencintai gadis itu dan Al sangat mencintainya." ucap Aldebara yang menolak keinginan Daddy Kenan.
Daddy Kenan? Bungkam, setelah mendengar ucapan Aldebara. Daddy Kenan, mengepalkan kedua tangannya dan langsung pergi meninggalkan merek, yang ada di ruang keluarga? Mommy Sya, memandang Nakula dan Aldebaran dengan wajah sendu.
Aldebara bertanya kepada Nakula?
"Kula? Maaf, Aku tidak bisa membalas perasaan Seyran. Aku menyayangi Seyran, ketika masih dalam kandungan Mommy Syafira?" ucap Aldebara. Kepada Nakula yang masih terdiam.
Sejak tadi Nakula memikirkan apa yang membuat Seyran marah? Dan sekarang, Nakula mulai mengerti Kenapa Seyran sangat marah. Nakula menatap Aldebara? Lalu menyuruh Aldebara untuk pulang terlebih dahulu.
"Al? lebih baik kamu pulang terlebih dahulu. Aku akan meyelesaikan masalah ini." ucap Nakula dan menyuruh Aldebara untuk segera pulang. Aldebara tidak menolak dan lagsung pergi.
.
.
.
Daddy Kenan sangat menyayangi kedua anaknya. Apapun yang di inginkan mereka? Daddy Kenan, pasti akan menurutinya.
"Sey? Buka pintunya Baby. Jangan bikin Daddy sedih? Ayo Buka pintunya, semuanya bisa di bicara baik-baik." Daddy Kenan terus saja mengetuk pintu.
Daddy Kenan takut jika terjadi sesuatu kepada Seyran? Karena Seyran baru sembuh dari rasa traumanya. Lalu Daddy Kenan menyuruh Maid, memangil para Bodyguardnya.
Mommy Sya menatap raut wajah sang Suami yang begitu sangat khawatir. Lalu Mommy Sya menenangkan sang Suami.
"Dad? Tenangkan dirimu. Kita harus yakin Seyran akan baik-baik saja." Sambil berlinang air mata. Mommy Sya menenangkan sang Suami.
Sebenarnya Mommy Sya, juga sangat khawatir. Tapi Mommy Sya mencoba untuk tegar. Daddy Kenan hanya menatap Sang istri sekilas dan fokus ke pintu kamar Seyran.
__ADS_1
Sepuluh menit kemudian! Empat Bodyguard keluarga Aditama pun sudah datang. Lalu Daddy Kenan menyuruh Bodyguard itu untuk mendobrak pintu besar itu.
"Kalian cepat dobrak pintu ini?" Teriak Daddy Kenan.
Tanpa berlama-lama para Bodyguard itu pun mencoba mendobrak pintu besar itu.
"Brukk...brukkk...brukkk...?"
Seyran yang masih menangis, sambil memeluk lututnya pun mengalihkan pandangannya ke arah pintu yang di coba untuk di dobrak oleh Sang Daddy.
Seyran turun dari tempat tidurnya. Dan melangkahkan Kakinya menuju kamar mandi. Seyran menatap dirinya yang sangat menyedihkan. Karena Seyran terlalu berharap kepada Aldebara! Yang sekaran membuat hatinya sangat hancur? Ternyata Aldebara, menyukai perempuan lain dan bukan dirinya.
Tatapan Seyran teralih pada bathtub di belakangnya. Seyran membalikan badanya dan berjalan menuju bathtub tersebut. Seyran, menyalakan keran airnya dan berucap dalam hatinya.
"Jika aku tidak bisa bersama dengan Kak Aldebara. Lebih baik aku m**i saja! Aku tidak sanggup melihat Kak Aldebara bersanding dengan perempuan lain." ucap Seyran dalam hati.
Ketika Air sudah penuh? Seyran masuk ke dalam bathtub. Seyran menenggelamkan tubuhnya ke dalam Air.
Setelah lima menit Seyran menenggelamkan tubuhnya itu dalam Air. Terdengar suara pintu yang di buka dengan keras.
"Brukkk?"
Terdengar Suara Daddy Kenan memanggil-mangil namanya? Tubuh Seyran yang lemah sudah tidak bisa merespon ucapan sang Daddy. Seyran sudah tidak bisa membuka matanya! Sebelum kesadarannya hilang. Seyran merasa tubuhnya melayang.
.
.
.
Di kediaman Keluarga Aldibrata? Papi Abimanyu mendapat kabar. Jika Seyran mencoba mengakhiri hidupnya. Mami Selena yang mendengar kabar itu sangat terkejut! Mami Selena tidak percaya jika Seyran, berani mengakhiri hidupnya. Mami Selena ingin menayakan ke adaan Seyran kepada Aldebara. Dan mencoba menghubungi Aldebara. Namun telpon sang anak, tidak di angkat-agkat? Mami Selena pun kesal dan terus mengomeli hendphone yang sejak tadi di pegangnya.
__ADS_1
"Kemana, anak ini? Susah sekali di hubungi." Gerutu Mami Selena. Lalu memandang ke arah suaminya yang sedang terdiam? Seperti memikirkan sesuatu.
Ya Papi Abimanyu sudah mengetahui perasan Seyran terhadap Putranya Aldebara. Daddy Kenan, tadi pagi mendiskusikan masalah ini dan mencari jalan keluar.