Albar The Strongest Man

Albar The Strongest Man
Kemarahan, Petualang, dan Duel?


__ADS_3

"Skill : Azab!" Ucapku dengan nada marah dan membuat langit langit menjadi gelap laki perlahan berubah menjadi merah darah


"Apa apaan ini! Siapa kamu sebenarnya!!" Ucap kuro panik melihat kekuatan yang dikeluarkan olehku


Aku tidak menjawab pertanyaan kuro melainkan menatapnya dengan sangat tajam sambil mengeluarkan aura yang berwarna emas dan merah keluar dari tubuhku.


Muncul rantai yang datang entah dari mana, Mulai mengikat kuro dengan sangat keras hingga membuat kuro tidak bisa bergerak sama sekali bahkan 1 inchi pun. Lalu muncul kelabang dari dalam bajunya dan berjalan ke dalam telinga kuro.


"AAARGHHH!!!! HENTIKAN!!! HENTIKAN!!!" Ucap kuro kesakitan sambil memohon untuk berhenti


Kelabang yang masuk ke telinga kuro mulai keluar dan menghilang kembali.


"Huh...Huh...Huh..." Kuro sekarang dalam keadaan buruk bahkan matanya berubah menjadi buram dan mengeluarkan nafas terengah engah karena kejadian yang menimpanya


"Kamu sudah tau apa akibat dari mengkhianati seorang teman!" Ucapku dengan nada tegas dan mengintimidasi kuro


"Huh..Huh..Huh.." Kuro tidak menjawab apapun, dia hanya mengeluarkan suara nafas yang terengah engah


"Untuk saat ini, akan ku beri 1 kesempatan untukmu merubah dirimu menjadi lebih baik! Berterima kasihlah!" Aku melepaskan rantai yang mengikat kuro dan membuat kuro terjatuh ke tanah dengan lemas


"Cih! Sampah!" Ucapku sambil berbalik arah meninggalkan kuro yang tergeletak di tanah


Aku berjalan ke arah gunung tadi karena aku tidak tau dimana letak kota.


'Mungkin dengan naik ke atas gunung itu, aku dapat melihat sebuah kota' Batinku sambil mengarah ke arah gunung itu


Tak lama setelah aku ingin pergi ke gunung itu, aku melihat seekor monster besar sedang bersembunyi dari ku di balik pohon yang hanya berukuran 2 meter sedangkan ukuran tubuhnya saja 4 meter.


Monster itu terlihat ketakutan melihatku dan bergemetar dibalik pohon yang sudah jelas terlihat olehku. Karena tingkahnya itu, aku jadi berubah mood menjadi tertawa akan tingkahnya.


Oh iya, Monster itu adalah seekor serigala beranduk berbulu coklat bertubuh besar dengan corak merah yang menghiasi tubuhnya.


"Hem? Hahaha... Tenang saja, aku tidak akan membunuhmu! Jadi pergilah!" Ucapku menyuruhnya pergi


Serigala itu pergi dengan kecepatan yang diluar dugaanku. Kecepatannya 2 kali lebih cepat dari kuro tadi.


'Yah sudahlah, Aku pingin cepet cepet pergi ke kota karena sudah mulai gelap!'


Setelah sampai di puncak gunung, aku melihat kota yang jaraknya sekitar 27 KM dari tempat ku berada. Jika kalian bertanya kok bisa aku melihat sejauh itu? Itu karena pemberian berkah dari para dewa yang bisa mengatur inderaku ke normal atau god.


Tanpa banyak bicara, aku melesat ke arah kota itu selama 5 detik.


"Akhirnya aku sampai~, Aku mulai sekarang harus tahan emosi! Karena mulai saat ini, mungkin aku rawan marah!" Ucapku sambil meyakinkan diriku


Aku melihat barisan orang yang sedang mengantri untuk masuk ke dalam kota, aku juga masuk dalam antrian itu dan dengan tertib menunggu.


'Akhirnya giliranku tiba!'


"Owhh... Aku belum pernah melihatmu sebelumnya bocah! Apa kamu punya kartu identitas?" Ucap salah satu penjaga gerbang yang mulai bertanya padaku


'Bocah? Bukankah aku sudah remaja ya? Apa di dunia ini perbedaan usianya beda juga ya?' Batinku heran karena aku sudah remaja


"Itu... Aku tidak punya identitas, Apa aku punya cara lain supaya aku bisa masuk?" Tanyaku pada penjaga gerbang itu


"Ada sih, Tapi sepertinya kamu tidak punya uang ya?"


"I-Iya, Hehehe..." Tawaku kecil sambil mengusap kepalaku


"Kalau kamu ingin bisa keluar masuk tanpa biaya, Kamu bisa menjadi pengabdi kerajaan atau menjadi petualang di sebuah guild kota ini"


"Terimakasih"


"Ah, Sama sama... Sudah seharusnya kita tolong menolong!" Ucap penjaga gerbang itu dengan bangga dan membiarkanku masuk dengan janji, aku mendaftar di guild petualang


Aku masuk ke dalam kota yang sudah lumayan sepi karena sudah malam.

__ADS_1


"Whooaahh, Gelap sekali! Apa aku daftar sekarang ya?" Aku bingung mendaftar sekarang atau besok


"Daftar aja lah!!!" Ucapku bodo amat


Setelah mencari cari sambil bertanya pada penduduk sekitar, Akhirnya aku sampai di sebuah guild petualang yang lumayan luas.


"Jadi ini Guild petualang!? Lumayan besar juga ternyata!" Aku berjalan ke dalam guild itu yang lumayan ricuh


Kreekk....


