
Hanbi masih menagis dan mencoba menghubungi J-Hope lagi, mungkin J-Hope bisa membatunya untuk meyakinkan orang ini. Namun, baru akan menelpon, tiba-tiba saja pintu koridor terbuka, muncul sosok yg seketika membuat Hanbi terkejut.
"Eonnie..." Hanbi menatap kang Seon dengan penuh harapan
"Eonnie, mereka tidak membiarkan ku masuk. tolong bantu aku"
Han Suqi menatap Hanbi dengan teliti. ia sudah sangat lama tidak bertemu dengan Hanbi.
ia tau bahwa Jungkook sedang menjalin hubungan dengan wanita ini, tapi Han Suqi sama sekali tidak peduli akan hal itu.
Han Suqi tidak menjawab apa pun, selain menatap Hanbi dengan tatapan dinginnya, lalu melanjutkan langkahnya.
"Eonnie, kumohon" Hanbi menahan lengan Han Suqi, membuat wanita paruh baya itu menghentikan langkahnya dan melepaskan melepaskan tangannya pelan dari Hanbi. wajahnya begitu dingin.
"ke-kenapa kau tidak membatu ku?" Hanbi meneteskan air matanya lagi.
"kenapa aku harus membantu orang yg menjatuhkan agensi kami sepertimu? apa kau sudah lupa apa yg kau lakukan dulu?"
4 tahun lalu Hanbi adalah salah satu idol
di bighit entertainment.
namun, suatu hari ia membuat suatu kesalahan yg cukup fatal dan menyebabkan agensi sangat malu.
semua pemegang saham sangat marah dengan Han Suqi karna ia lah yg memilih Hanbi untuk menjadi trainee. karna hal itu Han Suqi sangat benci dengan Hanbi yg membuat dirinya hampir di pecat.
Han Suqi menatap Hanbi dengan tatapan intimidasi nya. siapa pun yg menjadi Han Suqi juga akan sangat marah.
Hanbi pun menutup mulutnya tak percaya. ia tak menyangka bahwa Han Suqi masih sangat terluka akibat kejadian itu.
__ADS_1
"Jangan menatap ku seperti itu. aku bukan orang jahat. Tapi, untuk saat ini aku tak ingin kau disini, terlalu beresiko. sebaiknya kau pulang saja." Han Suqi lalu melangkah pergi begitu saja, meninggalkan Hanbi yg masih termenung dengan air mata yg mengalir deras.
Hanbi membiarkan tubuhnya basah dan menggigil terguyur hujan. kedua tangannya mengepal erat, beriringan dengan sesak yg ada di dadanya. ia tidak bisa berhenti memikirkan wajah Jungkook.
bagaimana keadaan Jungkook sekarang?
seberapa sakit rasa yg Jungkook tanggung saat ini?
seberapa banyak lukanya?
Hanbi menangis hebat di bawah guyuran hujan. di halaman belakang rumah sakit, ia bahkan sudah tidak punya tenaga untuk menopang dirinya.
ia tak ingin pergi dari sana dan berniat untuk menunggu J-Hope menghubunginya. karna ponsel J-Hope tiba-tiba saja tidak bisa di hubungi.
Hanbi hanya ingin melihat muka Jungkook dan memastikan apakah pria yg dia cintai itu masih punya nafas untuk di hembuskan.
Hanbi semakin merasa sesak karena kecelakaan itu terjadi tak lama setelah ia dan Jungkook melakukan Vidio Call.
senyum Jungkook, tatapan mata Jungkook, dan suara Jungkook.
apakah Hanbi masih bisa menyaksikan itu lagi?.
"neomu saranghae, Hanbi-ya"
kalimat itu menggema di kepala Hanbi dengan sangat jelas. itu adalah kalimat terakhir yg Jungkook ucapkan padanya sebelum kecelakaan itu terjadi.
Rasa sesaknya pun semakin menjadi saat teringat ada hal yg ia sembunyikan dari Jungkook. Terlebih tentang keluarga nya.
ada sebuah hal yg Hanbi tutupi dan ia sudah berencana untuk memberi tau Jungkook, Namaun sekarang semuanya menjadi kacau.
__ADS_1
"Jungkook-ahh, mianhae" tidak peduli seberapa basah badannya kini, sesak di dada Hanbi tidak terbendung lagi.
"mianhae" ucap Hanbi dengan nada lemah.
"Hanbi-ya!"
Hanbi berbalik ketika mendengar sebuah suara yg tidak asing. ia melihat sosok wanita yg sedang berlari ke arahnya dengan membawa payung.
"astaga! apa yg sedang kau lakukan disini?"
wanita itu langsung menarik Hanbi ke tempat yg lebih teduh. ia mengusap wajah Hanbi yg sudah memucat karna kedinginan.
"Greac, mereka tidak mengizinkan ku masuk" ungkap Hanbi sambil terisak.
Greac adalah sahabat Hanbi dari desa yg juga pergi kuliah ke Seol. namun kini ia sudah menikah dengan Chanyeol.
Greac langsung menggeleng "tidak, tidak perlu khawatir. kau sudah boleh masuk"
Hanbi terkejut "apa"
Greac tersenyum sambil mengusap wajah Hanbi dengan lembut.
"Chanyeol baru menghubungiku, dia sudah menangkan perdebatan di dalam sana"
"apa kau serius?"
Greac mengangguk "tapi sebelum itu, kita ganti bajumu dulu. aku kebetulan punya pakaian ganti di mobil. tidak baik jika kau masuk dalam keadaan seperti ini"
"Terimakasih Greac, aku tidak tau apa yg akan terjadi jika tidak ada mu"
__ADS_1
"sama-sama" ucap Greac sambil tersenyum lebar.
***