
Keesokan paginya,
Pagi2 lagi Alexia sudah hilang dari pandangan mereka ."Tuan Eric dimana kah nona Alexia " tanya Zero dengan sopan ..Yalah Eric kan seorang jenderal militer jadi sekiranya silap langkah kemungkinan akan dihukum ..pikir Zero.
"Nggak tahu sih soalnya aku baru sahaja bangun .Udah kalian makan aja sarapan disediakan "jawab Eric .Makanan sarapan untuk mereka telah disediakan ." Tuan2 dan nona ..aku udah menyediakan pakaian untuk kalian " celah Refan berada ditepi Eric. " Makasih "jwb serentak mereka semua.Refan hanya menggangguk sahaja . Mereka pun makan sarapan mereka.Eric tersenyum melihat mereka seperti kekanakan sekali apabila makan.
"Oh aku lupa...Wendy ,Isaac dan Sasa bisa kembali ke akademi "kata Eric .." Kami mau menaiki apa " tanya Isaac menggaruk kepala. "Sihir teleport Wendy kan bisa " jwb Eric ..
"Tuan kejam sih " jwb Wendy pula.
"Kami berdua pula Tuan Eric " tanya Graay setelah meneguk secangkir teh itu." Oh kalian berdua ikuti aku sama Alexia ke kota ya .Harap kalian pake pakaian yg berada di kamar kalian yah "Eric tersenyum misterius .
'Mengapa aku merasakan ada yg tidak kena sama muka Tuan Eric ' kata Sasa dlm hati.
Setelah makan sarapan dan pake pakaian yg disediakan,
"Tuan kami pamit ya "Isaac tunduk hormat pada Eric. Mereka bertiga pun berangkat pergi . "Hati2 ya " kata Eric sambil melambaikan tangan.Eric telah menukarkan pakaiannya kepada pakaian bangsawan. Kemudian dia melihat Zero dan Graay juga memakai pakaian bangsawan.
"Lumayan ganteng juga kalian " puji Eric. "Nggak kok.. Tuan lebih ganteng ..ngomong2 mana Nona Alexia. "tanya zero sambil melihat sekeliling.
"Nyari aku " kata satu suara dari belakang rupanya Alexia.Zero agak tertegun bentar melihat penampilan Alexia berubah dratis.Sedikit loli dan tomboy.
"Kau ni kemana dari sejak pagi " tanya Eric...
Alexia tidak menjawab pertanyaan Eric. Mata Eric pun tertuju ke tangan kiri Alexia yg diperbankan dengan kain putih.Dia baru tersedar tangan Alexia diperbankan. Kain perban itu membaluti dari lengan sehingga ujung jari Alexia. "Kutukan " Gumam Eric.
"Tuan Eric ada omong apaan " tanya Graay apabila mendengar sesuatu.
"nggak apa apa kok.Liat tuh pengangkutan khas kerajaan udah nyampe " Eric mengalih pandang kerarah mobil berkuda ..ada tentera sekali."Maaf kami telat Yang Mulia Luios " hormat tentera yg berada disitu . "Kalian ayo" pelawa Eric.
Di dlmnya ,Alexia duduk disebelah Eric.
"Barusan dia memanggil mu-" Dipotong perkataannya Zero . "Eric kau nggak pinter dlm berbohong .Kemaren kau bagi mereka liat status plates mu kok " Alexia mencelah tapi dia hanya mengambil pemandangan luar.
"Hehehe...aku ialah putra mahkota kerajaan Owwen ... Maaf ya" Eric hanya menggaruk kepala."Nona Alexia ialah ... " Graay terasa ingin tahu. " Bukan sesiapa"jwb Alexia. Eric menjeling ke arah Alexia.Alexia menghiraukan Eric .Selang beberapa minit ,mereka tiba dikota Kerajaan Owwen.
Alexia sedikit murung apabila meliat kota itu. Dia amat benci keramaian . Headphone terus bertukar menjadi topeng rubah putih merah.
"kenapa nona pake topeng " tanya Zero ...
