
💍💍💍
Mahendra dan Alex yang sudah tiba di toko perhiasan langsung memilih cincin yang sangat cocok untuk Echa. bermacam bentuk dan disain terpang pang di etalase toko.
. " Silah kan tuan mau yang mana, ini semua keluaran terbaru tuan.. !!! ucap pelayan sambil tersenyum . banyak para pengunjung yang terus memperhatikan mereka berdua karna ketampanan mereka.terutama Alex yang berdarah campuran .
. " kira kira kau punya saran gak.. ?? tanya mahendra pada Alex
. " kau tentukan saja pilihan untuk mu ikuti kata hatimu saja.!!! Alex melihat perhiasan lain ia juga ingin membeli untuk hadiah ibu dan nenek. sebagai ucapan terima kasihnya.
. " aku akan pilih yang seserhana saja tapi elegand.. !! mahendra meminta pelayan mengambilkan cincin coppel yang bermotip tiara berbentuk love dan untuknya yang biasa dengan batu di tengahnya. ia juga meminta untuk di ukirkan namanya
. " sudah .. ??? tanya Alex ia juga sudah memilih 2 set perhiasan yang menurutnya cocok
. " sudah aku juga ingin membeli untuk ibu ku.. !! memilih 1 set perhiasan
. " Aku sudah membayar punyaku... !! Mahendra mengangguk. tadinya Alex ingin sekalian membayar tapi Mahendra melarang.
Setelah semua selesai mereka memutuskan untuk kembali sebelumnya mereka membeli oleh oleh dan minuman.. banyak dari para pengunjung yang histeris melihat Alex dan mahendra. Ada juga yang mengambil foto tapi Alex tidak memperdulikanya.
di perjalanam mereka banyak mengobrol tentang pekerjaan. dan setelah pulang nanti Alex akan pergi untuk mengecek kantor pusat yang ada di paris.
. " Kau yakin tidak akan mengajak Excel.. ??? tanya mahendra ia juga sambil fokus ke jalanan
. " Entah Aku bingung.. Excel masih marah tak mau melihat orang yang dia benci.. ?!! menghela nafas dengan kasar.
. " beri dia pengertian lagi. kalau tetap dia tak mau . biarkan sampai AmarahnyA hilang.. !!! menepuk pundak
. "Akan aku usahakan.. !!! melihat ke arah luar . Alex menikmati permandangan di setiap jalan sambil merenung
( ibu aku bingung harus berbuat apa.. )batin Alex
butuh waktu 3 jam untuk jalan pulang..
__ADS_1
DI RUMAH NENEK.
Sepulang dari sungai Excel, Rania dan Echa memutuskan untuk istirahat .. sementara yang lain disibukan dengan persiapan yang mereka buat..
Mahendra dan Alex pun sudah sampai. mereka memutuskan pulang ke rumah nya untuk mandi dan beristirahat sebentar. Alex pun membaringkan tubuhnya dekat Excel yang sudah terlelap dari tadi siang.
. " emm kau baru pulang.. !!! ucap Excel dengan mata yang masih menutup dan suara khas orang mengigau
. " hemmmm.. !! jawab Alex singkat dia pun tertidur
. " apa persiapannya sudah siap.. -?? tak ada jawaban dari Alex karna ia sudah terlelap. Excel membalikan tubuhnya di lihatnya Alex yang sudah terlelap. Excel memutuskan untuk bangun karna dia sudah begitu lama tertidur.. ia berjalan menuju teras sambil membawa teh yang ia buat sebelum ke teras.
. " kau di sini.. !! mahendra menghampiri dan duduk di depan Excel..
. " gimana udah dapet cincin ya.. ??? semoga lancar nanti malam.. !!! tersenyum
. " sudah. mudah mudahan sesuai rencana.. tadi kalian pergi ke mana saja.. ?? memandang Excel
. " hanya ke sungai . !!! memainkan kaki di goyang"
. " sudah.. !!!
. "apa kau tidak akan ikut.. ???
. "Tidak aku sibuk . dengan tugas ku nanti.. !!! menatap lurus Excel tak mau memandang ke arah mahendra karna ia tau dia akan membaca pikirannya atau bisa tau hal yang lain y
. " jangan terlalu mengikuti Emosi mu karna itu hanya akan membuatmu semakin terpuruk . lupa kan masa lalu ingat masih ada orang yang harus kau lihat kebahagiaannya. Tampa kau sadari sikapmu yang tak dewasa membuatnya sedih dan kecewa.. aku bukan menggurui atau menasehati hanya mengingatkan. Emosi, dendam dan amarah hanya akan menghancurkanmu dan orang di sekitarmu.. !!! menepuk pundak dan pergi meninggalkan Excel sendiri..
