
kotak hadiah yang berisi coklat dan makan kesukaan nya cuma ia letakan di atas meja kerja , Vera hanya fokus pada kerjaan di laptop
dring...... dring.....
"hallo" Vera meangkat telpon
"bisa kita bertemu nanti sore" pak hutomo langsung bicara
"ada acara apa, saya sibuk ngga punya waktu untuk hal yang ngga penting" Vera menjawab dengan kesan ia tidak mau bertemu jika ujung ujungnya yang di bahas hal yang tak penting
"ini penting" pak hutomo langsung
"ok, nanti saya datang kirim aja alamat nya" Vera segera mempersingkat telpon mereka
"mau apa lagi, apa ada halaman baru lagi yang mau mereka lakukan ๐" Vera membuang nafas nya kasar
...****************...
jam empat sore Vera dan pak hutomo sudah bertemu
"jadi langsung aja๐" Vera langsung memulai bicara
"saya tau kalau kamu seorang pembisnis, dan saya juga tau kalau hubungan kekeluargaan kita nggak baik, tapi masalah pribadi lebih baik ngak di bawa ke bisnis kan, jadi saya mau bekerja sama dengan anda" pak hutomo langsung mengatakan niatnya
"๐คจ, rencana apalagi yang Anda mainkan" tanya Vera sambil mengambil berkas yang di sodorkan pak hutomo dan melihat
"hanya bisnis bukan permainan" pak hutomo berlagak untuk menyakinkan Vera
"oke" Vera menyetujuinya ,setelah itu Vera langsung pergi
"dasar wanita bodoh" pak hutomo berbicara sangat senang dan melihat Vera yang semakin jauh dari nya
"bukan, bukan kerja sama seharusnya tidak kita Terima" hanif yang tadi juga ikut dengan Vera dan memberi saran kepada nya
"saya tau, apalagi sebenarnya kontrak ini bukan untuk kita tapi untuk perusahaan adinata, ngak papa ikuti aja permainan nya" Vera menjawab asisten nya dan tersenyum semirk
"tapi jika perusahaan adinata marah, maka kita dalam bahaya buk, karena mereka terkenal dengan cara nya yang kejam" hanof kembali mengingat kan Vera
"pembicaraan saya dengan pak hutomo tadi sudah saya rekam dan selanjutnya kamu harus selalu mengumpulkan bukti dan nantinya bukti itu akan kita jadikan temeng"Vera menjawab hanif dan masuk ke mobil
__ADS_1
" baik buk"hanif hanya bisa mengikuti perintah Vera
disia lain pak hutomo sedang perkumpulan dengan keluarga nya
"gimana pa, apa Vera udah masuk perangkap kita" tanya sania dengan penuh harap
"sudah donk, perempuan bodoh kayak dia lebih gampang" pak hutomo menjawab dengan bangga
semua senang mendengar perkataan pak hutomo, dan tak lama kemudian telpon hutomo berbunyi
"hallo tuan adinata" pak hutomo menjawab panggil dari pak adinata
"kamu ingin mempermainkan saya๐ค? " pak adinata langsung marah
"maaf maksud pak adinata apa" pak hutomo bertanya karena dia bingung
"kerja sama itu sudah kamu alihkan ke perusahaan V. R kan" pak adinata langsung ke intinya
"ma... maksudnya saya bukan begini pak" pak hutomo gugup
"terserah kamu aja, semua kontrak kerja sama kita batalkan dan saya juga akan menarik semua properti dan dana yang sudah saya berikan kepada perusahaan anda" adinata langsung memutuskan kontrak
"ta... tapi tuan" pak hutomo tidak mampu lagi berbicara dan telpon d. sudah di matikan oleh pak adinata
"rencana kita gagal, bukan dia yang mendapat impas nya tapi kita" pak hutomo berbicara dengan menyesal
"maksud papa apa? " tanya Reyhan panik, karena perusahaan adinata adalah investor paling besar di perusahaan nya
