
FLASHBACK ON
Bunyi dering telepon di kamar mewah itu bergema? Abimanyu baru saja menyelesaikan ritual mandinya. Ketika beliau keluar, sang istri langsung mengomel? Karena tidurnya terganggu oleh suara ponsel milik suaminya.
"Sayang? Cepat kamu angkat telepon itu? Yang sejak tadi terus berdering dan mengganggu tidur ku." ucap Selena.
Abimanyu pun melangkah kakinya, ke dekat nakas dan mengambil ponselnya. Lalu melihat ternyata Kenan yang menelponnya sejak tadi.
Abimanyu meminta izin pada sang istri, untuk mengangkat telepon dari Kenan.
"Sayang? Aku angkat telpon dulu." ucap Abimanyu pada Selena.
"Memangnya siapa yang menelepon pagi-pagi sekali." tanya Selena.
"Kenan yang menelepon," jawab Abimanyu, tanpa menunggu jawaban dari sang istri. Abimayu langsung menuju ke arah balkon kamarnya. Sedangkan Selena melanjutkan tidurnya.
"Hallo Ken? Ada apa, pagi-pagi sekali kamu menelepon?" tanya Abimanyu
"Abi? Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan," jawab Kenan.
"Tentang apa Ken?" tanya Abimanyu.
"Tentang Seyran dan Aldebara?" Jawab Kenan.
Abimanyu mengerutkan dahinya. Lalu bertanya kembali kepada sahabatnya itu.
"Apa ada masalah, dengan Aldebara dan Seyran." tanya Abimanyu.
Kenan terdiam? Dia bingung menjelaskan semuanya pada sahabatnya itu.
"Abi? Sebenarnya saya tidak enak, membicarakan ini kepada kamu, tapi Saya harus memberitahu kamu. Tentang masalah ini dan ingin menanyakan status Aldebara.?" ucap Kenan menanyakan status Aldebara. Kenan tidak mau anak gadisnya sedih lagi.
"Kenapa kamu menanyakan status Aldebara? Apa ada sesuatu Ken?" Abimanyu bertanya lagi.
Tanpa basa-basi Kenan pun menjelaskan dan memberi tahu tentang isi diary Seyran.
__ADS_1
"Abi?Aku tidak akan berbasa-basi lagi? Aku hanya ingin memberi tahu kamu. Aku ingin mengajukan perjodohan untuk Aldebara dan Seyran." jelas Kenan.
Abimanyu terdiam? Bagaimana bisa, Kenan mengajukan perjodohan di hari yang sangat mepet sekali. Tiga hari lagi Nakula dan Aldebara akan pergi berkuliah di Amerikan.
"Ken? Saya tidak keberatan menjodohkan Seyran dengan Aldebara. Tapi untuk membahas perjodohan ini, sepertinya terlalu mepet dan jika kita tidak memberi tahu Aldebara tentang perjodohannya? Saya takut Aldebara mempunyai pasangan, ketika berkuliah di Amerika." Jelas Abimanyu kepada sahabatnya.
Kenan terdiam? Apa yang di bicarakan Abimanyu ada benarnya. Tapi Kenan tidak mau melihat anak gadisnya sedih. Lalu Kenan, mencoba membujuk kembali.
"Abi? Cobalah berbicara pada Aldebara. Tentang perjodohan ini. Jika perlu kita nikahkan Aldebara dan Seyran secara Agama. Dan kita adakan resepsi setelah Aldebara, Selesai kuliahnya." ucap Kenan, dan mencoba membujuk sahabatnya itu. Abimanyu terdiam? Lalu menghela nafasnya.
"Baiklah? Aku akan coba bertanya kepada Aldebara, Sebenarnya aku juga ingin Seyran, menjadi menantuku. Aku akan memaksa Aldebara jika dia menolaknya. Aku tidak ingin melihat Seyran sedih." Jawab Abimanyu. Kenan menganggukkan kepala nya? Walaupun Abimanyu tidak melihatnya.
Setelah itu Kenan pun berpamitan kepa Abimanyu dan mereka pun menutup telponnya masing-masing.
FLASHBACK OFF
Papi Abimanyu, sangat menyetujui jika Seyran menjadi menantunya. Papi Abimanyu sangat menyayangi Seyran? Seperti putri kandungnya sendiri. Begitupun Mami Selena. Beliau terhanyut dengan lamunannya? Sampai-sampai panggilan dari sang istri tidak dihiraukannya.
"Pih?" Mami Selena, memangil suaminya yang sedang melamun dan tidak merespon ucapannya. Lalu Mami Selena mencoba memangil Suaminya kembali.
Papi Abimayu, tersadar kembali? Lalu menghela nafasnya. Mungkin sudah seharusnya, Papi Abimanyu menceritakan kepada sang istri. Tentang perjodohan? Yang di tawarkan Oleh sahabatnya itu.
