Ajari Aku Mengenal Islam

Ajari Aku Mengenal Islam
sah secara agama... part2


__ADS_3

Hafizzah yang mengunakan gaun berwarna putih dan Ahmad mengunakan Jas berwarna abu-abu nampak serasi...


Sebelum Ahmad melakukan ijab kabul ibu fizzah sudah mewalikan Hafizzah kepada Pak rahmad karena tidak mungkin mewalikan kepada abi abdul, karena ia adalah calon mertua fizzah yang tidak mungkin menikahkan Ahmad yang tak lain adalah anak kandunganya sendiri,, Sesampai di masjid Ahmad di dampingi oleh abi dan uminya menuju tempat akad,berbeda dengan fizzah yang masih di luar bersama Mira masjid karena hanya Ahmad dan Pak rahmad serta beberapa saksi yang akan berada di tempat ijab kabul dan dihadiri juga oleh beberapa siswa Allah azhar dan dosen2 serta pengurus Al azhar. Ahmad nampak kelihatan gugup saat Pak rahmad memulai ijab kabulnya.


Saudara/Ananda Muhammad ibrohim bin Abdul yasir Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan Seorang gadis pilihanmu yang sudah di wali kan kepada saya yang bernama Hafizzah binti umar dengan mas kawinnya berupa Seperangkat alat sholat dan Emas yang berjumlah 88 Gram Tunai.ucap Pak rahmad


Ahmad pun langsung menjawab dengan satu tarikkan.


Saya terima nikahnya dan kawinnya Hafizzah binti umar dengan mas kawinnya yang tersebut, tunai.


Bagaimana parah saksi.... ucap Pak rahmad


Saahhh...... teriak beberapa orang yang ada didalam masjid


Alhamdullilah ucap Pak rahmad.


Nak, ahmad sekarang sudah bisa bertemu dengan istrimu saya sebagai walinya di percayakan oleh keluarganya memohon dan meminta kepada Nak, Ahmad untuk selalu melindungi, membimbing, serta menyanyangi istrimu nak, jika kelak engakau tidak sanggup lagi mendidiknya makan kembalikan ke keluarganya secara baik -baik nak... ucap Pak rahmad sambil meneteskan air mata karena baginya ini adalah sesuatu yang sakral ia tidak memiliki seoarang putri atau pun putra namun Tuhan memberinya kepercayaan yang sunggu besar amanatnya.


Insyaallah Pak Terima kasih sudah menikahkan kami.. ucap ahmad sambil memeluk Pak rahmad.


Nampak mira mengandeng tangan sahabatnya menuju meja ijab kabul nampak keceriaan dan kesedihan dimatanya karena ia menikah tampa keluarganya hanya ada seorang sahabat dan orang lain yang dianggap orang tua angkatnya.. ahmad pun menyentuh ubun-ubun istrinya sambil membacakan doa lalu di lanjut Fizzah mencium tangan suaminya tangannya nampak gemetaran namun dengan bantuan umi ia bisa meraih dan mencium tangan suaminya, lalu Fizzah dan ahmad meminta restu kepada umi aisyah dan abi serta Pak rahmad.


Dari kejauhan ibu fizzah dan keluarga yang lain meneteskan air mata menyaksikan ijab kabul anaknya di luar negeri sebuah doa pun mengalir satu persatu dari keluarga Fizzah.


Tak lupa juga Mira melakukan video call dengan ibra dan bosnya itu, siapa sangka jika niatnya berlibur malah bertemu dengan jodohnya.

__ADS_1


Selesai mereka melakukan ijab kabul mereka pun melakukan sesi foto. Mira nampak iri dengan fizzah karena ia bisa menikah di masjid yang memiliki sejarah dan sangat terkenal. yaitu di masjid mosque mira pun berdoa agar ia bisa kembali kesini bersama yang terkasih meski ia tidak bisa melakukan ijab kabul.


Pak rahmad tiba-tiba menhampiri Mira dan berbagi cerita tentang Mesir dan masjid Mosque.


Mesir disebut Negeri Seribu Menara karena banyak masjid. Di Kota Kairo ada masjid tertua dan terbesar yang bangunannya masih asli, Mosque of Ibn Tulun tempat Ahmad dan fizzah melakukan ijab kabul, ucap Pak rahmad.


