
akhir pekan yang di tunggu-tunggu datang juga Rania dan Echa sedari pagi buta sudah sibuk menyiapkan makanan untuk mereka bawa ,mereka sepakat untuk piknik di taman hiburan Rania menyiapkan minuman juga tadinya Alex melarang untuk membawa makanan tapi Rania menolak karna makanan rumah lebih sehat terlebih untuk Echa yang baru pulih
." sudah siap...??tanya Alex
."sudah kak .kita jemput kak Arin...!!ucap Echa El membawa bawaan ke dalam mobil dan mereka berangkat ke rumah Arin untuk menjemputnya
di sisi lain Arin tengah bingung pasalnya semalam tiba-tiba anak sang paman datang dan menitipkan Anaknya pada Arin, sebenarnya anak pamannya tak pernah suka pada Arin dia hanya selalu menyusahkan ya dan selalu menganggap Arin pembantu seperti sekarang anaknya ia tinggalkan bersama Arin karna ia harus menyusul suaminya karna mengalami kecelakaan,harusnya ia menitipkan pada sang ibu tapi mereka tengah ke luar kota dan Arin bingung bagaimana bisa sepupunya itu tahu keberadaan nya.
ia awalnya ingin menolak karna tak mungkin jika ia bekerja ia harus membawa anak tapi emang dasarnya Arin yang tak pernah tega pada siapapun walau pun ia selalu di perlakukan buruk oleh saudaranya itu
." aku belum menghubungi mereka,,!!ucap Arian saking reportnya mengurus bayi yang berumur 5 bulan itu ia sampai lupa untuk menghubungi Alex dan membatalkannya,saat akan mencoba menghubungi Alex suara ketukan pintu ia berjalan dan membuka pintu
." hallo kak..kau belum bersiap...?? tanya Echa karna melihat Arin masih memakai baju tidur
Arin terkejut apa lagi Alex menatap ke arah nya ia menunduk
." maaf sepertinya aku tidak bisa ikut..!! ucap Arin seharusnya ia mengabari mereka tadi pagi
." kenapa..bersiaplah dulu kak kami akan menunggu...ucap Echa kekeh ingin Arin ikut ,saat akan menjawab terdengar suara tangisan bayi dari arah kamar Arin
Arin bergegas menuju kamar meninggalkan Echa dan yang lainya dengan tanda tanya
." kak kau menyicil...?? tanya El menatap kakaknya dan berujung mendapat pukulan dari Mahendra yang ada di sampingnya
."nyicil apa maksudmu.. sembarangan..!! ucap Alex
Arin kembali setelah setengah jam meninggalkan mereka dan ia juga sudah berganti pakaian yang lebih sopan di lihat,Arin berjalan menghampiri dan menyuruh mereka untuk masuk dan duduk tak lupa ia juga pergi ke dapur menyiapkan minuman,Rania meminta ijin untuk membantu dan di perbolehkan sementara yang lain menunggu
setelah selesai Arin duduk di hadapan mereka menjelaskan semuanya pada mereka termasuk bayi yang ada di kamarnya,Alex bernafas lega mendengar penjelasan Arin
." kasihan sekali..apa aku boleh melihatnya kak..?? tanya Echa
." boleh tapi dia sedang tidur...!! dan sepertinya aku memang tidak bisa ikut maaf...!!ucapnya
." bagaimana kalau kita ajak saja anak itu ,aku rasa dia akan senang nanti..!!!usul El ia mempunyai rencana untuk kakak nya dan Arin
." tidak tuan nanti merepotkan...!!!Arin menolak usul El
."ini di luar kantor kak ,panggil El saja jangan sepormal itu..!!ucap El
." benar kata kak El kita ajak saja kak akan lebih seru..!!Echa mudah membaca gerak gerik El
sebelum Arin menjawab bayi itu kembali menangis Echa dan Rania mengikuti Arin ke kamarnya, keputusan akhir bayi itu ikut mereka ke taman setelah membantu Arin dengan perlengkapan bayi yang di bawa mereka berangkat Arin hanya bisa pasrah
bayi itu terhitung bayi yang tak rewel malah sekarang ini ia sedang tertawa bersama Echa dan Alex,untung saja Alex menggunakan mobil yang terbilang luas jadi mereka tidak berhimpitan,setibanya di sana Echa menyuruh Alex untuk membantu Arin membawakan barang Arin
__ADS_1
." lihat mereka serasi ya seperti ayah dan ibu dari bayi itu...!! ucap Echa dan di setujui oleh mereka
."kita cari tempat yang teduh kasihan nanti dia kepanasan...!! ucap El mereka duduk di taman yang rimbun dengan pepohonan dan sejuk,banyak wahana yang terdapat di sana El langsung mengajak yang lain ikut dengannya untuk bermain meninggalkan Alex dan Arin juga bayi itu
."maaf tuan gara-gara aku anda jadi tidak bisa bermain dengan adik tuan...!!ucap Arin
." Panggil Al ini bukan kantor di luar kita sama..ta apa lagi pula ada Mahendra dan Excel yang menemani..!!ucap Alex ,Arin tersenyum sekilas
." kau lapar apa kau mau susu..??ucap Arin pada bayi di pangkuannya,Alex tersenyum memperhatikan Arin yang berinteraksi dengan bayi mungil itu malah ia juga membayangkan jika bayi itu anak mereka
." sini sama paman ganteng...!!!ucap Alex mengambil bayi itu dari Arin
Arin membuatkan susu untuk keponakannya itu ,dan mengambil kembali bayi itu namun Alex menolak dan memilih mengambil botol susu di tangan Arin lalu ia berikan kepada bayi mungil itu
." siapa namanya..?? tanya Alex sambil memegang botol
." Alvin...!!! jawab Arin
." ayo Alvin mini susu dulu nanti kita main..!!ucap Alex,Arin tak menyangka bosnya yang terlihat dingin dan tegas pada karyawan bisa selembut dan sehangat itu.
