
Ekspresi: ()
Nada bicara: [ ]
hal yang dilakukan sambil bicara: {}
Telepati: *
Name: Bicara aman system
Kondisi:<>
Narator: -p-
...----------------...
Setelah dari tempat timbang.
Asahi, Musashi, Katsumi, mereka sparing.
Katsumi mengajari Musashi dan Asahi cara menggunakan Qi pedang.
Jadi Asahi gak boleh pakai kemampuan buah iblisnya.
...----------------...
Benteng utama Tenshukaku pada kasti Shiryuu.
"Tidak usah terlalu formal... Kastil ini terasa seperti rumah bagimu, kan?"
"Ya... Aku jadi teringat masa lalu!"
Yang mengobrol itu adalah Naotora, dan Tatsuomi yang duduk saling bersebrangan.
"Ada 5 kelompok besar di Hinomoto, termasuk kita..."
"Kita selalu bertemu semenjak kita masih muda..."
"Untuk mewujudkan mimpi kita bersama yaitu sebuah negara yang damai!"
"Itu hanyalah penyanderaan untuk diplomasi... Apa kamu harus seidealistis itu dan naif begitu?" Tanya Tatsuomi
"Jangan bicara begitu! Kami mengirim bantuan untukmu dengan niatan baik. Itu sama seperti dulu saat berada dipulau kawanaka..." Ucap Naotora
"Jadi bagaimana misi pada pulau Awaji berlangsung?" Tanya Naotora
"Tidak buruk, kami berhasil memperkirakan lokasi dan kekerasan tanduk naga berkepala delapan. Kita akan melakukan penyerangan dalam waktu 5hari." Jawab Tatsuomi
"Baiklah... Nampaknya kalian tidak butuh bantuan kami sama sekali." Ucap Naotora
"Aku mengundangmu kesini untuk alasan lain. Naotora... Dewi obsidian telah ditemukan." Ucap Tatsuomi (Sangat serius.)
"Dimana?" Tanya Naotora (Kaget.)
"Ada saksi mata yang melihatnya dia bersama sosok putih tak dikenal ditambang Daitou di provinsi Mimasaka."
'Sosok putih tak dikenal?' Batin Naotora
"Jika kita bisa menemukan lokasi si Dewi obsidian..."
Tatsuomi masih belum percaya Asahi dewi Matahari.
"Masa peperangan dengan iblis ini akhirnya akan berakhir. Kita bisa mengubah sejarah, Naotora!!" Ucap Tatsuomi (Sangat serius.)
"...!!" Naotora
"... Tapi sepertinya musuh kita sudah mendengar kabar tentang ini juga."
"!"
"Maksudmu para Kuroinu?" Tanya Naotora
"Ya. Mereka tak diragukan lagi akan mengambil tindakan..."
"Mereka mungkin akan menggunakan rencana serangan ke naga berkepala delapan untuk menghancurkan kita... Kemungkinan besar dari dalam."
"Dari dalam?"
"Ya... Mereka dapat menggunakan kitetsuto, jadi akan mudah bagi mereka untuk menyamar sebagai anggota pasukan sekutu..."
"Karena itu mereka kemungkinan akan mengirim pengintai untuk mempelajari poin² penting pada rencana kita..."
"Bisa jadi... Mereka akan menggunakan salah satu antek mereka..."
...----------------...
__ADS_1
Sekarang Michiru sedang melihat Sparing yang kelihatannya tak adil menurut orang².
Kenapa tak adil? Soalnya:
Musashi dan Katsumi VS Asahi yang menutup matanya.
Padahal tujuan Asahi tuh latihan Qi pedang sambil melatih Hakinya.
Kenapa mereka berdua melawan Asahi, ya kalau mengikuti Canon yaitu melawan Katsumi.
Maka nasib Katsumi sudah kita ketahui bagaimana.
"Tuan putri! Tolong jangan lupakan tugas anda." Pinta pelayan
"..." Michiru
"..." Michiru
Tiba² saja wajah Michiru muncul² kristal².
Nah kayak begitu sisanya warnain sendiri sana.
Asahi merasakan itu tapi memutuskan mengabaikannya, soalnya dia lagi latihan Haki dan Qi pedang.
...----------------...
Tempat teleponan Michiru dan seseorang yang Michiru sebut ayah(Inuda Yataro.)