Lalu apa masjid kok disebut masjid tertua Pak, tanya Mira


Karena masjid Mosque of Ibn Tulun adalah masjid yang tertua dan terbesar di Kairo. Umurnya bukan cuma ratusan tahun, tapi sudah 1.134 tahun.


Mundur ke era pembuatannya, Mosque of Ibn Tulun dibangun oleh Gubernur Mesir yang bernama Ahmad Ibn Tulun. Ahmad adalah seorang keturunan Turki yang berasal dari Kota Baghdad.


Ahmad Ibn Tulun memegang kekuasaan antara tahun 868-884 Masehi. Suatu hari, Ahmad mendapat ide untuk membangun masjid di atas sebuah bukit kecil yang bernama Jabal Yashkur. Namun bukannya sebagai tempat beribadah, masjid ini justru jadi pangkalan militer.


Salah seorang yang dilindungi di balik masjid ini adalah Sultan Lagin. Pada 1296, Sultan Lagin lalu memperbaiki beberapa bagian masjid sebagai ucapan terima kasih karena menjadi tempatnya bersembunyi dari serangan musuh.


Melihat Mosque of Ibn Tulun sekarang tak ada bedanya sejak pertama kali didirikan. Arsitektur masjid ini sangat berbeda dengan arsitektur masjid di Mesir pada umumnya.


Masjid yang berbentuk persegi dengan halaman tengah yang luas, hanya memiliki satu menara tapi tidak memiliki kubah kecuali pada bagian tempat wudhu. Dalam bahasa Arab disebut sabil yang berada di halaman tengah masjid.


Menara spiral yang berfungsi untuk tempat menyerukan adzan inilah yang menjadi salah satu ciri khas masjid ini. Arsitektur masjid relatif simpel dan tidak banyak detail seperti yang terdapat pada masjid-masjid di Mesir. Masjid Ibn Tulun merupakan bangunan masjid tertua kedua di Mesir setelah Masjid Amru bin Aas.


Ruangan Masjid Ibn Tulun hampir tidak bersekat dan berdaun pintu, terdiri dari pilar-pilar dengan bentuk melengkung. Bagian pilar masjid terdapat ragam hias berupa ukiran dan kaligrafi. Mimbar untuk khutbah berada di atas, mirip sebuah panggung.


Bangunan utama masjid di kelilingi sebuah tembok setinggi tembok masjid berukuran 118 x 138 meter. Berfungsi sebagai pagar dan terdapat halaman kecil dibalik pagar yang disebut Ziyadas. Bagian utara Ziyadas terdapat pintu untuk naik ke atas menara.jawab Pak rahmad

__ADS_1


Apa bisa kita berjalan-jalan sambil. melihat sudut-sudut masjid ini pak, tanya Mira


Tidak dikenakan tiket masuk untuk masuk ke Masjid Ibn Tulun dan naik ke menaranya. Karena masjid memang masih digunakan untuk salat. Hanya memberi tip untuk penjaga masjid yang juga menjaga penitipan sandal dan sepatu.


Untuk wisatawan yang tidak mau melepaskan sepatu bisa menggunakan pembungkus yang telah disediakan. Tak perlu bayar, tapi kamu bisa memberikan tip pada penjaga masjid.


Meski masih digunakan sebagai tempat ibadah, namun masjid ini tidak memperbolehkan wisatawan masuk setelah pukul 16.00 waktu setempat. Jadi sebaiknya datang pagi atau siang hari.


Walaupun masjid ini pernah ditinggalkan oleh pemiliknya sejak 884 masehi, namun tak pelak bangunan ini sangat fungsional. Mulai abad ke-19, bangunan ini dirombak menjadi rumah sakit militer, lalu dirombak lagi menjadi penjara. Tergantung kebutuhan masyarakat Kairo pada masa tersebut.


Begitu nak, Mira tambah Pak rahmad


Apa nak mira ingin menikah disni juga nak, tanya Pak rahmad


Hehehe siapa yang tidak mau Pak hanya saja mengurus semua surat-surat nya agak ribet hehehe, semoga aja Mira bisa nikah disini kayak fizzah.


Aamiin. ucap Pak rahmad


Selesai bercerita Mira masuk bertemu sambil memeluknya.


Selamat membaca teman2 di episode ini agak panjang yah..


foto Hafizzah dan Ahmad


__ADS_1


semoga kalian sukaa dan terus dukung kami.


terima kasih I Miss U All


__ADS_2