dari jauh ke 4 orang yang sedari tadi mengawasi mereka tersenyum puas pada pasangan itu
." aku harap mereka bisa cepat-cepat menikah dan punya bayi sendiri...!!!ucap Echa
." ya kau juga,umur kalian kan tak jauh berbeda...!!! ucap El
." sayangnya dia belum mau menikah dengan ku ..ucap Mahendra menatap Echa
." kenapa jadi aku ....!!ucap Echa
." sudah jangan ribut kita nikmati saja wahana di sini...!!!ucap Rania dan mereka langsung meninggalkan mereka
*
*
*
Alex mengajak Arin dan juga Alvin untuk bermain komedi putar berharap Alvin akan suka,banyak yang memperhatikan mereka karna mereka nampak serasi dan di tambah bayi yang juga tak kalah imut
." wah anak kalian lucu sekali...!!ucap salah satu pengunjung yang ikut mengantri, Arin merasa tak enak dan hendak menjawab namun Alex malah membuatnya semakin terkejut
." terima kasih bibi..anak bibi juga cantik..ucap Alex melihat bayi yang seumuran dengan Alvin Alex tak menyangkal karna ia tak mau jika Arin di pandang jelek oleh orang
." ayo giliran kita...!!ucap Alex ia meraih tangan Arin karna sedari tadi Arin diam menatap wajah Alex
__ADS_1
mereka terlihat sangat senang begitu juga Alvin bayi itu terus menerus tersenyum,setelah turun mereka pergi ke penjual mainan Alex membeli beberapa mainan untuk Alvin dan kembali ke tempat mereka tadi ternyata di sana sudah ada adiknya dan yang lain
." sini kak aku ingin menggendong nya..!!ucap Echa mengambil Alvin dari Alex
." hati-hati dia bukan Kimmy boneka mu..!!ucap Alex
." kalian makan saja biar kami yang menjaganya ..ucap Rania mereka berempat asik mengajak bayi itu mengobrol
." nanti kita punya satu ya yang seperti itu...!!bisik El pada Rania dan itu membuat Rania memerah wajahnya
." kau sakit kak kenapa wajah mu merah..?? tanya Echa
." emm...ti..dak hanya panas..!!ucap Rania gugup dan El malah tersenyum melihatnya
setelah mereka selesai mereka memutuskan untuk pergi ke penginapan yang sudah El sewa karna jika mereka kembali akan lelah jadi mereka memilih untuk menginap di daerah itu,Arin juga sudah mengabari anak pamannya itu jika anaknya ia bawa ke tempat kerja alasannya karena tidak mungkin Arin bilang yang sebenarnya
setibanya di penginapan Arin meletakan Alvin di kasur karna ia tertidur,Alex juga mengantar dan meletakan bawaan Arin di kamar
."istrahat lah besok pagi kita kembali..!!ucap Alex ia mengelus Alvin dan keluar dari kamar setelah Alex keluar Arin pergi membersihkan dirinya
yang lainya beristirahat setelah membersihkan diri,Alex yang hendak ke dapur mendengar Tangisan Alvin ia mengetuk namun tak ada jawaban akhirnya ia memutuskan untuk masuk dan ternyata Alvin sendiri di dalam kamar
." sepertinya dia sedang mandi..!! Alex memangku Alvin dan membawanya tak lupa juga dengan botol susu yang masih setengah
Alex membawa Alvin ke kamarnya mengajaknya bermain di kasurnya,hingga mereka berdua tertidur dengan Alvin di atas tubuh Alex sambil di peluk, El yang hendak berbicara pada Alex tersenyum saat melihat sang kakak yang tertidur dengan bayi itu tak buang waktu El mengambil handphone nya dan mengambil foto Alex lalu ia keluar sambil tersenyum
." kau kenapa kak..?? tanya Echa yang heran melihat El keluar dari kamar Alex sambil tersenyum
."lihat...!! El menunjukkan hasil jepretan kamera nya pada Echa dan mereka tertawa suara Arin mengalihkan mereka
." kau mencari Alvin kak..?? Arin mengangguk ia panik saat bayi itu tidak ada di kamar
." dia di kamar kak Al..!!mungkin tadi kak Al mengambil Alvin pergi saja ke kamar nya...!!ucap Echa
Arin terdiam mana mungkin ia berani masuk ke kamar Alex,Echa yang mengerti menyeret Arin ke kamar Alex dan membuka pintu secara perlahan takut mereka yang tidur bangun
Arin sedikit tersenyum melihat keduanya.
*
*
*
aaaaaaa bagaimana kelanjutannya tunggu part selanjutnya ya_🏃🏃🏃🤗🤗
__ADS_1