
π‘π‘π‘π‘
Tibalah mereka di rumah Nenek banyak perubahan yang terjadi saat terakhir kali Echa menginjakan kakinya dulu . mereka di sambut ibu mahendra dan nenek di teras depan. Echa berlari ke arah nenek dan memeluk tubuh nenek ya itu. bergantian dengan ibu kekasihnya itu.. Mereka pun masuk dan berbincang bincang
. " nenek ini perkenalkan Ka Excel dan Kak Alex mereka kakak angkat ku.. !! ucap Echa pada nenek ya. " Dan ini kak. Rania dia teman kuliah ku... !!! timpalnya lagi
". Wah kamu memeng cucuk ku yang hebat bisa memilih kakak yang Tampan seperti mereka.. !! ucap nenek
semuanya tertawa mendengar nenek membanggakan cucunya itu.. mereka pun menikmati hidangan yang sudah nenek sediakan. setelah selesai mereka memutuskan untuk beristirahat.. karna di rumah nenek kamar hanya ada tiga . Alex dan Excel memutuskan untuk ikut ke rumah mahendra . mereka akan menginap di rumah nya saja untung jarak nya tidak terlalu jauh.
ππππ Malam pun tiba Echa dan rania duduk di kursi depan di teras. sambil menikmati udara malam. Echa bercerita mengenai desa waktu dulu dia berkunjung. Rania kagum dan takjup akan aksi sahabatnya itu. saat sedang mengobrol Echa teralihkan dengan seseorang yang mengawasi mereka di kejauhan. ia berinisiatip memanggil Li Mei untuk mencari tau siapa orng itu.
". Mei apa kau dengar aku.. ??? ucapnya dalam batin tak lama ia datang
. " ada apa kau memanggil ku mengganggu saja aku sedang pdkt... !! ucap mei
. " ck .. emang kau sudah menemukan target.. ? tanya echa.
. " sudah nanti aku kenalkan.. ada hal apa kau memanggil.. ?? tanya Mei
" aku ingin kau cari tahu siapa orang yang sedang mengawasi ku ..!!! titah nya
". baik lah.. !! ia kembali menghilang
Echa memutuskan untuk mengajak Rania ke dalam , sementara itu di rumah mahendra .Excel tenga bingung dengan peraasaanya. Alex dan Mahendra yang tau langsung menghampirinya..
. " kau kenapa.. ?? tanya Alex pada adiknya yang mondar mandir tak karuan
. " aku bingung kak.. !!ucap Excel yang memberanikan diri untuk berbicara. pada ke dua lelaki di depanya itu
. " pasti soal perasaan mu pada Rania .. !! ucap Mahendra yang tau dari kekasinya itu
. " iya kak kau benar.. !! ucap Excel yang memasang wajah tak bisa di artikan
. " tembak saja langsung bila perlu ajak dia menikah.. !!! ucap Alex dengan enteng nya. Excel dan Mahendra menatap wajah Alex
. " kau waras kak.. menyuruhadik mu melangkahi mu. bahkan aku belum bisa mencari uang sendri.. !! ucap Excel tak menyangka dengan ucapan kakaknya itu
. " untuk apa menunggu ku. dansoal pekerjaan kau kan sudah mendapat bagian di kantor.. !! Jawab Alex yang membuat Excel semakin pusing. Excel memutuskan untuk kembali ke dalam kamar tak ingin berdebat dengan kakaknya itu. ( aku bukan adik yang kejam kak. saat aku bahagia dengan pasangan ku dan kau belum memiliki kebahagiaan mu. aku juga ingin melihat mu bahagia , aku tidak akan menikah sebelum kau kak) ucap Excel dia pun memutuskan untuk tidur
. " Emang salah ucapan ku... ?? tanya Alex pada mahendra
. "Salah sih tidak tapi kau tak memikirkan perasaan adik mu.. !! ucap Mahendra. namun Alex tak paham dengan apa yang ia magsud
. " Salah di mananya.. ??? tanya nya lagi
. " nanti kau bicara saja dengan adik mu di mana letak kesalahanmu yang tadi.. !!! jawab mahendra yang meninggalkan Alex menyusul Excel ke kamar .
Alex berpikir dia hanya ingin melihat adiknya bahagia tampa harus terbebani pada dirinya, Alex pun menyusul dan mengunci pintu. dia membuka pintu kamar di lihatnya kedua pemuda itu sudah terlelap.. Alex pun ikut merebahkan tubuhnya...
ππΈππΈ
__ADS_1
mentari pun menyapa Echa mengajak Rania, Excel, Alex dan Mahendra joging sambil menikmati suasana desa.. Excel Hanya diam dia masih memikirkan ucapan Alex. Rania , memperhatikan ke arah Excel.. dia berjalan sedikit lambat agar bisa berduaan dengan Excel. setelah ada kesempatan Ia memberanikan diri untuk bertanya.
. "Apa kau sakit.. ?? tanya Rania
. " Tidak.. !!! jawab Excel singkat
. " kenapa kau diam dari tadi ... ??? tanya nya lagi
. "hummmzzz ... menghembuskan nafasnya dengan kasar.. " Aku sedang kesal pada seseorang.. !!! jawab Excel
. " kau kesal pada ku.. ??? ucap Rania.sontak membuat Excel menghentikan langkahnya dan menatap wajah Rania. dia berpikir Rania salah paham.
. " tidak. emanga ku bilang bahwa aku kesal padamu, tidak kan. !!! jawab Excel yang tak ingin rania berpikir salah paham
. " oh... jawab Rania pergi berlalu meninggalkan Excel
( aduh gawat dia pasti marah) ucap excel melihat mereka sudah menjauh.Excel segera menyusul dan menarik Rania. ketiga pasang mata memperhatikan Excel dan Rania...