"Mih? Sebenarnya ada sesuatu yang ingin Papi bicarakan?" ucap Papi Abi.
"Tentang apa Pih?" jawab Mami Selena! Dengan rau waja serius.
"Mih? Jika Aldebara di jodohkan dengan Seyran. Apakah Mami setuju." Dengan hati-hati Papi Abimanyu menjelaskan.
Mami Selena terseyum bahagia? Ketika mendapat pertanyaan tentang perjodohan Seyran dan Aldebara! Dan langsung menjawab.
"Pih? Tentu saja Mami sangat setuju sekali. Jika Seyran dan Aldebara di jodohkan." jawab Mami Selena dengan hati berbunga-bunga.
Namu kebahagian Mami Selena terhenti ketika mendengar. Suara yang tidak asing dan menolak tegas perjodohannya.
"Saya tidak setuju?"
__ADS_1
Aldebara menjawab dengenbdingin. Aldebara menolak tetap tidak ingin di jodohkan.
Dan menatap Sang Papi dan Maminya? Mereka semuanya terdiam. Sedangkan Aldebara, berjalan menuju tangga lalu Papi Abi memangil putranya dengan sedikit berteriak.
"Aldebaran," Papi Abimanyu berteriak, beliau tidak suka penolakan dan juga tidak suka jika Aldebaran membantahnya. Mami Selena menimpal ucapan Aldebara.
"Al? Kenapa kamu menolak Nak?" tanya Mami Selena, dengan wajah yang sedih.
Aldebara terdiam, Sambil membelakangi kedua orang tuanya. Aldebara menghela nafasnya? Dan harus menjelaskan semuanya. Dan menjawab pertanyaan dari sang Mami.
"Al? Tidak menyukai Seyran? Al ingin fokus pada Studi Al di Amerika. Bukannya Mami dan Papi ingin, Al menjadi pewaris yang hebat bukan." ucap Aldebara tegas.
Bungkam? Papi Abimanyu dan Mami Selena terdiam? Ketika mendapat penolakan tegas, dari sang putra. Lalu Papi Abimanyu berkata.
"Seyran hampir saja mengakhiri hidupnya. Setelah mendengar obrolan kamu dan Nakula? Aldebara, apa kamu tidak kasihan kepada Seyran! Yang dulu selalu kamu lindunggi." Papi Abimanyu bertanya dengan tegas.
Ketika Mendengar ucapan Sang Papi? Aldebara sempat terkejut. Terlihat dari sorot matanya. Dia benar-benar khawatir. Kenapa dia sampai tidak tahu jika Seyran akan mengakhiri hidupnya. Karena tadi Dia langsung pergi dari kediaman Aditama dan menemui Keysha, lalu mematikan ponselnya.
Aldebara sebenarnya sangat khawatir! Mendengar jika Seyran akan mengakhiri hidupnya. Tapi Dia tetap pada pendiriannya untuk tidak perduli dengan apapun yang terjadi.
"Aku tidak perduli dengan keadaan Seyran?" ucap Aldebara tegas.
Tapi didalam lubuk hatinya yang paling dalam? Dia sangat ingin menemui Seyran dan ingin mengetahui keadaan Seyran. Aldebara sampai meminta Maaf di dalam hatinya kepada Seyran.
"Sey! Maafkan Kak Al? Tapi ini cara Kakak menghindari kamu, dan mencoba menjauhi kamu. Kakak tidak mau memberi harapan palsu kepada kamu. Semoga Kamu baik-baik saja." Aldebara berucap didalam hatinya.
Setelah mendengar penolakan dari Aldebaran? Papi Abimanyu. Pergi melewati Aldebara, dengan sorot mata tajamnya. Lalu berhenti tepat di samping Aldebara? Papi Abimanyu mengingatkan kepada Aldebara.
"Kamu yakin tidak akan memperdulikan Seyran Al. Dan masih tetap dengan keegoisan kamu." tanya Papi Abimanyu? Aldebara terdiam dan menjawab pertanyaan sang Papi.
"Ya? Apa yang aku katakan. Tidak bisa di ubah lagi? Mulai hari ini Aku tidak perduli tentang Seyran lagi." jawab Aldebara tegas.
Papi Abimanyu terseyum sinis? Ketika mendengar ucapan putranya. Dulu Seyran selalu saja melindungi Aldebara dan Nakula. Jika mereka berbuat masalah di sekolah.
Seyran pintar merayu semua orang? Sehingga merekapun akan luluh dengan ucapan Seyran. Dan yang membuat Papi Abimanyu kagum kepada Seyran?
__ADS_1
Seyran tidak mengungkit jika dirinya yang pernah meyelamatkan Aldebara. Dan tidak mempermasalahkan jika orang lain, yang mengaku meyelamatkan Aldebara dari dalam kolam berenang. Seyran hanya diam dan terseyum. Ketika melihat Aldebara bersama orang yang mengaku menyelamatkan Aldebara yang hampir tengelam.