
"Asahi? Kenapa denganmu?" Tanya Musashi
"Cuman sedikit perubahan rambut hahaha." Jawab Asahi (tertawa canggung)
"Silahkan lanjutkan obrolan kalian aku akan melihat dari pojok." Lanjut Asahi
"Ah ya benar Kojiro dan yang lain dalam bahaya!" Gumam Musashi
"Kalau kau keluar, kau tidak bisa apa-apa. Kau tak punya kekuatan untuk bertarung. Kau hanya membebani." Ucap Komi
"... Sekalipun itu benar, aku tetap harus keluar." Jawab Musashi
"Benar!!" Sorak Asahi
Tiba tiba komi memegang tangan Musashi
"Wah jadi kuntilanak." Batin Asahi
"Sudah kuberitahu kau, bahwa kau tak dibutuhkan." Ucap Komi
"Ha?!" Musashi
"Ini sama seperti dulu. Kau tidak ingat?" Tanya Komi
Setelah itu Musashi pun dibawa ke flashback
kita ke sisi Asahi ajalah ya
"Bukankah itu sangat berlebihan? Walaupun kau seorang Dewi?" Tanya Asahi
"Kau siapa?" Tanya Komi
"Aku Dewi matahari yang membawa tawa dan kebebasan Nika." Jawab Asahi
Tiba tiba Asahi di serang oleh Komi
Tapi tentunya bisa dihindari walaupun masih terluka sedikit
"Hei seorang wanita imut imut pemarah ya?" Tanya Asahi{menghindari semua serangan Komi}
Ekspresi: ()
Nada bicara: [ ]
hal yang dilakukan sambil bicara: {}
"AKU TIDAK IMUT!!!" Jawab Komi {nyerang Asahi}
"Ya maaf bocah kecil yang cantik." Jawab Asahi
"Ayo bicara secara baik baik hahaha." Lanjut Asahi (Tertawa keras)
"Tidak mau, kau pasti mau menangkap ku kan?" Tanya Komi
"Hahahahahaha!!! Aku ini perempuan untuk apa juga aku juga menangkap mu chibi-kun~." Jawab Asahi {mencubit pipi Komi}, (Tersenyum menggoda)
__ADS_1
Lalu mereka pun mengobrol walau Komi kesal karena Asahi selalu tertawa
Skipp sampai meledak
"BERHENTILAH TERTAWA!!!!" Ucap[Garang], Komi(kesal)
"Hahahaha!! Maaf tapi semakin aku tertawa semakin kuat aku, dan aku juga tak bisa menghentikan tawa ku karena itu, HAHAHAHAHA!!!" Ucap Asahi (Tertawa super keras)
"Apa-apaan itu bukankah itu namanya curang?" Tanya Komi
"HAHAHA!!!! Ya namanya juga Dewi pembawa tawa, dan kebebasan." Jawab Asahi
Skipp sampai kelar
Tapi kita pindah dulu
Pertambangan Daito didekat puncak sudah banyak orang di sana
"PUNCAK SUDAH DEKAT...! BERSIAPLAH!!" Sorak NPC
"Itu kishinnya?" Tanya Kojiro (Berkeringat, kaget)
Lalu terlihatlah kishinnya udah kalah
"Ada yang mendahului kita?" Tanya seseorang
"Kishin ini kepalanya hilang..." Sambung yang lain
"Sudah jauh jauh kesini, rupanya dia sudah mati..." Gumam Kojiro
"Apa maksudmu, Tsugumi?" Tanya Kojiro
"Apabila seekor oni mati, Mereka bakal berubah jadi kitetsu... Namun kishin ini masih berbentuk utuh, yang artinya tanduknya belum di potong!" Jawab Tsugumi
"Begitu." Gumam Kojiro
"..... Lalu, dimana tanduknya? Aku ingin mencarikan titik lemah kishin untuk Musashi, tapi..." Batin Kojiro
"Tapi kayaknya gak ada yang mirip mirip tanduk ditubuh kishin ini...?" Gumam 3 NPC
"Kalau gitu, mungkin saja tanduknya ada dikepalanya yang hilang?" Tanya Kojiro bergumam
"Bisa jadi." Jawab seseorang
"Tepat seperti yang kau katakan, nak." Ucap ???
"! ... Dare?" Tanya Kojiro (Kaget)
Ya siapa lagi kalau bukan Shiro
"Priest...?" Tanya NPC 1
"Tapi kok bawa pedang?" Tanya NPC 2
"Apa dia yang membunuh kishinnya?" Tanya NPC 3
__ADS_1
"Yaps." Jawab Shiro
"Dimana kau sembunyikan kepala dan tanduknya?" Tanya NPC 4
"BANGSAT KAU TIDAK MAU JAWAB?!!" Tanya seseorang[marah],{mau ngeluarin pedang}
Setelah itu Shiro pun dikepung
Mereka semua pun dengan mudah di potong jadi dua oleh Shiro
"Eh?" Kojiro
"Dia membunuh mereka?! Kenapa?!" Pekik batin Kojiro
"Yang kuinginkan adalah Kitetsuto kalian. Dan untuk mendapatkannya, aku perlu menghabisi kalian dulu." Ucap Shiro
Setelah itu pertarungan pun dimulai
Sayangnya semua bushi yang menyerang Shiro mati terpotong potong
"APA APAAIN ITU?!! KEKUATANNYA... TIDAK NORMAT!!" Pekik seseorang
"ORANG ITU BUKAN SEKEDAR BANDIT BIASA!! Siapa dia sebenarnya!!" Pekik seseorang
"GI gimana ini Kojiro?" Tanya Tsugumi
"Kabur!!" Jawab Kojiro(berkeringat dingin)
"Dengan kekuatan kami saat ini, kami takkan mampu menghadapi pria gila itu...!" Batin Kojiro
"Kojiro?" gumam Shiro
"Jangan jangan kau Kojiro?" Tanya Shiro
"A apa? orang ini... Kenal aku?" Batin Kojiro
"Kenapa... Dia berjalan ke arahku?!" Batin Kojiro
"Matinya bushi itu adalah hal yang baik." Ucap Shiro
"Sekalipun tubuh mereka remuk tercerai berai. Jiwa mereka masih tertinggal di dalam Kitetsuto. Begitu mereka berubah menjadi kitetsu. Bushi bisa bertarung selamanya!! Kau juga bisa, nak. Kau mati untuk itu kan?" Tanya Shiro(Tersenyum psikopat)
Kojiro pun panik dan tau kalau Shiro tak bisa dia kalahkan
Tsugumi panik juga
Disisi Asahi
"Sepertinya kau ingin bersembunyi disini ya?" Tanya Asahi dah balik ke mode normal
Pertanyaan Asahi hanya di jawab anggukan oleh komi
"Dah aku akan keluar. Kuharap kita bisa mengobrol lagi loli tua hahaha!!!" Ucap Asahi
Asahi pun lalu meninggalkan komi yang menggerutu
__ADS_1
Bersambung