Aku Bereinkarnasi Ke Dunia Orient

Aku Bereinkarnasi Ke Dunia Orient
BAB28 PULAU AWAJI(8.)


__ADS_3

Ekspresi: ()


Nada bicara: [ ]


hal yang dilakukan sambil bicara: {}


Telepati: *


Name: Bicara ama system


Kondisi:<>


Narator: -All-


...----------------...


"Apa?! APA BENDA BEST HITAM ITU...?!"


"...?!" Katsumi


"Tu... Tuan muda."


"Uhm... Apa yang terjadi? Mereka berdua... Ada didalam benda hitam itu, iya kan...?"


"..." Michiru dan Musashi


"Kau tau apa itu?" Tanya Katsumi


"Kristal obsidian." Jawab Asahi simpel


Katsumi bingung tapi seperti sedang me'ngingat² sesuatu.


"AHH! BENDA ITU MENJADI TIDAK TERKENDALI!!"


Kristal obsidian semakin membesar dan membesar.


"Coba tahan mereka!!"


"?!"


"Ada apa dengan kristal hitam itu?"


"Sebuah kristal hitam... Menurutmu apakah itu...?" Tanya Tsugumi


"Iya... Itu terlihat seperti benda yang muncul pada saat ujian pedang.... Apakah... Sesuatu terjadi dengan Musashi...?" Ucap Kojiro


...----------------...


Alam bawah sadar MuChiru


Muchiro: Musashi Michiru.


"Musashi... Musashi...!"


"... Hah? Michiru?"


Michiru disini sedih ya udah mau nangis dia.


"Ayahku... Telah menemukan mu..."


"Ayahmu?!"


"Jadi ini yang dimaksud batu² akan terhubung bersama... Jika dia pengguna Qi pedang yang sama berhubungan... Kristal²'ku akan bersatu denganmu...!" Ucap Michiru


"Aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan!" Ucap Musashi (Bingung.)


"Aku dan kamu... Tidak bisa membiarkan para bushi menangkap kita disini...!"


"Kita harus kabur...!" Ucap Michiru


...----------------...


Diluar alam bawah sadar.


"TAHAN!!!"


Asahi gak mau membantu, soalnya dia tau kalau dia membantu Musashi bakalan ditangkap dia juga bakalan ditangkap. Asahi yang berjuang demi kebebasan dia tak mau orang lain ditangkap karena dia kalau orang itu bukanlah orang jahat.


Semua orang menjeratkan Ki pedang mereka ke Kristal obsidian.


Tiba² saja ada beberapa Ki yang putus.


"Tidak berguna... Ki pedang biasa tak akan cukup!!"


...----------------...


Kastil


"Hei Kuroko!!" Ucap Naoe


"Aku tahu Kanetatsu." Jawab Kuroko


"Pedang besi iblis: Hell's prison!" Kuroko


Lalu Kuroko mengeluarkan banyak sekali kristal.


...----------------...


Tempat kristal MuChiru.


Diatas kristal MuChiru tiba² saja muncul sangkar raksasa yang akan menahan mereka.



...----------------...


Alam bawah sadar.


"Sebuah sangkar Qi pedang?!" Gumam Michiru


'Ini sangat kuat...!! Aku tidak bisa kabur...' Batin Michiru (Menahan sesuatu.)


'Ini tidak berguna... Kekuatanku tidak cukup.' Batin Michiru (Menahan sesuatu.)


...----------------...


Luar.


"KITA BERHASIL!! ITU AHLI STRATEGI KITA!! DIA ADALAH PENGIKAT TERBAIK DIKELOMPOK INI!!"



Musashi dan Michiru yang keluar dari kristal langsung ditudung dengan tombak.


"Mereka berdua... Ada didalam kristal hitam tadi...?!"


Michiru sedang melindungi Musashi.



Nah kek begitu, maaf gak berwarna gw ngambil dari manga.


Asahi disisi lain langsung menyiapkan rencana untuk menyelamatkan Musashi nanti.

