
Pembelajaran sihirku dimulai aku belajar dengan ibuku, ibu memulainya dengan mengajarkanku membaca buku sihir dengan mengenalkanku dengan huruf huruf dalam sihir. agar aku bisa membaca tulisan sihir.
Aku mulai belajar bagaimana cara melafalkan huruf hurufnya terlebih dahulu, dan ternyata huruf dalam buku sihir itu ternyata terdiri dalam 26 huruf, itu sama dengan huruf yang ada didunia ku sebelumnya.
Dan hanya butuh dua hari belajar saja, aku akhirnya mengetahui semua huruf sihir yang ada,
"eryk kamu cepat sekali belajarnya" puji ibu kepadaku,dengan suara lembut.
Ya mau bagaimana lagi aku ini anak umur 8 tahun yang berpikiran 17 tahun, tentu untuk menguasai huruf seperti ini tidak terlalu sulit untukku.
"tidak, ini juga karena ibu yang mengajarkanku", ujarku keibu,
Berkat cara ibuku mengajar yang mudah memahami dan jadi cepat memahaminya.
"jadi karena eryk sudah mengetahui huruf huruf dalam sihir maka sekarang kita akan belajar membaca dan pelafalan", ujar ibu kepadaku.
"untuk pelafalan ini tidak mudah ya intonasi suara dan fokus sangat diperlukan serta niat didalam hati, jadi kita akan mulai belajar membaca dulu ya" lanjut ibu padaku
Ibu mulai mengajarkanku cara membaca, aku memulainya dengan membaca kata demi kata, tentu saja dengan mengejanya karena tidak mungkin untuk seorang langsung bisa dengan sekali coba.
Akhir setelah seminggu belajar membaca dengan ibu, aku akhirnya bisa membaca tulisan sihir dengan lanjar dari buku sihir.
Dimalam hari setelah makan malam aku melanjutkan pelajaranku dengan ibu, ayah setelah makan langsung pergi tidur karena lelah beraktivitas seharian.
"akhir kamu juga bisa membaca ya eryk, kamu anak yang pintar, ibu saja butuh waktu setengah tahun untuk bisa membacanya lo" puji ibu kepadaku.
"makasih ibu, ini juga karena ibu, aku jadi bisa membaca tulisan sihir sekarang", ujarku ke ibu dengan mengucapkan terimakasih.
"karena eryk sekarang sudah bisa membaca sekarang kita akan belajar sesuatu yang kamu tunggu-tunggu?" kata ibu sambil senyum.
"sesuatu yang aku tunggu apa itu?" jawab ku penasaran.
"kamu lupa tujuanmu belajar membaca tulisan sihir ya!", kata ibu sambil tersenyum.
"tujuanku membaca sihir....?". Kata sambil berpikir.
Dan seketika wajahku langsung berbinar-binar karena aku mengingat tujuanku membaca tulisan sihir.dan entah Bagaimana aku bisa lupa tujuanku membaca menulis huruf sihir selama ini
__ADS_1
"apakah aku akan mulai menggunakan sihir?" ungkapku dengan kata penuh semangat dengan wajah berbinar-binar.
"iya" ujar ibu padaku dengan tersenyum.
Mendengar perkataan itu aku jadi sangat bersemangat dan melonjat kegirangan.
"hore, hore. Akhirnya aku akan belajar sihir. Hore" ungkapku dengan penuh semangat sambil melompat lompat kecil.
"kita akan mulai belajar menggunakan sihir besok ya, sekarang kamu tidur ya,karena sekarang sudah larut malam".kata ibu sambil menyuruhku tidur.
Aku mengiyakan perkataan ibu dan berlari menuju kamarku dengan hati yang sangat senang, aku sangat menantikan hari esok karena aku akan mulai menggunakan sihir, dan aku pun tertidur dengan hati yang sangat senang.
