Ajari Aku Mengenal Islam

Ajari Aku Mengenal Islam
Taman Al-azhar


__ADS_3

Ahmad rindu dengan suasana rumah bahkan saat ahmad mengajak umi berkunjung ke Cairo umi menolak karena kegiatan abi begitu banyak dan umi memiliki murid, ahmad begitu penasaran dengan gadis yang sering di ceritakan umi nya bahkan ahmad berpikir gadis itu sudah merebutnya uminya kini sudah 1tahun 6bulan ahmad berada di kairo dan hanya bisa melepas rindu dengan keluarganya melalui ponsel, hari hari ahmad pun di sibukkan dengan skripsinya karena tinggal 6 bulan lagi ahmad akan wisuda...


Hari begitu cerah namun tak secerah hati ahmad selama ia di kairo entah mengapa ia selalu memimpikan wanita yang di temui nya di bandara kala itu, selepas lamunannya ahmad segera bersiap untuk menuju ke sebuah taman di al-azhar..


Garis cakrawala di ufuk barat merona kemerahan. Sang mentari, perlahan tapi pasti, menenggelamkan diri di balik bangunan-bangunan bertingkat yang menyembul di kejauhan. Di saat sama, sekelompok orang tua, muda, anak-anak tampak ceria menikmati suasana.


Sore itu, seperti sore-sore sebelumnya, keceriaan menyambut terbenamnya matahari mewarnai sudut-sudut Taman al-Azhar, Kairo, Mesir. Tak cuma warga lokal yang biasa menikmati kehangatan sore di taman seluas 30 hektare itu. Orang orang dari mancanegara yang sedang mengunjungi Kairo pun senantiasa meluangkan waktu untuk menikmati kemolekan taman ini termasuk ahmad salah satu murid di Universitas al - azhar.


‘’Beautiful Sunset at Al Azhar Park.’’ Ya, Taman al-Azhar memang layak dipuja sebagai tempat yang indah, utama nya saat senja menyapa Kairo.

__ADS_1


Kemolekan taman ini juga diakui oleh organisasi nirlaba yang berbasis di New York, Amerika Serikat (AS), Project for Public Spaces (PPS), yang kemudian menobatkan taman ini sebagai sebagai satu dari 60 ruang publik yang memikat di kolong langit. Jadi, jika suatu saat Anda berkesempatan menyambangi Kairo, maka jalan-jalan ke Taman al-Azhar wajib Anda agendakan.


Tempat ini dulunya bukanlah taman seperti yang ada pada masa sekarang. Sejarah mencatat, dahulu tempat ini hanya berisi bebatuan. Adalah Agha Khan Development Network (AKDN) yang berkontribusi besar atas lahirnya taman ini. Pembangunannya dikemas melalui Program Dukungan Kota-Kota Bersejarah atau Historic Cities Support Programme (HCSP) yang ada dalam Aga Khan Trust for Culture. Institusi ini adalah titisan dari para pembesar Dinasti Fatimiyah.


Ratusan tahun lamanya dinasti beraliran Syiah ini memimpin Mesir. Satu hal yang akan selalu diingat, yakni pada masa Khalifah al-Mu’izz, dibangunlah Masjid al-Azhar. Kelak dari masjid ini, berkembanglah sebuah lembaga pendidikan Islam ternama di dunia, Universitas al- Azhar.


Ditaksir, pembangunan taman ini telah menyedot dana lebih dari 30 juta dolar AS. Taman ini menjadi hadiah kepada Kota Kairo dari penerus Aga Khan IV. Nah, dari taman inilah, guratan guratan sejarah kota tua Kairo.


Hal lain yang dikerjakan dalam proses pembangunan taman ini adalah memindahkan sekitar 1,5 juta meter kubik puing dan tanah dari lokasi taman ke tempat lain. Untuk memindahkannya dibutuhkan lebih dari 80 ribu truk yang hilir-mudik memindahkan puing dan tanah tersebut.

__ADS_1


Saat berjalan tak sengaja ahmad bertemu dengan salah satu pengurus taman Al Azhar park ini dan ahmad bertanya sedikit hal yang ad ditaman tersebut sang pengurus pun menceritakan kepada ahmad.


seketika ahmad memejamkan matanya dan berniat kembali mebawa humairahnya kelak...


lagi lagimuncul bayangan wanita yang ia temui di bandara tak lain adalah Hafizzah.


semoga ahmad cepat ketemu fizzah ya teman-teman, bantu dukung dan vote dan jangan lupa di koment.. Miss u all.


dibawah ini adalah visual hafizzah dan ahmad

__ADS_1




__ADS_2