
✨✨✨
semakin malam hawa di perbukitan semakin dingin Echa yang tak bisa tidur karena memikirkan apa yang Yuda katakan memutuskan untuk keluar tenda dan membuat api unggun untuk menghangatkan tubuh nya,Panji dan Yuda yang tak begitu jauh hanya bisa mengawasi dan menjaga dari kejauhan sebenarnya Yuda ingin menemaninya tapi Panji melarang
." tumben dingin sekali...!!ucapnya sambil berusaha untuk menyalakan api setelah usahanya berhasil ia terus memasukkan kayu bakar yang tadi sempat ia cari
Echa terdiam memandangi api ia memikirkan apa sikap nya itu benar apa tidak dengan pergi dari rumah
." apa aku berlebihan..?? apa kak Al dan yang lainya akan marah pada ku jika aku pulang...!! Echa menatap ke atas langit di lihatnya bintang yang sangat bercahaya selintas wajah Al dan yang lainya menghiasi langit dan seakan berbicara agar ia pulang dan kembali ke mereka
." maaf aku terlalu egois dan tak memikirkan apa yang kalian lakukan untuk membuat ku selalu bahagia...!!! luntur sudah pertahanan hatinya ia menangis sambil memeluk lututnya
Echa memutuskan untuk pulang esok hari ia tak ingin membuat orang-orang yang ada di sekitarnya merasa tak berguna
...(*_*)...
di rumah Alex yang tertidur di kamar adiknya dengan memeluk gitar dan masih dalam posisi duduk terkejut saat Excel mencoba membangunkan ya untuk pindah ke kamarnya
." akkhh kau...!!ucap Alex ia mengusap mukanya
." kenapa kau tidur di sini kak..?? pindah lah ke kamar mu ..!! El berjongkok di depan Alex
."ya sebentar..!! Alex berdiri dan menaruh kembali gitar pada tempatnya
." aku juga merindukan nya kak tapi kita juga harus menjaga kesehatan kita ..kalau kau sakit siapa yang akan menjaganya kau tahu sendiri aku tidak pernah becus menjaganya...!! ucap El dan Alex tersenyum menurut nya saat ini El sangat lucu
." ayo tidur...!!! Alex menggandeng El untuk pergi
mereka kembali ke kamarnya masing-masing untuk mengistirahatkan tubuh yang sangat lelah namun Alex tak langsung tidur ia malah pergi ke luar balkon dan merasakan angin yang begitu dingin ia berfikir apa adiknya baik-baik saja di cuaca yang dingin ini.
Alex kembali ke dalam dan memutuskan untuk memeriksa pekerjaan saja karena rasa kantuknya sudah hilang,di kamar lain tepatnya kamar Mahendra ia mencoba memanggil Yuda namun tak kunjung datang ia khawatir cuaca dingin saat ini mempengaruhi kesehatan Echa
*
*
🌥️🌥️🌥️🌥️
pagi pun tiba cuaca masih saja dingin dan orang-orang pun memakai baju yang berlapis juga jaket untuk menghilangkan rasa dingin
Echa yang baru bangun pun langsung membereskan tendanya Yuda menghampiri dan menanyakan apakah dia akan kembali Echa hanya mengangguk dan tersenyum
." sejak kemarin aku tak melihat kak Panji...?? tanya Echa sambil terus melakukan kegiatan ya
__ADS_1
." emm dia sedang sibuk mungkin...!!! jawab Yuda sedikit gugup padahal Panji ada di sekitar mereka namun Echa tak melihatnya
." sepertinya kak Panji sedang menghindari ku..apa dia marah padaku...??? tanya Echa menghentikan kegiatan ya
." kenapa kau berpikiran seperti itu...!!! Yuda malah bertanya balik
." entah tapi itu yang ku rasakan...!!! ucapnya lalu kembali menata semuanya setelah selesai ia membuat dulu sarapan agar ada sedikit tenaga untuknya
Yuda hanya diam dan berkomunikasi dengan Panji lewat cara mereka namun Panji tidak menjawab
setelah selesai ia segera berangkat seperti nya ia akan kembali ke rumah orangtuanya terlebih dahulu baru ia akan kembali ke tempat Alex
butuh waktu yang cukup lama untuk menempuh perjalanan di tambah kabut yang tiba-tiba muncul jarak pandang yang sedikit sulit menghambatnya untuk berjalan dan itu mempersulit ia untuk melangkah salah langkah saja ia akan celaka,jarak yang biasanya di tempuh sekitar 3jam sekarang ia tempuh menjadi 4 jam setengah syukur ia bisa keluar
13.00