"Michiru! Kamu sudah sangat membantu dengan memberikan informasi rahasia Uesugi menggunakan kristalmu." Ucap Yataro
"Terima kasih ayah." Jawab Michiru
"Tetapi... Mengintai adalah misi keduamu. Kamu paham apa misi utamamu, kan?" Tanya Yataro
"Tentu." Jawab Michiru (Tersenyum manis.)
"Temukan sang Dewi obsidian... Dan bunuh manusia yang dirasukinya."
"..." Michiru
"Apakah kamu sudah menemukan si bushi berambut merah dan putih itu? Aku telah menemukan gambar dari Shiro kepadamu, jadi kamu seharusnya tahu bagaimana penampilannya." Tanya Yataro
Dia kan tau penampilan Musashi dan udah jelas dari foto, tapi kalau Asahi yang rambut putih adalah hasil dari gear 5 dan rambut aslinya adalah hijau jadi identitas Asahi belum diketahui.
Walaupun Michiru sempat bingung soal kemiripan Asahi dengan orang yang difoto, tapi rambut mereka membedakannya.
"Hmm... Tetapi saat kamu bertemu dia, kamu akan mengenalinya... Karena kristal²'mu itu terhubung... Dan yang berambut putih bisa memanjangkan tubuhnya." Jelas Yataro
"...?" Michiru
"Aku akan menunggu sampai saat itu. Aku sayang padamu, Michiru! Kamu memang putriku yang paling cakap!" Puji Yataro
"Tuan putri Michiru, apakah transmisinya sudah selesai? Apa anda sudah melaporkan kepada ayah anda jika anda sudah menemukan Dewi obsidian?"
"Ya. Aku sudah bilang aku sedang mengamatinya... Pak tua." Jawab Michiru
"Saya tahu saya disini hanya sebagai pengawas, tetapi menurut saya, kita sudah cukup mengawasinya..."
Tiba² saja wajah muda si pelayan berganti menjadi wajah pak tua.
"Seseorang sepertinya harusnya langsung dibunuh saja! Sejak kita bertemu dengan dia, dia selalu terlihat lengah!"
"Apalagi kita tidak bisa terlalu lama menyamar sebagai bushi Saruwatari."
Ganti dong jadi Saruhara.
Lalu Asahi terkena serangan dangkal Musashi di kaki kirinya.
"Ditambah lagi, kita tidak boleh membiarkan Uesugi tahu kalau didalam tubuh Musashi ada sang Dewi obsidian... Kalau sampai itu terjadi, Dewi itu akan diambil alih oleh para bushi dan kita juga tidak bisa menemukan wanita berambut putih itu."
Tiba² saja ditempat latihan Asahi bersin yang membuatnya terkena serangan dipipinya, tapi sempat dilindungi dengan Buso haki.
"Jika kita gagal, harapan kita akan hilang bersama para dewa iblis."
"... Aku mengerti. Aku akan mengakhiri semua ini sebelum semua itu terjadi." Jawab Michiru
'Tidak apa²... Belum ada yang menyadari... Kalau sang Dewi obsidian berada dalam tubuh Musashi... Aku akan baik² saja sampai mereka mengetahui itu... Aku bisa bersamanya sedikit lebih lama... Musashi... Haruskah kamu mati? Apakah aku... Harus membunuhmu...?' Batin Michiru
"..."
Terlihatlah Asahi dan yang lain sudah selesai latihan dan Asahi terluka sedang.
Soalnya dia fokus berlatih memakai pedang, dan berlatih Haki.
__ADS_1
Jadi dia nge banned semua skill yang ada selain itu.
'Aku tidak bisa menerimanya...' Batin Michiru (Sedih.)
'Aku tahu sejak pertama bertemu... Bahwa kamulah orang yang harus kubunuh. Ayahlah yang memberikanku perintah itu. Ayah sangatlah berharga bagiku. Dia adalah satu²'nya ayah bagiku, tapi...' Batin Michiru
Lalu Michiru teringat kata² Yataro: Aku menyayangimu Michiru! Kamu memang putriku yang paling cakap!
'Saat ayah menciptakanku...' Batin Michiru
Kata² Yataro saat menciptakan Michiru: Gagal lagi... Kenapa aku selalu membuat sampah... Sialan...!!
