Aku Terlahir Kembali Di Dunia Sihir Dan Pedang

Aku Terlahir Kembali Di Dunia Sihir Dan Pedang
Chapter 2: Sihir itu menakjubkan


__ADS_3

Setelah aku membawa peti ketempat lapang akupun mulai membukanya, petinya sangat berdebu.Itu terlihat ketika aku meniup debunya, debu itu langsung berterbangan kesana kemari mengidenetifikasikan bahwa peti ini sudah lama tak terbuka.


Aku mulai membuka peti itu, tapi sangat sulit terbuka, mungkin karena tenagaku yang lemah, ya mau bagaimanapun walau pikiranku berusia 17 tahun tapi tenagaku tetap berusia 8 tahun.


Aku mencari berbagai cara agar bisa membuka peti itu, sampai akhirnya peti itu berhasil aku buka dengan bantuan sebuah alat yang ada digudang.


Dan ketika aku mulai bisa melihat isi didalamnya, aku hanya melihat sebuah buku yang tulisannya yang tak bisa aku baca dan sebuah tongkat yang tak terlalu panjang sekitaran 20cm.


Aku tak terlalu mempedulikan tongkatnya, aku sangat tertarik dengan buku yang berada didalam peti itu,bukunya cukup tebal sehingga aku harus mengangkatnya dengan kedua tanganku.


"buku apa ini ya?", ujarku yang penasaran.


Aku mulai membuka buku itu dan melihat isi didalamnya, ternyata buku itu berisi tulisan yang sangat aneh, bahkan ini berbeda dengan tulisan yang pernah aku lihat didunia ini


Aku membawanya keluar gudang dan berlari mencari ibuku, aku menemukan ditaman rumah,dia sepertinya sedang menanam sesuatu.


"ibu sedang apa?" tanya kepada ibu.


Ibu menoleh kebelakang dan melihatku.


"ibu sedang menanam beberapa tumbuhan herbal, yang ibu dapat dari teman ibu" jelas ibu padaku.


"kamu bawa apa itu?" ibu melihat barang yang aku bawa dan bertanya.

__ADS_1


Denga semangat aku menunjukannya keibu.


" aku menemukan buku ini digudang, ini buku apa ya ibu?" aku melihatkannya keibu.


Ibu sedikit kaget melihat buku itu dan mulai menjelaskannya.


"ini adalah buku sihir!" ujar ibu padaku.


"buku sihir?", aku masih kebingungan dan balik bertanya.


"ini adalah buku yang berisi mantra mantra untuk mengaktifkan sihir, contohnya" jelas ibu padaku.


Dan tiba tiba ibu melukai telapam tangan kanannya dengan pisau.


"ibu tidak apa-apa?"


"tidak apa apa kok, ibu akan melihatkan bagaimana sihir dapat menyembuhkan luka ini".


Ibu mulai mengarahkan tangan kirinya ketelapak tangan kanan yang luka dan mulai membaca kata-kata.


"wahai roh yang menyembuhkan segala penyakit, kumpulkan kekuatan untuk menghilangkan luka ini. Heal"


Di depan Telapak Tangan ibu mulai mengeluarkan warna hijau dan seperti ada sesuatu yang berkumpul seiring ibu mengatakan mantra, setelah ibu mengucapkan kata kata itu mulai, seketika luka yang ada di tangan ibu mulai hilang da. Terus hilang sampai tak ada jejak bahwa tangan itu terluka.

__ADS_1


Mataku sangat berbinar-binar melihatnya, karena untuk pertama kalinya aku melihat sihir, itu adalah pengalaman yang sangat mengagumkan untukku.


Aku langsung ingin belajar sihir dan meminta ibu mengajarkanku.


"ibu aku ingin belajar sihir", kataku dengan wajah yang berbinar-binar.


"benarkah?, tapi belajar sihir itu susah lo?"


"tak apa-apa aku akan terus berusaha" kata ku dengan semangat.


"kalau kamu benar benar belajar ibu akan mengajari kamu, tapi nanti ya setelah ibu selesai berkebun.


" akan aku tolong biar cepat selesai"kata sangking tak sabarnya ingin belajar sihir.


Dan mulai saat itu aku belajar sihir dengan ibuku, dia mulai mengajariku cara membaca mantra sihir, dan dia juga mulai menjelaskan bahwa pengguna sihir itu dibagi berdasarkan tingkatnya.


Tingkat ketiga yaitu adalah penyihir pemula. Mereka menyebutnya dengan Bronze.


Tingkat kedua yaitu penyihir yang sudah mulai terbiasa dengan sihir dan sudah banyak merapal mantra, mereka biasanya disebut dengan elite.


Dan tingkat satu adalah penyihir yang sudah hebat dia bisa menguasai berbagai macam elemen sihir dan dari kata ibu mereka hanya terbatas menguasai tiga elemen saja, mereka biasanya disebut dengan legend.


Dan tingkat paling atas adalah tingkat yang hanya sedikit orang didunia ini yang dapat memegang gelar ini mereka disebut dengan CONQUEROR GLORY.

__ADS_1


Dan begitulah awalan pembelajaran sihir ku bersama ibuku.


__ADS_2