Always Love You

Always Love You
Prolog


__ADS_3

Tj Suppanad adalah seorang pemilik kafe ice & coffe di Bangkok, ia adalah seorang pria yang sudah beristri dan memiliki seorang anak perempuan yang cantik.... Kehidupan mereka sangat bahagia pada awalnya, namun semuanya berubah ketika perusahaan yang diwariskan kepada istrinya oleh ayah mertuanya semakin sukses dan bertambah besar... Istrinya menjadi sangat sibuk, bahkan ia tak pernah sempat lagi untuk mengurusnya dan putri tunggal mereka berdua... Hanya Tj yang selalu menemani anaknya, baik saat sedang belajar, antar jemput ke sekolah, bahkan memasak untuk putri kesayangannya itu...


"Ayah... Kenapa ibu tidak pernah punya waktu untuk kita lagi yah?" Tanya anaknya sedih... Sementara Tj hanya bisa tersenyum dan memberikan jawaban diplomatis pada putri kesayangannya...


"Ibumu sedang bekerja dengan penuh semangat sayang... Jadi bina harus selalu terlihat bahagia didepan ibu ya... Ibu pasti selalu sangat lelah setelah bekerja seharian..." Sahut Tj


"Tapi kenapa ayah bisa bekerja dan selalu ada untukku yah? Kenapa ibu tidak?" Tanya putrinya lagi


"Iya karena pekerjaan ayah dan ibu berbeda sayang... Ayah mengelola beberapa kafe sementara ibumu itu mengurus perusahaan besar... Dia wanita yang hebat..." Ujar Tj, mendengar perkataan ayahnya bina mengangguk dan memeluk ayah kesayangannya...


Saat Malam hari tiba... Aom pulang ke rumah diantar oleh rekan kerjanya yang bernama Peter, Tj melihat Aom pulang dari balkon lantai atas rumah mereka itu... Ia selalu menunggu istrinya pulang walaupun ia harus begadang semalaman... Tj begitu mencintai istrinya Aom, walaupun Aom sudah sangat berubah sekarang... Ia turun untuk membukakan pintu rumah dan menyambut kedatangan istri tercintanya...


"Baru pulang? Diantar siapa sayang? Sini aku bawakan tas kerjamu itu... Pasti kamu sangat lelah kan.." ujarnya perhatian

__ADS_1


*Itu peter, rekan kerjaku" sahut Aom malas


"Kenapa dia sering mengantarmu pulang sekarang sayang? Aku bisa menjemputmu sayang..." Tawar Tj perhatian walaupun ia tau Aom tidak akan begitu memperdulikan dirinya


"Tj, bisakah aku beristirahat dengan tenang setelah bekerja seharian?" Tanya Aom sinis kepadanya


"Tentu saja Aom... Kenapa tidak... Sekarang mandilah setelah itu kita bisa tidur .." sahut Tj lembut, Aom berlalu tanpa memperdulikan suaminya ini... Ia langsung masuk ke kamar dan mandi, setelah itu ia langsung tidur... Hampir selalu seperti ini setiap harinya... Tj sebenarnya sangat sedih karena Aom yang dulunya sangat-sangat perhatian, menyayanginya dan putrinya serta selalu penuh cinta berubah menjadi acuh tak acuh pada mereka berdua... Yang bisa ia lakukan hanyalah bersabar dan berharap Aom bisa berubah seperti sebelumnya dengan perhatian dan kasih sayang yang selalu ia berikan...


Keesokan harinya terlihat seorang pria baru saja keluar dari ruang pemeriksaan bersama dengan seorang dokter yang merupakan teman baiknya sejak kecil... Dokter itu terlihat cemas membaca surat hasil pemeriksaan kesehatan itu...


"Sudahlah... Tidak apa... Semuanya akan baik-baik saja kawan..." Sahutnya santai sambil tersenyum manis


"Kau ini benar-benar!" Ujar sang dokter lalu memeluk pria itu dengan erat.....

__ADS_1



***



Pukul setengah sebelas siang seperti biasanya Tj menjemput putrinya di taman kanak-kanak... Ibu-ibu muda yang juga menjemput anaknya selalu berusaha menarik perhatian Tj karena wajah tampannya memang sangat menarik hati... Tapi mereka juga bertanya-tanya kenapa istrinya tidak bisa menjemput putri mereka sehingga Tj harus selalu mengantar jemput putrinya sendiri...


"Ayah... Seminggu lagi akan diadakan acara perpisahan yah... Aku mendapatkan bagian untuk menyanyi ayah... Aku dan Tyga akan menyanyi..." Ujar Putrinya antusias


"Oh ya? Hebat sekali putri ayah ini.... Mulai sekarang harus terus berlatih agar bisa tampil dengan maksimal sayang..." Sahut Tj sambil mengusap lembut kepala anaknya


"Apa ibu bisa datang ke acara perpisahan ini yah? Semua teman-temanku didampingi oleh kedua orang tuanya..." Ujar anaknya dengan raut wajah yang sedih...

__ADS_1


"Ayah akan bicara dengan ibumu nanti malam sayang... Kami pasti akan datang untukmu..." Sahut Kim lalu mencium pipi putri cantiknya ini...


__ADS_2