AKU DAN KENANGAN

AKU DAN KENANGAN
Alvin part 2


__ADS_3

πŸŒ₯️πŸŒ₯️πŸŒ₯️πŸŒ₯️


mereka sampai di rumah sebelum nya mereka mengantar Airin dan baby Alvin Echa bahkan menawarkan untuk sementara tinggal bersama mereka karna tak ingin melihat Arin repot tapi Arin menolak cukup ia aja yang direpotkan dengan datangnya Alvin dan tak mau membebani yang lain ,Alex memberi Arin cuti tapi saat Alex sedang butuh bantuan nantinya ia harus siap dan bekerja di rumah saja.


yang lainya langsung istirahat setelah sampai di rumah dan membereskan barang-barang yang di bawa,Alex menyuruh El untuk memesan makanan untuk makan siang dan malam takut Rania dan Echa terlalu lelah tapi El berkata jika Rania sudah menyiapkan makanan sebelum pergi istirahat dan tinggal di hangatkan jika ingin makan (memang ya calon babang El the bestπŸ‘πŸ˜)


Alex merebahkan dirinya sambil melihat-lihat hasil fotonya yang ia ambil secara diam-diam ia tersenyum melihat foto Arin dengan Alvin,Alex mengirimkan pesan pada Arin menanyakan apakah mereka baik-baik saja namun tak kunjung ada balasan


." mungkin dia sedang sibuk atau tidur..gumam Alex ia meletakkan handphone nya dan tertidur karena tubuhnya pun lelah


sementara itu di rumah Arin baru selesai membersihkan tubuhnya setelah mengurusi Alvin dan bayi itu pun sudah tertidur pulas mungkin lelah,Arin memutuskan untuk ikut tidur dengan Alvin karna ia pun sangat lelah di tambah nanti malam pasti ia harus bergadang untuk menjaga Alvin yang sering terbangun dan mengajaknya main


waktu terus berjalan tak terasa sore pun tiba Arin terbangun saat ia mendengar Alvin yang menangis di sampingnya


."wah sepertinya kau haus..ucap Arin bangun dan langsung membuatkan Alvin susu


."cup..cup..cup..Anak pinter jangan nangis .."ucap Arin ia menggendong Alvin dan memberikan susu, Arin mendendangkan lagu tidur bukanya tidur tapi Alvin malah semakin segar setelah susu habis bayi itu malah mengajak Arin main sambil mengoceh tak jelas


."Alvin tunggu di sini ya Tante mau bikin dulu makan..!! Arin menaruh bantal dan guling di setiap sudut takut bayi itu bergerak dan jatuh


sesekali Arin bolak-balik untuk melihat Alvin untung bayi itu tidak rewel ia berpikir mungkin begini nantinya jika ia menjalani hidup berumah tangga mengurus segalanya tapi Arin senang kehadiran Alvin membuatnya tidak merasa kesepian,Arin jadi tahu bagaimana dulu perjuangan ibunya saat mengurus nya sampai akhir hayatnya


." terima kasih Momy,Dady...!! ucapnya sambil mengusap air mata nya yang tiba-tiba terjatuh


Arin hanya memasak seadanya ia memasak mie rebus dan nasi ia membawa makanannya ke kamar agar ia bisa mengawasi Alvin,Arin bermain dengan Alvin sampai malam tiba dan Alvin sudah rewel meminta susu lagi


."susunya sudah mau habis bagaimana ini mana di luar hujan..ucapnya sambil memandang ke luar


Arin mencoba untuk memesan lewat aplikasi jasa antar untungnya ada yang mau menerima pesanan Arin ia juga membeli popok agar tak kehabisan jika ia lupa,Arin baru menyadari jika Alex mengirimkan pesan pada nya setelah membalas Arin langsung membuat susu dan berusaha untuk menidurkan Alvin dan menunggu kurir


✨✨✨


di rumah Alex mereka baru selesai makan malam dan berkumpul di ruang santai sambil melihat air hujan melalui jendela kaca


." apa kak Arin baik-baik saja mengurus bayi itu sendiri .?? ucap Echa memandang ke luar


." ya kau benar dia pasti repot mengurus nya sendiri..!!Rania juga berpikiran sama dengan Echa


."bagaimana kalau kau hubungi dia dan tanyakan apa ada yang bisa kita lakukan untuk membantunya..ucap Excel


Echa segera menghubungi namun Arin tak kunjung mengangkatnya


." tak ada jawaban..!! ucapnya sambil meletakkan handphone


." mungkin dia sedang menidurkan Alvin..!!ucap Mahendra


tiba-tiba listrik mati dan petir muncul begitu keras


." perasaan ku tidak enak .ucap Echa jujur sedari tadi Alex juga khawatir dengan Arin,Mahendra menjadikan handphone nya sebagai senter untuk mencari lilin di dapur,

__ADS_1


karena hatinya terus menerus merasa tidak nyaman Alex bangun berpikir untuk ke rumah Arin.


." kau mau ke mana kak..?? tanya Echa saat melihat Alex yang berdiri dan hendak pergi


." ke rumah Arin...!! ucapnya ia pun pergi ke kamar mengambil kunci mobil dan juga jaketnya


saat akan menuju garasi Echa menghentikan Alex


." hati-hati di jalan kak.dan hubungi kami jika sudah sampai... ucapnya Alex mengusap rambut adiknya lalu pergi


Echa harap Alex bisa sampai dengan selamat dan tak terjadi apa-apa di jalan karna hujan yang begitu lebat.


