Air Mata Seyran

Air Mata Seyran
BAB 6 RENCANA ULANG TAHUN SEYRAN


__ADS_3

Tidak lama Guru Home schoolingnya Seyran datang? Seyran meyuruh Maid, untuk mengantarkan Gurunya ke ruangan, di mana tempat dirinya akan belajar dan meyuruh Gurunya untuk menunggu sebentar. Seyran mempuyai ruangan khusus untuk dirinya, menimba ilmu. Daddy Kenan, ingin memberikan yang terbaik untuk anak gadisnya.


Daddy Kenan? Tidak mau lagi meyuruh Seyran, untuk pergi ke sekolah? Karen Daddy Kenan, takut kejadian Dua tahun yang lalu terulang kembali.


Setelah Seyran meyelesaikan sarapanya? Seyran pamit kepada Nakula, untuk pergi meghampiri gurunya.


"Kakak? Aku sudah selesai makan. Kakak tidak apa-apa kan sarapan sendiri." ucap Seyran. Nakula terseyum, lalu mengizinkan sang adik untuk pergi.


"Tidak apa-apa Baby? Kamu, selesaikan saja tugas kamu," jawab Nakula, degan penuh kasih sayang.


Seyran mengagukan kepalanya, dan segera pergi menemui Gurunya, yang sejak tadi menunggunya. Sedagkan Nakula nenatap pungung Seyran? Yang mulai hilang dari pandaganya. Nakula merasa tidak rela? Harus pergi meningalkan Seyran! Nakula tidak bisa berbuat apa-apa, ini semua sudah menjadi keputusan dari keluarganya? Dan Anak sulung di keluarga Aditama harus meneruskan perusahaan keluarganya, yang sudah turun-temurun.


Sambil menunggu Aldebara? Seyran menyelesaikan tugasnya Home schoolnya. Seyran sangat menugu kedatangan Aldebara. Kemarin malam Aldebara memberitahu Seyran? Dia akan datang jam 10.00 pagi. Sedagkan Seyran selesa Home schoolingnya di jam 11.00 siang. Seyran selama ini belum tahu? Jika Nakula dan Aldebara akan pergi berkuliah ke luar negri.


Mereka sengaja tidak memberi tahu Seyran? Supaya adiknya itu tidak sedih berlarut-larut.


Ketika Jam menunjukan pu*ul 10.00 pagi. Seyran mendegar suara mesin mobil? Ketika Seyran melihat ke jendela. Benar saja Aldebara datang sambil membawa boneka besar.


Seyran sangat bahagia? Karena Aldebara tidak membohoginya.


"Nona Seyran? Anda harus fokus pada pelajarananda?" guru Homeschool yang sedang mengawasi Seyran.


Seyran pun mengnganguk kepalanya dan meminta Maaf.


"Maafkan Saya Pak?" ucap Seyran. Sambil menunduk hormat kepada sang guru!


"Baiklah, hari ini saya Memaafkan Anda. Ayo kita sekesaikan belajarnya." Setelah sang Guru memaafkannya. Seyran melanjutkan belajarnya.


* * * *


Sedangkan di ruang tamu! para Maid meyapa Aldebara yang baru saja, masuk ke area Ruang tamu. Aldebara di sambut ramah oleh para Maid.


"Slamat pagi, Tuan muda Aldebara," sapa salah seorang Maid.


"Selamat pagi," jawab Aldebara terseyum ramah.


Maid lagsung menyuruh Aldebara, lagsung masuk ke kamar Nakula.


"Tuan muda Nakula berpesan! Anda langsung saja masuk ke kamar tuan muda Nakula." jelasa salah satu Maid.


Aldebara pun mengagukan kepalanya dan lagsung menuju lantai dua. Setelah sampai di depan pintu kamar Nakula? Aldebara mengetuk pintu kamar Nakula.

__ADS_1


"Masuk," Teriakan Nakula terdengar dari Dalam.


