Akan Tiba Saatnya

Akan Tiba Saatnya
BAB 1 perdebatan


__ADS_3

pada pagi itu, dimana aku ingin berendam di dasar kolam.


lalu aku menyeburkan badanku ke dalam kolam tersebut, lalu aku menutup kedua mata ku, kedua tanganku menebak-nebak air menyalubung tubuh yang mengembang, mengambil nafas dalam-dalam, lalu aku menenggelamkan badanku kedalam dasar kolam. aku menunggu beberapa detik hingga merasakan detak jantungku melambat, kemudian membuka mata.


Dan, tersenyum.


Segalanya Indah. di dasar air, semuanya terlihat lebih jelas. bentuk kacamata renang merah yang tertinggal di dasar. sekeping lempengan pembersih kolam yang selalu mendekam di sana.


baris-baris keramik biru yang melintang rapi,


batu kerikil yang entah muncul dari mana.


Sementara, pemandangan di atas sana kabur. Menurutku, itulah indahnya berada di dalam air Ia memiliki dunianya sendiri, dan mengubah perspektif mengenal dunia luar. Sesekali, kita memerlukan cara yang berbeda untuk memandang sesuatu.


byur!


tiba-tiba, sosok tubuh melompat ke kolam, mengacaukan kedamaian yang tadi kurasakan. aku pernah ke permukaan sambil merenggut ke arah arga, sahabatku yang kini sedang menyengir tanpa rasa bersalah. ketika mencariku, tempat ini adalah tempat pertama yang didatanginya, dan biasanya tebakanya benar.


''ganggu aja, sih, '' keluhku. ''aku lagi di tengah-tengah momen meditasi, tau. ''


"aku, kan, jarang bikin kamu kesel. biasanya, kamu yang bikin aku kesel melulu.'' dia tertawa lepas, senang dengan keahlian nomor satunya selain membuat cewek-cewek di sekolah kami klepek-klepek seperti ikan kehilangan air, yaitu berbuat iseng.


aku bersiap-siap naik, tapi arga menahan pergelangan tanganku. ada raut menantang yang sulit ditolak di wajahnya.


'' Adu tiga putaran. yang kalah traktir stek, '' tentangnya.


''dan, bebas memilih film malam ini,'' tambah aku dengan itu, aku kembali menjemputkan diri, lalu langsung melesat dengan gaya bebas. minggu lalu, Iya berhasil mengalahkanku dengan selisih waktu 4 detik, kali ini aku tak niat lengah lagi.


''curang kau!'' ucapnya.


aku menahan senyum sambil Mengayunkan tangan dengan penuh tenaga. kalau ada yang bisa menyiangi atlet renang di SMAku. maka orang itu adalah aku.

__ADS_1


Kalau bisa memilih, akau ingin menjadi penghuni laut. yang tinggal di Dasar samudra seperti di dalam film. yang setiap hari bebas menelusuri keindahan laut dalam, dan berinteraksi dengan makhluk-makhluk laut yang hanya bisa dilihat manusia dengan video atau di dalam kolam.


selalu berada di dalam air, dalam dunia yang selama ini tak lebih dari sekedar fantasi bagi orang-orang sepertiku.


'' Hei ini steknya sudah aku belikan, buruan dimakan sebelum aku makan."


ucapnya yang terlihat sedang memakan stik yang dia beli.


yang terlihat tangan dan kakinya sudah kotor karena makanan itu.


tentu saja dia tak pernah memahami obsesiku dengan air. dia sendiri menyukai air tetapi kami sama-sama tahu yang sebenarnya disukainya adalah berenang, Bagaimana sejak kecil kedua kaki dan tangannya secara alami bergerak dengan lincah di dalam air, melawan gravitasi, selalu membawanya menuju ke menangan.


Iya meraih Entah berapa puluh medali dan piala yang dipajangnya dengan bangga di dalam kamarnya. jika ada satu yang menyamai kesukaannya pada renang itu adalah kompetisi serta tantangan di baliknya.


kami mulai aktif dalam renang pada waktu bersamaan. layaknya sahabat kecil yang tumbuh besar bersama, kami melakukan banyak hal. mencari jangkrik tetapi lapangan misalnya, atau bersepeda mengelilingi lingkungan tempat tinggal kami. aku dan dia sama-sama menyukai stik, membenci bawang goreng, dan selalu berubah mood saat menonton televisi.


saatsaat berumur 7 tahun kami mulai sering mengunjungi kolam renang yang baru dibuka di dekat Perumahan kami, dan Sejak saat itu, kami tak pernah lepas dari air. begitu masuk SMP, kami berdua bergabung dengan salah satu klub, dan kegiatan itu Kami lanjutkan sampai sekarang.


