
Di hamparan hutan yang dipenuhi pepohonan lebat, seorang pria bernama Hakuin mencari buah segar dengan pakaian yang terbuat dari semak.
Ia mengutip buah segar di pohon, yang belum sama sekali tercemar Zat berbahaya Alien. Hakuin dia salah satu manusia yang masih hidup setelah kekacauan Kiamat Alien.
Tahun 2090, Jepang mengalami kehancuran setelah Kiamat Alien, bahkan Tokyo Tower yang menjadi ciri khas di Tokyo hancur dan ambruk karena ulah Alien. Namun, Hakuin beruntung menemukan Hutan yang masih belum sama sekali tercemar Zat berbahaya Alien.
Zat berbahaya Alien, berwarna hijau dengan tekstur kental dan sangat mematikan, jika manusia terkena Zat berhahaya itu. Kemungkinan manusia yang terpapar Zat berbahaya Alien maka dapat mengalami kematian saraf maupun menyebabkan luka bakar dengan jangka waktu berbulan-bulan.
Hutan yang ditemui Hakuin, setelah berjalan dengan kesedihan yang ia temukan dengan tangisan haru bahagia, hanya saja pakaian modern nya berwarna hitam polos, telah rusak karena kekacauan ulah Alien, karena itu ia mengumpulkan semak dan mengubahnya menjadi pakaian. Untuk sekarang ia sedang mencari buah segar untuk perlengkapan bertahan hidup.
Usai mendapatkan buah segar, Hakuin lalu turun dari pohon dengan pelan-pelan, agar pakaian semaknya tidak rusak lagi, sebelumnya Hakuin gagal membuat pakaian dari semak selama dua kali, akhirnya ia berhasil membuat pakaian nya sendiri dan harus berhati-hati agar tidak rusak lagi.
"Yosh akhirnya terkumpul juga buah segarnya!" Hakuin merasa senang, lalu ia membawa buah segar itu dan mengumpulkan nya di bawah pohon yang lebat.
Hakuin untuk sekarang berumur delapan belas tahun, ia sudah menduduki kelas tiga SMU, dan seharusnya waktunya dia untuk lulus terhambat karena kekacauan Alien.
Di Tahun 2090 ini, sebenarnya Zaman sudah sangat maju. Sistem pendidikan sekolah tidak lagi mengenakan buku melainkan menggunakan Tablet, dan alat hologram yang dapat menampilkan isi dalam Tablet.
Tidak hanya itu pertokoan juga sudah sangat maju, sekarang setiap toko dijaga oleh robot berlengan, yang bertugas menerima uang maupun menyalurkan barang.
Kemajuan yang sangat pesat ini harus menghilang karena Kiamat yang disebabkan oleh Alien. Hakuin sudah bertahan hidup selama tiga hari. Hari ini adalah tanggal 1 Desember 2090 dan kejadian Kiamat Alien terjadi pada tanggal 28 November 2090.
Pada tanggal 28 November 2090. Terdapat ledakan misterius dan mencemarkan Zat berbahaya berwarna hijau dengan tekstur kental berupa cairan, usai Zat berbahaya terkumpul menjadi satu, terbentuklah Alien berwarna hijau dengan mata yang besar. Tapi tidak hanya Alien berwarna hijau saja, Alien berwarna biru, merah, dan lain-lain juga muncul usai terjadinya cairan Zat berbahaya Alien.
Kiamat Alien akhirnya terjadi, peradaban manusia di Tahun 2090 akhirnya menghilang, hanya saja Hakuin selamat pada saat Kiamat Alien terjadi, dengan berhati-hati melangkah dengan telanjang dan berjalan di area yang masih aman, yaitu di hutan yang lebat yang belum diketahui sama sekali oleh Alien.
Tapi cepat atau lambat, Alien mungkin akan segera menemukan hutan tempat Hakuin berlindung. Karena itu Hakuin harus mencari perlengkapan untuk bertahan hidup, ia sudah membuat tas jerami dan sudah mengumpulkan puluhan buah segar, dan sisanya ia membuat tombak dari batang pohon dengan ujung yang terbuat dari batu yang ringan tapi ujungnya tajam.
