
🌧️🌧️🌧️🌧️
pagi ini Mahendra berangkat keluar kota setelah mengantar Rania dan Echa ke kampus El mengantar Mahendra ke bandara
." aku titip dia..!!ucap mahendra
." kau tenang saja Tampa kau pinta kami akan selalu menjaganya
." jangan biarkan dia sendiri,ingat kan dia untuk tidak gegabah dan jangan lupa untuk menghubungi ku jika ada masalah.."ucap Mahendra
." siap kapten kau ini posesif sekali..kami akan menjaganya..!! Mahendra memeluk dan menepuk pundak El lalu ia pergi menengok kembali pada El yang melambai-lambai
El langsung pergi ke kantor hari itu tak ada satupun yang merasakan firasat yang buruk akan terjadi,Arin pun sudah kembali ke rumahnya karna Alvin akan di ambil oleh ibunya Alex tadinya ingin menemaninya tapi Arin tidak ingin saudaranya bertemu dengan Alex.
El sampai ke kantor langsung menghampiri Alex
." kau sibuk..?? tanya El saat masuk Al hanya mendehem sebagai jawaban dan El duduk di hadapan El
." Mahendra sudah berangkat..?? tanya Al
." sudah bahkan dia ceramah padaku sebelum berangkat kata-katanya seperti tidak akan kembali saja..ucap El
." jaga bicaramu..apa yang dia katakan..?? tanya Alex
." dia meminta kita untuk menjaga tunangannya dia bilang jangan biarkan dia sendiri, ingatkan dia untuk tidak gegabah.. begitu katanya..!! ucap El
Alex mengerutkan keningnya terdengar aneh baginya tapi ia langsung menepis anggapan buruk itu dari pikirannya
." Apa Alvin sudah di ambil oleh ibunya..?? tanya El
."kenapa..?? El menghela nafas berat
." rumah sepi jika tak ada kak Arin dan dia.. andaikan kau menikah dengan Airin mungkin aku sudah bermain dengan keponakan ku.."ucap El yang mendapat pukulan dari Alex
." kau saja sana menikah,dan beri aku keponakan dari mu .!!ucap Alex
." aku dan Rania masih dalam pendirian kami sebelum kau menikah kami tidak akan menikah..!! ucapnya
."aku sudah bilang padamu bahkan sudah lelah berbicara seperti ini.tapi kalian masih keras kepala.."ucap Alex
."aku tidak ingin melangkahi mu..jika perlu pernikahan kita satukan..!!ucap El
__ADS_1
." dasar kang gratisan..sudah sana kerja.."Alex mengusir adiknya karna ia pun juga sedang banyak kerjaan,El pergi setelah di usir oleh Alex baru saja ia ingin ke ruangan atensinya teralihkan dengan karyawan yang berkerumun melihat berita
." ada apa kalian berkerumun..ucap El membuat karyawan terkejut
." itu tuan ada berita pesawat jatuh..."ucap salah satu karyawan sontak El melihat ke arah televisi ia tertegun diam tubuhnya lemas untung ada karyawan di sampingnya dan buru-buru membantu El
." tidak...tidak mungkin..itu pasti bukan penerbangannya.."gumam Alex ia kembali melihat ke arah layar televisi setelah memastikan dengan tenaganya ia berusaha berdiri dan lari menuju ke ruangan Alex
El langsung menggebrak pintu dan membuat Alex terkejut dengan kedatangan nya.juga mata El yang sudah berkaca-kaca
." El bisakah kau masuk ketik dulu pintu..ucap Alex ia mendengus kesal bukan menjawab dia malah menyebutkan nama Mahendra, membuat Al tak mengerti
." Mahendra ada apa denganya apa dia mengabari mu jika sudah sampai..?? lanjut Al
El mengambil remote televisi mencari Chanel berita pesawat jatuh,Alex melihat gelagat El
." kak Mahendra.."ucap El air matanya sudah keluar Alex terdiam mencerna apa yang El bicarakan juga berita yang di lihatnya
." kau jangan bercanda El..!! ucap Alex menggoyangkan tubuh Exel yang terduduk di lantai sambil menangis
." itu pesawat yang di tumpangi Mahendra kak.aku ingat betul jadwal juga nomor pesawat itu..ucapnya sambil terisak Alex terduduk kini rasa penyesalan yang muncul pada dirinya
." bukan saatnya kita menyalakan diri kak ayao kita pergi ke bandara mencari informasi tentang Mahendra...!!!ucap El ia tak suka dengan sikap Alex
El dan Alex langsung berlari ke luar ruangan tujuan mereka saat ini bandara namun di perjalanan Alex teringat adiknya
." bagaimana dengan nya jika tahu..!! ucap Alex El tak menjawab sedari tadi pun pikiranya hanya adiknya ia tak ingin melihat adiknya kembali terpuruk saat orang tuanya meninggal Sikapnya berubah dan sekarang orang yang di cintai nya pergi El tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi nanti
El melakukan mobilnya dengan kecepatan tinggi membelah jalan kota yang untungnya tak sedikit ramai waktu yang di tempuh berjalan singkat setibanya di bandara mereka langsung ke bagian informasi.
