
Keluarga Hanbi memang kurang suka melihat Jungkook.
apalagi setelah masalah yg terjadi 5 bulan lalu.
Keluarga Hanbi benar-benar sudah kecewa kepada Jungkook.
"sudahlah Hanbi-ya. dia hanya bermain-main dengan mu. lebih baik kau putuskan saja dia" ucap mamanya sambil memegang bahu Hanbi.
"sudahlah ma, jika dia mencintai Jungkook, biar saja mereka bersama. kita tidak boleh mencampuri urusan mereka. Hanbi juga sudah besar, jadi dia pasti tau yg terbaik untuknya" ucap vina yg membela Hanbi
Vina adalah Kakak perempuan Hanbi satu-satunya.
Hanbi sering menceritakan tantang dia dan Jungkook kepada kakaknya tersebut, dan kakaknya juga mendukung hubungan mereka tersebut.
Hanbi hanya diam saja melihat keluarganya membahas hubungannya dan Jungkook.
Beberapa saat kemudian Hanbi pun langsung pergi kekamarnya dan mengunci pintu.
Tiba-tiba Hanbi teringat sesuatu, apakah Jungkook marah karna itu.
Tak lama setelah Hanbi berpikir, tiba-tiba ponselnya berdering dan ternyata itu telpon dari Jungkook.
ada 41 panggilan yg terlewatkan dan 64 pesan masuk dari pria tersebut.
๐ฑ:"hallo jungkook-ahh"
ucap Hanbi yg telah mengangkat telpon tersebut
__ADS_1
๐ฑ:"YA!! Hanbi-ya, mengapa kau tidak mengabari aku bahwa kau sudah sampai di desa. aku pikir kau kenapa-napa saat di perjalanan. untung aku masih menyimpan nomor kk vina, jadi aku bisa bertanya apakah kau baik-baik saja atau tidak."
๐ฑ:"mianhae Jungkook-ahh aku benar-benar lupa. saat sampai di desa aku langsung tidur, jadi tidak sempat mengecek ponsel."
๐ฑ:"kau ini kebiasaan sekali. ah Hanbi-ya apakah kau sudah melihat iklanku dan Lisa?
itu adalah hukuman karna kau tidak mengabari aku"
Hanbi hanya diam mendengar apa yg Jungkook ucapkan
๐ฑ:"YA! Hanbi-ya. apakah kau marah karna hal itu? Tapi itu adalah hukuman mu jadi kau tidak bisa marah๐"
aku tidak marah kepadamu jungkook-ahh. aku hanya takut keluargaku tidak merestui hubungan kita.~ ucap Hanbi dalam hati
๐ฑ:"tidak. aku tidak marah, aku hanya kesal๐"
๐ฑ:"eoh pergilah, makan yg banyak nee๐"
๐ฑ:"nee, kau juga makan lh yg banyak biar cepat tinggi๐"
๐ฑ:"YA!! AKU TIDAK PENDEK ๐ฃ
๐ฑ:"hahaha..., Baiklah sayangku yg tinggi. aku makan dulu, nanti kita lanjutkan lagi mengobrol nya."
๐ฑ:"Huuh๐ค"
๐ฑ: Saranghae Hanbi-ya๐. Jangan marah lagi ya. bye.
__ADS_1
Jungkook mematikan panggilan mereka.
Dan sekarang Hanbi sendang tersenyum malu mendengar ucapan Jungkook tadi.
Jujur saja Jungkook selalu bisa membuat nya tersenyum seperti sekarang ini.
KEESOKAN HARINYA JAM 24:40
Ulang tahun nenek Hanbi sudah selesai, dan besok pagi Hanbi bisa langsung kembali ke Seoul.
Sebenarnya ia ingin kembali sekarang, namun sudah larut malam dan Hanbi juga seorang wanita, keluarganya takut terjadi sesuatu terhadapnya di perjalanan nanti.
Jadi ia memutuskan untuk kembali besok pagi saja.
Sekarang, wanita tersebut sedang melakukan Vidio Call dengan Jungkook
"Jadi pulang besok?" Jungkook menatap wajah Hanbi di layar ponsel yg ia letakkan di dekat dashboard mobilnya.
Ia meletakkannya di atas penyangga agar mudah mengobrol sambil menyetir.
"iya. mungkin besok pagi, sebenarnya mau malam ini tapi keluarga ku tidak mengizinkannya"
Jungkook fokus menyetir, sambil sesekali menatap Hanbi di layar ponselnya.
"Baguslah kalau begitu. Tapi besok aku sangat sibuk untuk persiapan comeback, konsepnya juga sudah matang. hanya menunggu hari untuk mengumumkan tanggalnya. kita mungkin baru bisa bertemu Minggu depan. Bagaimana?"
"Tidak masalah, aku juga punya banyak pekerjaan yg tertunda" Hanbi memang sangat pengertian.
__ADS_1