. " kau jangan marah. !!! ucap Excel menarik tangan rania
. " siapa bilang aku marah... !!! ucap Rania menatap Excel
. " terus kenapa kau pergi . ??? tanya Excel yang masih tak melepaskan tanganya
. " aku hanya takut kita di tinggal.. !!! ucap Rania
. " aku pikir ... ??? menggantung ucapannya
. " jangan berpikiran yang tidak" , aku sudah bosen berdebat dengan mu... !!! ucap Rania
. " sampai kapan kalian akan begitu... ??? ucap Mahendra yang membuat keduanya gelagapan...
mereka pun memutuskan untuk ke sungai . sejak dulu Echa ke desa dia juga belum berkunjung ke sungai itu.
. " wah mas indah banget.... !!! ucap Echa yang senang melihat kejernihan air dan permandangan sekitar
. " iya.. disini memang indah banget.. !! ucap Mahendra
Alex memperhatikan Excel . namun adik ya itu malah membuang muka. ( Apa dia masih marah pada ku... ??) ucap Alex dalam hatinyA
. " kak kau kenapa...??? tanya Echa pada Alex
". sepertinya Excel masih marah pada ku... !!! jawab Alex yang kini memandang lurus ke arah air
. " memang ada apa sama kakak dan excel.. ?? tanya nya lagi
". Aku hanya salah berbicara padanya.. !! jawabnya
. " kau tinggal minta maaf saja kak... !!! ucap Echa yang membuat Alex berpikir untuk bertanya pada adiknya itu.
karna hari sudah agak siang. mereka memutuskan untuk pulang... sesampainya di rumah masing" mereka segera membersihkan diri.. dan makan.. setelah makan Alex memutuskan untuk ke rumah nenek ia ingin meminta saran pada ibu atau ayah.
__ADS_1
sesampainya di rumah nenek. kebetulan Ayah dan ibu sedang ada di teras.
. " asalammualaikum... !! ucap Alex yang berjalan menghampiri ke dua orang tua angkatnya itu dan mencium tangan keduanya
. " waallaikum salam .. !! ucap ibu dan ayah menyambut Alex
. " sedang apa . yah.. bu... apa kalian ada waktu... ??? tanya Alex mendudukan diri di samping ayah
. " kami hanya bersantai.. ada apa Al.. ?? tanya ayah yang selalu menyebut Al padanya
. " iya ada apa dan mana adik mu. ??? tanya ibu yang biasanya melihat Excel bersamanya
. " Dia sedang marah Yah.. bu.. !!! jawab Alex dengan mimik muka suram
. " loh kalian bertengkar.. ?? tanya ibu merasa aneh
. " iyA bu.. Excel marah karna ucapan ku,. !! menunduk dan mengingat kembali
. " memang kau berbicara apa pada nya...???tanya Ayah
Alex menceritakan semuanya. ibu dan ayah saling memandang dan tersenyum. Akhirnya ayah memberi saran dan nasehat pada Alex , ibu pun juga memberi nasehat. saat sedang mengobrol Excel datang. mengucap salam dan mencium tangan ibu dan ayah lalu duduk di hadapan Alex..
. " Kak aku minta maaf... !!! ucap Excel menunduk. dia sadar sikap dinginnya pada sang kakak tidak lah baik
. " harusnya Aku yang minta maaf padamu. sudah membuat mu sakit dengan ucapan ku... !!! Jawab Alex
. " Iya aku tahu kau melakukan itu karna sayang pada ku. tapi apa kau tau kebahagiaan ku akan lebih sempurna jika melihat mu sudah bahagia. selama ini kau sudah mengorbankan masa muda mu untuk ku.dan kebahagiaan ku.. !!! ucap Excel mengingat perjuangan kakaknya yang merawat dia sedari kecil. tampa terasa butiran air jatuh lolos dari mata Excel. baru kali ini dia menangis lagi.
Alex yang melihat adiknya menangis berdiri dan menghampiri Adiknya dan memeluk nya.. Ibu dan ayah senang melihat kudua anaknya itu sudah kembali begitu juga Echa dan rania yang tAk sengaja mendengarkan. tapi rania hanya fokus dengan Excel yang sedang menangis.
( aku kira sikapmu yang selalu dingin tidak bisa berubah hangat seperti ini) ucap Rania dalam batinya
Echa menghampiri sementara rania berdiri depan pintu.
. " gitu dong akur , jangan bertenggkar karna itu tidak cocok dengan gaya kalian. dan kau kak Excel kau cengeng sekali menangis seperti itu.. !! menggoda Excel
. " dasar kau biji merica...ibu lihat anakmu itu dia selalu mengejek ku..!!!! Rengek Excel entah kenapa di hadapan ibu Excel selalu manja.
. " jangan dengar kan dia bu ... ayah lihat dia selalu merengek pada ibu.. !!! ucap Echa yang memegang tangan ayahnya
Alex tersenyum melihat kedua adiknya itu saling mengadu pada ibu dan ayah.
. " udah kalian sama saja . lihat Al mana pernah dia merengek.. !! ucap ayah
. " kalian ini anak - anakku yang paling imut .. !! ucap ibu
mereka berlima saling berpelukan. tampa menyadari Rania yang sedang memandang ke arah mereka. Rania berpikir tentang keluarganya . dia tidak pernah merasakan pelukan ayah atau kakaknya di saat sedih.
( Aku bersyukur bisa menemukan kalian keluarga baruku.. !!!) batin Alex.. liburan kali ini tak akan bisa terlupakan..
********
__ADS_1
**********
maaf ya bila ada kata atau tulisan yang salah. jangan lupa like ya. ππππππππ