AKADEMI SIHIR

AKADEMI SIHIR
9. Utusan dari Kerajaan Finon


__ADS_3

"Aku pulang " Alexia menutup pintu ruangan osis .Dia telah menyuruh Adrian menghantar Charlos ke asrama manakala Wendy,Isaac dan Sasa masih di kota katanya ada kerjaan.Kemudian dia melihat dua pria asing yg sedang duduk di sofa.


"Oh Alex...pulang juga .Mereka ni-" Yiln menyambut kepulangan Alexia ."Kami dari utusan Kerajaan Finon "Salah satu pria berdiri lalu tunduk hormat. Alexia menghiraukan mereka.Dia terus ke biliknya dan tutup pintu agak kuat. Yiln tertepuk dahi.


"Dicuekin ..Dia badmood barangkali pasti dia capek .Kalian minum teh dahulu aku masuk ke bilik dahulu"Yiln pun masuk kedalam bilik.


"Yang Mulia ...kenapa kita perlu minta bantuan kepada mereka "tanya Graay ,pria berambut hitam .Dia bertanya pada pria yg sedang berdiri."Kapal kita udah karam dan juga pulau ini seperti diduduki hewan iblis .Untuk mencari gerangan siapa menjinakkan hewan iblis .Ia memerlukan energi sihir yg banyak " jwb sang pangeran. Namanya ialah Zero..


"Tapi patik masih tertanya tanya ..bagaimana kapal kita boleh karam walhal kita udah mengecek semua Dek kapal" Graay menggaruk kepala.Kemudian selang berapa minit, Alexia keluar bilik diikuti Yiln. Pakaian Alexia sangat santai.


"Yiln udah terang semuanya. Sebelum itu aku perkenalkan diri dahulu .Namaku Alexia Silver hanya Ketua Osis biasa disini sekaligus siswa disini . "Alexia terus duduk di meja kerjanya...


"Jadi kenapa kalian nggak ke benteng utama terus "Alexia terus ke intinya."Karna masih berperang "jwb Graay agak sinis."Selain itu,kalian mau cari tentera kalian yg lewat disinikan "Alexia menebak tujuan lain mereka kesini.


"Bagaimana kau mengetahui nya "tanya Pangeran Zero. " Beberapa hari lalu aku kebosanan jadi aku menjadikan ia salah satu koleksi tengkorak Yiln "Alexia hanya terus ke inti.


"Apa ....kau telah bunuh Jenderal Utama kami.Kau memang cari nahas bukan "Graay membentak Alexia. " Ini tengkorak Jenderal kalian dan pisau2 yg melekat di dinding itu ialah tulangnya .Ambil lah kalau mahu "Yiln mencelah dan memberikan tengkorak kepada Graay.


"Jadi Nona Alexia bukan org biasa bukan dan bukan sekadar Ketua Osis kan" tebak pangeran Zero ."Nggak perlu nanya identiti ku .Kalian akan berada disini selama seminggu sehingga ujian tes pada siswa baharu .Aku capek .Yiln tunjukin bilik mereka untuk istirahat.Ada bilik kosong di sebelah biliknya Adrian . "Alexia memberikan satu kunci bilik . Yiln pun menyuruh mereka berdua keluar dahulu. "Yiln berikan obat ini pada Charlos"Alexia melemparkan satu karung kecil ke Yiln.Yiln pun keluar.


Alexia terus baring di sofa.Dia benar2 capek karna udah semalaman nggak tidur .Dia mulai beradu agak tenang.


.


.

__ADS_1


.


Zero dan Graay berjalan di belakang Yiln .Mereka melalui koridor yg agak panjang.'Benar ini tempat seperti sekolah.'kata Zero sambil melihat sekeliling.Mereka berjalan di depan dewan latihan dan bunyi org beradu pedang.Yiln pun pergi melihatnya diikuti Zero dan Graay.


Adrian dan Ruuyi beradu pedang .Ruuyi pula kelelahan dan dia terus duduk."Kau ni terus duduk mulu "Adrian mulai mencemarahi Ruuyi."Kak Ad malah ngomel ..."Ruuyi protes.


Adrian mulai perasan ada org lain selain mereka berdua."Yiln buat apa disini "tanya Adrian ." Oi aku lebih tua dari mu panggil sopan dikit...Oh ya ngapain nggak tidur lagi udah malem "Yiln berasa sangat kesal.