Selesai membuat tombak, Hakuin memasukkan puluhan buah segar ke dalam tas, dan membawa tombak yang ia buat untuk berjaga jika ada serangan Alien yang mengarah kepadanya.
(Aku akan terus mencari sebuah tempat yang penuh akan manusia, bumi itu luas tidak mungkin jika manusia semuanya telah lenyap.) Begitulah suara dalam hati Hakuin, dengan persiapan yang mantap ia melangkah maju.
Setelah berjalan selama satu meter, Hakuin mendengar suara seperti pesawat dengan teknologi yang sangat maju, didalam lubuk hatinya ia benar-benar bahagia bukan main, tapi didalam kebahagiaan dia juga curiga jika yang mengendarai pesawat bukanlah manusia melainkan Alien.
Dengan bersembunyi, Hakuin melihat pesawat tahun 2090 yang mendarat di udara dan menurunkan seorang perempuan dengan pakaian lengkap Cyborg.
Hakuin merasa terpana ketika perempuan dengan pakaian Cyborg itu membuka helm nya. Wajah sayu dan dingin, namun sangat cantik bagai bidadari.
Perempuan itu berjalan dan mengeluarkan pistol untuk berjaga-jaga. Dengan sikap yang mantap ia mengarahkan aim pistolnya ke arah Hakuin bersembunyi.
"Keluar atau ku tembak!"
Karena ketakutan, Hakuin menampakan dirinya dengan pakaian yang dinilai tidak sopan untuk ditunjukan ke pada seorang perempuan secantik Leona.
Dengan mata tajam seperti melihat serangga, Leona nama perempuan cantik ini bahkan menyindir halus Hakuin.
"Apa kau berasal dari Zaman Peradaban Masa Lampau? Kenapa kau hanya mengenakan pakaian yang sangat menjijikan dan aneh?" Sindir Leona kepada Hakuin.
"Jangan asal nyeplos ya, apa kau paham bagaimana penderitaan di Negara asal ku?!"
"Ya aku tidak mengerti apa yang terjadi dengan dirimu, tapi yang pasti kau adalah manusia yang selamat dari Kiamat Alien."
Hakuin terkejut, ia berkata. "Bagaimana kau bisa tahu?"
__ADS_1
"Aku paham kau berada di Zaman Peradaban Masa Lampau, dimana teknologi disana hanyalah batu." Leona menyindir Hakuin lagi.
"Kau menyindir nenek moyang kita ya?" Balas Hakuin dengan santai.
"Ah sudahlah." Leona mengakhiri pembicaraan tidak jelas, dan ia memasukkan tangan nya ke dalam pakaian Cyborg.
Leona mengeluarkan berkas yang ia simpan di dadanya. Lalu menyerahkan berkas itu ke Hakuin.
"A-apa tidak ada tempat yang bagus untuk menyimpan barang?" Hakuin mengambil berkas itu dengan tangan yang gemetaran.
"Yang penting barang tidak rusak, bukankah itu sudah bagus?"
"Ah iya-iya." Balas Hakuin dengan sikap malu.
Hakuin membuka berkas itu dengan hati-hati, dan membaca isi surat yang diberikan oleh Leona.
Didalam isi surat, ia membaca surat itu dalam hati.
ALIEN EXPULSION
KELOMPOK MECHA Yuusha
Dengan ini saya sebagai Profesor yang bijaksana dalam mengambil keputusan, mengumumkan bahwa kita adalah manusia yang dapat menjadi Pahlawan.
Misi kami sebagai Pahlawan ialah untuk mengusir Alien, dan mengembalikan peradaban manusia kembali dari awal.
Tidak ada waktu sebelum mencoba sebagai Pilot untuk mengendarai Mecha kami yang masih kosong. Atas dasar ini saya perintahkan seorang Pahlawan untuk mencari Pahlawan lain nya, dengan sikap belasungkawa terhadap Negara kita.
Kami telah mencari di penjuru Dunia, dan berhasil membawa manusia yang masih hidup sebagai Pahlawan Pengusir Alien.
Kami mohon dengan tulus, Pahlawan yang terhormat bergabunglah ke kelompok Pengusir Alien kami, saya sangat mengharapkan kehadiran anda sebagai seorang Pahlawan.