"Kalian tahu nanti ya " kata Eric tersenyum misterius. Alexia kedengaran menghela nafas kecil.
__ADS_1
Kemudia mereka tiba di Laman Kastil Owwen , dan juga ada banyak bangsawan terliat disana."Sepertinya ada pesta " kata Zero apabila melihat bangsawan disana.
"Pesta ulang tahun adik adikku " jwb Eric. Kereta itu pun berenti. Selepas keluar dari pengangkutan..."Kastilnya gede " gumam Zero. Beda amat kastil di kerajaannya. Alexia hanya menatap tajam dari sebalik topengnya.Dia menatap tajam kastil itu sebenarnya.
Mereka pun memasuki aula kastil dan rame bangsawan disitu berpesta." Tumben kau kemari Lexia " tegur satu suara garau. Zero pun menoleh ke belakang ..Seorang pria tampan yg agak terkenal karna ada cewek2 yg menggodanya.
" Richard sialan rupanya.. Auramu selalu menjijikkan. " kata Alexia dengan dingin.
"Ya ampun Dinginmu tiada tandingan ..Loh kemana Eric" tanya Pria bernama Richard.
Alexia mengangkat bahu tanda tidak tahu Eric kemana ." Lexia, apa dia masih mengincarmu " tanya Richard menatap tajam ke arah topeng yg dipakai Alexia .
"Males ngambil tahu " jwb Alexia dengan malas. "Dasar nggak peduli sama sekitar .Oh ya semuanya berkumpul di pesta ini. Jadi hati hati ya...Aku mau makan bareng sama pacarku ..Sampai jumpa WF " kata Richard berlalu pergi.
"Nukar pacar aja " Alexia sedikit kesal. 'Siapakah dia dan apa kaitan semua ini ' Zero tertanya tanya apa maksud disebalik ini.
"Acara nya udah dimulai "kata salah saru bangsawan apabila melihat dua org berpakaian anggun masuk ke aula .
Mereka kelihatan kembar.Dan juga seorang pria paruh baya yg masih tampan juga masuk .Dia ialah Raja kerajaan Owwen.
"Terima kasih udah kemari ke pesta ulang tahun kedua putri ku yg ke 20 tahun ..Harap kalian nyaman pesta ini " raja itu seakan merasmikan pesta ultah kedua putri kembarnya....
Setelah berabab abab eh bukan berjam jam pestanya, "Loh kemana Lexia-chan " Eric tercari cari Alexia. Sejak tadi dia menjumpai ayahnya dan adik2nya sebentar tadi . Eric pun tertepuk dahi. "Mengapalah aku ninggalkan mereka? Kemana ya mereka pergi ." Eric kemudiannya cari Alexia disekeliling kastil.Oleh karna pestanya udah tamat dia pergi mencari Alexia dan yg lain.
"Kau cari apa tuh " tegur seseorng dari belakang. Alexia rupanya. Hanya dia saja yg bertopeng. "Kau kemana saja tadi. Ayahanda ku nungguin di ruangan rapat sama yg lain " kata Eric sedikit cemas.
"Ah mungkin...ayo " eric pun mengajak Alexia beserta Zero dan Graay.
'Mungkinkah Alexia salah seorang anggota yg mereka sebutkan ' tanya hati Zero.
'Apakah mereka semua ancaman negara kami.Dari segi kuliat nona Alexia handal bertarung dan stamina nya kuat.Mungkin lebih ramai lagi ancaman negara kami' Graay membuat penilaian ke atas Alexia pula.
Mereka tiba di pintu ruangan rapat. Apabila masuk ,ramai yg menatap mereka .Satu senjata sihir mendarat hampir mengenai Alexia dengan mudah Alexia mengelaknya.Zero terkaget apabila satu kapak besar dari ukuran manusia mendarat betul2 di hadapannya.
"Ya ampun Lion ...hampir aja mengenaiku " kata Eric dengan rasa tidak bersalah.
"Maaf ya tangan ku tidak memegang benar ama senjata . " jwb pria yg bertubuh kekar itu. Dia bangun lalu mengambil kapaknya.