"pak adinata mencabut semua nya" pak hutomo menjawab dengan menundukkan Kepala nya
"tuan perusahaan adinata dan perusahaan V. R baru saja menjalani hubungan kerja sama dan mereka baru bertemu beberapa menit yang lalu di sebuah restoran" asisten hutomo langsung memberi kabar hangat
"berarti pak adinata nelpon papa tadi, berarti dia dengan Vera๐ณ" rara berbicara terkejut
"pasti dia senang dengan ini semua" sania makin di buat kesal
telpon pak hutomo kembali berbunyi
"kamu...๐ " hutomo langsung geram meanggkat telpon Vera
__ADS_1
"saya sudah mendengar langsung, jadi saya sudah puas, terimakasih ya pak hutomo berkat anda saya mendapatkan investor besar dan telah berhasil bersaing dengan perusahaan anda" Vera berbicara dengan suara yang membuat pak hutomo makin marah
"kamu... ๐ " pak hutomo tak tau harus mengatakan apa
"iya saya tau, anda menanggapi saya wanita bodoh kan, tapi kalo saya pikir pikir kek nya lebih bodoh anda, buktinya anda rela menggunakan nama investor terbesar anda untuk menjebak saya dan akhirnya malah anda yang mendapat imbasnya" Vera berbicara dengan penuh kemenangan
pak hutomo yang di buat semakin marah malah langsung mematikan telpon nya
keesokan harinya Vera melihat berita kalau keluarga Alexandria mau berkerja sama dengan perusahaan hutomo
"wah calon menantu idaman ๐" Vera seakan berdecak kagum
Vera langsung bersiap siap untuk pergi kerja dan rencana nya akan makan siang di sebuah restoran, tapi saat makan di restoran malah bertemu keluarga Alexandria dan keluarga hutomo sedang makan bareng
"Vera.. " panggil dea dengan melambaikan tangannya, Vera membalas lambaian itu
"ayo sini" ajak dea , dan Vera datang
"ayo gabung" dea kembali mengajak Vera sedang kan sebagian dari mereka tampak tak senang
"maaf de, ngak usah aku makan sendiri aja" Vera menolak dengan baik
"dea..." nyonya alex menegur dea karena mereka tau keluarga hutomo dengan Vera hubungan nya semakin buruk tapi dea malah sengaja ngajak Vera
"ngak papa tante, kalau Vera mau gabung juga boleh, biar skali skali bisa merasakan keluarga" rara langsung berbicara dengan licik nya
"iya saya tau anda punya keluarga yang komplit, tapi kek nya mulut Anda tidak di ajarkan cara bicara yang sopan dan santun sama orang tuan anda" Vera langsung menjawab dengan santai, dan rara langsung kesal
"udah, kalau kamu mau makan silahkan pergi cari tempat lain" devano langsung berbicara dengan nada kesal kepada Vera
"sorry, kek nya keluarga yang tampak harmonis ini membuat saya sudah tak mau makan lagi, saya pamit dulu,makan yang banyak ya, pasti masih mau bermain dengan aku kan" Vera kembali berbicara dengan senyuman semirk
"sudah cukup, tolong hargai kami" tuan alex langsung marah dan meninggikan suara
"maaf tuan alex, tapi tampak nya di pihak anda dulu yang sengaja ingin bikin ribut, jadi jangan marah ke saya " Vera tetap berusaha tenang walaupun sebenarnya ingin nonjok mereka
๐จ๐๐ ๐๐๐ฃ ๐๐ช๐ก๐ช ๐ ๐๐ก๐๐ช ๐๐๐ ๐ฉ๐ฎ๐ฅ๐ค ๐๐๐ง๐๐ฅ ๐๐ ๐ข๐๐ ๐ก๐ช๐ข๐ ๐๐๐ฃ ๐๐๐ง๐๐ฅ ๐๐ ๐ข๐๐๐๐ ๐๐ฃ
๐ ๐ผ๐๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ผ ๐๐๐๐, ๐๐๐๐๐ ๐ฟ๐ผ๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ผ ๐๐ผ
__ADS_1
๐๐ผ๐๐ผ๐ ๐ผ๐๐๐๐๐ ๐๐๐พ๐๐๐ ๐_๐
๐๐ผ๐๐๐ผ๐๐ผ๐