
Hanbi langsung pergi ke dapur untuk memasak sesuatu.
Tapi karna Jungkook memintanya memasak dengan cepat, akhirnya ia cuma masak mie instan saja.
"ini, aku memasak mie instan karna kau menyuruh ku cepat" ucap Hanbi sambil meletakkan mangkuk mie.
Jungkook memakan mie tersebut dengan sangat lahap sampai Hanbi tarcengang melihat pria tersebut.
"makannya pelan-pelan saja" ucap Hanbi.
Jungkook tiba-tiba tersedak dan dengan cepat Hanbi langsung memberikan air minum kepada Jungkook.
"Uhuk....uhuk aku sangat lapar dari tadi siang belum makan" ucap Jungkook terbatuk-batuk
"Lalu kenapa kau tidak makan, kan di dapur banyak persediaan mie insta" ucap Hanbi
"aku ingin makan bersama mu" ucap Jungkook melanjutkan makannya
"hais....kau tidak boleh seperti itu nanti mag mu kambuh bagaimana" ucap Hanbi marah
"kan ada kau yg menjaga ku" ucap jungkook percaya diri.
Hanbi jadi tersenyum malu karna ulah pria tersebut
Setelah selesai makan, mereka duduk di sofa dengan kaki yg sama-sama dinaikkan ke atas sofa dan mereka saling menatap satu sama lain.
Jungkook menatap Hanbi dengan tatapan sendunya
"aku tau kau masih marah pada ku"
Hanbi tardiam untuk beberapa saat, menatap Jungkook yg tengah menggenggam erat kedua tangannya.
__ADS_1
mereka telah menjalin hubungan lebih dari 3 tahun.
walaupun sudah 3 tahun pacaran, Hanbi tetap saja gugup setiap kali Jungkook menyentuh badannya.
Sampai Jungkook pernah memarahi Hanbi karna selalu gugup tiap kali bersentuhan dengannya.
Bukan karna hanbi tidak mau di sentuh oleh Jungkook, namun jika di teruskan jantungnya bisa copot.
Tapi kali ini, Hanbi menahan diri.
Ia membiarkan Jungkook menggenggam tangannya dan merasakan kehangatan tangan besar Jungkook.
"itu hanya perasaan mu saja" ucap Hanbi.
Jungkook menghela nafas
"kau pembohong yg buruk Hanbi-ya"
Hanbi menatap Jungkook
"Sekarang masih marah?" tanya Jungkook lagi.
Hanbi terdiam beberapa detik lalu menggelengkan kepalanya
"sepertinya tidak"
Jungkook langsung tersenyum, lalu menggenggam tangan Hanbi lebih erat lagi
"mianhae Hanbi-ya. aku tak akan mengulanginya lagi. janji"
"dimaafkan" ini baru terdengar tulus.
__ADS_1
Jungkook makin melebarkan senyumnya
"kalau begitu, aku boleh menginap di sini ya"
Hanbi langsung tersendat
"Yaa! tidak boleh, Jungkook-ah. kita kan sudah sepakat. Terlalu beresiko."
Jungkook menyatukan kedua tangannya
"aku akan tidur di sofa, serius aku tak akan macam-macam. aku kan sudah janji pada mu."
Jungkook memasang wajah cute nya dan mempout kan bibirnya
"Tapi..."
"aku sangat malas pulang. aku lelah sekali dan malas menyetir. nanti kalau aku mengantuk di jalan bagaimana?" Jungkook menyela lebih dulu.
"Haish...baiklah. tapi benar ya tidak macam-macam" ucap Hanbi
Jungkook memutar bola matanya
"Kau kn tidur di kamar, sedangkan aku disini.
kalau masih tidak percaya kunci saja pintunya." ucap Jungkook kesal
Melihat Jungkook kesal, Hanbi malah tertawa
"Hahaha...baiklah, kalau begitu akan aku ambilkan selimut dan bantal dulu" Hanbi ingin beranjak pergi namun tangannya di tahan oleh Jungkook.
"Hai apakah kau tidak merindukan ku? kita sudah berbulan-bulan tidak bertemu"
__ADS_1
"Bohong jika tidak rindu" jawab Hanbi
"Kalau begitu, bohong juga kan kalau tidak mau memeluk ku" Jungkook memainkan alinsnya, menggoda Hanbi.