
Selesai membeli es cream, ahmad mengantar fizzah ke tempat mira, kini mira sudah mulai mengisi rumahnya sendiri, dan orang tua angkat mira juga masih berada di balikpapan, sampai acara pernikahaan mira di selesai. Karena ahmad mendapat telfon dari abinya, ia di minta untuk datang ke pondok ada yang ingin di bicarakan.
Fizzah dan Mira berangkat Ke Trans Mart balikpapan yang terletak di tengah kota untuk membeli beberapa perabotan rumah.
"Zah, kamu dah ngomong Mas ahmad belum mengenai rumah tersebut" tanya mira
"Ya itu Ra, aku belum membicarakan ke mereka tapi aku yakin umi mengijinkan kami tinggal disana" jawab fizzah
"Ya Zah, semoga aja umi dan Mas ahmad mau, yah sudah deh kita belanja dulu baru aku antar kamu pulang" ucap mira
"Ayok aku suka warna biru dan merah otomatis aku belinya serba biru dipadukan dengan warna merah hehehe" ucap fizzah
"Aku suka merah dan pink, tapi Mas ibra suka putih" sambung mira
__ADS_1
Akhirnya mereka berbelanja sampai magrib, fizzah turun di depan pesantren dan tak sengaja melihat suaminya mengobrol dengan seorang perempuan, yang tak lain adalah zahra, entah mengapa hatinya begitu sakit melihat suaminya bersama wanita lain, Fizzah langsung berlari cepat kerumah umi ahmad yang melihat istrinya berlari langsung mengejarnya, begitu sampai rumah fizzah langsung memeluk umi nya dan menceritakan apa yang terjadi. Namun saat di perjalanan ahmad di panggil pak kyai untuk ke ruangannya, mau tidak mau ahmad ikut pak kyai.
Flashback....
Saat ahmad tiba di pondok ia di panggil keruangan pak kyai dan menceritakan keinginan zahra, seketika membuat ahmad bingung.
"Sebelumnya saya meminta maaf kepada nak ahmad, hanya saja saya ingin menyampaikan hal baik kepada nak ahmad. " ucap pak kyai
"Apa itu pak kyai" jawab ahmad
Seketika membuat ahmad kaget dan bingung bagaimana caranya ia menyampaikan, namun tidak menyakiti hati pak kyai dan cucunya.
"Saya bingung pak, harus jawab bagaimana sebelumnya saya meminta maaf jika saya melakukan kesalahan dan berkata atau pun bertindak, hanya saja saya sudah memiliki seorang istri pak, saya menikah sebelum pulang ke Kairo karena abi sendri tidak pernah memberi tau saya, jika ada yang ingin melakukan ta'aruf dengan saya,bagaimana pun saya sekarang adalah seorang suami meski pun itu hanya pernikahaan secara agama, dan rencana kami akan melakukan ijab kabul kedua kalinya minggu depan pak, tepat di hari juma'at. "ucap ahmad lebar
__ADS_1
" Wah saya memohon maaf nak, ahmad jika saya melakukan kesalahan, seharus nya saya tidak mengatakan ini"ucap pak kyai merasa bersalah
"Tidak apa-apa pak memang ini secara mendadak, baru saja saya ingin mengatakan ke pak kyai, dan yang lain hanya saja saya baru pulang melakukan fitting baju untuk resepsi saya pak" jawab ahmad
"Apa boleh nak, ahmad sendiri yang mengatakan ke pada nak zahra nak, saya takutnya zahra kurang yakin jika saya yang menyampaikannya, temui dia di halaman santri putri nanti saya meminta santri untuk menemanimu " pinta pak kyai
"Baik Pak saya bersedia jika, karena memang ini harus di luruskan agar tidak ada yang saling tersakiti" ucap ahmad
"Ya sudah pak saya segera menuju ke halaman karena sudah mau memasuki waktu isya" pamit ahmad
Lalu ahmad bersama santri putra menemui Zahra dan mengatakan yang sebenarnya.Disaat yang bersamaan fizzah pulang dari berbelanja. lalu melihat suaminya, bersama Zahra dan salah paham.
💙💙💙
__ADS_1
Siapa sih yang gak cemburu yah melihat suami kita bersama wanita lain, hanya saja kita harus mencari tau atau suami harus bicara tentang siapa wanita itu dan hubungannya apa, karena kita sebagai perempuan sangat2lah baperan, apalagi kalau kita saynkk hehehehe, buat kalian yang sudah berumah tangga langgeng terus sampai maut memisahkan, aamiin
Miss U All