__ADS_1


Rambut Asahi dah balik hijau semua.


Kenapa gak ada yang sadar perubahan rambut Asahi? Situasi gawat dan banyak orang panik gitu, pasti gak akan ada yang memperhatikannya kan?


'Aku tidak bisa membiarkan para bushi... Mengetahui tentang sang dewa iblis ataupun ayah... Dan... Dan...! Aku harus menyembunyikan fakta bahwa Musashi adalah wadah sang Dewi obsidian! Ayah berkata kalau kelompok Uesugi juga sedang mencari sang Dewi obsidian... Dan satu²'nya cara untuk menangkap sang Dewi obsidian... Adalah membunuh wadahnya...! Aku tidak bisa membiarkannya! Aku akan melindungi Musashi!' Batin Michiru (Super waspada.)


"Ya- yang mulia!!"


Lalu terlihatlah Uesugi dan Kuroko menghampiri tempat kejadian.


"!!" Michiru


"..." Uesugi


'Ketua dari kelompok Uesugi... Sudah tahu seberapa banyak dia? Kenapa dia datang kesini?' Batin Michiru


"Tuan... Perempuan ini... Adalah orang yang sudah kita waspadai berhubungan dengan mata² dari si anjing hitam. Masih ada keraguan apakah dia benar² putri dari Saruwatari..." Bisik Kuroko


Awalnya semua kecurigaan terletak pada Asahi, tapi karena ini manusia karet dewi Matahari ini lebih mentingin kebebasan apalagi kebebasannya udah pasti bukan. Karena gak mungkin dia matuhin orang kalau dia gak mau.


"Kenapa kita tidak mengintrogasi mereka ditempat eksekusi? Ini akan berguna untuk operasi besok!" Tanya[Bisik, dingin.] Kuroko


Uesugi mendengarnya hanya menatap Asahi yang bodoh amat seperti tidak pernah ditatap olehnya. Ekspresi si Asahi malah tersenyum dan seakan berpikir.


Uesugi yang sadar Asahi tak mempedulikan tatapannya, memilih berfokus ke Musashi dan Muchiru.


'Ayo buat kelompok bushi ku sendiri dengan rasa kek bajak laut.' Batin Asahi (Tersenyum.)


Itu yang dipikirkannya soalnya dia dah tau cara menyelamatkan Musashi tapi juga dengan adanya sedikit kesenangan.


Asahi ingin membuat kelompok bushi sendiri agar dia kalau² ada ngelawan manusia nanti tak kesulitan. Kan, para manusia bisa menghubungkan Qi pedang dan itu sangat merepotkan.


'Hah? Tidak hanya aku, tapi Musashi juga?!' Batin Michiru


'Apakah kau pikir Musashi juga seorang mata²? Sial... Jika mereka menginvestigasi Musashi, mereka akan mengetahui tentang sang Dewi obsidian dan wanita berambut putih itu...!!' Batin Michiru


"Kalian berdua bangun!!"


"Tidak, hanya salah satu dari mereka yang merupakan mata² musuh."


"!" Michiru


'Fiuh...!! Sepertinya mereka.hanha mencurigaiku...! Mereka bisa mengintrogasiku dengan cara apapun. Aku tetap tidak akan memberikan apa²... Bagaimanapun juga, setelah lima hari sang iblis akan memakan semua besi yang ada dipulau ini. Iblis itu akan pergi setelahnya... Jadi jika aku bisa bertahan dari siksaan ini selama lima hari... Ayah dan alu akan menang.' Batin Michiru


Michiru dan Tatsuomi lalu saling beradu tatapan tajam.


"Mata² musuh... Itu Musashi. TANGKAP DAN SALIP DIA!!" Perintah Tatsuomi {Menunjuk Musashi.}


"... Hah? Aku?" Gumam Musashi


"Hah?" Michiru


"Ayo!"


'Kenapa?!! Kenapa mereka menangkap Musashi dan bukan aku?!!' Batin Michiru


Gw gak tau mau nge gambarkan ekspresinya jadi pakai foto ya.