Alex memacu mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata karena jarak pandang yang minim, sementara itu di rumah Arin ia sedang menenangkan Alvin yang tiba-tiba rewel saat petir juga mati lampu.takut sudah pasti karna ia hanya berdua di rumah


." Alvin tenang ya jangan menangis.. ucapnya sambil menepuk-nepuk punggung Alvin dan saat itu juga terdengar suara ketukan pintu yang membuat Arin terkejut(siapa malam-malam begini )batin Arin


Arin membuka pintu dan terkejut melihat orang yang berdiri


." maaf apa ini rumah nona Arin..??Arin mengangguk tenyata itu kurir,Arin mengambil pesanan ya setelah itu ia langsung masuk dan kembali mengunci pintunya ia takut karna pandangan kurir itu padanya


pintu kembali di ketuk membuat Arin semakin takut namun Arin mengintip dari jendela dan melihat siapa yang datang,Arin bernafas lega karena itu Alex tapi ia berpikir untuk apa malam-malam begini Alex datang


." tuan..!! ucap Arin saat membuka pintu


." akh syukur lah kalian tidak apa-apa..ucap Alex Arin mengajak Alex untuk masuk ke rumah dahulu


." tak usah repot-repot...ucap Alex namun Arin tetap membuat minuman hangat untuk Al


."di minum tuan...!!!.ucap Arin ia meletakan teh hangat di meja,Alex meminumnya sambil melirik ke arah Arin yang sibuk dengan bayi di gendongannya


." kenapa dia menangis.. sebelumnya maaf jika aku berkunjung malam-malam begini karna adik ku khawatir pada mu dan menyuruh ku untuk mengecek mu..!!! Arin lega saat mendengar penjelasan Alex lagi pula ia tenang jika Alex ada menemaninya


." terima kasih sebelumnya maaf selalu merepotkan kalian...!! Alex berdiri mengambil Alvin dari pangkuan Arin


." hai Alvin kau kangen ya dengan ku ...ucap Alex dan Alvin langsung tenang saat dengan Alex


." sepertinya dia rindu dengan orang tuanya...ucap Arin


." kapan saudara mu mengambil Alvin..??tanya Alex


." entah belum ada kabar lagi darinya, sepertinya aku harus pergi bertemu dengan nya ,karna tak mungkin dia terus di sini,bukanya aku tak ingin di titipkan Alvin tapi aku juga punya pekerjaan yang harus aku urus,aku tidak enak nanti jika cuti ...!!ucap Arin


." kau tenang saja selama aku masih bisa kau akan tetap bekerja di rumah,tapi jika aku membutuhkan bantuan mu kau harus ke kantor


."sekali lagi terima kasih tuan mau berbaik hati padaku..!!! Alex hanya tersenyum sambil ia berusaha menidurkan Alvin


listrik sudah menyala dan hujan pun tak terlalu deras Alvin masih Alex gendong


." apa dia demam..?? tanya Al karna tubuh Alvin sedikit panas,Arin menempel kan tanganya pada kening Alvin dan ternyata benar Alvin demam

__ADS_1


." aku harus bagaimana..!! Arin panik


." kau siapkan perlengkapan nya kita bawa ke klinik...!!! Arin pergi ke kamarnya menyiapkan keperluan Alvin setelah selesai mereka pun berangkat


skip perjalanan


Arin kini tengah menunggu Alvin yang sedang di periksa sementara Alex ia mengurus administrasi dan data yang harus ia is,Alex hampir lupa jika ia belum memberikan kabar pada adiknya, segera ia memberi tahu keadaan yang terjadi,Echa ingin menyusul namun Alex melarang dan menyuruh untuk besok pagi saja mereka ke rumah sakit.alex kembali ke tempat Arin menunggu dan kebetulan dokter juga sudah keluar


." bagaimana keadaan nya dok..?? tanya Alex


." tenang saja anak tuan dan nyonya hanya demam biasa, sepertinya karna terlalu banyak di luar atau yang lainnya,,!!terang sang dokter


." syukur lah jika hanya demam..jujur tadi kami panik..!!ucap Arin


." sepertinya ini anak pertama ya tuan ..dan keadaanya sudah membaik jadi boleh di bawa pulang..!!ucap sang dokter Arin dan Alex malah saling berpandangan


(apa maksudnya dia pikir kami orang tuanya) batin Airin πŸ™„


." baik dokter terima kasih..!!ucap Alex ia menyenggol Arin yang diam untuk masuk mengambil Alvin


." maaf tuan atas kejadian tadi..ucap Arin merasa tak enak hati pada atasanya


." tidak apa.sebaiknya kalian ikut pulang bersamaku ke rumah aku tak ingin ada hal lain yang terjadi..tidak ada penolakan..ucap Alex


Arin terpaksa menuruti perintah Alex karna ia juga bingung nantinya


pukul 11 malam mereka sampai di rumah Alex,El yang heran dengan kedatangan mereka ia pikir kakaknya akan menginap di rumah sakit


." jangan banyak tanya..bawa barang di mobil masuk..!!ucap Alex ia membawa Arin ke kamar tamu menyuruh nya tidur di sana dengan Alvin


sementara El cemberut sambil membawa barang terus ia letakan di kamar tamu


." apa dia sudah baik..?? tanya El melihat Alvin yang tidur


." dia hanya demam biasa.. sudah keluar biarkan mereka istirahat..ucap Alex


." kau juga keluar..apa kau mau main rumah-rumahan..ucap El langsung kabur takut kakaknya mengejar


." maaf jangan dengarkan dia, istirahat lah...!! Alex keluar tak lupa menutup pintu


Arin senang masih ada yang perduli di dunia ini Alex dan yang lainya begitu baik dan menyenangkan,Arin membaringkan tubuhnya di sebelah Alvin ia ikut tidur di tambah rasa lelah


*


*


*


Jangan lupa like and vote ya tunggu part selanjutnya πŸ€—πŸ’œπŸ’œπŸ’œ

__ADS_1


__ADS_2