Ada pria ketawa dan mendekati Alexia"Wajah anggun disebalik topeng, mata yg tenang itu yg kusuka ". Kemudian menyentuh topeng Alexia dengan lembut."Udah 4 tahun berlalu ya. " kata pria tadi .
"Crow..kau bisa mati dibunuh sama White Fox . " tegur pria lain pula .Dia duduk disebelah raja dan menonton apa yg mereka buat." Gold Tiger.. kau berisik aku hanya nyambutnya " kata pria julukan Crow itu.Dia protes lalu terus duduk. Alexia pun dudk disebelah seorang wanita seksi yg diamkan diri dari tadi.
Zero dan Graay meliat Eric dan Alexia sudak duduk ditempat mereka.Dan tengah tengah tu ada berpakaian bangsawan itu ialah raja.
__ADS_1
"Ehem...baiklah aku perkenalkan diri dahulu..Aku ialah Pemerintah kerajaan Owwen . Namaku Xander Faloster Owwen. Dan yg berada disini ialah 7 Jenderal Fehrai..aku udah dengar daripada anak sulungku ." kata Raja Xander .Dia tersenyum tulus kepada Zero.
Dia pun bangun dan meliat dari hujung rambut sehingga hujung kaki nya Zero.
"Hmm..lumayan juga selera mu Lexia..Apa kau- " pisau terbang milik Alexia mendarat ke lantai . " Diamlah Pak Tua.. " Alexia dengan dingin berkata begitu.
Raja Xander ketawa besar. " Dasar ...mengapa kau nggak bunuh aja di wilayahmu " tanya wanita ditepi Alexia. "Bukan urusanmu Black Scorpion " jwb Alexia.
' 7 Jenderal Fehrai ...bukankah mereka jenderal yg kejam dalam pertarungan.Rumor tentang mereka -' Graay menatap satu persatu wajah 7 jenderal. Seseorang mencelah tiba2 .. " Kasar sekali kwn mu ya Pangeran dari Finon .." kata pria julukannya Gold Tiger .
Graay mulai berkeringat dingin karna bagaimana pria itu bisa mengetahui isi pikirannya. " Jadi Lexia kau membawa mainan yg menarik .Pantas aja kau tidak membunuhnya " kata Richard ..pria yg ditemui oleh Alexia semasa pesta.
"Baik kalian perkenalkan diri kalian aja .Dan langsung ke intinya . " kata Alexia membuka topengnya menjadi headphone kembali.
"Begitu ya... baiklah mulai dari ku . Salken .Aku Richard ,Jenderal Godzilla.. " Richard hanya tersenyum tipis.
"Lily ,Jenderal Black Scorpion " kata Lily si wanita seksi disebelah Alexia.
" Delian ,Jenderal Gold Tiger" kata pria yg bisa mendengar pikiran seseorang.
"Jack , Jenderal Crow " kata Jack yg menyentuh topeng Alexia tadi.
"Astardion ,Jenderal Lion " kata pria dengan kapak besar dan bertubuh kekar. Pria ini lah yg menyerang Alexia dengan sengaja.
"Kau pasti mengenali ku . Eric ,Jenderal Wizard " kata Eric dengan menggaruk kepalanya .
"Alexia ,Jenderal White Fox " apabila Alexia menghabiskan omongannya,Zero benar2 kaget besar.Graay seakan bergetar lutut sedikit. Rumor tentang Jenderal White Fox adalah perkara yg mengerikan buat mereka dan siapa sangka mereka berdua sudah berjumpa sama Alexia.
Antara 7 Jenderal Fehrai, Jenderal White Fox benar2 tidak berperikemanusiaan dalam mengampuni org . Hanya terus membunuh tanpa ada sisa mayat mangsanya. Ada yg mengatakan tulang mangsanya akan dijadikan senjata yg tajam .
Zero baru teringat tengkorak yg diberikan oleh Yiln . Dia nggak menyangka semua itu perbuatan Alexia.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Makasih yg udah mampir ke novel ini....Oh ya novel ke dua ku akan segera terupdate ya.. Ditungguin ya.
Jgn lupa like and komen