"Sekarang... Bagaimana cara kita mengintrogasi dia... Aku ingin tahu apakah dia bisa bertahan..." Gumam Tatsuomi {Memberikan tatapan kepada Michiru dan Asahi.}


Michiru sadar dengan tatapan Tatsuomi.


Asahi sadar tapi bodoh amat soalnya masih mikirin mau ngebangun bajak laut kek bajak laut kuja atau gak?


'PRIA INI...!!' Batin Michiru


Dimana ekspresi Michiru tak diperlihatkan, tapi dari matanya dia sangat marah.


'Seberapa kejamkah dia...? Aku harus menyelamatkan Musashi...!! Tapi... Aku tidak bisa memberitahu ayah atau sang dewa iblis...!!' Batin Michiru


"...!!' Michiru {Mencengkram tanah.}


'Apa... Yang harus kulakukan...?!' Batin Michiru (Labil.)


"..." Shimazu


"Cepatlah!!"


"Mata² musuh?"


"Entahlah... Tapi kehilangan anggota kelompok kita adalah hal yang buruk untuk saat ini."


"Apakah kau pikir mereka akan menggantikan dia?"


"Mereka sudah menentukannya saat formasi bertarung."


"Apa ini artinya kita tidak bisa bertarung?! Aku belum pernah membunuh iblis!"


"..." Akhiro


Asahi sudah keluar dari pikirannya mendengar perkataan itu.


"Orang itu... Hanya terus membebani kita..." Gumam Akhiro


"Apakah kau bisa melakukan sesuatu tentang ini kapten?"


"Aku akan menyelamatkan Musashi..." Jawab Asahi


"Apa?!! Kau akan dikeluarkan!!"


"Aku sudah berjanji akan membawa semua orang selamat ke Minato(Pelabuhan.) Dan bisa dibilang kapal kita masih dalam perjalanan karena dewa iblis belum kita kalahkan... Kalian harusnya tau dari sifat Musashi kalau dia bukanlah mata², dan juga aku bukanlah seorang aliansi Uesugi, juga Uesugi sebenarnya terpaksa menerimaku disini agar bisa mencari tahu kemampuanku. Jadi selamat tinggal, kalau alu tertangkap carilah kapten baru, yah walaupun aku akan menyarankan Katsumi." Ucap Asahi {Melambaikan tangan, berjalan pergi dengan kerennya.}


Bayangin Gai Kurenai berjalan pergi sambil melambai.


Asahi lalu hilang dengan Shunpo.


"..." Akhiro


...----------------...


Musashi dijerat pakai tali disalip. Gak pakai baju dan celana tapi barangnya masih ditutupi.


"..." Musashi


Asahi sedang mengamati, dan harus berpikir apakah akan baik² saja menyelamatkan Musashi dengan tubuhnya yang seksi ini. Kan gak lucu lu niat nyelamatin yang diselamatkan ngaceng Antgym. Asahi ngawasin dari atas kastil agar tak kena teropong seseorang.


"TURUNKAN AKU!!" Teriak Musashi


"Aku tidak tahu apa² tentang sang dewa iblis! Aku tidak bangga dengan hal ini, tapi sebenarnya aku tidak tahu cara bertarung menggunakan pedang iblis hingga kemarin!! Aku tidak bersalah!!" Ucap[Lemes.] Musashi


"..."


'Musashi... Aku akan menyelamatkanmu sekarang. Tapi... Jika aku langsung menuju kebawah sana, sama saja aku berjalan keperangkap Uesugi... Aku bisa menggunakan kekuatan kristal yang diberikan ayah kepadaku secara diam²...' Batin Michiru


Tiba² muncul kristal hitam di beberapa bagian kepala Michiru.


"..."


...----------------...


Tempat Petinggi Uesugi(Gak jauh dengan tempat Musashi.)

