AKU DAN KENANGAN

AKU DAN KENANGAN
kasih sayang seorang Alex


__ADS_3

( kepulangan Alex )


🌑🌑🌑🌑


Pagi pun tiba karna menagis semalaman Echa merasa tubuhnya tidak enak . dan suhu badanya tinggi juga lenganya sakit


Mahendra yang baru turun tak melihat sarapan tersaji di meja , Excel yang baru datang pun hanya menatap meja kosong dan mahendra yang terdiam.


. " apa dia belum bangun.. ?? tanya Excel , mahendra mengangkat kedua bahunya ia berjalan ke arah kamar echa di ikuti Excel


saat mengetuk pintu tak ada jawaban Excel menyuruh Mahendra untuk masuk saja saat mereka membuka pintu lebar - lebar mereka melihat Echa yang masih berada di bawah selimut , mahendra dan Excel mendekati Echa terlihat wajah pucatnya Mahendra meletakan telapak tanganya pada keningnya


. " dia demam El.. !! ucap mahendra


. " pantas tidak ada makanan..!! mahendra hanya menggeleng kepala masih sempat sempatnya ia memikirkan makanan


. " hubungi dokter cepat.. !! Excel mengambil poneselnya dan menghubungi dokter perusahaan untuk datang ke rumahnya


setelah menunggu satu jam lamanya akhirnya dokter pun datang Excel yang sudah menunggu di depan segera mengantar dokter tersebut ke kamar . setengah jam dokter mengobati dan memasang selang infus pada Echa agar panas tubuhnya berkurang dan tak kehabisan cairan. ia juga mengobati luka yang ada di tangannya karna panas badanya akibat luka di tangan.


. " bagaimana.. ?? tanya mahendra


. " nona hanya kelelahan di tambah luka yang ada di tangan membuat suhu badanya meningkat. tapi nanti setelah di infus dan di beri obat yang sudah saya resepkan nona pasti akan pulih dan saya sarankan untuk memakan bubur saja dulu.. !! mahendra mengangguk , Excel mengantar dokter ke luar sekalian ia juga pergi membeli obat.


Amarah mahendra semakin timbul pasalnya gara-gara ulah Akmal membuat Echa sakit. ia mengepalkan tangnya . ( lihat apa yang kau perbuat, akuakan memastikan kau mendapatkan balasanya)batin mahendra. ia mengusap pucuk kepala Echa dan pergi ke luar membiarkannya beristirahat


Excel telah kembali dengan obat dan makanan. ia membeli bubur untuk adiknya dan nasi uduk untuknya dan mahendra


Mahendra memilih untuk memberi bubur dan obat pada Echa , setelah selesai ia memakan sarapanya


. " Apa kau kuliah hari ini.. ?? tanya Mahendra


. " tidak , memang kenapa.. ??? jawab Excel yang memang hari ini dia sedang tidak ada mata kuliah


. " aku titip dia sebentar, Ada Metting yang harus aku hadiri dengan perusahaan si Hama itu.. !!! ucap mahendra karna memang perusahaan Akmal mengirim profosal pengajuan kerja sama padanya


. " Ok kau tenang saja dan ingat yang semalam yang sudah kita rencanakan.. !! mahendra mengangguk dan setelah itu ia pergi mengambil tas dan jasnya di dalam kamar.


setelah kepergian mahendra Excel memutuskan untuk duduk di sofa yang terdapat di kamar Echa , sambil memantau keadaanya baru saja ia duduk Alex menelvon


Excel . " Ada apa kak.. ??? tanya Excel


Alex. " aku menghubungi adik mu tapi dia tidak mengangkat.. !! ucap Alex


Excel. " jelas lah dia tidak Angkat , dia sedang terkapar sakit.. upss.. !! Excel keceplosan.