"Ceklek,"


Aldebara membuka pintu kamar Nakula? Aldebara menghela nafasnya! Ketika melihat kamar Nakula sangat berantakan, banyak baju-bajunya yang berada di atas kasur.


"Kula? Kamar Elo kaya kapal pecah. Kenapa Elo belum selesai juga, beresin bajunya." Aldebara menegur Nakula. Padahal keberagkatan mereka tingal 3 hari lagi.


Mereka memutuskan, setelah ulang tahun Seyran? Pagi harinya mereka akan beragkat ke Amerikan. Aldebara lagsung duduk di sopa yang berada di kamar Nakula? Aldebara datang ke rumah kediaman Aditama. Untuk membicarakan rencana pesta ulang tahun untuk Seyran, yang ke (16 tahun)? Yang akan di adakan di rumah mewah keluarga Aditama.


Aldebara lagsung menayakan rencana apa, yang akan mereka berikan untuk Seyran.


"Kula? Apa Elo sudah membuat rencana ulagtahun untuk Seyran." Aldebara tanpa basa-basi lagsung bertanya ke intinya.


Karena Aldebara malas untuk menungu Nakula. Karena Aldebara juga tidak bisa lama-lama karena masih ada janji dengan Keysya.


"Sudah?" jawab Nakula.


"Semuanya Mommy yang siapkan. Gue engga bisa bikin rencana tahun ini. Gue masih ribet dengan baju-baju Gue." ucap Nakula.


Aldebara mengagukan-agukan kepalanya. Setelah itu Nakula bertanya lagi kepada sahabat baiknya itu? Nakula menanyakan, unipersitas mana yang akan Aldebara ambil.


Aldebara hanya terseyum! Melihat wajah prustasi sahabat baiknya itu. Walapu mereka berdua berkuliah di negara yang sama, tapi tempat kuliah mereka berbeda.


"Gue sudah memilih salah satu universitas dan rencananya Keysya, juga akan berkuliah di sana." Aldebara berucap dan membuat Nakula terdiam dari aktivitasnya.


Nakula menengok ke arah Aldebara?


"Al? Jangan bilang Eloh mau ka*in lari, bersama Keysa?" tanya Nakula.


Aldebara memutar matanya, ketika mendengar ucapan Nakula! Dan menjelaskan kepada sahabat baiknya itu.


"Yang benersaja Kula? Gue engga mau cari penyakit. Gue juga, tidak akan mengecewakan Orangtua Gue. Walapun Gue menyukai Keysya! Tapi Gue masih punya akal sehat dan engga akan mugkin ka*in lari dengan Keysya." jekas Aldebara.


Nakula hanya menangapi dengan seyuman tipis. Sambil memilih-milih bajunya yang akan di masukan kedalam koper. Aldebara yang melihat Nakula, hanya terseyum tipis pun merasa kesal. Seolah Nakula tidak mempercayainya.


"Elo, kaya engga percaya sama Gue," Aldebara bertanya. Nakula pun melirik ke arah Aldebara yang sedang duduk di Sopa.


"Gimana Gue mau percaya sama Elo Al? Sekarang aja Elo udah legket banget kaya peragko. Elo tahukan? Keysya itu sudah di jodohkan dengan orang lain." Aldebara terdiam? Setelah mendengar ucapan yang di lontarkan oleh Nakula.


Aldebara mulai sadar? Sekarang dirinya memang sudah mencari penyakit. Walapun Keysya dan Aldebara sering bertemu, tapi mereka tidak terikat hubungan? Aldebara berkomitmen, tidak akan merebut Keysha dari pasangannya.

__ADS_1


Aldebara meghela nafasnya dan melirik ke arah Nakula.


"Kalo Eloh, engga percaya? Elo bisa satu kampus saja sama Gue?" ucap Aldebara kepada Nakula.