__ADS_1


"Sepertinya dia menggunakan kekuatan kristal... Kristal² aneh yang digunakan si anjing hitam... Jika aku menggunakan kaleidoskop ini untuk mengamati kekuatan kristal saat digunakan... Benda ini akan membuat sebuah reaksi." Ucap Kuroko {Mengawasi lewat kaleidoskop.}



"Aku telah memverifikasi reaksi yang sama yang datang dari putri itu yang datang di bagian ujung selatan pulau Awaji, dipuncak gunung yuzuha!!"


"Kita berhasil menemukan dalangnya tuanku. Jika kita mengalahkan para anjing hitam yang berkeliaran disekitar naga berkepala delapan... Kita bisa mengurangi kekuatan sang dewa iblis secara drastis!" Ucap Naoe (Bangga.)


"Dalam serangan besok kepulau Awaji... Aku akan memenggal kepala anjing hitam dengan satu pukulan." Ucap Uesugi.


...----------------...


Sisa satu hari sebelum penyerangan.


-Kastil Shiryu kelompok Uesugi sore itu, semua bushi yang tergabung dalam misi pengambilan kembali pulau Awaji berkumpul.- Narator


-Dengan rencana penyerangan ke dewa iblis naga berkepala delapan yang akan dilakukan esok harinya, mereka mengadakan upacara besar²'an untuk menggelorakan tekad mereka.- Narator


-Sejak dulu kala hingga sekarang, kelompok² pendekar pedang ini hanya membutuhkan dua hal yang sangat perlu untuk maju kemedan perang yang berbahaya...- Narator


-Yaitu... Rasa keadilan yang membuat darah mereka mendidih, dan janji diberikannya hadiah yang akan memakmurkan keturunan mereka.- Narator


"Saat ini, setengah dari keseluruhan Hinomoto dikuasai oleh dewa iblis hitam..." Jelas Tatsuomi


"Daerah Echigo milik klan Uesugi di Utara... Di timur, daerah Mikawatotomi milik klan tokugawa... Dan daerah bekas ibu kota dibarat... Banyak dari kalian yang berdiri disini kehilangan rumah karea iblis² itu ." Lanjut Tatsuomi


"..." Katsumi


"Apakah kalian rela para iblis meng'injak² kebanggan dan sejarah dari klan² kalian?!" Tanya Tatsuomi


"Tentu saja tidak..." Gumam Katsumi


"Ayo kita rebut kembali apa yang mereka rampas dari kita dengan pedang² kalian!!" Seru Tatsuomi


Semuanya langsung bersorak.


"KITA AKAN REBUT KEMBALI RUMAH KITA DARI DEWA IBLIS HITAM!!" Teriak Tatsuomi


"Dan untuk mencapainya, yang terpenting adalah kita harus mengalahkan naga berkepala delapan! Kalian tahu, apapun itu yang dimakan oleh seekor anak iblis akan masuk ke induknya... Naga berkepala delapan ini adalah salah satu dari empat iblis yang dilahirkan langsung oleh dewa iblis hitam. Jika kita berhasil memutuskan pembunuhnya yang tebal itu..."


"... KITA BISA MENGURANGI SEPEREMPAT KEKUATAN DARI DEWA IBLIS HITAM DALAM SATU SERANGAN!!!"


'Dia bilang begitu, tapi dalam 150tahun terakhir belum pernah ada yang berhasil membunuh naga berkepala delapan ini...'


'Bisakah kita melakukannya...?'


"Jika kita berhasil menghancurkan masing² tanduk yang ada di delapan kepalanya, maka naga berkepala delapan itu akan mati!! Siapapun dari kalian, sekalipun hanya bisa menghancurkan salah satu tanduknya..." Jelas Tatsuomi


"... Klan Uesugi akan menghadiahkan kalian benteng kami!!" Ucap Tatsuomi


"..."


'Dia akan menghadiahkan sebuah benteng? Yah kurasa itu memang bagus, tapi itu juga bisa membangkitkan keserakahan dan keegoisan yang pasti ada di setiap manusia. Tapi aku juga ingin mendapatkannya lagipula aku jadi tak perlu repot² membuat kapal terbang.' Batin Asahi


Aslinya dia gak bisa buat.