'' Sayangnya aku ada ujian susulan gara-gara batuk tempo hari itu. Kira-kira saya bisa ujian pas waktu istirahat yang aja nggak, ya.''


satu hal yang perlu diketahui, dia arga Winata gila sekali dengan latihan renang. Dia menghabiskan sebagian besar waktunya di kolam renang berukuran besar yang menjadi kebanggaan smp-nya.


bahkan melebihi jam latihan yang diwajibkan oleh pelatih.


'' maksud kamu, karena aku bintang sekolah kita ya.'' dia menggoda lagi membuatku ingin mengetuk kepalanya dengan sepatu karena gemas.


'' tapi, latihan ya latihan, Nov. nggak bisa enggak.''


dia benar. secepat apapun kami para atlet renang perlu terus-menerus latihan untuk membangun stamina, memperbaiki teknik renang kami, dan mempertahankan konsisten tersebut.


itu alasannya kenapa aku juga rajin lari pagi setiap hari untuk mendampingi sesi latihan renang. terima kasih kepada Arka yang membagi virus batuk kepadaku, minggu lalu aku pun sempat absen latihan karena terkapar akibat batuk yang tak kunjung sembuh, dan terbaring di tempat tidur.

__ADS_1


aku memerlukan latihan khusus untuk mengejarmengejar ketinggalan.


'' apalagi minggu depan anggota grup SMA Darussalam bakal datang ke sini. aku berencana latihan satu lawan satu bersama pelatihku akhir pekan ini, biar lebih Prima.''


arga nampak semangat. bukan sesuatu yang mengherankan karena kami berdua sama-sama suka tantangan. Karena kami tahu atlet dari SMA Darussalam terkenal tangguh, Rasa Tak sabar untuk segera menghadapi mereka.


'kak nov juga akan, lo'' godaku, membuat pipi sahabatku merenung. jarang-jarang cowok bebel itu bisa tersipu sibuk begini.


Kak Nov adalah senior kamu yang lulus tahun lalu. Dia terkenal sebagai salah satu perenang tercepat untuk kategori wanita, dan merupakan objek perhatian harga sejak kali pertama menginjakkan kaki di sekolah ini.


Kak Nov adalah tipe ideal para pria, dengan parasnya yang cantik, cerdas ,supel, Jadi wajar kalau Arga menyukainya.


bersama dengan sederet murid lain tergila-gila kepadanya. Sayangnya, waktu itu Kak Nov sudah punya pacar yang juga merupakan senior kami di club, namanya kak Dion. saat keduanya putus, harapan Arga yang sempat Kandas kembali datang. bahkan sampai sekarang.


'' aku nggak pernah bisa ngerti Kenapa orang bisa jatuh cinta kayak gitu, ar.'' aku berkomentar kepadanya.


'' kayak kamu nggak bisa berhenti mengagumi dia Bahkan dia bersama orang lain. bahkan saat tahu kamu tidak akan bisa melihat dia lagi, perasaan yang kamu miliki buat dia tetap ada,'' lanjut lagi.


harga menatapku dengan penuh analisis.'' itu karena kamu nggak pernah membiarkan dirimu jatuh cinta, untuk jatuh bebas dalam semua kegilaan itu, dan ngerasain semua perasaan perasaan itu,'' sahutnya.


'' karena aku nggak mau jadi orang terlalu mengagumi hal-hal gila seperti yang kamu lakukan,'' ucapku, separuh meledek ke arahnya. namun itu benar. Aku tidak ingin seperti Arga, yang terus mengecek ponsel setiap kali mengirimkan pesan kepada Kak Nov.


menanti-nanti jawabannya dengan penuh harapan. Aku tidak ingin menunggu tanpa kepastian untuk sebuah jawaban mengenai perasaanku. Aku tidak ingin memulai apapun saat tahu Suatu Hari Nanti semua itu akan berakhir.


sudah sifat dasar manusia untuk mengingkari janji-janji yang mereka buat sendiri. kalau jatuh cinta menyakitkan, Kenapa setiap orang berlomba-lomba untuk menyakiti diri sendiri, terseret dalam kegilaan itu?


dia hanya mendengus'' Suatu Hari Nanti, kamu akan ketemu seseorang yang bikin Jantungmu serasa Berhenti Berdetak waktu pertama kali melihatnya, dan kamu akan mengerti hal itu'' ucapnya.


''aku nggak akan senaif itu,'' sahutku dengan cepat.


arga tersenyum, seolah mengetahui Sebuah Rahasia yang tak kupahami,'' biasanya, waktu sadar kalau sedang jatuh cinta Semuanya sudah terlambat.

__ADS_1


- bersambung-


__ADS_2