ia sampai di rumah orangtuanya tetangga yang melihat menghampiri dan memberi tahu jika kemarin ada yang mencarinya setelah berbincang ia langsung masuk dan membersihkan dirinya karna tubuh nya terasa lengket bekas keringat ,setelah selesai ia pergi untuk membuat makanan terus pergi tidur agar terlihat segar
🌇🌇🌇
malam pun tiba Alex dan yang lainya baru saja sampai di rumah sehabis melakukan kegiatan mereka namun mereka di buat heran karna lampu di rumah yang menyala di tambah makanan yang tersedia di meja makan
." apa kita tidak bermimpi...?? tanya El
." kau bermimpi apa kak...!!! suara yang terdengar dari arah tangga mereka terkejut melihatnya
." ini sungguh kau..?? Echa mengangguk lalu tersenyum
Echa melirik ke arah 3 lelaki yang mematung lalu tersenyum ia menghampiri dan berdiri di depan salah satunya
." maafkan aku...!! satu kata yang ia ucapkan namun lelaki itu malah pergi meninggalkanya terdengar pintu di tutup dengan keras
Echa meneteskan air mata nya ia tahu kakaknya kecewa padanya,El yang melihat adiknya menangis langsung memeluknya dan menenangkan begitu juga Mahendra
." aku merindukan mu..!!ucap El masih memeluk
." apa kau tak marah padaku seperti nya seharusnya kau juga marah padaku...!! ucapnya lirih
." aku tak akan bisa marah padamu begitupun dia..bujuk lah dia...!! ucap El memberikan semangat
."aku tahu kak Al bukan marah padaku tapi ia kecewa padaku..aku adik yang buruknya untuknya....!!! ucapnya
." kenapa kau berpikir seperti itu kau tahu saat kau tak ada dia selalu menyalahkan diri nya bakhan kemarin malam ia tertidur di lantai kamar mu dengan memeluk gitar kesayangan mu..!!! jelas El dan itu membuat Echa semakin terisak
__ADS_1
." pergilah temui dia...!!ucap Mahendra meyakinkan
Echa mengaangguk dan langsung berjalan ke arah kamar Alex ia mengetuk pintu Alex namun tak kunjung di bukakan,Echa memilih duduk dan terus mengetuk sambil terus mengucapkan kata maaf
." apa dia akan baik-baik saja..?? tanya Rania
." beri mereka waktu berdua..!!! ucap Mahendra mereka langsung meninggalkan Echa
Di dalam kamar Alex terus terdiam harus nya ia senang adiknya kembali tapi ia malah bersikap kasar pada adiknya,suara Echa sedikit melemah karna ia merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya sebenarnya ia kembali besok tapi rasa bersalah mendorong nya untuk kembali hari itu juga
." siapa pun tolong aku....!!! teriak Rania ia melihat Echa tidak sadarkan diri dan tergeletak di lantai
El yang mendengar teriakan Rania juga Al langsung menghampiri El mengambil alih tubuh Echa dari Rania terus membawa nya ke kamar Rania menghubungi dokter sementara Alex ia masih terdiam rasa penyesalan kini muncul di benaknya
Mahendra juga mengecek keadaanya
." seperti nya ia kelelahan dan tertekan di tambah ada luka di tangannya yang ia tutupi..apa kau sudah menghubungi dokter..aku hanya ingin memastikan ia baik-baik saja...!!!
." aku sudah menghubunginya mungkin sebentar lagi datang..!! ucap Rania
El menghampiri Alex dan menatapnya tajam Mahendra mengalihkan El dengan membawa Alex pergi dari kamar
." tunggu lah ..!! ucapnya
." apa aku kelewatan telah bersikap seperti itu pada nya??? ucap Alex
." tidak kau tenang lah ...!!! mengusap bahu Alex
dokter datang dan langsung memeriksa keadaan Echa dan benar seperti apa yang Mahendra katakan jiwanya sedang tertekan dan kelelahan dokter juga sudah mengobati luka-luka nya
." kalian pergilah makan biar aku yang menjaganya...!! ucap Alex
." jaga dia kak buat dia nyaman kembali...!! El pergi setelah berbicara begitupun Rania dan Mahendra
Alex duduk di samping ranjang dan mengelus tangan yang tertancap jarum infus
." maafkan aku.....!!! ucap Alex
*
*
*
__ADS_1
... ***akan kah keadaan mereka membaik...tunggu part selanjutnya ya....…💜...
JANGAN lupa LIKE and Vote ya juga komen nya karna komentar dan pendapat kalian menjadi semangat buat Thor.....🙏🙏🙏💜💜***