( kenapa sih ni mulut ember)


Alex . " kenapa dia bisa sakit apa kalian tidak menjaganya. .. !! bentak Alex, Excel menjauhkan poneselnya karna suara Alex membuat telinganya sakit


Excel. " dia hanya kelelahan kak, kau tenang saja.. !!! Alex mematikan panggilanya secara sepihak


Excel mendengus kesal karna telvon ya di putus begitu saja El juga tahu sikap kakaknya yang selalu Alex tunjukan dulu ke padanya saat ia sakit dan kini Alex meluapkanya pada Echa. ia pun mengecek kondisi Echa

__ADS_1


* Di paris


Alex yang mendengar Echa sakit segera mengemas bajunya ke dalam koper , Kakek yang kebetulan lewat dan melihat dari celah pintu kamar yang terbuka sedikit segera melihat Alex yang sedang berkemas.


. " kau mau ke mana.. ?? Tanya kakek, Alex berbalik dan melihat kakek mendekat


. " Aku akan pulang kek. Excel tidak becus menjaga Adik ku.. !!! kakek yang sudah hafal dengan sifat cucunya hanya bisa memperhatikan


. " baik kakek ijinkan kamu pulang tapi bulan depan ajak adik mu itu ke sini.dan beri si tengik pelajaran.. !!! Alex mengangguk


kakek pun pergi meninggalkan Alex, Alex akan berangkat menggunakan pesawat pribadi agar bisa cepat sampai.


setelah semua di kemas dengan rapih Alex pergi ke bandara


* Di rumah


Excel yang merasakan firasat tidak enak merasa akan ada sesuatu yang terjadi. ( kenapa hati ku tidak enak)batin Excel


di sebuah resto yang Mahendra pesan kini ia sedang berhadapan dengan Akmal


. " apa kabar pak sudah lama tidak berjumpa, dantak menyangka jika perusahaan yang aku ajak kerja sama adalah perusahaan bapak.. !! Akmal mengulurkan tangan


. " Aku juga tidak menyangka bisa bertemu dengan mu.. !!! Mahendra menyambut uluran tangan . ia mencekram kuat tangan Akmal


Akmal beusaha senetral mungkin agar tidak ada yang mengetahuinya, Mahendra melepas cengkramanya dan mempersilahkan duduk.


. " jadi apa kita bisa mulai pak.. ?? ucap Akmal, mahendra hanya mengangguk dan mempersilahkan untuk memulai


. " jadi apa jawabanmu pak.. ?? tanya Akmal


. " maaf tapi untuk saat ini aku tidak bisa memutuskan , Aku harus berbicara dengan pemegang saham terbesar dulu.. !! ucap mahendra


. " baik lah pak kalau gitu saya ijin undur diri karna ada urusan yang lain.. !!! mahendra mengangguk


Akmal pun pergi dengan rasa kesal dan sakit di tanganya. mahendra hanya tersenyum melihat kepergian Akmal ( ini hanya Awal saja) batin Mahendra, ia pun bergegas pergi untuk pulang


SKIP Penerbangan Alex


Alex yang sudah tiba di bandara internasional di kota langsung mencari Taxi untuk mengantarnya ke rumah. Alexyang sampai pada jam 4 dini hari langsung masuk menggunakan kunci cadangan. setelah turun dari taxi Ia langsung masuk dan berjalan ke arah kamar Echa


Ia membuka pintunya dan masuk, Alex melihat Excel dan mahendra yang tertidur dengan kasur lantai yang meraka jadikan alas untuk tidur


Alex mendekati Echa dan memegang pucuk kepalanya


Echa yang mendapatkan sentuhan di keningnya membukakan matanya di lihatnya sosok Alex yang sedang tersenyum ke arahnya


. " Apa Aku sedang bermimpi.. ?? ucap nya mengedip ngedipkan matanya melihat Alex di depanya


. " Kamu dek ada-ada aja ini bener kakak.. !! mengacak acak rambut


. " aaakkkhhhh bener ni kakak... !!! sorak nya lalu memeluk Alex , untung saja infus nya sudah tak ia kenakan


. " maaf ya kakak lama di sana, kamu sudah sehat kan.. ?? tanya Alex memeluk , Echa mengangguk tak lama terdengar isak tangis darinya

