
Vera dan Mia sampai di rumah
"langsung istirahat aja, besok mau kerja" Vera menyuruh Mia tidur
"ok, makasih ya bos yang sangat baik" Mia menjawab sambil memuji Vera dengan wajah lucu nya
Mia dan Vera langsung masuk kekamar nya masing-masing
"lumayan melelahkan" Vera menghamburkan badan di kasur dan memainkan HP
"what? " Vera langsung bangun setelah melihat berita teratas
"masa gara gara perjodohan keluarga Alexandria dan keluarga Hutomo aja jadi berita hot kek gini" Vera kembali menatap HP nya sambil membulat kan matanya
"ngak ada yang ngak mungkin, kan keduanya termasuk keluarga terkaya di kota ini (keluarga Alexandria di urutan nomor 3 dan keluarga Hutomo di urutan nomor 4) " Vera kembali cuek dengan berita itu
dring..... dring....... HP Vera berbunyi panggilan masuk dari pak Hutomo
"hallo" Vera menjawab panggilan itu
"hallo, saya mau cepat aja, dana 2M enam bulan yang lalu kamu yang ngasih kan? " pak Hutomo bertanya untuk memastikan nya
"papa udah tau? " Vera menjawab sopan tapi datar
"besok uang nya sudah ada saya akan kembali kan uang itu" pak Hutomo langsung ke intinya
"aku ngasih bukan meminjamkan nya" Vera membalas
"saya ngak mau menerima nya karena saya ngak mau berhutang budi ke kamu jadi jangan harap saya akan menerima uang itu saya ngak mau menerima apa pun dari kamu, saya tau kamu cuma ingin saya bersimpati terhadap kamu atau bangga terhadap kamu "pak Hutomo kembali berbicara dengan nada kesal
" oke, jika anda tidak ingin menerima bantuan saya, anda boleh mengembalikan uang itu pada saya, karena saya juga ngak mau berdebat dengan anda yang keras kepala bahkan terlalu angkuh "Vera menjawab dengan nada tegas hingga Hutomo makin kesal karena Vera sekarang benar benar berbeda dari Vera dulu Vera sekarang sudah berani menjawab nya
" terserah kamu aja"pak Hutomo menjawab dengan kesal dan mematikan HP nya
Vera juga di buat emosi dengan gaya angkuh papa nya, dan ia langsung mengirim no rekening nya dan menyusul dengan pesan
"ini no rekening saya, jika uangnya sudah ada langsung aja kirim kan uang itu ke rekening ini" pesan whatsapp Vera dan langsung di read oleh pak Hutomo
__ADS_1
sekarang Vera ngak mengambil pusing perlakuan papa nya terhadap dirinya , dan 30 menit kemudian Vera tidur untuk menit istirahatkan tubuh dan juga pikiran nya
tok.... tok...
"kak Vera udah bangun" Mia mengeruk pintu membangun Vera karena sudah subuh
"udah" Vera membuka pintu kamar dengan memakai mukenah
"ooo, kirain masih tidur" Mia langsung balik ke kamar nya dan siap siap berangkat kerja
beberapa menit kemudian Vera turun dan sebelumnya Mia sudah lebih dahulu turun, mereka serapan bersama dan setelah serapan mereka ke kantor bareng
"kak Vera" panggil Mia yang sedang mengemudi mobil
"iya" jawab Vera yang duduk di samping Mia
"kalo aku minta cuti lama boleh ngak? " Mia bertanya sedikit takut, karena baru pertama kali nya dia minta cuti lama
"berapa lama? " tanya Vera santai
"satu bulan" Mia menjawab takut takut
"akau mau ke kampung nenek kak, nenek lagi ngadain acara kumpul keluarga, biasanya nenek emang sering melakukan ini satu kali setahun atau dua kali setahun nenek sengaja bikin acara kek gini agar anak cucu nya saling mengenal dan dekat" Mia menjawab dengan penuh harap
"kapan kamu berangkat nya? " tanya Vera smabil berfikir
"seminggu lagi kak" Mia menjawab
"ok, saya beri izin tapi kamu harus bilang sama anif untuk gantiin kamu selama satu bulan dan tolong kamu bimbingan dia sebelum kamu cuti
" ok siap buk bos, terimakasih ya buk Vera "Mia berterimakasih kepada Vera dengan wajah yang sangat gembira karena telah mendapatkan izin
" buk, itu bukan nya kak devano, rara dan kak dea" Mia melihat mereka dari kejauhan berhenti
"kek nya iya, coba berenti" Vera menyuruh Mia berhenti
Vera dan Mia turun dan menghampiri mereka bertiga
__ADS_1
"dunia emang sempit, pagi pagi mobil mogok di tambah lagi ketemu orang ngak penting ini" rara ngomel ngomel dengan suara kecil hingga tak ada mendengar
"kenapa de? " tanya Vera kepada dea yang sedang berdiri di samping Devano yang mencoba memperbaiki mesin mobil
"ni Vera, mobil tiba tiba mogok mau nelpon bantu tapi di sini ngak ada sinyal" dea menjelaskan situasinya sekarang
"terus udah bisa belum? " tanya Vera sambil ikut melihat
"belum" jawab Devano singkat
"sini ku coba" Vera mengambil alih dan mencoba memperbaiki mesin
"Mia coba kamu masuk dan hidup kan kontak nya" Vera menyuruh Mia untuk masuk ke mobil
Mia mencoba menghidupkan mobil tapi mobil nya masih sulit untuk hidup, hingga percobaan yang ketiga mobil hidup
"dah siap" Vera menutup mobil itu dan tersenyum kepada mereka
"makasih ya Vera" Devano berterima kasih kepada Vera dengan tulus
"makasih ya Vera, btw kamu bisa montir kek gini kapan" dea berterimakasih dan bertanya
rara antara iklas dan tak iklas juga ikut berterimakasih
"makasih" rara juga ikut berterimakasih dengan terpaksa
"maklum hobi aku acak acakan" Vera menjawab pertanyaan dea
"btw kalian bertiga mau kemana? " Vera bertanya sambil melirik mereka bergantian
"aku dan kak devano mau pergi ke kantor, tapi kak devano juga mau antar rara kuliah dulu" dea menjawab sambil menjelaskan nya
"ooo, yaudah aku duluan" Vera pamit dan pergi ke kantor
𝙟𝙞𝙠𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙩𝙮𝙥𝙤 𝙝𝙖𝙧𝙖𝙥 𝙙𝙞 𝙢𝙖𝙠𝙡𝙪𝙢𝙞 𝙙𝙖𝙣 𝙙𝙞 𝙢𝙖𝙖𝙛𝙠𝙖𝙣 𝙮𝙖 𝙜𝙪𝙮𝙨
𝙅𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉 𝙇𝙐𝙋𝘼 𝙇𝙄𝙆𝙀, 𝙆𝙊𝙈𝙀𝙉 𝘿𝘼𝙉 𝙁𝙊𝙇𝙇𝙊𝙒
__ADS_1
𝙎𝘼𝙇𝘼𝙈 𝘼𝙐𝙏𝙃𝙊𝙍 𝙎𝙀𝘾𝙍𝙀𝙏 𝙈_𝙈
𝙒𝘼𝙎𝙎𝘼𝙇𝘼𝙈