Beranikan diri anda sebagai Pahlawan untuk mengembalikan Peradaban Manusia kembali, saya sangat sangat memohon kepada Pahlawan yang baru sebagai seorang Pahlawan yang berjasa sebagai Pengusir Alien.
Mari Kita Kembalikan Peradaban Manusia, dan mengusir Alien-Alien yang telah menyebabkan kehancuran Dunia.
Jika anda ingin bergabung ke kelompok kami, daftarkan diri anda ke Markas kami/orang yang memberikan berkas kepada anda.
Terimakasih...
Profesor yang bijaksana
Tatsuya
Usai selesai membaca berkas yang dikirim oleh Profesor Tatsuya dengan Leona sebagai penyalur berkas. Hakuin merasakan getaran semangat di dalam dirinya.
"Pahlawan?" Gumam Hakuin.
"Kumohon kepadamu. Gleen Hakuin bergabunglah untuk menjadi Pahlawan!" Leona membungkukkan badan nya dengan sopan, untuk menghormati seorang yang ingin menjadi Pahlawan.
"Eh?!"
"Kumohon, bergabunglah untuk menjadi Pahlawan! kami kekurangan anggota dan satunya harapan terakhir ada pada keputusanmu."
__ADS_1
(Dunia sudah Kiamat, semua ini karena ulah Alien. Aku tidak mengerti lagi apa yang akan terjadi jika diriku menjadi seorang Pahlawan.) Dengan mendongak ke atas, Hakuin membalas Leona dengan mantap.
"Baik! Aku mendaftar untuk menjadi Pahlawan ataupun sebagai Pilot untuk mengendalikan Mecha!!" Dengan suara semangat, Hakuin mendaftarkan diri untuk menjadi seorang Pahlawan.
Dengan wajah bahagia, Leona berterimakasih dan berjabat tangan dengan Hakuin.
"Terimakasih, sekarang aku akan memanggilmu Pahlawan Hakuin."
"Ah aku tidak suka nama panggilan seperti itu, panggil saja nama depanku."
"Kalau begitu terimakasih Hakuin!"
Dengan wajah bahagia setengah malu, dan pipi yang memerah. Hakuin tersenyum konyol di depan Leona.
"Kenapa kau tersenyum seperti itu? itu sangat menjijikan kau tahu?!"
"Aku hanya bahagia saja, lagi pula hentikan ejekan pahitmu itu!!"
Leona membuka mulutnya, lalu tersenyum dan tertawa kecil dengan wajah yang benar-benar manis.
"Hihihi, apa kau anggap itu sebagai ejekan?"
Secara tidak sadar, Hakuin bergumam. "Manisnya."
Leona tidak mendengar apa yang digumamkan Hakuin, tapi dia sadar kalau Hakuin tadi mengucapkan sesuatu.
"Apa kau mengatakan sesuatu tadi?"
"Tidak, benar-benar tidak ada!" Balas Hakuin dengan wajah yang benar-benar bodoh.
"Ya sudah kalau begitu, waktunya kau ikut denganku!" Leona menarik lengan Hakuin, dan membuat pakaian semak Hakuin perlahan turun, dan menunjukan burung seorang perjaka itu ke wajah Leona.
Wajah Leona berubah menjadi merah, dan memukul Hakuin sambil berteriak. "Mesumm!!!"
Hakuin jatuh dengan kesialan yang ia perbuat.
(Baru saja aku bertemu dengan perempuan cantik, kenapa aku malah dihajar dan dianggap mesum, padahal dianya saja yang sudah membuat pakaian semak ku copot.)
"Bangunlah ini bukan waktunya kau tidur dan menampakan burungmu itu?" Masih berwajah merah, Leona mengulurkan tangan nya dan menarik tangan Hakuin.
"Jangan berkata burung terus, nanti cerita ini dilabeli untuk dewasa."
"Ups maafkan aku."
Hakuin memakai pakaian semak itu kembali, setidaknya membutuhkan waktu dua menit untuk menyambung kembali pakaian nya, dan untuk sekarang ia mengikuti Leona menaiki pesawat untuk pahlawan.
•
Meskipun Hakuin menunjukan kesan buruknya pada Leona, ia harus tetap mengikuti langkah yang ada sebagai pahlawan.
Bersambung di cerita berikutnya...
Pengusir Alien: Rumah para pahlawan
__ADS_1