
Ekspresi: ()
Nada bicara: [ ]
hal yang dilakukan sambil bicara: {}
Telepati: *
Name: Bicara ama system
Kondisi:<>
Narator: -All-
"Mereka datang!!"
"Kota ini... Sedang diserang oleh para iblis..."
Warga² terlihat berlarian, ada yang bawa anak, ada yang bawa uang hasil korup, ada yang sambil nangis, dan banyak lagi.
"...!" Musashi
'Ini gila... Bagaimana kita bisa bertahan dari musuh?!' Batin Musashi
'Ah! Aku punya ide daripada melakukan seperti bushi yaitu membiarkan kekuatan kitetsu berkobar, lebih baik semuanya kuarahkan kesatu bagian tubuh saja seperti Haki.' Batin Asahi (Tersenyum.)
"Baiklah ayo tes." Gumam Asahi {Menutup matanya memfokuskan semua kekuatan jiwa ungu ke tangan kanannya.}
"MEREKA MENEROBOS MASUK KEDALAM KASTI... TAK BISA DIMAAFKAN!!" Gumam Naoe (Marah.)
"Ayo!!"
"BAIKLAH!"
"Gomu² no..." Asahi {Memanjangkan salah satu tangannya kebelakang.}
"Eh apa ya?"Gumam Asahi
"Ah!" Asahi
"Gomu² no belial energi punch!" Asahi
Dan Boom salah satu iblis yang dipukul Asahi meninggal.
Serangannya mirip dengan Gomu² no hawk pistol. Bedanya kalau hawk memakai Haki yang ini memakai jiwa ungu Asahi.
Asahi lalu maju menghadapi iblis lain.
Disisi lain Musashi yang ingin menghadapi iblis ditahan oleh Kuroko.
"Aku akan melindungi mu dan gadis ini." Jelas Kuroko
"Tapi kenapa?" Tanya[Heran.] Musashi
"Akanku jelaskan nanti... Sekarang... Tolong perhatikan bagaimana bushi Uesugi bertarung!" Pinta Kuroko
"Bagaimana para bushi Uesugi bertarung?" Tanya[Heran.] Musashi
'Apa maksudnya?' Batin Musashi
Lalu layar memperlihatkan bushi yang bertarung saling menghubungkan Qi pedang. Asahi yang menyerap sedikit Qi mereka tanpa disadari.
"Orang² ini sangat lemah ayah!" Seru Minami
"Iya... Kalau seperti ini, aku bisa menangkap Dewi obsidian dan menghancurkan klan Uesugi..." Jawab Yataro
Mendengar kata² Yataro, Asahi bingung ingin berkata apa dia bahkan ber'tanya² apa penyebab MC anime yang naif mau melindungi manusia yang jahat dan melepaskannya.
Asahi memutuskan untuk mengabaikannya dan mencari tahunya nanti, apa tujuannya di dunia ini.
"Hancurkan mereka dalam sekejap! Bertambah kuatlah putri²'ku!" Perintah Yataro
"Baik ayah!!" Jawab Minami {Bersiap memakan saudaranya lagi.}
Asahi yang sedang bertarung melihatnya dan menjadi lengah yang membuatnya terpukul.
Minami disisi lain mulai memakan saudaranya. Asahi lebih memilih fokus ke iblis yang memukulnya.
"Ma... Mahluk² ini... Bertambah besar setelah memakan saudara mereka sendiri...?!" Gumam[Bergetar.] Musashi {Memperhatikan ukuran Minami yang sudah lebih besar dari bangunan, dan bentuk Minami sudah jauh beda dari yang awal.}
'Jadi pengen cepat² punya gear 5.' Batin Asahi
Dia ingin melakukan pertarungan raksasa melawan raksasa.
"Dengan begini hanya anak yang terkuat yang akan bertahan. Aku tidak butuh anak yang lemah. Siapa saja... Tolong hukum Michiru." Pinta Yataro
"Hu... Hukum...?"
"Dia hanya penghianat yang cacat. Mungkin ada yang rusak dikepalanya... Aku tidak butuh dia lagi. Jadikan saja dia santapan untuk adik²'nya." Gumam Yataro (Mikir.)
"...?!" Musashi
"!!" Asahi
'Michiru telah berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan perhatiannya.... Dan sekarang dia menyuruh adik²'nya menyantapnya?' Batin Musashi
"!!" Musashi
__ADS_1
"Kalian nampak tidak setuju... Apakah kalian punya masalah dengan kanibalisme?" Tanya Yataro
'Gak terlalu masalah sih, tapi ini keluarga sendiri lu sebagai ayah yang merupakan manusia ngotak anjing.' Batin Asahi {Menendang salah satu iblis sampai kalah.}
"Bukankah semuanya melakukan hal yang sama?" Tanya Yataro
"Kami berbeda dengan kalian para monster!" Jawab Musashi
"Begitulah? Pernahkan kamu melihat seekor induk kucing memakan salah satu bayinya yang prematur?"