Excel terus memikirkan kata kata yang Mahendra ucapkan . iajuga teringat kenangan buruk yang menimpah ibunya tak terasa butiran air mata jatuh membasahi pipi nya Excel menangis dalam diam. dia pun memutuskan untuk pergi. kerumah nenek sambil mengusap air matanya.
sesampainya di rumah nenek dia diam di bangku di bawah pohon depan rumah . ia terus termenung mengingat masa lalu . yang membuat ia harus kehilangan sosok seorang ibu dari hidupnya.
. " sedang apa kamu sendiri di sini.. ?? Excel memalingkan wajahnya ke arah suara
__ADS_1
. " tidak ada bu hanya sedang memikirkan tugas.. !! mengelak .. !! ibu bisa melihat ada kesedihan yang terpendam dalam diri Excel. ibu pun duduk di samping Excel
. " mungkin ibu bukan sosok yang melahirkanmu. tapi seorang ibu tau saat anaknya menanggung kesedihan dan beban yang di pendam oleh anaknya. sepandai pandainya kau menyembunyikan pasti ibu tau anaknya sedang terluka .. !!! ibu mengelus tangan Excel dan menggenggamnya
Excel pun langsung memeluk Ibu angkatnya itu . dia menangis sejadi jadinya meluapkan semua kesedihan. amarah dan lukanya selama ini. ibuhanya bisa mengelus pungung excel membiarkan ia melepas semua beban nya dalam tangisnya. Excel tidak pernah menampakan sisi lemahnya di hadapan orang lain termasuk Alex dia akan terus menahan kesedihan dan masalahnya sendiri. tapi semenjak sosok ibu ia dapatkan kembali dari adik angkatnya ia akan menumpahkan semua isi hatinya.
. " Menangislah jika itu bisa meringankan bebanmu . jika suatu nanti kau siap berbagi bebanmu ibu akan selalu ada untukmu.. !!! mengelus punggung..
Ayah yang melihat hanya bisa menatap dari jauh . ia membiarkan istrinya itu untuk menenangkan Excel. Excel pun melepaskan pelukanya . ada sedikit rasa lega dalam hatinya. karna sudah meluapkan semua dalam tangisnya. ibu pun menghapus air mata yang membasahi pipi Excel dengan tissu yang selalu ia bawa.
. " sudah jangan menangis lagi nanti tampanya hilang. rania nanti gak mau lagi sama kamu.. !!! Excel tersenyum
. " terima kasih bu.. !! memegang tangan
. " untuk apa. wajar seorang ibu jika anaknya bersedih dia akan selalu ada di sampingnya.. !!! Excel memeluk lagi dan mencium tangan ibu.
. " kenapa matamu.. ??? tanya Alex yang baru sampai , ia membawa paperbag merah di tanganya
. " kau bawa apa.. ??? Excel mengalihkan pembicaraan
. " jangan mengalihkan topik.. !! Alex tau sebenarnya Excel menangis terlihat dari mata ya yang sembab dan merah
. " sudah jangan bertengkar nanti ibu jewer kalian.. kamu Al jangan mengganggu adikmu dulu ... !! Alex pun mengalah. ia memberikan satu kotak merah kepada ibu
. " apa ini.. ??? sebenarnya ibu tahu itu kotak perhiasan tapi ia ingin tau apa magsud Alex memberinya
. " itu sebagai ucapan terima kasih kami sudah di anggap keluarga oleh ibu dan ayah , Aku tau ibu pasti akan menolak . tapi kali ini aku mohon terima ini sebagai tanda kasih sayang kami. mungkin ini tidaklah bisa di bandingkan kasih sayang kalian . !!! ibu tersenyum mengusap pipi Alex
. " Sebanarnya tak perlu kalian beri ibu ini. cukup dengan kau jaga adik kalian . dan sayangi kami itu sudah cukup. dengan kalian menjadi sosok yang dewasa dan membanggakan pasti orang tua kalian bangga begitu pun ibu dan ayah.. walau kalian bukan terlahir dari rahimku dan darah ku tapi di mata ku kalian anak anakku yang tampan dan membanggakan. terimakasih.. !!! ibu meneteskan air mata Alex dan Excel menghapusnya dan mereka saling berpelukan.
*******
* terkadang anak orang lain bisa jadi anak dari pada anak sendiri yang menjadi orang asing. walaupun darah tidak mengalir dalam darah nya . tapi cinta, ketulusan dan kasih sayang yang di tunjukan akan membuat orang lain lebih berharga. *
__ADS_1
*ALEXANDER ABRAM*