banyak dari pihak keluarga korban berkumpul melihat daftar orang-orang yang menaiki pesawat dalam hati mereka berdua berharap mahendra tidak ada di pesawat itu tapi kenyataannya berbeda nama Mahendra ada dalam daftar korban menghilang
El dan Alex duduk menjernihkan pikiran berpikir apa yang akan ia sampaikan kepada adiknya tentang Mahendra, sementara itu di kampus Echa baru menyelesaikan kelasnya dan meminta ijin untuk ke toilet saat ia berjalan banyak dari sebagian mahasiswa membicarakan berita yang beredar tentang pesawat yang jatuh di perairan.
sementara itu di kelas Rania mendapatkan pesan dari El agar menjaga Echa El juga berpesan jika mereka akan pulang terlambat,El tak memberi tahu alasan mereka dan Rania pun bersikap biasa saja karna memang mereka selalu sibuk
." kenapa kak..?? tanya Echa sudah kembali duduk
." El memberi tahu jika mereka akan pulang larut..!!jawabnya dan Echa hanya mengangguk
." oh ya kak aku dengar tadi ada berita pesawat jatuh.. mahasiswa di sini sedang membicarakan tentang itu..!! ucapnya
__ADS_1
." semoga korban selamat dan keluarga nya di beri ketabahan..sudah jangan di bahas..!!Rania tidak ingin Echa berpikiran negatif
." amin ...!! mereka berhenti mengobrol saat dosen masuk
di bandara Alex dan Excel terus mencari informasi terkait perkembangan pencarian dan infonya korban yang ditemukan di bawa ke rumah sakit di dekat kota itu
" kita harus pergi ke sana untuk memastikan...!!ucap Alex
." kau benar kita jemput dia kita ajak..!!ucap El
." aku takut dia kenapa-kenapa El..!! El menepuk pundak Alex berusaha saling menguatkan, setelah itu mereka bergegas pergi ke kampus
sesampainya di kampus Alex langsung pergi menuju kelas adiknya meminta ijin untuk membawa adiknya juga Rania,para mahasiswi saling berbisik karna melihat Alex sebenarnya keduanya heran sebab tadi El mengabari mereka akan pulang larut tapi ini malah Alex yang datang ke kampus menjemput mereka dengan raut wajah yang nampak khawatir.echa dan Rania di ijinkan untuk pulang sejak keluar dari kelas sepanjang jalan Echa terus bertanya tapi Alex tak menjawab sampai mereka sampai di palkiran.
." sebenarnya ada apa dengan kalian..?? tanya Echa sudah jengah dengan kedua kakaknya
." El pergi ke taman dekat sini..!!Alex tak menjawab ia meminta El untuk menepi ke taman terdekat untuk menyampaikan kabar
sesampainya di taman Echa terus terdiam memperhatikan keduanya
." pesawat yang di tumpangi Mahendra terjatuh...!! ucapan Alex mampu membuat Rania terkejut juga Echa yang terdiam mencerna yang Alex ucapkan
." kalian bercanda..aku tahu tadi di kampus memang ada yang membicarakan tentang pesawat jatuh.." ia berusaha untuk tetap tenang meski kenyataan ini sakit
." kau tahu aku tidak pernah bercanda..kita harus pergi mencari ke lokasi memastikan jika Mahendra akan baik-baik saja..!! Alex memeluk tubuh Echa yang masih terdiam mungkin ia syok dengan berita ini
pertahanan yang tadi ia bangun seakan runtuh tubuh nya bergetar air mata nya keluar ia terus bergumam di pelukan Alex semua yang melihat tahu rasa sakit Yang ia alami saat ini.dan akhirnya Echa tak sadarkan diri Alex dan yang lain berusaha untuk menyadarkannya
." kita bawa ke rumah sakit...!! ucap Alex ia langsung mengangkat tubuh Echa ke arah mobil Rania duduk dengan kepala Echa di pangkuannya, khawatir dengan kondisi Echa
( kenapa kau berikan cobaan bertubi-tubi pada kami lihatlah bagaimana dia akan menjalani hidup nya nanti) batin Alex ia terus melirik ke arah belakang
*
*
*
kenapa kau tak pernah adil pada ku...??
... jangan lupa like and vote ya tunggu part selanjutnya 💜💜💜💜...
__ADS_1