"Siapa yang hidup itu akan diseleksi, dan anak yang paling unggullah yang akan menerima perhatian dan kebutuhan dari orang tua mereka. Ada yang akan berguna bagi kelompok, dan ada juga yang tidak berguna sama sekali."
"Dan kamu... Bukankah kamu pernah mencoba untuk menunjukkan kalau kamu itu berguna agar kamu tidak dibuang dari kelompokmu?" Tanya Yataro yang diarahkan pada Musashi.
Musashi jadi mengingat masa lalunya.
"Tidak usah malu! Secara naluriah kamu memahami kenyataan ini kenyataan bahwa hanya yang terpilih yang akan terus berkembang dengan merambas sumber daya dari kelompok lain!"
'Tidak yang harus yang terpilih juga... Menurutku terpilih dan tak terpilih itu tak ada, yang ada hanyalah tujuan, mengenal siapa dirimu, dan semangat pantang menyerah untuk mencapai tujuan, yah masih banyak sih.' Batin Asahi
'Orang ini... Membuatku sangat kesal...' Batin Musashi
"Bukankah bushi melakukan pertarungan dengan cara yang sama?" Tanya Yataro
"...?!" Musashi
"Tuan! Tuan datang untuk menyelamatkan kita!"
Lalu terlihatlah Tatsuomi yang dihubungkan banyak Qi pedang oleh orang².
"Alirkan Qi pedang kalian padaku." Perintah Tatsuomi
'Gak mau.' Batin Asahi {Memikirkan membuat mode baru dengan gear second+ Haki+ Qi pedangnya.}
"Bertarung dengan menyalurkan Qi pedang secara bersamaan... Satu orang menerima kekuatan dari yang lainnya dan memonopolinya..." Ucap Yataro
'Ini Yataro gak tau arti kata buff?' Batin Asahi {Menghindari serangan.}
Asahi kemudian membunuh iblis yang ada didepannya.
"... Kau salah." Ucap Musashi
"Tidak... Itu memang cara bagaimana bushi bertarung." Sahut Kuroko
"Tapi..." Ucap Musashi
"Duel diantara mereka yang mengambil kekuatan dari yang lain..."
Lalu Tatsuomi menebas secara vertikal ke udara untuk mengirimkan serangan Qi pedang.
"AYO SINI!!" Seru Minami {Memunculkan penghalang hijau.}
"Hah? Dia menyerang kawannya sendiri?!" Tanya Minami (Takut.)
Tiba² saja muka Minami terpukul oleh tangan yang dibalut api ungu.
"Akan kunamakan gerakan tadi Gomu² no belial purple atrocious." Gumam Asahi
Padahal dah pakai Haki.
Minami yang diserang dan melihat Asahi yang malah menamai jurusnya sangat marah tapi dia lebih baik memperhatikan Uesugi.
Penjelasan itu Asahi sebenarnya mau namain jurusnya Gomu² no belial purple hawk, tapi dirasa jelek jadilah Gomu² no belial purple atrocious.
Api ungunya berasal dari serangan red hawk yang digabungkan dengan Qi pedang Asahi.
Dia masih belum terlalu bisa mengontrolnya tadi aja dia melihat kalau apinya akan berubah warna menjadi merah lagi kalau jarak antar dia dan Minami itu tidak 50cm.
Asahi pergi terbang untuk memburu yang kecil lagi.
"Apakah tuan Uesugi sudah gila...?!" Tanya[Bergetar.] Musashi (Bingung, kaget.)
"Apa... Kau tidak tahu tentang kekuatan kitetsu kuning?" Tanya Kuroko
"Kekuatan kitetsuto kuning?" Tanya balik Musashi
"Ya. Jadi itu adalah sebuah kekuatan yang bisa digunakan oleh seorang bushi dengan warna jiwa kuning." Jelas Kuroko
"Tuan kami memiliki pedang kuning... Dan memiliki kekuatan khusus... Dia bisa memodifikasi kualitas Ki pedangnya. Biasanya, Ki pedang adalah kekuatan dashyat seperti petir." Jelas Kuroko
"Tapi dia bisa mengubahnya menjadi armor yang paling kuat... Pedang yang paling tajam, dan kaki yang tercepat... Dan itu tidak hanya untuk dirinya sendiri... Tapi dia bis memberikannya kepada kawan²'nya."
"..." Musashi
"Dengarlah anjing hitam!"