"Apa ada salah satu dari kalian yang melihat petualang kuro!?" Ucap resepsionis yang khawatir pada Kuro yang tidak kunjung kembali


"Kami tidak tau" Petualang 1


"Aku juga gak pernah liat dia" petualang 2


"Mungkinkah dia gagal" petualang 3


"Masa sih, Dia kan rank A!" Petualang 2


"Tapi, bukannya quest yang dia ambil itu rank S ya?" Petualang 4


"Iya, benar juga! Mungkin dia gagal!" Petualang 2


"Itu akibatnya bila maksa ingin mengambil quest yang memiliki rank yang lebih tinggi darinya!" Petualang 5


"Sudah pantas dia mati! Dia juga sering memburu target kita dan membuat quest nya gagal!" Petualang 6


"Semuanya harap tenang, Quest itu bukan hanya sulit tapi juga menyangkut nyawa anak raja! Kita harus bergegas mencari tanaman itu!" Ucap resepsionis itu


"Itu mustahil bagi kita~" Petualang 3


"Iya, kita semua dibawah rank B! Bagaimana kita bisa selamat dari quest yang membuat seorang rank A gagal!" Petualang 6


"I-Itu..." Resepsionis itu pasrah akan kenyataan


"Ada apa..." Ucap resepsionis itu lemas masih dalam keadaan pasrah


"Aku ingin mendaftar menjadi petualang dan juga, sepertinya aku punya tanaman yang kalian bicarakan itu!"


"Heeeehhh!!!!" Ucap semua orang menatap ku dengan penuh banyak pertanyaan


"Apa itu benar? Darimana kamu bisa mendapatkan tanaman itu?" Ucap resepsionis penasaran


"Aku memetiknya dari lembah antara 2 gunung" Ucapku dengan jujur


"B-Bukannya monster kuat akan mengejarmu!?"


"Sudahlah jangan banyak tanya, Aku mau daftar menjadi petualang, Apakah boleh?"


"Tentu saja boleh, Master!!!" Ucap resepsionis sambil memanggil master nya yang seorang kepala guild


...


'Lama juga dia, Apa aku diterima ya?'


"Maaf membuatmu menunggu! Ini masterku Rudolf, Seorang kepala guild kami!" Ucap resepsionis itu


"Jadi kamu ya, yang dibicarakan resepsionis ku!?" Ucapnya sambil memandangku dari atas sampai kebawah


"Dilihat dari tubuhmu, Kamu ini lemah ya, Aku menerimamu tapi kamu harus mulai dari rank terbawah, rank F!"


"Tidak masalah! Oh iya, Aku ingin punya uang dengan menukarkan tanaman ini padamu!" Aku memberikan tanaman emas itu pada kepala guild


"Aku terima ini dengan harga 10 Koin emas"

__ADS_1


"Etto, kalau boleh tau... Aku tidak terlalu tau tentang uang~ Hehehe..." Ucapku tertawa kecil


"Mata uang disini adalah 1 koin emas putih \= 100 koin emas, 1 koin emas \= 50 koin perak, 1 koin perak \= 10 besi, 1 koin besi \= 10 koin tembaga. Dan juga, harga jual makanan rata rata nya 5 koin tembaga"


'Jadi begitu, kalau menurut yang aku hitung, Uang disini ini....


1 koin emas putih \= Rp 2,500,000,000


1 koin emas \= Rp 25,000,000


1 koin perak \= Rp 500,000


1 koin besi \= Rp 50,000


1 koin tembaga \= Rp 5,000


Dan rata rata makanan dikota ini adalah 5 koin tembaga atau Rp 25,000'


"Apa ada yang mau di tanyakan kembali?" Tanya paman rudolf


"Apa ada hukuman dalam guild petualang yang melanggar?" Tanyaku karena manga yang ku baca pernah menjelaskan adanya penalti jika gagal quest atau semacamnya


"Ada, Kamu lihat saja kertas disana!" Tunjuk paman rudolf ke arah kertas yang bertuliskan hukuman bagi petualang yang melanggar


"Dan lagi, Kapan aku bisa mulai?" Tanyaku


"Kapan saja" Ucap paman rudolf santai lalu berjalan ke dalam ruangannya kembali


Setelah paman rudolf masuk aku melihat dengan sebentar ke arah kertas hukuman karena hukuman yang diberi pada petualang adalah jika...



Gagal dalam Quest \= wajib membayar denda sebanyak uang yang tertera di hadiah quest nya


Berbuat kejahatan \= Hukuman penjara


Tidak mengambil quest selama 1 tahun \= diberhentikan dari guild secara permanen, tidak bisa mengajukan quest, dan membayar denda sebanyak 1 koin emas putih



"Yoosshh... ayo cari penginapan!!! Ehh..."


Jeezzz....


Semua orang yang berada didalam guild petualang itu menatapku dengan penuh pertanyaan


"Aa... Kenapa kalian menatapku?" Aku bertanya dengan nada agak kecil sambil menggaruk kepala


"Itu karena kamu mendapatkan tanaman itu dengan mudah..." Petualang 2


"Aku curiga padamu!" Petualang 6


"Aku dengan mudahnya mengambilnya di..." Belum selesai aku berbicara, Tiba tiba perkataanku dipotong oleh semua petualang dengan serempak


"Itu yang kami tanya!!!"


"Ah... Mungkin karena aku Kuat?" Ucapku dengan agak sedikit bertanya


"Aku tidak percaya padamu! Ayo berduel dengan ku!!!" Petualang 4 berteriak kepadaku meminta ku untuk berduel


Jangan lupa tinggalkan komentar dan like nya ya~


Bila ada yang kurang pas, tolong sarannya ya~


Jaa Sayonaraa...

__ADS_1



(Karakter utama : Albar)


__ADS_2