__ADS_1


. " kamu kenapa dek.. ?? tanya Alex melepaskan pelukan dan memegang pundak melihat ia menangis


. " Aku senang kak Al pulang dan kau tau kak hanya kau yang bisa menjaga ku dengan baik tidak seperti mereka.. !! tunjuk Echa menggunakan dagu pada Excel dan Mahendra yang sedang tertidur pulas


. " ya kau tenang saja sekarang kak di sini bersama mu. !!! memeluk kembali, Echa mengangguk


ya hanya Alex yang mampu menjaganya saat ia sakit Echa juga bersyukur bisa memiliki kakak sepertinya yang mengerti isi hatinya , Alex mengajak adiknya untuk sarapan seblumnya Echa pergi ke kamar mandi untuk mencuci mukanya dan menggosok gigi setelah itu dia pergi menyusul Alex


Alex menaruh mantelnya di kursi meja makan dan ia langsung ke dapur untuk membuatkan bubur untuk adiknya


. " kakak sedang apa.. ?? tanya Echa yang muncul di depan pintu


. " kakak mau buatin kamu bubur spesial , kamu duduk saja di ruang makan ya.. !! Echa malah duduk di kurdi yang ada di dapur


. " kakak tak usah repot-repot , kan baru sampai pasti capek biar nanti ka El saja yang masak walaupun masakanya meragukan.. !!! mengingat rasa bubur yang El buat yang seperti lautan garam karna Ia terlalu banyak menggunakan garam


. " tidak ada kata lelah dalam kamus kaka untuk adik tercinta kakak ini.. !! mengusap pipi chuby


. " terima kasih kak.. !! memeluk


Alex pun melanjutkan memasak, Ia begitu cekatan menggunaknlan peralatan dapur dan memasak, setelah selesai Alex mengajak Adiknya ke ruang makan, Echa memakan bubur buatan Alex dengan lahap sampai belepotan.


. " Apa kau tak di beri makan oleh mereka sampai -sampai kau makan lahap seperti ini.. !! mengambil tissu dan mengelap noda pada pinggiran bibir


. " bubur kakak Enak tidak seperti kak El yang rasa buburnya seperti air laut.. !! Alex tersenyum


. " dia sepertinya sudah ingin menikah. . !! Echa mengangguk


. " dan perempuan yang mendapatkan kak Al beruntung nanti bisa mendapatkan suami seperti kakak.karna kakak serba bisa.. !! puji Echa pada Alex


setelah selesai sarapan Alex mengajak Echa ke kamar nya karna ia punya buah tangan yang sempat ia beli di paris saat sedang memantau cabang perusahaan , Alex melihat boneka yang cantik dan mengingatkany pada adiknya jadi Alex membelinyA


Echa senang di beri boneka dan yang lain ya juga


lama mereka mengobrol, Echa juga menceritakan prihal kejadian vitri


. " nanti kak akan membantu mu.. !! ucap Alex


. : terima kasih kak.. !! Alex yang baru sadar luka lebam yang ada di tangan adiknya memegang dan melihatnya


. " ini kenapa.. ?? tanya Alex


. " ini hanya luka kecil kak, sudah kak istirahat saja .. !! mengalihkan


. " kamu juga istirahat saja jangan mengerjakan apa pun .. !! Echa mengangguk ia membawa boneka yang Alex belikan ke kamar tamu , ia sengaja membawanya ke sana karna kalau ia membawa ke kamarnya Excel dan Mahendra akan terbangun


di dalam kamar Echa memperhatikan bonek yang Alex berika dan benar saja mata bonekA itu bergerak,Ia yang sudah merasakan ada aura yang ganjil pada boneka itu.


. " siapa kau. ???


……………… ***jeng jeng ada apa kah di dalam boneka tersebut dan akan kah boneka tersebut membuat onar..??? tunggu di kisah selanjutnya


. ………… Jangan lupa Like ya*** .....

__ADS_1


__ADS_2