"Aku setuju denganmu! Ada perbedaan dalam hidup! Itu benar." Ucap Tatsuomi
"Karena itu... Kesenangan dari menunjukkan kekuatan seseorang dan membuat yang lainnya menyerah... Dan kesenangan dari membuktikan kekuatan dan kegunaan seseorang itu luar biasa." Jelas Tatsuomi
"Dengan berbagi apa yang kita dapatkan ke orang lain... Kita juga bisa merasakan kebahagian... Dengan berbagi apa yang kita dapatkan ke orang lain... Tanpa harus menunjukkan kekuatan dan kebergunaan kita sendiri."
"..." Musashi
...----------------...
Flashback Musashi.
__ADS_1
"Musashi aku mau kamu tetap hidup."
"Jangan pernah berpikir kalau kamu tidak berguna."
Flashback end.
...----------------...
"Menyemangati dan mendukung kawan²'nya, dan berbagi dengan mereka... Itulah kekuatan bushi berpedang kuning." Ucap Kuroko
"Kalian siap? Keluargaku tercinta..." Tanya Tatsuomi
"Naga² pelindungku, berlapiskan mantel dewa perang!!"
"LIHAT SIAPA MEREKA?!"
'Syukur gak kena tunjuk... 100.' Batin Asahi {Membunuh iblis kecil yang keseratus.}
"MUSUH!!!"
"MUSUH KELUARGA KITA, YANG AKAN MENGHANCURKAN RUMAH KITA!!"
"SEKARANG AYO... KALAHKAN MEREKA!!"
Minami yang diserang menahan dengan pelindung tetapi tetap terluka.
"Guh?!"
"Apa?!"
'Mereka terlalu cepat... Pelindung ini tidak terlalu berguna!'
"KALIAN KELAMAAN, BANYAK BACOT, AKU AJALAH YANG MENYELESAIKANNYA!!!!" Teriak Asahi (Kesal karena dia sudah mengalahkan 100iblis dan mereka belum kelar juga.)
Seketika semua orang langsung terdiam.
"Gear second." Asahi
"Buso." Asahi
"Akan kurebut." Ucap Asahi {Mengambil zirah yang diberikan Uesugi ke anak buahnya dengan jiwa ungunya.}
"Gomu² no Belial purple atrocious!!" Asahi
Bomm!!!
Pelindung Minami dan pukulan Asahi beradu.
Pelindung Minami mulai retak sampai pecah, pukulan Asahi mengenai tanduk Minami dan gagal menghancurkannya.
"Gomu² no roket." Asahi
Tangan yang tadi dipakai memukul tanduk Minami kemudian dipakai untuk memegang, Asahi terbang ke tanduk Minami. Minami langsung menahan Asahi yang terbang dengan pelindung. Asahi melapisi kepalanya dengan Buso dan menghancurkan pelindung Minami, tapi dia hanya mendarat di atas kepala Minami.
"Cepatlah turun dari kepalaku!!" Perintah Minami (Marah.)
"Tenanglah sebentar lagi itu akan sampai." Pinta Asahi (Ramah.)
"Apa?" Tanya Minami
"Tangan kiriku." Jawab Asahi
"Gomu² no Belial pistol." Asahi
Itu sukses menghancurkan tanduk Minami.
Mirip dengan one piece romance dawn kan?
Semua orang dibuat kagum dengan Asahi yang bisa melawannya secara solo.
'Sakit, tulang tangan sedikit retak, kuku jari aman, kulit kepalan tangan banyak terkelupas.' Batin Asahi (Tersenyum miris karena tak memakai Haki hasilnya malah jadi begitu.) {Kembali memburu iblis kecil yang sisa sedikit.}
Disisi lain Tatsuomi mengabaikan sedikit rasa kagumnya dan memilih memikirkan sesuatu yang emang harus dipikirkan.
'Ini aneh.' Batin Tatsuomi
'Siapa yang membiarkan mereka masuk kedalam kastil?'
'Tidak ada kabar dari pos pertahanan dan pos pantau yang berada diluar kasti... Ada yang aneh.'
"Bagaimana caranya kelompok iblis yang besar itu bisa masuk...?"
Tatsuomi tak menyadari kalau ada pedang yang seakan mengiris udara menjadi bentuk segi empat.
"Aku yang membiarkan mereka masuk."
"?!" Tatsuomi
Tiba² mulut Tatsuomi dibungkam oleh tangan seseorang. Dan seseorang itu ternyata ada Shiro.
"..."
"... Huh?"
'Oh tidak aku lupa itu!' Batin[Panik.] Asahi {Mendarat di atap.}
__ADS_1
"Aku menggunakan kekuatan kitetsuto ku! Kamu mempunyai katana yang bagus... Tapi... Ini adalah ucapan selamat tinggalku." Ucap Shiro {Mengedipkan mata.}
Bersambung