"Terserah Elo aja Al? Gue, engga mau ikut campur masalah Elo. Masalah Gue aja udah numpuk dan juga harus berdebat dengan orang tua Gue, serial hari. "


Nakula terdiam sejenak? Orang tuanya meyuruh Nakula satu kampus, bersama Aldebara. Tapi di satu sisi Nakula ingin masuk ke universitas pilihannya. Nakula tersadar kembali dari lamunanya, ketika mendengar ucapan Aldebar.


"Masalah Elo itu di buat sendiri Kula? coba kamu turuti kemauan keluarga Elo, pasti masalahnya tidak akan serumit ini." jelas Aldebara.


Nakula meghela nafasnya? Sambil mendudukan tubuh nya di tempat tidur, lalu menjawab ucapan Nakula.


"Entahlah Al? Gue juga Masih binggung, Orang tua Gue, mengingikan Gue satu kampus bareng Eloh. Tapi di satu sisi? Gue sudah punya pilihan universitas yang Gue pilih sendiri." Entah kenapa Nakula tidak mau satu kampus dengan Aldebara. Biasanya Nakula selalu mengikuti Aldebara.


Aldebara menghela nafasnya? Lalu meyuruh Nakula untuk berfikir lagi, sebelum mengambil keputusan. Aldebara menenagkan Nakula dan memberitahu Nakula, bahwa masih ada waktu satu bulan lagi untuk memilih-milih universitas yang mereka inginkan.


"Ya sudah Kula? Nanti setelah sampai di Amerikan. Coba Elo pikir-pikir lagi! Kita masih ada waktu satu bulan, untuk menentukan universitas mana yang kita inginkan. Setelah sampai di sana kita cek lagsung saja ke universitasnya, biar lebih enak," jelas Aldebara. Nakula mengagukan kepalanya.


"Elo bener juga Al. Gue udah engga sabar untuk segera pergi ke sana,"


"Iya? Dan kita bisa melihat lagsung ke universitasnya, itu lebih Baik jadi kita bisa memilihnya dengan lulasa." ujar Aldebara.


"Sambil melihat-lihat universitas? Kita bisa cuci Mata sambil melihat Cewe-cewe cantik nantinya." ucap Nakula sambil menaikan turunkan alisnya.


Beda dengan Aldebara yang merasa jengah dengan kelakuan Nakula? Yang ada di otak sahabatnya itu hanya Perempuan dan perempuan saja. Setelah itu Nakula bertanya lagi.


"Al? Apa Keysya akan beragkat bareng bersama kita! Ataw akan meyusul." tanya Nakula.


"Gue engga tahu? Sepertinya Keysya harus menerima perjodoha dari orang tuanya, terlebih dahulu. Baru dia bisa beragkat? Karena itu syaratnya, Keysya harus menerima perjodohannya. Baru dia bisa beragkat ke Amerikan" Jelas Aldebara.


"Elo yang sabar ya Al? Gue tahu Elo sangat menyukai Keysya. Semoga saja nanti Elo bisa di persatukan dengan Keysya." Nakula mendoakan! Agar Aldebara bisa bersatu degan wanita pujaannya.


"Terimakasih Kula, Elo udah suport Gue! tentang masalah Gue dekat dengan Keysya, Gue serahin semuanya sama yang di atas. Jika Gue berjodoh dengan Keysya. Gue akan terima dia apa adanya." Ucap Aldebara, panjang lebar.


"Sama-sama Al? Elo sahabat terbaik Gue. Sudah sepantasnya Gue suport Elo. Sorry tadi Gue meyinggung hububgan Elo dan Keysya. Kita harus saling mengigatkan, satu sama lainnya." ucap Nakula.


Aldebara mengagukan kepalanya dab terseyum ke arah Nakula.


* * *


Tanpa mereka sadari? Di balik pintu kamar Nakula. Seyran mendengar, percakapan yang mereka katakan. Sekarang Seyran tengah menangis? Karena mendengar bahwa Aldebara meyukai Seseorang dan tidak menyukai dirinya.

__ADS_1


__ADS_2