"Ujian tes udah mendekat .Ruuyi ingin berlatih bentar.Sekiranya Nice udah ada peningkatan .Siapa mereka berdua "soal Adrian.


"Mereka tamu ...Dah kami ke asrama ya "Yiln pun menutup pintu dewan .."Siapa bocah2 itu"tanya Graay."Yg berambut putih adiknya Alexia dan bocah pirang itu siswa disini " Kemudian mereka sampai di satu blok .


"Ini blok asrama laki2 .Ayo "Yiln pun menunjukkan bilik di tepi biliknya Adrian. "ini kunci bilik kalian buat sementara.Aku ingin ke bilik sebelah bentar"Yiln pun mengetuk bilik di sebelah bilik mereka.Sementara Graay udah masuk ke bilik ...Tapi Zeo mengintip bilik yg di sebelah mereka .


"Bocah merah sedang buat apa " tanya Yiln ..."Masak yah lah ulangkaji "Nice buat muka cemberut."Gimana keadaan Charlos" tanya Yiln."Keadaannya udah semakin membaik tapi dia meracau namanya ketos " jwb Nice sambil melihat bukunya.


"Kau ni kagetin aku aja ...ngapain nggak masuk ke bilik sana."tanya Yiln seusai dia menutup pintu bilik itu." Yah penasaran kenapa bocah itu luka di badannya "tanya Zero.


"Itu aku juga nggak tau sih...oh ya ada satu pesanan jgn merayau di akademi ini " Yiln pun pergi ...Adrian dan Ruuyi berpapasan dengan Yiln.Mereka berdua menyapa Yiln lalu masuk ke bilik mereka. "Kau Adrian kan. Bisa nggak ke sini "ajak Zero. Adrian pun tutup pintu bilik.


Di Bilik sementara Zero,


"Ada apa manggil ku " tanya Adrian.. Dia duduk di kerusi yg disediakan. "Hanya ingin kenalan ..Aku Zero.Ini teman ku Graay ."kata Zero .


"Salken ..nggak nyangka kalian tamu Kak Alex. Namaku Adrian Luke" Adrian agak periang ."Boleh aku nanya ini pulau sememangnya ada sekolahan aja ya " tanya Zero. "Ngapain kalian ingin tahu " nada Adrian berubah serius." pulau ini dulu nggak berpenghuni apa apa pun .Aku agak kaget karna ada sebuah akademi di pulau terpencil"Zero menjawab soalan Adrian dengan sopan.

__ADS_1


"Kalian ialah tamu dan juga kalian dlm pengawasan ku ."nada Adrian agak menekan."Kenapa kami dlm pengawasan mu" celah Graay. "Karna apa ya....pikir lah sendiri.Aku udah ngantuk ..Kalian jgn berkeliaran ya ..Dah "Adrian pun pergi keluar dari mereka.


"Bagaimana Yang Mulia."tanya Graay pelayan kepada Zero."Mereka hanyalah siswa biasa yg hanya menakuti kita .Kau tidak perlu khawatir.Istirahat dahulu "jwb Zero agak tenang. Graay pun merebah badannya karna capek.


'Kalian bukan org biasa bukan.Lagipula aku nggak bisa liat energi sihir mereka. Tapi mata gadis itu seperti udah banyak melihat penderitaan org lain.'Zero memandang arah luar jendela.


'Buat sementara waktu kami perlu tinggal disini .Sepertinya aku agak penasaran sama gadis itu ' Zero mulai tersenyum sendirian.


"Dan juga bagaimana gadis itu boleh menahan segel yg besar dlm dirinya. "Zero tertanya tanya.


....


Alexia pergi ke atas atap.Dia memandang bulan.Bulan purnama yg indah.......


Angin bertiup dengan lembut membuatkan Alexia berasa nyaman .


'Nyaman benar mlm ini .'desis hati Alexia.Dia tersenyum nyaman .Dia melepaskan lelahnya duduk di atas atap.'Bisakah hari2 ku seperti ini ' Dia bergumam sendirian ...selang beberapa minit dia tertidur .


************


**maaf ya penulisan ku masih jelek ...harap kalian menyukai nya...


komen ya gais


like

__ADS_1


share**


__ADS_2