
Keesokan paginya,
Yiln sudah berada di ruangan ketua osis pagi2 lagi .Isaac ,Wendy dan Sasa blm lagi bangun kesiangan manakala Worz entah kemana.Satu tengkorak manusia terlempar ke arahnya dan Yiln menangkap dengan tepat.
Alexia yg melempar tengkorak itu.Dia masuk dari arah jendela." Alex ,makasih udah nambahin koleksi ku " Yiln bangun lalu menyimpan tengkorak baharu di rak penyimpanan koleksinya.
" Jadi siapa pemilik tengkorak ini " tanya Yiln selepas meletakkan tengkorak itu . " Seorang pengecut dari tentera kerajaan Finon " Alexia terus rebahan di sofa . " Kau capek .Nak aku buatkan teh " Yiln menawarkan bantuan.
" Jgn lupa campurkan ini juga " Alexia melempar satu botol berisi cecairan ungu. Yiln menangkap botol itu. Dia juga melihat tangan kiri Alexia diperban baharu. Yiln sudah tahu apa disebalik perban itu walaupun tidak diberitahu oleh Alexia sendiri. Yiln pun pergi membuatkan teh. Beberapa minit kemudian Yiln dtg dengan teh yg dipesan oleh Alexia. Alexia terus meneguk air teh itu.
"Hah " Alexia menyentuh dadanya karna tadinya terlalu sakit sekarang udah ngga sakit lagi. Yiln menghela nafas berat. " Udah ngga sakit .Segel itu mungkin nggak bertahan lama ..lagi2 sejak akhir ini kau terlalu aktif " Yiln menaruh cawan teh yg telah diminum oleh Alexia .
Alexia menyandarkan diri. " Alex ,kau langsung nggak beritahu pada Kepsek dan adik2 mu yg lain tentang keadaan mu "Yiln duduk di depan Alexia. " Kau tidak usah merahsiakan apa2 .Aku udah kenalmu lama kok . " Yiln tersenyum .
"Merepotkan sekiranya beritahu mereka. Dan juga aku harus menjalani tugasku .Mereka beri aku libur sehingga selesai ujian pada siswa baharu "Alexia berkata dengan muka datar.
"Haih ...'mereka' benar2 beri mu libur tapi libur mu pasti ada kerjaan mulu ....ini bukan namanya libur tapi kerjaan ...Aku benar2 nggak ngerti sama kau . Terlalu santuy dengan kerjaan tapi bar2 menikmati petarungan" Yiln menggeleng kepala.
" Gimana tiga kelinci itu " Alexia menukar topik agar tidak terus diceramahi oleh Yiln lagi.Yiln memiring kepala tanda tanya. " Oh tiga kelinci maksudmu Isaac ,Wendy sama Sasa. Mereka mungkin nggak bangun siang lagi .Malam kemarin ,selepas kau pergi kami mengobrol bentar dan aku mendaftarkan mereka sebagai siswa tetap di sini. " Yiln menggaruk kepala yg tidak gatal.
" Oh gimana Adrian dan Charlos " tanya Alexia.." Ihhh kau ni pergi liat sendiri .Mereka berdua adikmu loh . Udah aku pengen larian sekeliling pulau . " Yiln terus berdiri ." Oh ya kau tidak berencana bukan2 sama mereka kan ".Alexia tersenyum misterius. "Apa boleh buat itu perangai mu .Ok dah " Yiln terus keluar dari situ .Kebetulan ,Isaac ,Wendy sama Sasa memasuki ruang itu ."Oho baru bicara tentang kalian. Berjuanglah " selepas Yiln memegang pundaknya Sasa terus ia pergi.
" Nona Yiln mahu pergi mana " Sasa menggaruk kepala .Wendy dan Isaac mengangkat bahu tanda tidak tahu.
"Dan apa maksudnya " Wendy agak tertanya tanya.
"Hye kalian sampai kapan mahu tercegat disitu ." Alexia bangun lalu ke arah mereka.Mereka memberi laluan ke Alexia .
"Mohon bimbingan Nona Alexia " kata serentak mereka bertiga.
Alexia terus pergi dan diikuti mereka bertiga.Ketika berjalan mereka terserempak dengan Adrian .Dia seperti berlari marathon tiga pusingan pulau.
__ADS_1
"Kak Alex " Adrian masih menghirup oksigen ." Kenapa "tanya Alexia agak tenang.Adrian pun melihat tiga org dibelakang." Kenapa penyusup sialan ada disini " Adrian sedikit galak seakan tuju ke Isaac. " Apa penyusup sialan ,kau kata ." Isaac mulai protes.
Adrian ingin berkelahi sama Isaac tapi pisau Alexia terbang ke arah Adrian dan Adrian melekat di dinding koridor ."Jgn buat keributan di depan ku " Alexia menatap dingin.
"Y-Ya Aku akur kak Alex" Adrian membuat muka seakan tidak bersalah."Nona Alexia ,siapa bocah ini " tanya Wendy ."Bocah kau kata oi aku 16 tahun " Adrian memprotes ." Adikku . Adrian kenapa sih nemui aku" tanya Alexia dan pisau itu kembali ke tangannya .
" Tentang Charlos.Dia hilang dari kemarin .Aku udah minta bantuan sama Nice dan Ruuyi " Muka Adrian jadi cemas. "Udah cari seluruh akademi dan mendeteksi sihirnya " tanya Alexia walaupun begitu dia perlu tenang.
"Udah sepertinya dia nggak ada di pulau ini" Adrian mulai menggaruk kepala."Kalian bertiga disini dahulu - " tapi mereka membantah."Nggak boleh kami pengawal Nona Alexia .Kami diperintah kan Jenderal Wizard untuk mengawal nona"kata Isaac. "Ini buktinya " Wendy menunjukkan satu lingkaran sihir di tangan mereka.
