
Sayangnya, tidak berhasil. Hanbi bahkan makin cemberut bahkan di campur raut kesal.
Jungkook pun menarik nafas, lalu tersenyum.
Ia berfikir untuk membujuk Hanbi dengan menyanyikan pacarnya itu sebuah lagu.
"Jangan cemberut sayangku....,nanti cantikmu hilang" gumam Jungkook dengan nada asal namun tetap terdengar merdu.
Ia menatap Hanbi dengan tatapan mautnya.
baru satu detik, Hanbi sudah langsung tersenyum.
"Jungkook-ahh, berhenti menggoda ku" ucap Hanbi dengan pipi yg memanas
"kalau begitu jangan cemberut, kan sudah di bilang sejak dulu. jangan cemberut jika sedang bersama ku"
Hanbi terkekeh. Ia mengingat dengan jelas, itu adalah kalimat yg sering di ucapkan Jungkook padanya.
"arraseo, Jungkook-ie"
Jungkook senang karna Jambi sudah tidak memanggilnya dengan sebutan Jungkook-ssi
Karna menurutnya itu terlalu formal dan seperti ada jarak di dalam hubungan mereka.
Hanbi sendiri baru terbiasa dengan panggilan tersebut setelah 1 tahun mereka berpacaran.
sebenarnya, sangat sulit meruntuhkan kecanggungan di antara mereka.
sebab Hanbi selalu memosisikan dirinya sebagai penggemar Jungkook.
namun, perlahan semuanya menjadi lebih baik.
__ADS_1
Jungkook hanya ingin memberi tahu Hanbi bahwa perannya itu lebih dalam. wanita itu memiliki peran penting dalam hidupnya.
Hanbi bukan hanya seorang penggemar yg Jungkook butuh dukungannya.
Tapi Hanbi merupakan seorang wanita yg Jungkook butuhkan kehadirannya.
"baiklah, aku akan masuk sekarang" ucap Hanbi yg menyadari bahwa ia harus masuk.
Tapi, Jungkook malah Engan melepaskannya.
"Lima menit lagi, boleh?" pinta Jungkook yg mendadak manjadi sendu.
tiba-tiba saja firasat pria itu menjadi aneh saat melihat wajah Hanbi.
Ia seperti di hantui rasa takut yg entah dari mana.
Hanbi melihat tatapan itu. meski kebingungan , wanita itu hanya mengangguk.
Hanbi lebih terkejut lagi. Jungkook tidak biasanya seperti ini.
tapi, menolak juga bukan pilihan terbaik saat ini.
Hanbi melihat kekanan dan kekiri untuk memastikan tidak ada yg memperhatikan mereka, barulah ia menyerahkan dirinya kepelukan Jungkook.
Jungkook menarik nafas pajang kala tubuh kecil Hanbi sudah jatuh kedalam dekapannya.
Tiba-tiba ia berpikir bahwa dirinya bukanlah pacar yg cukup baik bagi Hanbi.
Jungkook jarang punya waktu untuk Hanbi, mereka juga sangat jarang bepergian ke tempat umum dengan bebas seperti pasangan lainnya.
jika ingin jalan bersama, mereka harus memastikan tempat dan waktu.
__ADS_1
Jungkook juga tak bisa berada di sisi Hanbi, contoh nya saat Hanbi mencari pekerjaan, saat Hanbi kesulitan, atau saat Hanbi sakit.
karna itu semua bertepatan dengan jadwal Jungkook.
Tapi Hanbi tidak pernah mengeluh sedikitpun.
Hanbi bahkan bertahan dan tidak mengubah sikapnya sama sekali.
mungkin orang-orang berpikir Hanbi beruntung mendapatkan Jungkook.
Namun, bagi Jungkook, dirinya lh yg beruntung karna telah mendapatkan Hanbi.
"aku mencintaimu, Hanbi-ya"
lalu pelukan itu semakin erat.
PAGI HARI
Hanbi sudah bangun dan bersiap-siap untuk mandi.
Setelah selesai mandi ia berkumpul dengan keluarganya sambil menonton TV.
namun tiba-tiba muncul iklan yg di bintangi oleh Jungkook dan Lisa.
Mereka berdua tampak seperti sepasang kekasih, dan mereka sangat intens.
"Ya! Hanbi-ya, apakah kau masih bersama pria tersebut" ucap mama Hanbi
Hanbi hanya bisa diam dan menundukkan kepalanya.
Ia sangat kecewa kepada jungkook, padahal pria tersebut sudah janji tidak akan seperti itu.
__ADS_1
"Hanbi. kenapa tidak kau putuskan saja dia. aku tidak suka melihat pria yg seperti itu" ucap ayah Hanbi.