Dan keesokan harinya aku bangun pagi pagi karena tidak sabar untuk mulai pelajaranku dalam menggunakan sihir.
Dari tangga kemunuju ruang tamu aku melihat ibu yang sudah bangun, ia sedang menyiapkan makanan untuk kami.
Aku mengucapkan selamat pagi kepada ibu, dan mulai menanyakan kapan kita mulai menggunakan sihir.
"ibu kapan kita mulai belajar sihir hari ini?". Tanyaku ke ibu.
"sebelum kamu menanyakan itu lebih baik kamu cuci wajah dulu dan bersiap untuk sarapan, oke" lanjut ibu padaku.
Aku mengiyakan perkataan ibu dan menuju kamar mandi dan membasuh wajahku,sambil membasuh wajah, aku mulai menghayal dan pikiranku sudah berpikir menjadi penyihir terhebat, 'ah aku akan menjadi penyihir terhebat', kataku sambil menyeringai.
Hayalan itu berakhir ketika aku mendengar teriakan dari tempat makan.
"eryk kalau sudah selesai, ayo kemeja maka kita sarapan bareng" panggil ibu menyuruhku untuk menuju kemeja makan.
"iya" teriakku dari kamar mandi.
Aku menghentikan hayalanku dan menyelesaikan membasuh wajahku, dan menuju kemeja makan.
Dimeja makan ibu mengatakan ke ayah perkembanganku selama belajar sihir, ayah memuji-mujiku karena cepat belajar.
"nanti kami akan mencoba melihat jenis elemen apa yang ada pada eryk" kata ibu keayah.
Mendengar ucapan itu aku penasaran. Dan menanyakan ke ibu.
__ADS_1
"melihat jenis sihir, apa itu ibu?" tanyaku.
"oh ya ibu belum menjelaskannya kepadamu ya" jawab pada ku.
Ibu mulai menjelaskannya, jadi dari perkataan yang aku tangkap, sebelum seorang belajar sihir, orang itu akan dilihat dulu dia memiliki jenis elemen apa.
"ibu memiliki elemen alam, oleh karena itu ibu bisa melakukan penyembuhan" kata ibu padaku
"ayah memiliki elemen elemen bumi jadi ayah orangnya kuat" lanjut ayah setelah perkataan ibu.
"ayah juga ingin melihat elemen apa yang ada pada diri anak ayah yang hebat ini" lanjut ayah.
Selesailah kami makan aku membantu ibu membereskan piring piring yang ada di meja.
Setelah selesai membereskan meja maka , aku, ibu dan ayah pergi keruang bawah tanah.
Ruang bawah tanah itu tampak tak berisi apapun hanya tempat kosong. Entah kenapa keluargaku tidak memanfaatkan tempat ini untuk menyimpan sesuatu.
Ibu mulai melukis sesuatu di dilantai bawah tanah.
Bentuknya bulat ditamah dengan garis garis dan beberapa tulisan sihir dengan bulatan besar ditengahnya dan ada 5 bulatan kecil di diantara tengah lubang itu.
"oke eryk silahkan berdiri ditengah lingkaran sihir itu"
Oke pergi menuju tengah tengah lingkaran sihir itu, dan ibu mulai menaruh batu batu di antara bulatan kecil yang digambar tadi.
"oke batu elemennya sudah ditaruh, eryk jangan panik nanti ya tetap berdiri apapu yang terjadi" kata ibu pada ku.
Ibu mulai membacakan mantra sihir dan seiring perkataannya lingkaran sihir itu mulai mengeluarkan cahaya dan semakin terang dan terang.
"aktivasi elemen"
Setelah ibu mengatakan itu, cahaya yang sangat terang keluar dari lingkaran sihir itu yang membuat mataku silau.
Dan entah mengapa kedua orang tua mengeluarkan wajah terkejut dari wajah mereka.
Dan betapa terkejutnya aku ibu menjelaskan maksud terkejut dari wajahnya.
__ADS_1