Alexia sedikit kaget." Begitu ya " raut mukanya agak kesal malah dihati nya mengumpat .' Eric sial berani ia gunakan Sihir Ikrar Arahan' hati Alexia terus mengumpat.
" Mau bagaimana lagi." muncul satu seruling bentuk seperti bulu ditangan Alexia.Beberapa minit kemudian dari atas muncul seekor burung phionex mendarat di halaman berdekatan dengan Mereka semua.Burung itu bertukar jadi separuh manusia. Alexia mendekati nya.
" Hewan iblis tingkat merah !!!!"Wendy begitu kaget.Begitu juga Sasa dan Isaac .Mereka ternganga.Adrian hanya tersenyum.
"Nona Muda ,ada apa memanggil ku " Hio menunduk sedikit tanda hormat. " Hio perhati dari atas Kota Gion .Laporkan kalau ada kecurigaan disana dlm masa sejam.satu lagi jgn sampai org lain tahu keberadaan kau " Alexia memberi arahan .
"Baik Nona Muda . Aku akan laksanakan" Hio pun bertukar menjadi burung biasa lalu terbang ke atas.
" Kak ,maaf aku nggak memerhati Charlos dengan lebih teliti. Ini salah ku " Adrian berasa serba salah.Karna tugas yg diberikan sejak dulu ialah memerhati Charlos.
Alexia mengusap pundaknya Adrian.."Tetap disini " Alexia berkata dengan dingin . Dia berlari ke pintu gerbang ." Kami akan awasi Nona Alexia " diikuti dengan Isaac ,Wendy dan Sasa. Mereka bertiga mengejar Alexia .
" Semoga ketemu Charlos, kak "Adrian bergumam sendirian .Kemudian dia pergi dari situ untuk mencari Nice dan Ruuyi.
Tidak jauh dari gerbang kota ..Hio mendarat di satu pokok dan bertukar menjadi manusia. Dia ke arah Alexia yg sedang berteduh di bwh pokok.
Alexia mengobrol sama Hio. Agak kelamaan juga." Wendy ,Sasa ...apakah kalian nggak keberatan untuk ikuti Nona Alexia " kata Isaac separuh berbisik. " Nggak kok " jwb Wendy .
"Sama ...Lagi pula dari tujuh jenderal ,Nona Alexia satu satunya cewek . Sasa kagum ama dia .Karna kata Jenderal Wizard ,dia handal dlm strategi peperangan " jwb Sasa .... Alexia pun ke arah mereka.
__ADS_1
Alexia memberi maklumat yg diberikan oleh Hio.Dan Alexia juga memberitahu agar tidak mencolok . Mereka bertiga mengerti .
Sesampai di pintu gerbang timur,terdapat banyak org asing dan pedagang berbaris termasuklah Alexia dan mereka bertiga. Pengawal yg berjaga akan memeriksa org asing dan pedagang juga.
Seorng kakek tua yg mengangkut beberapa barang terjatuh akibat salah satu pengawal menjahili nya. Barang nya habis berjatuhan . " Oi kakek tua bisa cepetan dikit nggak " Pengawal itu ketawa terbahak bahak .Tiada siapa ingin menolongnya.
Wendy dan Sasa ingin menolong kakek itu tapi dihalang oleh Alexia. "Ingat ini timur Kota Gion sememangnya begini " bisik Alexia ." Tapi Nona- " Isaac tiada di sisi mereka .Rupanya Isaac nolongin kakek itu.
"Cih ...akan ada keributan lagi " Gumam Alexia yg dapat didengari Wendy dan Sasa
" Kakek ..nggak papa " tanya Isaac membantu kakek itu berdiri." Nggak papa ,cu" jwb kakek itu tersenyum ." Kau cucunya kah"pengawal itu menendang barang yg sedang dipungut Isaac.
Isaac pun berdiri lalu menonjok pengawal itu."Emangnya salah apa kakek itu " Isaac agak emosi akibat kejadian tadi." Udah cu jgn keributan ..aku udah tua emang ginie " celah kakek tadinya.
Pengawal itu bangun . "Tangkap dia " pengawal itu memberi arahan..org disekitarnya udah masuk gerbang kecuali tiga cewek . " Kalian jgn buat ribut " kata seorang pria keluar dari gerbang timur itu.
" Tapi Kapten -" pengawal itu dihabisi sihir api oleh pria itu.Isaac bersiap siaga .Begitu juga Wendy dan Sasa. Pria itu menunduk hormat ke Alexia. Pengawal2 yg berada disitu agak kaget tingkah kapten mereka .
"Udah berdiri tegak ...." Alexia mulai membuat muka datarnya. " Mengapa nggak kemari terus ke markas ku .Lagipula Jenderal Lion nampak mu mungkin dia coba bunuh mu lagi .Dan soal para bawahanku harap kau memaafkan mereka " Pria itu berkata agak serius.
"Siapa pria ini Nona?" bisik Wendy." Dan pula siapa cewek cantik ini " pria itu mendekati Wendy ditepi Alexia. " Jaga kelakuan mu Liam ." Alexia menatap dengan tajam." Baik ..baik siapa mereka bertiga . Biasanya kau nggak menyukai sekiranya ada yg ikuti kau dlm misi " tanya Liam .
Alexia tidak berbicara dan dia memandang sekeliling. Liam terus mengerti .Liam mempelawa mereka ke markas kecilnya.Mereka menerima pelawaan itu.
*maaf ya update nya kelamaan
penulisan ku masih jelek karna masih pemula.
like
share
__ADS_1
komen*