'... Dia berteriak seperti itu. Dan aku mendengarkannya... Aku... Dianggap tidak berguna, bagaikan sampah... Yang dibuang begitu saja. Aku bahkan tidak diberi nama. Setiap hari saat aku berbaring disana... Aku berpikir. Aku tidak berharga bagi siapapun. Kalau begitu... Apakah keberadaan ku itu diperlukan? Seiring berjalannya waktu... Semuanya berubah ketika aku dibolehkan untuk melakukan tes katana. Diantara saudara²'ku yang tidak berjiwa, akulah satu²'nya yang berhasil.' Batin Michiru
Kayaknya harus kuganti dari batin ke narator Michiru ya?
Kata² Yataro saat melihat Michiru berhasil melakukan tes Katana: Kerja bagus! Karena kamu spesial... Aku akan menamaimu! Namamu adalah... Michiru! Karena kamu adalah putriku yang ketiga ribu.
Arti nama Michiru itu laut, samudra, cantik.
Maknanya cari sendiri lah belajar woy.
-Namaku Michiru! Saat itulah aku mulai merasa berubah dari sampah tidak berguna menjadi manusia sepenuhnya. Aku sangat bahagia aku akan menjalankan tugasku. Dengan menyelinap ke kelompok Uesugi dan melakukan tugasku... Aku akan menunjukkan betapa berharganya aku ke ayah! Tapi... Hanya itu satu²'nya yang berharga dariku. Aku tahu jika aku gagal dalam misiku ini... Aku akan kembali menjadi sampah tak berguna. Aku benci itu, jadi aku akan berusaha yang terbaik. Aku akan membunuh sirambut merah secepatnya setelah aku sampai di dunia luar!! Setidaknya itulah yang awalnya ada di pikiranku...- Narator Michiru
Tuh buat yang ngerasa hidupnya gak guna.
...----------------...
Flashback Michiru
"Pipimu... Berdarah." Ucap Michiru
"Oh... Ini pasti terjadi saat aku menyelamatkanmu tadi." Ucap Musashi {Memegangi pipinya.}
"Kau menyelamatkanku?" Tanya Michiru
'Mengapa? Tapi aku tidak pernah melakukan apapun untuk orang ini... Tetapi... Dia rela terluka untukku...?' Batin Michiru
"......" Michiru
'Dia... Sangat aneh.' Batin Michiru
Tiba² saja Musashi tertawa.
"Kenapa tertawa!!"
"Aku senang kamu tidak marah!"
"..." Michiru
'... Rasanya aneh... Dia masih memanggilku dengan namaku... Meskipun aku belum pernah menunjukkan kalau aku bisa berguna untuk dia...' Batin Michiru
-Kamulah... Orang pertama yang tersenyum kepadaku dengan tulus. Maukah kamu mengajariku... Caranya agar aku bisa berada di sekitarmu tanpa mencintaimu...?- Narator Michiru
Flashback end
...----------------...
Sekarang terlihatlah Musashi dan Asahi dinasehati oleh Katsumi.
Musashi memanggil Michiru untuk membantunya berlatih, dengan si Michiru yang mengirimkan Qi pedang ke Musashi.
Sedangkan Asahi masih dinasehati oleh Katsumi. Alasannya adalah Asahi berhasil menghubungkan Qi pedang, tapi Qi pedang Asahi seakan memakan Qi pedang orang yang menghubungkan Qi pedangnya dengannya.
Asahi hanya berkata akan berusaha.
Tapi Asahi malah melupakan Musashi dan Michiru.
Saat Asahi melihat mereka berdua, mereka sudah siap menghubungkan Qi pedangnya.
Asahi tak bisa menghentikan mereka.
Saat Qi pedang Musashi dan Michiru terhubung, keluarlah Kristal hitam dari tubuh mereka berdua.
Mereka yang melihatnya kaget, kecuali Asahi yang panik karena beberapa rambutnya mulai berubah menjadi putih, tapi Asahi bersyukur karena rambutnya berhenti menjadi putih.
Michiru disisi lain mengetahui kalau ayahnya akan mengetahui keberadaan Dewi obsidian di tubuh Musashi.
Bersambung
Ok gw bakalan namatin Tsubasa kalau ini udah 30.
Kenapa? Karena gw sadar novel si Tsubasa tuh terlalu jelek dan terlalu banyak kesalahan disana.
Tapi tenang Tsubasa hilang Sentai datang.
__ADS_1