"Dia akan menghadiahi kita benteng?!"


"BENTENG TERBANG YANG DAPAT LANGSUNG KE PERTARUNGAN MELAWAN DEWA IBLIS!"


"TIDAK PEDULI SEBERAPA RENDAH PANGKATMU SEBAGAI SEORANG BUSHI... DENGAN SEBUAH BENTENG KALIAN AKAN LANGSUNG MENJADI SEORANG PENGUASA DAN BISA MEMULAI MENCARI NAMA UNTUK KELOMPOK BUSHI KALIAN SENDIRI..."


"TIDAK ADA HADIAH YANG LEBIH HEBAT DARI INI...!! KITA AKAN..."


Semua bushi tersenyum, berbagai senyum.


"... MEMBUNUH SANG NAGA DAN MENJADI PEMIMPIN DARI KERAJAAN BARU!!!" Ucap[Lantang.] Tatsuomi


Semuanya auto bersorak.


"..."


"Kami akan menjadi satu²'nya yang membunuh naga itu..."


"Ahh... Kelompok Minato!"


"Maaf, tapi... kalian tidak boleh pergi ke pertempuran besok!" Ucap Naoe


"..."


"... Hah?"


"Apa yang anda maksud, tuan Naoe...?"


"Dua anggota kelompok Minato sedang dicurigai... Dan kami belum bisa membuktikan kalau kalian semua tidak terlibat. Kalian boleh bertarung setelah kalian terbukti tidak terlibat! Sampai saat itu, kalian harus menunggu dikastil!" Jelas Naoe {Menatap tajam Asahi.}


Asahi hanya membalasnya dengan senyuman yang sangat manis.


"Dicurigai sebagai mata²? Kita tidak ada urusan dengan mereka... Jika kita tidak bisa pergi bertarung, maka kita tidak bisa menggapai impian kita!! A-"


"Cari kapten lain, bye aku akan ke suatu tempat." Ucap Asahi {Pergi.}


"..." Akhiro


Seketika yang bertanya langsung terdiam. Masalahnya adalah kalau ingin mencari kapten lain maka harus bertarung lagi.


...----------------...


Sementara itu dilapangan eksekusi.


Intinya Michiru berhasil menolong Musashi, tapi Musashi malah diserang Akhiro yang ingin Musashi agar mengaku tak ada kaitannya dengan kelompok Minato. Asahi muncul membantu dan menasehati Akhiro.


Ini nasehat Asahi.


Kau ini salah satu anggota keluarga Shimazu, kan? Kau pasti ingin membuktikan dirimu ke orang tuamu dan membantu saudara²'mu, tapi ingatlah dalam penyerangan ini kau tidak boleh hanya memikirkan keluargamu saja. Di penyerangan kita semua adalah tim dan kalau kau ingin membuktikan dan mengambil alih kelompok Shimazu maka belajarlah menghargai semua anggota tim.


Udah kelar.


Tiba² saja muncul banyak iblis mirip kadal tapi diatas tubuh mereka ada setengah tubuh manusia(Cuman kakinya doang gak ada, kek nyatu dengan si iblis.)


"Kyahahaha! Kakak!"


"Kami datang untuk membantumu!"


"Siapa mereka?!" Tanya Musashi dan Asahi


Keduanya sama² panik.


Yang satu panik karena Michiru yang merupakan wanita yang bisa dibilang imut pasti mau ditangkap, dan satunya panik karena ada iblis.


"Ayah menyuruh kita untuk membantu membawa pulang sang Dewi!"


"Sang Dewi?" Gumam Musashi


Michiru kelihatan dari ekspresinya adalah campuran takut, panik, kaget, dan gak mau.


Bersambung.


"Kategori misi: Main quest


Tujuan: Kalahkan Yamata no Orochi


Hadiah: Sarung tangan petir(Modifikasi dari tranformasi Luck)

__ADS_1


Penalti: Pengurangan 50% proficience dari salah satu skill anda."


Belum selesai


__ADS_2